Tag: sampai

Ogah Perpaling, Inzaghi Sah Latih Inter Sampai 2026


Jakarta

Inter Milan memutuskan untuk memperpanjang kontrak pelatih Simone Inzaghi. Pelatih berusia 48 tahun itu diikat kontrak sampai 2026.

Inzaghi menjadi pelatih Inter pada 2021. Dia datang menggantikan Antonio Conte yang pergi usai mempersembahkan Scudetto untuk Nerazzurri.

Dalam tiga tahun, Inzaghi telah memenangkan enam trofi bersama klub, yaitu gelar Serie A, dua edisi Coppa Italia, dan tiga piala Supercoppa Italiana berturut-turut. Ada pula keberhasilan membawa Inter ke final Liga Champions.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

[Gambas:Twitter]

Negosiasi kontrak baru berlangsung lebih lama dari yang diharapkan. Namun, Inzaghi menegaskan tidak pernah tergoda untuk meninggalkan Inter.

“Saya mendapat banyak tawaran, bukan hanya tahun ini, tetapi saya tidak pernah berpikir untuk hengkang. Saya merasa dihargai di sini dan bahkan tidak ingin mendengarkan tawaran lain,” kata Inzaghi yang dikutip dari Football Italia.

“Saya merasa selaras dengan klub, para pemain, dan para penggemar. Saya senang dihargai oleh klub lain, tetapi itu (pergi) tidak pernah ada dalam pikiran saya,” tegasnya.

Inzaghi sedang berusaha merombak Inter untuk musim 2024/2025. Piotr Zielinski dan Josep Martinez didatangkan, ada pula Mehdi Taremi yang sedang tes medis.

(ran/bay)

7 Hot News Sepak Bola Tanah Air Pekan Ini, Bukan Timnas Indonesia yang Paling Menyedot Atensi : Keluhan Irak sampai Perjuangan Bang Jay

Nah, lalu apalagi yang menarik perhatian publik, yuk simak beragam pilihan di bawah ini :

1. Reaksi Netizen usai Timnas Indonesia U-20 Dikalahkan Ukraina U-20: Kalau Kaya Gini Jangankan Lolos Piala Dunia U-20, Piala Asia Pun Sulit

Selengkapnya Silakan KLIK DI SINI

 

2. Diego Michiels soal Kampanye Ini Sepak Bola Indonesia: Mohon Maaf Kawan-Kawan Liga 1, Saya Setuju Kuota Pemain Asing Ditambah

Selengkapnya Silakan KLIK DI SINI

 

3. Perjuangan Jay Idzes Mudik untuk Timnas Indonesia: Bawaan Segambreng, Naik Perahu Lewati Kanal Venezia

Selengkapnya Silakan KLIK DI SINI

 

 4. Wawancara Eksklusif Ousmane Maiket Camara: Ayah Guinea dan Ibu Indonesia serta Mimpi Tampil di Piala Dunia Bersama Skuad Garuda

Selengkapnya Silakan KLIK DI SINI

 

5. Federasi Sepak Bola Irak Keluhkan Krisis Tiket Pertandingan Timnas Indonesia: Suporternya Minta Jatah di SUGBK

Selengkapnya Silakan KLIK DI SINI

 

6. Rapor Kinerja Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia saat Bungkam Filipina: Nathan Tjoe-A-On Tukang Servis Andal!

Selengkapnya Silakan KLIK DI SINI

 

7. Ipswich Town Umumkan Lepas 10 Pemain untuk Premier League Musim Depan, Elkan Baggott Dipertahankan

Selengkapnya Silakan KLIK DI SINI

MU Kalah Sampai 14 Kali, Baru Kali Ini Terjadi di Premier League!


Jakarta

Satu lagi catatan buruk dari pencapaian Manchester United usai berakhirnya Premier League 2023/2024. Man United mencatatkan jumlah kekalahan terbanyak dalam sejarahnya di ajang tersebut.

Raihan 60 poin dibuat skuad Erik ten Hag musim ini, setelah MU menyudahi musim dengan berada di posisi ke-8. Ini merupakan posisi finis terburuk Man United dalam sejarahnya di Premier League.

