Tag: Suporter

Suporter Nyentrik RI Wafat, Presiden FIFA & Erick Thohir Turut Berduka


Jakarta

Katon, suporter timnas Indonesia yang kondang dengan dandanan nyentrik, meninggal dunia. Presiden FIFA Gianni Infantino dan Ketum PSSI Erick Thohir ikut berduka.

Katon kerap hadir dalam laga-laga Timnas Indonesia berbagai kelas usia. Di manapun timnas berlaga, sosok pria asal Yogyakarta itu acapkali hadir dengan dandanan unik.

Dalam aksinya tersebut Katon kerap bertelanjang dada, juga mengecat tubuh dengan berbagai hal yang berhubungan dengan PSSI, timnas Indonesia, bahkan FIFA.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wajah Erick Thohir juga pernah menghiasi tubuhnya, sebagaimana dilihat detikSport saat laga Timnas Indonesia Vs Argentina, medio pertengahan 2023.

Pada laga itu Katon mulai dikenal dan terus menjadi “media darling” dalam setiap kehadirannya di laga-laga timnas Indonesia. Ia juga terlihat hadir di Piala Dunia U-17 2023 di mana Indonesia menjadi tuan rumahnya.

Penampilan nyentriknya itu pula yang menarik perhatian Infantino ketika berjumpa Katon di Piala Dunia U-17. Tak ayal sang presiden FIFA ikut berduka dengan kabar wafatnya Katon.

Katon, suporter asal Temanggung yang lukis wajah Presiden FIFA di tubuhnya.Katon saat melukis wajah Presiden FIFA di tubuhnya. Foto: Arina Zulfa Ul Haq/detikJateng

“Saya sangat sedih mengetahui meninggalnya Katon, sosok penggemar berat permainan indah kita yang saya pernah jumpai di Indonesia saat Piala Dunia U-17 tahun lalu,” tulis Infantino di fitur Instagram Story.

“Dia (Katon) selalu tersenyum dan sangat antusias dengan sepak bola. Saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga, sahabat, dan semua orang di sepakbola Indonesia. Beristirahatlah dalam damai.”

Setali tiga uang, Ketum PSSI Erick Thohir pun merasa kehilangan. Wafatnya Katon ia sebut turut menjadi kehilangan tersendiri buat sepakbola Indonesia. “Turut berduka cita atas kepergian salah satu fans setia Timnas Indonesia, Mas Katon. Dedikasi dan totalitas Anda mendukung timnas begitu luar biasa. Selamat jalan Mas Katon,” tulis Erick Thohir.

(mro/krs)

Indonesia Vs Irak: Suporter Mulai Ramaikan Stadion


Doha

Timnas Indonesia dalam beberapa saat lagi bertanding melawan Irak di matchday pertama Grup D Piala Asia 2023. Fans mulai berdatangan untuk mendukung skuad Garuda.

Indonesia vs Irak berlangsung di Stadion Ahmed bin Ali, Senin (15/1/2024). Ini menjadi laga pertama Indonesia di Piala Asia 2023.

Pasukan Shin Tae-yong tak akan berjuang sendirian. Fans Indonesia yang diperkirakan mencapai ribuan hadir ke stadion untuk memberikan dukungan.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari pantauan langsung detikSport di stadion, fans yang datang sebagian besar warga negara Indonesia di Qatar. Mereka terdiri dari anak muda, bocah-bocah, dan pasangan suami istri.

“Saya berharap bisa imbang dan semoga juga bisa menang. Nanti banyak lagi yang datang, ada Ultras Garuda Qatar,” kata Sakti, yang sudah enam tahun tinggal di Qatar.

Fans Irak juga cukup banyak datang ke stadion. Seperti halnya Dhakir, dia baru kemarin tiba di Qatar demi mendukung Timnas Irak.

“Irak punya kenangan bagus dengan Indonesia. Kami pernah juara di negara kamu,” ujar Dhakir sambil tertawa.

