Tag: Terpinggirkan

Kisah Riko Simanjuntak di Persija Jakarta: Dulu Andalan, Kini Mulai Terpinggirkan

Bola.net – Dalam lima tahun terakhir, nama Riko Simanjuntak tidak bisa dipisahkan dengan Persija Jakarta. Ia bersama Andritany Ardhiyasa, Marko Simic, dan Maman Abdurrahman merupakan sisa pemain dari skuad yang menghadirkan gelar juara Liga 1 2018 untuk tim ibu kota.

Pergantian pelatih yang terjadi di Persija setelah meraih juara, mulai dari Ivan Kolev, Julio Banuelos, Edson Tavares (caretaker), Sergio Farias, Sudirman (caretaker) sampai Thomas Doll tak berpengaruh besar terhadap Riko Simanjuntak. Pemain asal Siantar, Sumatera Utara itu tetap jadi bagian dari Macan Kemayoran.

Hanya saja sejak ditukangi Thomas Doll, Riko Simanjuntak sempat beberapa kali tergusur dari posisi inti. Hal itu terjadi di awal musim lalu.

Namun seiring waktu, Riko Simanjuntak mulai bisa nyetel dengan sistem yang dibangun Thomas Doll. Ia tampil dalam 30 pertandingan dengan catatan lima gol dan sembilan assist pada Liga 1 musim lalu.

1 dari 3 halaman

Mulai Terpinggirkan di BRI Liga 1 2023/2024

Mulai Terpinggirkan di BRI Liga 1 2023/2024

Maciej Gajos dan Marko Simic merayakan gol Riko Simanjuntak di laga Persija Jakarta vs Bhayangkara FC di pekan ketiga BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Minggu (16/07/2023)

Kemudian di BRI Liga 1 2023/2024, Riko Simanjuntak sebetulnya terhitung cukup sering diturunkan Thomas Doll. Tapi setelah mengalami cedera pada laga kontra Persib Bandung (2/9), ia belum sepenuhnya kembali dipercaya pelatih asal Jerman itu.

Dari sembilan pertandingan setelah sembuh dari cedera, Riko Simanjuntak hanya empat kali tampil sebagai starter. Dari empat kesempatan itu, ia hanya sekali bermain penuh alias tidak digantikan oleh pemain lain.

Bahkan dalam empat laga terakhir Persija, Riko Simanjuntak bisa dikatakan terpinggirkan. Saat melawan PSM Makassar (3/11) dan Bhayangkara FC (27/11), pemain bernomor punggung 25 itu hanya menghangatkan bangku cadangan.

Sementara saat Persija menghadapi Persikabo 1973 (9/11) dan Persita Tangerang (3/12), Riko Simanjuntak tampil sebagai pemain pengganti. Itu pun dari menit ke-81, artinya hanya sembilan menit sebelum waktu normal berakhir.

2 dari 3 halaman

Kondisi Kebugaran Riko Simanjuntak

Kondisi Kebugaran Riko Simanjuntak

Duel Persija Jakarta vs Persebaya Surabaya di pekan kelima BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (30/07/2023) malam WIB. (c) Dok. Persija Jakarta

Terpinggirkannya Riko Simanjuntak saat ini diprediksi karena kondisi kebugaran sang pemain yang belum prima pasca sembuh dari cedera. Ini diakui oleh Riko.

“Saya bertekad untuk mengembalikan performa terbaik saya. Memang saat ini saya kurang dapat menit bermain seperti yang biasanya,” ucap Riko Simanjuntak.

“Saat saya di locker room, siapa pun yang diturunkan pelatih, sebagai senior saya akan selalu support adik-adik saya,” katanya menambahkan.

3 dari 3 halaman

Faktor Lainnya

Faktor Lainnya

Pemain Persija Jakarta, Riko Simanjutak dan Ilham Rio Fahmi, pada laga pramusim 2023/2024 (c) Muhammad Iqbal Ichsan

Selain karena kondisi kebugaran, Riko Simanjuntak untuk sementara ini terpinggirkan dari posisi pemain inti disebabkan oleh sejumlah faktor. Termasuk karena perubahan strategi dari Thomas Doll.

Belakangan, Thomas Doll lebih sering memainkan Maciej Gajos sebagai gelandang serang untuk menemani Rio Matsumura. Sementara posisi yang ditinggalkan Maciej Gajos Resky Fandi, bertandem dengan Hanif Sjahbandi.

Pakem ini membuat Persija lebih cenderung bertahan. Oleh sebab itu, Riko Simanjuntak yang punya karakteristik menyerang terpaksa dikorbankan ke bangku cadangan.

(Bola.net/Fitri Apriani)


Kim Min-jae Datang, De Ligt Terpinggirkan


Munich

Matthijs de Ligt pelan-pelan terpinggirkan di Bayern Munich. Bek asal Belanda itu kalah bersaing dari rekrutan anyar, Kim Min-jae dan belum turun sebagai pemain inti di Bundesliga musim ini.

Eks Juventus dan Ajax Amsterdam itu baru mencatat 36 menit penampilan dari empat laga, terbanyak saat menghadapi Werder Bremen di spieltag pertama (22 menit). Sisanya tak lebih dari 10 menit waktu normal.

Ia juga sempat dicoba sebagai gelandang bertahan, seperti saat bertemu Borussia Monchengladbach. Namun tetap saja bukan pilihan utama. De Ligt pun mengakui ia bingung dengan apa yang terjadi.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Padahal, musim lalu ia merupakan bek utama di jantung pertahanan Bayern. Dibeli seharga 67 juta Euro dari Juventus, ia tampil 43 kali di seluruh ajang, 38 di antaranya sebagai starter. Namun musim ini, nasibnya berubah.

“Jujur saya tak tahu, kalian harus bertanya pada pelatih (Thomas Tuchel),” jawab De Ligt soal minimnya kesempatan bermain musim ini, dikutip AS.

“Saya mengikuti instruksi dari pelatih dan sekarang saya sudah bermain 10 menit sebagai gelandang pivot di dua laga terakhir. Beginilah sepak bola. Jelas ini tak bagus, namun pada akhirnya itu keputusan pelatih.”

“Saya akan terus bekerja di lapangan,” jelas bek 24 tahun itu.

Sejauh ini, Tuchel memang mengutamakan Kim dan Dayot Upamecano sebagai duet bek tengah Bayern. De Ligt hanya menjadi starter saat Die Roten tumbang 0-3 di Piala Super Jerman. Ia hanya bermain satu babak dan kemudian digantikan oleh Kim.

Menurut laporan media yang berbasis di Munich, Tageszeitung, Tuchel kurang suka dengan gaya bermain De Ligt, yang dinilai kurang cepat dalam fase build-up dan terlalu horizontal. Ia direkrut saat Bayern masih dilatih Julian Nagelsmann.

(adp/krs)