Sebelum musim ini, peringkat paling buruk the Red Devils di akhir musim adalah posisi ketujuh yang dicatatkan pada musim 2013/2014. Saat itu MU meraih 64 poin hasil dari 19 kali menang, 7 kali seri, dan 12 kali kalah.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dan 12 kekalahan itu pun sempat menjadi jumlah paling banyak yang dialami oleh Manchester United dalam satu musim Premier League. Di musim 2021/2022, jumlah kekalahan serupa turut dicatatkan.

Nah, pada musim 2023/2024 ini rekor baru sudah tercipta: Man United kalah 14 kali dalam perjalanannya mengarungi satu musim Premier League. Alias dua kali lebih banyak daripada rekor sebelumnya.

Secara terperinci, Man United-nya Erik ten Hag musim ini mencatatkan 18 kemenangan, 6 kali seri, dan 14 kali kalah dalam meraih 60 poin di Premier League 2023/2024.

Sebelum era Premier League, jumlah kekalahan paling banyak yang dialami oleh Man United adalah pada musim 1989/1990 di era Divisi Satu. Dari data TransferMarkt, skuad besutan Sir Alex Ferguson saat itu punya 16 kekalahan.

Sementara rekor jumlah kekalahan paling banyak yang dialami oleh Manchester United adalah pada Divisi Satu 1973/1974, ketika ditangani Tommy Docherty. Ada 20 kekalahan yang dialami pada musim tersebut.

(krs/raw)

Bergelimang Trofi Sampai Bermain Agresif, Ini Para Juru Taktik yang Akan Bertarung di Championship Series BRI Liga 1 2023/2024

Bola.net – Perjalanan BRI Liga 1 2023/2024 akan memasuki babak baru. Pekan depan, kompetisi sepak bola kasta tertinggi Indonesia ini akan mulai menjalani fase championship series.

Ada empat tim yang akan berebut tiket ke partai final dalam laga semifinal, yang dihelat dalam dua leg. Empat tim ini adalah Madura United, Bali United, Persib Bandung, dan Borneo FC.

Laga championship series ini tak hanya akan menjadi pertarungan kemampuan para pemain di lapangan hijau. Fase ini juga akan menjadi ajang adu siasat bagi para juru taktik keempat tim tersebut.

Empat pelatih yang akan beradu taktik ini juga bukan sosok sembarangan. Ada nama Pieter Huistra, Bojan hodak, Teco Cugurra, dan Mauricio Souza. Mereka memiliki reputasi sebagai pelatih-pelatih dengan racikan taktik nomor wahid.

Bagaimana perbandingan pelatih yang akan beradu taktik dan muslihat pada Championship Series BRI Liga 1 2023/2024? Simak artikel selengkapnya di bawah ini.

1 dari 5 halaman

Mauricio Souza

Mauricio Souza

Pelatih Madura United, Maurico Souza (dua dari kanan) (c) Bola.com/Dok Madura United

Mauricio Souza menjadi nama pertama dalam daftar pelatih-pelatih yang bakal beradu siasat pada Championship BRI Liga 1 2023/2024. Pelatih asal Brasil tersebut bakal menangani Madura United pada fase ini.

Musim ini merupakan debut bagi Souza berkiprah di kancah sepak bola Indonesia. Namun, pelatih berusia 50 tahun ini sukses membawa Laskar Sapeh Kerrap mengakhiri regular serie di peringkat keempat, dengan catatan 15 kemenangan, sepuluh kali seri, dan sembilan kali kalah dari 34 pertandingan mereka.

Yang harus menjadi catatan bagi Souza adalah jumlah kebobolan timnya yang cukup tinggi. Dalam 34 pertandingan, gawang timnya bobol 45 kali.

Pada championship series, anak asuh Souza akan menghadapi Borneo FC. Catatan Souza kala menghadapi Pesut Etam sendiri terbilang lumayan. Dalam dua pertemuan dengan Borneo, ia membawa timnya meraih sekali kemenangan dan sekali kekalahan.

2 dari 5 halaman

Teco Cugurra

Teco Cugurra

Stefano Teco Cugurra (c) Persija Media

Nama kedua yang akan beradu strategi pada championship series ini adalah Teco Cugurra. Pelatih asal Brasil tersebut masih akan menakhodai Bali United pada babak ini.