Suporter Timnas Irak menjelang lawan melawan Indonesia di Grup D di Ahmad bin Ali Stadium, Senin (15/1/2024)Suporter Timnas Irak menjelang lawan melawan Indonesia di Grup D di Ahmad bin Ali Stadium, Senin (15/1/2024) Foto: detik.com/Randy Prasatya

Simak Video “Indonesia Berbekal Kekalahan Songsong Piala Asia
[Gambas:Video 20detik]
(pur/pur)

Cerita Suporter Indonesia Dibikin Kebingungan Berburu Tiket Lawan Irak


Jakarta

Indonesia vs Irak menyedot animo tinggi dari WNI di Qatar untuk datang langsung ke stadion. Tapi, suporter dibuat kebingungan untuk menebus karcis masuk.

Indonesia vs Irak akan digelar di Stadion Ahmad bin Ali, Al Rayyan, Qatar. Laga Grup D Piala Asia 2023 itu akan kickoff, Senin (15/1/2024) malam pukul 21.30 WIB.

Sebanyak 22 ribu WNI tinggal di Qatar. Oleh karena itu, ada harapan bahwa perjuangan Timnas Indonesia mendapatkan dukungan ribuan suporter.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Agar pendukung Timnas Indonesia bisa lebih terkoordinir, Ultras Garuda Qatar pun didirikan pada Oktober 2023. Tujuannya, agar suporter Indonesia tak ketinggalan informasi dan pendukung di sana mempunyai wadah khusus suporter sepakbola.

Pertemuan dengan LOC Piala Asia 2023 dilakukan Ultras Garuda Qatar bersama Indonesian Football Association in Qatar (IFQ) dan Kedubes RI di Qatar. Dari permintaan 1.000 tiket, cuma disetujui 300 tiket.

“Kami dengan IFQ barengan, disupport KBRI. Tiket sudah approach untuk Indonesia vs Irak. Begitu pertemuan, saya menyampaikan akan blocking untuk suporter. Permintaan kami 1.000, tapi untuk yang pertama hanya diberi 300 tiket. Cuma dikasih kesempatan 2-3 hari karena terbatas,” kata Ketua Ultras Garuda Qatar, Dadan Juarsa, saat dihubungi detikSport.

Persetujuan untuk pembelian tiket kolektif memakan waktu sampai dua pekan. Waktu tunggu yang lama ini membuat pendukung Indonesia cemas. detikSport sudah mencoba menelusuri ketersediaan tiket Indonesia vs Irak di situs AFC, Minggu (14/1) siang. Tiket laga itu masih tersedia di tiga kategori tapi terbatas. Satu orang dibatasi bisa membeli 10 tiket.

“Approval dua minggu membuat orang-orang menunggu. Oleh karena itu ada yang booking pribadi, ternyata jumlahnya lebih banyak dari kuota,” kata dia menambahkan.

Pembelian tiket yang tidak satu pintu ini membuat dukungan suporter ke Timnas tak akan terkonsentrasi pada satu titik tribune. Dadan memberikan penjelasan mengenai itu.

“Sebenarnya kami terbagi dalam 3 kelompok tiket. Tiket yang dibeli secara blocking oleh Ultras, tiket yang dibeli online (mandiri), dan tiket yang mungkin diberikan gratis dari Pihak LOC AFC dengan nama Sukron Ticket. Tiket terakhir baru diberikan mepet dengan hari pertandingan, dan jumlahnya tidak pasti,” kata Dadan.

“Ini ada peran inkonsistensi dari AFC, misal sekarang ini sudah sold out, malam bisa ada banyak lagi. Ada juga yang bercerita kalau tiket yang dipesan tidak bisa dibayar,” kata dia menambahkan.

Pihak Kedutaan RI di Qatar menerangkan ada sekitar 1.000 sampai 2.000 orang yang akan mendukung langsung perjuangan Indonesia melawan Irak.

