Tag: Tolak

Cerita Rodrygo Tolak Gabung Liverpool


Madrid

Rodrygo kini menjadi andalan Real Madrid di lini depan. Striker Brasil itu rupanya nyaris gabung Liverpool beberapa tahun lalu.

Hal itu diungkap Rodrygo kepada Guardian. Pemain berusia 23 tahun itu rupanya sempat diminati Liverpool pada 2017.

Rodrygo bercerita, saat itu dirinya masih membela Santos. Liverpool diklaim mengincarnya, bahkan saat harganya masih 3 juta Euro.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Kami tidak mendekati kesepakatan karena memang saya tidak menginginkannya. Saya ingin bertahan di Santos, meski tawarannya bagus,” kata Rodrygo.

“Jenjang karier yang dijanjikan juga sangat bagus buat saya. Saya akan menyelesaikan studi di Inggris untuk mempersiapkan diri menghadapi sepakbola Eropa. Itu selalu menjadi mimpi saya untuk bermain di Eropa. Semuanya sangat bagus, tapi keinginan saya lebih kuat.”

“Saya ingin bertahan di Santos dan menjadi bagian dari sejarah klub. dan itulah yang terjadi; saya bisa memenuhi mimpi saya membela Santos. Tapi itu benar, saya nyaris ke Liverpool,” ungkapnya.

Bersama Santos, Rodrygo punya catatan 80 penampilan dan bikin 17 gol. Ia kemudian pindah ke Real Madrid pada 2019, usai dibeli dengan banderol yang kabarnya mencapai 45 juta Euro.

Bersama Los Blancos, Rodrygo bisa menjadi andalan di lini serang. Ia bisa bertahan di tengah keberadaan banyak penyerang top, hingga kini menjadi juru gedor utama.

Rodrygo kini sudah membuat 52 gol dari 207 penampilan bersama Real Madrid. Ia turut membantu memenangkan 9 trofi, di antaranya dua titel LaLiga dan satu gelar Liga Champions.

Simak Video “La Liga: Real Madrid Bungkam Athletic Bilbao 2-0
[Gambas:Video 20detik]
(yna/mrp)

Juergen Klopp Tolak Wacana Kartu Biru


Liverpool

Isu penggunaan kartu biru dikomentari negatif Juergen Klopp. Manajer Liverpool itu menilai kartu biru bukan ide yang fantastis.

Wacana pemberlakuan kartu biru digagas Dewan Asosiasi Sepakbola Internasional (IFAB). Aturan ini termasuk dalam protokol uji coba sin-bins dalam sepakbola.

Aturan sin-bins nantinya bisa memberi hukuman ke pemain berupa keluar lapangan selama 10 menit sebelum masuk lagi dan melanjutkan permainan. Hukuman itu didapat dengan kartu biru dari wasit.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pelanggaran yang berpotensi mendapatkan kartu biru antara lain reaksi berlebihan para pemain, termasuk meributkan keputusan wasit. Pelanggaran untuk merusak atau mengganggu permainan lawan tanpa niatan mengambil bola juga bisa dijatuhi sanksi kartu biru.

Skema baru sin-bins dan penerapan kartu biru sudah diujicobakan dalam sepakbola amatir dan remaja di Inggris dan Wales. IFAB mengklaim uji coba berjalan sukses dan bisa diterapkan dalam level senior di masa depan.

Wacana aturan sin-bins dan kartu biru mendapat tanggapan dari Juergen Klopp. Dia menentang hal tersebut dan menyerang balik IFAB yang disebutnya tidak kompeten.

“Saya lebih suka melakukan hal-hal sesimpel mungkin. Bagi saya itu sepertinya bukan ide yang fantastis,” kata Klopp, dilansir dari Marca.

“Saya sebenarnya tak ingat kapan terakhir orang-orang ini [IFAB] mempunyai ide yang fantastis, pernahkah mereka punya itu? Saya sudah 56 tahun loh,” ujarnya.

Pendapat Juergen Klopp sejalan dengan pendapat para pelatih lain yang menunjukkan penolakan pada Jumat ini. Manajer Chelsea, Mauricio Pochettino, meyakini aturan itu akan menimbulkan lebih banyak perdebatan dan memperumit masalah bagi wasit, pemain, dan penggemar.