Pelatih bernama lengkap Stefano Cugurra ini bisa dibilang sebagai salah satu pelatih paling berprestasi di kancah Liga 1. Ia sempat membawa Persija Jakarta dan Bali United meraih gelar juara dalam kompetisi kasta tertinggi di Indonesia ini.

Musim ini, pelatih berusia 49 tahun ini membawa timnya mengakhiri regular series dengan menempati posisi ketiga di klasemen. Serdadu Tridatu mencatatkan 17 kemenangan, tujuh hasil imbang, dan sepuluh kekalahan.

Dikenal sebagai pelatih dengan pendekatan pragmatis, Teco membawa Bali United tak terlalu banyak mencetak gol. Namun, di sisi lain, gawang mereka juga tak terlalu banyak kebobolan. Musim ini, Bali United mencatatkan 55 gol dan kebobolan 43 kali.

Pada championship series ini, tim besutan Teco akan menjalani perang saudara dengan Persib Bandung. Sepanjang berkiprah di Indonesia, Teco sudah 13 kali bersua dengan Maung Bandung. Hasilnya cukup bagus. Ia membawa timnya meraih lima kemenangan, tujuh kali seri, dan hanya sekali kalah.

3 dari 5 halaman

Bojan Hodak

Bojan Hodak

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak. (c) Bola.net/Muhammad Iqbal Ichsan

Bojan Hodak menjadi nama ketiga dalam daftar pelatih yang akan beradu strategi pada championship series. Pelatih asal Kroasia tersebut akan menangani Persib Bandung pada fase ini.

Hodak menjadikan Persib Bandung sebagai klub mengerikan musim ini. Mereka mencetak 65 gol dan menjadi tim paling subur di regular series. Di sisi lain, gawang Persib hanya kebobolan 38 kali.

Produktivitas gol ini membuat Persib mengakhiri seri reguler di posisi dua klasemen. Mereka mengoleksi 16 kemenangan, 14 hasil imbang, dan empat kali kalah.

Sepanjang kariernya, Hodak sudah dua kali menghadapi Bali United, lawan yang akan dihadapi timnya pada championship series. Dalam dua laga tersebut, tim besutan pelatih 53 tahun ini selalu meraih hasil imbang.

4 dari 5 halaman

Pieter Huistra

Pieter Huistra

Pelatih Borneo FC, Pieter Huistra, memberi instruksi kepada pemainnya, Kei Hirose (c) Bola.com/Gatot Sumitro

Nama terakhir yang bakal beradu strategi pada championship series ini adalah Pieter Huistra. Pelatih asal belanda tersebut akan menakhodai Borneo FC pada babak ini.

Huistra sukses menjadikan Borneo FC sebagai tim yang sulit dibendung pada seri reguler lalu. Kendati sempat memble dan mengalami sejumlah kekalahan, Pesut Etam tetaplah tim yang paling irit kebobolan. Dalam 34 laga, gawang mereka hanya bobol 31 kali. Di sisi lain, mereka juga ‘hanya’ mencetak 53 gol, paling sedikit di antara tim-tim championship series lain.

Pelatih asal Belanda ini sudah dua kali menghadapi Madura United, yang akan menjadi lawan timnya sepanjang kariernya. Hasilnya lumayan. Huistra membawa timnya meraih satu kemenangan dan satu kekalahan.

(Bola.net/Dendy Gandakusumah)


Daftar 3 Tim yang Terdegradasi dari BRI Liga 1 2023/2024: Sampai Jumpa Lagi, RANS Nusantara FC!

Bola.net – RANS Nusantara FC melengkapi daftar tim yang harus terdegradasi dari BRI Liga 1 2023/2024. Hamka Hamzah dan kolega turun kasta setelah menelan kekalahan dari PSM Makassar pada laga pekan ke-34.

RANS Nusantara FC tandang ke markas PSM di Stadion Batakan pada duel hari Selasa, 30 April 2024. RANS Nusantara FC menelan kekalahan dengan skor 3-2 dari Juku Eja.

Kekalahan ini membuat RANS Nusantara FC kini berada di posisi ke-16 klasemen akhir BRI Liga 1 2023/2024. RANS Nusantara FC hanya mampu mendapat 35 poin, tertinggal dua poin dari PSS Sleman yang ada di atasnya.