“Persoalannya memang besok bertepatan dengan hari kerja. Diaspora kan kerjanya shift-shift-an ya, banyak juga yang shift malam. Tapi hampir pasti di atas 1000 masih akan datang ke stadion,” kata Ali Murtado, PF Pensosbud KBRI Doha, kepada detikSport.

(cas/pur)

Hasil Sidang Komdis PSSI: 3 Suporter Persib Bandung Dihukum 5 Tahun!

Bola.net – Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan hukuman pada tiga orang fans Persib Bandung. Hukuman itu diberikan sebagai tindak lanjut usai terjadi insiden pada laga Dewa United vs Persib Bandung.

Laga Dewa United vs Persib dimainkan pada pekan ke-20 BRI Liga 1 2023/2024, 26 November 2023. Persib menang dengan skor telak pada duel di Indomilk Arena. Maung Bandung menggulung tuan rumah 5-1.

Pada laga itu, berdasarkan laporan dari Komdis PSSI, ada suporter Persib yang datang ke Indomilk Arena. Selain itu, Komdis PSSI juga menemukan adanya insiden yang menyebabkan adanya korban luka-luka.

Berdasarkan sidang Komdis PSSI pada 5 Desember 2023, ada tiga orang suporter Persib yang dapat sanksi. Persib juga dapat sanksi saat karena sebagai tim tamu, ada suporter mereka yang datang.

Simak daftar lengkap sanksi dari Komdis PSSI untuk klub BRI Liga 1 selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.

1 dari 6 halaman

Hasil Sidang Komdis PSSI 28 November 2023

Tim Bali United FC

– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2023/2024
– Pertandingan: Madura United FC vs Bali United FC
– Tanggal Kejadian: 23 November 2023
– Jenis Pelanggaran: dalam pertandingan tersebut ada 6 orang pemain mendapatkan kartu kuning
– Hukuman: sanksi denda Rp.50.000.000

2 dari 6 halaman

Hasil Sidang Komdis PSSI 4 Desember 2023

Klub Persija Jakarta

– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2023/2024
– Pertandingan: Persija Jakarta vs Persita Tangerang
– Tanggal Kejadian: 3 Desember 2023
– Jenis Pelanggaran: terdapat seorang penonton Persija Jakarta memasuki area lapangan
– Hukuman: sanksi denda Rp.30.000.000

3 dari 6 halaman

Hasil Sidang Komdis PSSI 5 Desember 2023

Hasil Sidang Komdis PSSI 5 Desember 2023

Duel antarpemain di laga Dewa United vs Persib Bandung, BRI Liga 1 2023/2024 (c) Muhammad Iqbal Ichsan/Bola

Sdr. Rizky Saputra (Suporter Persib Bandung)

– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2023/2024
– Pertandingan: Dewa United FC vs Persib Bandung
– Tanggal Kejadian: 26 November 2023
– Jenis Pelanggaran: sengaja hadir di stadion Indomilk Arena Tangerang, serta terjadi kerusuhan, pengerusakan yang terdapat korban luka-luka
– Hukuman: sanksi larangan memasuki stadion di seluruh Indonesia selama 5 tahun

Sdr. Dendi Harianto (Suporter Persib Bandung)

– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2023/2024
– Pertandingan: Dewa United FC vs Persib Bandung
– Tanggal Kejadian: 26 November 2023
– Jenis Pelanggaran: sengaja hadir di stadion Indomilk Arena Tangerang, serta terjadi kerusuhan, pengerusakan yang terdapat korban luka-luka
– Hukuman: sanksi larangan memasuki stadion di seluruh Indonesia selama 5 tahun

Sdr. Aples (Suporter Persib Bandung)

– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2023/2024
– Pertandingan: Dewa United FC vs Persib Bandung
– Tanggal Kejadian: 26 November 2023
– Jenis Pelanggaran: sengaja hadir di stadion Indomilk Arena Tangerang, serta terjadi kerusuhan, pengerusakan yang terdapat korban luka-luka
– Hukuman: sanksi larangan memasuki stadion di seluruh Indonesia selama 5 tahun