“Menurut hemat saya, aturan tersebut bukanlah ide yang bagus,” Pochettino menuturkan.

Simak Video “Alasan Klopp Pilih Tinggalkan Liverpool
[Gambas:Video 20detik]
(bay/ran)


Inter Tegas Tolak European Super League


Jakarta

Inter Milan menolak adanya European Super League. Nerazzurri menegaskan kemajuan sepakbola cuma bisa dicapai dengan bekerja sama melalui Asosiasi Klub Eropa (ECA).

Gagasan European Super League sempat ditentang oleh UEFA dan FIFA. Masalah ini kemudian berlanjut ke jalur hukum dan Pengadilan Uni Eropa tak memberikan hasil yang menguntungkan bagi UEFA dan FIFA.

European Super League kemudian bisa kembali dimatangkan gagasannya. Perusahaan penyelenggara Super League, A22, langsung mengumumkan format baru kompetisinya.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mereka menegaskan bahwa keikutsertaan klub akan berdasarkan pencapaian olahraga, tidak ada anggota tetap, dan klub-klub akan tetap bermain di liga domestik masing-masing.

Inter ternyata tak sepaham dengan Super League. Klub asal Italia itu menegaskan tidak akan bergabung.

“FC Internazionale Milano menegaskan kembali posisinya bahwa kesejahteraan sepakbola Eropa di masa depan hanya dapat terjamin jika klub-klub bekerja sama melalui ECA, dalam kemitraan dan kolaborasi dengan UEFA dan FIFA,” bunyi pernyataan Inter.

“Sebagai sebuah Klub, kami tetap berkomitmen terhadap nilai-nilai yang mendasari Model Olahraga Eropa dan bekerja melalui ECA bersama sesama klub untuk menjunjung tinggi nilai-nilai tersebut.”

Inter menjadi klub kedua dari Italia yang menolak Super League. Sebelumnya ada AS Roma yang menentang lebih keras.

Simak Video “Juventus Vs Inter Sama Kuat
[Gambas:Video 20detik]
(ran/mrp)

Bellingham Pernah Tolak MU, Scholes: Keputusan Tepat


Jakarta

Paul Scholes terkesan dengan perkembangan Jude Bellingham. Melihat Bellingham sekarang, Scholes meyakini gelandang Inggris itu mengambil pilihan tepat dengan tidak gabung Manchester United.

Pada 2020, Bellingham jadi incaran sejumlah klub top Eropa usai mencuri perhatian di Birmingham City. MU jadi salah satu klub yang tertarik kepada Bellingham.

MU sempat mengajak Bellingham tur ke pusat latihan klub. Mereka juga memperkenalkannya kepada Sir Alex Ferguson.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, Bellingham pada akhirnya memilih pindah ke Jerman. Bellingham memilih gabung Borussia Dortmund yang memberinya jaminan waktu bermain.

Kini Bellingham jadi pemain Real Madrid dan tampil impresif bersama Los Blancos. Scholes meyakini perkembangan positif gelandang 20 tahun itu tidak lepas dari keputusannya dalam memilih klub.

“Saya kira Jude Bellingham untuk pemain seusianya dan apa yang sudah dia raih sejauh ini dalam kariernya yang singkat, dia lebih baik daripada yang pernah kita lihat,” ujar Scholes kepada TNT Sports.

“Kami (Manchester United) sempat hampir merekrutnya, tapi dia memutuskan untuk ke Borussia Dortmund yang kemudian jadi hal yang tepat jika dilihat dari apa yang terjadi selama beberapa tahun terakhir.”

“Itu adalah kepindahan yang sangat berani tapi dia terlihat seperti orang yang sangat bertekad, pemain profesional dengan bakat besar. Ini luar biasa, tapi dia punya temperamen yang sesuai. Sepertinya tidak ada yang mengganggunya,” kata Scholes.

Simak Video “Bellingham Fit, Mulai Nimbrung Latihan Bareng Madrid
[Gambas:Video 20detik]
(nds/nds)