RANS Nusantara FC bukan satu-satunya tim yang turun kasta dari BRI Liga 1 2023/2024. Ada dua tim lain yang juga akan berlaga di Liga 2 musim depan. Siapa dua tim itu? Simak ulasannya di bawah ini ya Bolaneters.

1 dari 4 halaman

Persikabo 1973 Juru Kunci

Persikabo 1973 Juru Kunci

Selebrasi skuad Persikabo 1973 dalam laga BRI Liga 1 melawan Bhayangkara FC, Minggu (3/12/2023). (c) Persikabo 1973 Official

Persikabo 1973 jadi tim pertama yang turun kasta dari BRI Liga 1 2023/2024. Tim berjuluk Laskar Padjadjaran itu tampil buruk sejak awal musim. Pergantian pelatih dan komposisi pemain tak mengubah banyak hal.

Persikabo 1973 hanya mampu meraih empat kemenangan dari 34 laga yang sudah dimainkan. Mereka hanya mampu mendapat 20 poin dan menjadi juru kunci klasemen.

Meskipun turun kasta, materi pemain yang dimiliki Persikabo 1973 cukup bagus. Terutama pemain lokal. Nama-nama seperti Dimas Drajad, Yandi Sofyan, dan Andy Setyo mungkin akan jadi incaran banyak klub BRI Liga 1.

2 dari 4 halaman

Bhayangkara FC, Punya Radja Nainggolan tapi Turun Kasta

Bhayangkara FC, Punya Radja Nainggolan tapi Turun Kasta

Duel pekan ke-25 BRI Liga 1 2032/2024 antara Bhayangkara FC vs PSS Sleman, Kamis 22 Februari 2024 (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Bhayangkara FC juga dipastikan degradasi dari BRI Liga 1. The Guardian memulai musim dengan sangat buruk. Mereka dengan percaya diri mengandalkan banyak pemain muda jebolan Elite Pro Academy (EPA).

Bhayangkara FC melakukan perubahan pada putaran kedua. Mereka merekrut banyak pemain top seperti Witan Sulaeman, Junior Brandao, Putu Gede, hingga Radja Nainggolan.

Namun, perubahan itu tidak banyak membawa dampak positif. Performa Bhayangkara FC masih jauh dari konsisten dan mereka akan turun kasta ke Liga 2.

3 dari 4 halaman

Daftar Peserta BRI Liga 1 2024/2025

Daftar Peserta BRI Liga 1 2024/2025

Pemain Arema FC pada laga BRI Liga 1 2023/2024 (c) PT LIB

Berikut adalah daftar peserta BRI Liga 1 musim 2024/2025:

Borneo FC
Persib Bandung
Bali United
Madura United
PSIS Semarang
Dewa United
Persik Kediri
Persis Solo
Barito Putera
Persija Jakarta
Persebaya Surabaya
PSM Makassar
Arema FC
PSS Sleman
Persita Tangerang
PSBS Biak
Semen Padang
Malut United


Pantang Menyerah, Pelatih Arema FC Minta Anak Asuhnya Berjuang Sampai Titik Darah Penghabisan

Bola.net – Kondisi timnya yang saat ini masih juga belum bisa beranjak dari zona degradasi tak membuat Widodo C Putro angkat tangan. Pelatih Arema FC ini masih meminta timnya untuk berjuang sampai titik darah penghabisan mereka untuk lepas dari jerat degradasi.

“Saya sampaikan ke pemain, saat ini, kami masih memiliki tiga pertandingan lagi,” ucap Widodo.

“Jangan sampai mereka patah semangat dan tetap berjuang hingga akhir,” sambungnya.

Menurut Widodo, ia berharap agar semangat dan optimisme ini juga menular kepada para pemainnya. Pelatih berlisensi AFC Pro ini meminta agar para pemain Arema FC untuk terus menumbuhkan motivasi mereka.

“Saya harap agar para pemain terus menumbuhkan semangat karena masih ada tiga pertandingan,” tutur Widodo.

“Kami hanya berharap motivasi dari dalam diri dan dari kita semua,” ia menambahkan.