Klub Persib Bandung

– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2023/2024
– Pertandingan: Dewa United FC vs Persib Bandung
– Tanggal Kejadian: 26 November 2023
– Jenis Pelanggaran: adanya suporter Persib Bandung sebagai suporter klub tamu yang hadir dalam pertandingan
– Hukuman: sanksi denda Rp.25.000.000

Klub PSIS Semarang

– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2023/2024
– Pertandingan: PSIS Semarang vs PSS Sleman
– Tanggal Kejadian: 3 Desember 2023
– Jenis Pelanggaran: terjadi pengulangan kejadian yang sama yaitu keributan suporter PSIS Semarang dan suporter Klub Tamu yang menyebabkan korban luka
– Hukuman: sanksi larangan menyelenggarakan pertandingan dengan penonton saat menjadi tuan rumah, sejak keputusan ini diterbitkan dan berlaku pada pertandingan terdekat sampai dengan Kompetisi BRI Liga 1 Tahun 2023-2024 berakhir; denda Rp.25.000.000

4 dari 6 halaman

Hasil Sidang Komdis PSSI 6 Desember 2023

Hasil Sidang Komdis PSSI 6 Desember 2023

Ariel Lucero ketika membela Arema FC pada duel lawan Persik Kediri di BRI Liga 1 2023/2024 (c) LIB

Sdr. Pablo Angle Ariel Lucero (Pemain Arema FC)

– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2023/2024
– Pertandingan: Bali United FC vs Arema FC
– Tanggal Kejadian: 4 Desember 2023
– Jenis Pelanggaran: sengaja melakukan sikutan serta mendapatkan kartu merah langsung
– Hukuman: sanksi tambahan larangan bermain sebanyak 4 pertandingan; denda Rp.5.000.000

Tim PSM Makassar

– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2023/2024
– Pertandingan: Persib Bandung vs PSM Makassar
– Tanggal Kejadian: 4 Desember 2023
– Jenis Pelanggaran: dalam pertandingan tersebut ada 6 orang pemain mendapatkan kartu kuning
– Hukuman: sanksi denda Rp.50.000.000

5 dari 6 halaman

Hasil Sidang Komdis PSSI 7 Desember 2023

Hasil Sidang Komdis PSSI 7 Desember 2023

Selebrasi skuad Persikabo 1973 dalam laga BRI Liga 1 melawan Bhayangkara FC, Minggu (3/12/2023). (c) Persikabo 1973 Official

Klub Persikabo 1973

– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2023/2024
– Pertandingan: Persikabo 1973 vs Bhayangkara Presisi Indonesia FC
– Tanggal Kejadian: 3 Desember 2023
– Jenis Pelanggaran: gagal memberikan keamanan dan kenyamanan terhadap perangkat pertandingan
– Hukuman: sanksi larangan menyelenggarakan pertandingan dengan penonton sebanyak 1 pertandingan saat menjadi tuan rumah; denda Rp.20.000.000

Sdr. Manahati Lestusen (Pemain Persikabo 1973)

– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2023/2024
– Pertandingan: Persikabo 1973 vs Bhayangkara Presisi Indonesia FC
– Tanggal Kejadian: 3 Desember 2023
– Jenis Pelanggaran: mengucapkan kata kasar kepada perangkat pertandingan serta mendapatkan kartu merah langsung
– Hukuman: sanksi tambahan larangan bermain sebanyak 4 pertandingan; denda Rp.50.000.000

Sdr. Iman Fathurohman (Pemain Persikabo 1973)

– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2023/2024
– Pertandingan: Persikabo 1973 vs Bhayangkara Presisi Indonesia FC
– Tanggal Kejadian: 3 Desember 2023
– Jenis Pelanggaran: melakukan percobaan tindakan tidak sportif terhadap perangkat pertandingan
– Hukuman: sanksi tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan; denda Rp.25.000.000

Sdr. Iman Fathurohman (Ofisial Persikabo 1973)

– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2023/2024
– Pertandingan: Persikabo 1973 vs Bhayangkara Presisi Indonesia FC
– Tanggal Kejadian: 3 Desember 2023
– Jenis Pelanggaran: melakukan percobaan tindakan tidak sportif terhadap perangkat pertandingan
– Hukuman: sanksi skors larangan berpartisipasi dalam pertandingan sebanyak 2 pertandingan; denda Rp.25.000.000


Ricuh Suporter pada Laga PSIS vs PSS, PSTI: Bukti Pemerintah dan PSSI Gagal

Bola.net – Kerusuhan yang sempat terjadi pada laga pekan ke-21 BRI Liga 1 antara PSIS Semarang dan PSS Sleman mendapatkan sorotan tajam dari Paguyuban Suporter Timnas Indonesia (PSTI). Mereka menyebut, kerusuhan ini merupakan bukti kegagalan pemerintah dan PSSI.

Ketua Umum PSTI, Ignatius Indro, menyebut bahwa kegagalan pemerintah dan PSSI ada pada aspek penanganan suporter. Mereka, sambungnya, tak bisa mengedukasi suporter.

“Ini semakin menunjukan bukti kalau apa yang dilakukan PSSI maupun Pemerintah kepada suporter hanya sebatas pencitraan dan mengabaikan esensi yang sebenarnya apa yang dibutuhkan oleh suporter,” ujar Indro.

“Apa yang sudah dilakukan presidium suporter yang dibentuk PSSI, selain glorifikasi dan puja puji terhadap PSSI? Saya tidak melihat itu,” sambungnya.

Menurut Indro, PSSI dan Pemerintah harus melakukan edukasi terhadap suporter. Mereka, sambungnya, harus melakukan edukasi ini dengan menggunakan pendekatan budaya.

“Edukasi yang dilakukan harus melalui pendekatan budaya di tiap daerah. Dengan mengetahui budaya, kita mengetahui apa yang dibutuhkan para suporter agar bisa menyalurkan energi mereka,” kata Indro.

“Ini yang harus dilakukan bersama oleh seluruh pemangku kepentingan sepak bola,” sambungnya.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.

Kerusuhan pada Laga Antara Dewa United dan Persib Bandung, PSTI: Bukti Larangan Suporter Away Tak Efektif

Bola.net – Paguyuban Suporter Timnas Indonesia (PSTI) buka suara ihwal insiden bentrokan antara kelompok suporter dan aparat kepolisian. Mereka menyebut bahwa hal ini merupakan bukti tidak efektifnya larangan suporter untuk bertandang ke kandang lawan.

Ketua Umum PSTI, Ignatius Indro, menyebut bahwa larangan ini sama sekali tak efektif. Pasalnya, PSSI dan pemerintah tak melakukan edukasi yang menyentuh akar rumput suporter.

“Tanpa adanya edukasi terhadap suporter hingga ke akar rumput, terbukti pelarangan-pelarangan suporter untuk datang ke pertandingan tidak akan efektif. Terbukti di Tangerang kemarin, kerusuhan terjadi di luar stadion,” kata Indro.

“Jika suporter teredukasi, tentu hal seperti ini tidak akan terjadi,” sambungnya,” sambungnya.

Sebelumnya, terjadi kerusuhan pada laga antara Dewa United dan Persib Bandung pada laga pekan ke-20 BRI Liga 1 2023/2024, Minggu (26/11) malam. Kerusuhan itu terjadi di luar Stadion Indomilk Arena Tangerang.

Kerusuhan bermula dari tidak bisanya para suporter masuk ke dalam area stadion. Aparat keamanan pun sempat kewalahan, sebelum akhirnya bisa memukul mundur para suporter tersebut.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.

Ramai-Riuh Suporter Saksikan Aksi Kelas Dunia di Brasil Vs Argentina


Jakarta

Jangan lewatkan kesempatan langka untuk menyaksikan bakat muda beraksi. Beli tiketmu sekarang dan bersama BNI, bagikan kebanggaan #BNIGlobalReachIndonesianPride di setiap permainan yang menegangkan.

Penonton begitu terhibur laga perempat final Piala Dunia U-17 2023 antara Brasil vs Argentina. Kedua tim memperagakan aksi-aksi kelas dunia.

Laga Brasil Vs Argentina tersaji di Jakarta International Stadium (JIS), Jumat (24/11/2023). Laga ini tertunda 30 menit lantaran lapangan sempat tergenang air pasca hujan deras mengguyur JIS.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pluit kickoff akhirnya dibunyikan wasit pukul 19.30, WIB, yang menandakan dimulainya laga. Permukaan lapangan yang basah tidak nampak menghambat permainan kedua tim.

Baik Brasil maupun Argentina menunjukkan permainan terbuka yang membuat laga berjalan menarik. Argentina lebih banyak menyerang, sementara Brasil tak kalah bahayanya dengan lawan lewat serangan-serangan balik mematikan.

Hal ini ditambah dengan kualitas individu yang sangat baik dari kedua kubu. Aksi 1 lawan 1, dribble pass, hingga nutmeg dipertontonkan yang disambut ramai-riuh suporter.

Dari pantauan detikSport, nyaris semua tribune bagian terbawah terisi. Setiap aksi yang terjadi di lapangan selalu mendapat reaksi meriah yang menghidupkan laga.

Permainan ngotot dua tim rival semakin menjadi bumbu penyedap laga. Puncaknya adalah aksi individu yang dilakukan Claudio Echeverri dengan menggiring bola sendirian pada menit ke-28.

Pemain yang digadang-gadang masa depan Argentina itu meliuk-liuk ke depan kotak penalti setelah menerima operan dari Dylan Gorosito. Ia kemudian melepaskan tendangan jarak jauh yang membentur bek Brasil sehingga mengubah arah bola dan masuk ke gawang.

Brasil juga punya beberapa peluang emas untuk mencetak gol. Salah satunya Eduardo Kogitzki alias Dudu yang menyisir sisi kanan pertahanan Argentina lalu melepaskan tendangan mendatar yang masih belum membuahkan hasil. Argentina memimpin 1-0.

Echeverri ‘mengamuk’ di babak kedua dan menggenapi hat-trick lewat dua golnya di menit ke-58 dan ke-71. Argentina menang 3-0 dan melaju ke semifinal Piala Dunia U-17 2023.

Apa yang ditunjukkan kedua tim seolah bukan terjadi dalam turnamen kategori usia U-17 turnamen. Bakat-bakal kelas dunia yang berpotensi menjadi bintang masa depan benar-benar menjadi bukti nyata kedigdayaan kedua negara di sepakbola internasional.

Simak Video “Semaraknya Trophy Experience Piala Dunia U-17 2023 di Bandung
[Gambas:Video 20detik]
(bay/krs)

Keributan Suporter dan Insiden Gas Air Mata Terjadi Lagi, PSTI: Bukti PSSI Tak Lakukan Edukasi

Bola.net – Paguyuban Suporter Timnas Indonesia (PSTI) buka suara soal keributan suporter yang berujung insiden gas air mata usai laga Liga 2, antara Gresik United dan Deltras Sidoarjo, Minggu (19/11/2023). Mereka menyebut bahwa ini merupakan bukti bahwa PSSI tak melakukan edukasi, baik kepada suporter dan aparat keamanan.

“Pertama, ini membuktikan PSSI tidak melakukan edukasi terhadap suporter maupun aparat keamanan, yang bertugas dalam sebuah pertandingan,” kata Ketua Umum PSTI, Ignatius Indro.

“Pembentukan presidium suporter hanya bersifat pencitraan dan tidak menyentuh masalah sesungguhnya, terutama suporter di akar rumput,” sambungnya.

Menurut Indro, edukasi terhadap suporter ini sangat penting dan harusnya menjadi lamgkah konkret untuk dilakukan oleh PSSI dan Menpora. Apalagi, sambungnya, di Indonesia, sudah ada Undang-Undang Keolahragaan yang juga mengatur soal suporter.

“Namun, hingga saat ini, belum ada aturan turunan yang bisa memaksa seluruh stakeholder melakukan edukasi hingga ke akar rumput,” tutur Indro.

“Dengan adanya edukasi, diharapkan seluruh suporter bisa menjauhkan tindakan kekerasan dan menerima hasil pertandingan. Kalau ada hal-hal mencurigakan pun bisa dilakukan lewat cara yang baik dan benar,” imbuhnya.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.


De Gea Ada di Manchester, Bikin Heboh Suporter MU


Jakarta

David De Gea sedang berada di Manchester. Kiper Spanyol itu membuat pendukung Manchester United heboh memintanya kembali.

Pada musim panas ini, De Gea hengkang dari Old Trafford. Kontraknya dengan Setan Merah habis hingga pergi secara cuma-cuma.

MU menggantikan De Gea dengan Andre Onana. Kiper asal Kamerun itu ditebus dari Inter Milan dengan uang 47 juta pound sterling.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tampil sebanyak delapan 11 kali di semua ajang, Onana sudah kebobolan 19 kali di semua ajang. Cuma ada tiga clean sheet yang dicatatkan oleh MU saat Onana menjadi kiper.

Beberapa blunder dilakukan Onana. Yang terbaru, gawang MU kebobolan saat MU menang atas Brentford karena kiper 27 tahun itu kurang sigap. Beruntung baginya, Scott McTominay akhirnya mencetak sepasang gol pada masa injury time hingga MU menang 2-1.

De Gea mengunggah story di Instagram @d_degeaofficial. Dia sedang ada di sebuah lapangan tenis dengan lokasi di Manchester.

Unggahan De Gea itu juga ada di platform media sosial lainnya, X. Ada banyak respons dari pendukung MU.

“Mohon kembali sekarang,” kata salah satu pendukung MU di X yang dikutip Talksport.

“Onana seharusnya khawatir,” kata pendukung MU lainnya.

“Kabar luar biasa. Langkah selanjutnya untuk mengganti Onana di bawah mistar,” kata pendukung The Red Devils lainnya.

David De GeaDavid De Gea ada di Manchester. Foto: dok.Instagram

(cas/rin)

Jelang Laga Kontra Persebaya, Pelatih Arema FC Tak Risaukan Tekanan Suporter Lawan

Bola.net – Fernando Valente angkat bicara soal potensi adanya tekanan mental dari suporter lawan pada laga antara anak asuhnya dan Persebaya Surabaya. Pelatih Arema FC ini menegaskan bahwa anak asuhnya tak risau dengan tekanan suporter pada lanjutan BRI Liga 1 2023/2024 tersebut.

“Tekanan suporter? Mereka tidak ikut bermain,” tukas Valente.

“Yang selalu saya tekankan kepada para pemain adalah fokus hanya kepada hal-hal yang bisa mereka kendalikan. Kita bisa mengontrol bagaimana permainan di lapangan, bagaimana bisa jalankan tugas dengan baik, dan sebagainya. Para suporter tidak ikut bermain, kami tak mempedulikan hal tersebut,” sambungnya.

Valente pun menyebut bahwa bermain di hadapan banyak suporter justru merupakan hal positif bagi timnya. Namun, ia tak mau timnya terpengaruh hal tersebut.

Arema FC akan menghadapi Persebaya Surabaya pada laga pekan ke-13 BRI Liga 1 2023/2024. Pertandingan ini akan dihelat di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Sabtu (23/09) mendatang.

Saat ini, Arema FC berada di peringkat ke-16 klasemen sementara. Mereka mengoleksi sepuluh poin dari 12 laga. Sementara, Persebaya berada di posisi delapan klasemen. Bajul Ijo sudah mengumpulkan 18 angka dari selusin pertandingan yang dilakoni.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.