Saat ini, Arema FC masih berada di zona degradasi. Mereka masih terdampar di posisi 16 klasemen sementara dengan raihan 31 angka dari 31 pertandingan.

Pada laga terakhir mereka, Arema FC harus menelan kekalahan dari PSS Sleman. Dalam laga yang dihelat di Stadion Manahan Solo, Senin (15/04), mereka kalah dengan skor 1-4.

Empat gol yang bersarang ke gawang Arema FC pada laga ini dicetak Ajak Riak, Kevin Gomes, Julian Guevara (bunuh diri), Saddam Gaffar. Sementara, gol tunggal Arema FC ke gawang PSS Sleman dalam pertandingan ini dicetak Charles Almeida.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.


VIDEO: Tak Sampai 24 Jam Usai Bela Timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri Bikin Gol untuk Dewa United

Bola.net – Egy Maulana Vikri tampil impresif ketika Dewa United menang 4-1 atas Persita Tangerang pada pekan ke-30 BRI Liga 1 2023/2024. Menariknya, Egy Maulana Vikri tampil pada laga itu dengan kondisi baru pulang membela Timnas Indonesia.

Timnas Indonesia sebelumnya sukses menghajar Vietnam dalam laga putaran kedua Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, pada Selasa (26/3/2024) malam WIB.

Tak sampai 24 jam usai balik dari Vietnam, Egy Maulana Vikri dan Ricky Kambuaya langsung diturunkan dalam laga Dewa United vs Persita Tangerang yang berlangsung, Rabu (27/3/2024) malam WIB.

Pertandingan ini dimenangkan Dewa United dengan skor akhir 4-1. Salah satu gol itu dicetak melalui Egy yang baru diturunkan di babak kedua.

“Alhamdulillah bisa mendapatkan tiga poin hari ini, apalagi kemarin juga tiga poin (bersama Timnas Indonesia), sekarang tiga poin, jadi enam poin. Sangat senang dan bangga juga dari timnas datang ke klub, membantu tim untuk mendapatkan hasil yang lebih baik,” ujar Egy.

“Saya pasti ingin Dewa United FC terus naik ke atas agar kita bersama-sama terus, apalagi sekarang kita di beberapa pertandingan terakhir meraih kemenangan, itu sangat bagus untuk mentalitas pemain,” tutur Egy.


Pelatih PSM Makassar Lagi-lagi Bongkar Info Pemainnya Belum Digaji, Kali Ini Sampai Gebrak Meja!

Bola.net – Bernardo Tavares lagi-lagi membongkar situasi internal PSM Makassar di BRI Liga 1 2023/2024. Sang pelatih emosional ketika menyebut ada pemainnya yang belum digaji hingga tiga bulan!

Situasi itu diungkap Bernardo Tavares usai PSM Makassar memainkan laga pekan ke-27 BRI Liga 1 lawan Persis Solo. Pada duel di Stadion Manahan itu, PSM kalah dengan skor 0-1 dari Persis Solo.

Tavares memang terlihat cukup emosional ketika menyampaikan pernyataan tersebut. Setelah mengakhiri komentarnya, pelatih berusia 43 tahun ini menggebrak meja hingga mengejutkan awak media.

“Memang benar kami melakukan banyak kesalahan pada laga ini. Para pemain ingin menampilkan performa terbaik pada pertandingan ini,” kata Bernardo Tavares dalam sesi konferensi pers seusai pertandingan, Senin (4/3/2024).

“Karena, ini bukan hanya sekedar pertandingan sepak bola. Sebab, para pemain ini, beberapa dari mereka, sudah tidak menerima gaji selama dua hingga tiga bulan terakhir,” lanjutnya sembari menggebrak meja.

1 dari 3 halaman

Tavares Hanya Bisa Motivasi Pemain PSM

Tavares Hanya Bisa Motivasi Pemain PSM

Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares (tengah), bersama Yakob Sayuri dan Yance Sayuri setelah jadi juara BRI Liga 1 202/2023 (c) Bola.com/Wahyu Pratama

Pelatih asal Portugal itu tak bisa berbuat banyak untuk membantu para pemainnya. Satu-satunya usaha yang bisa diupayakan ialah terus menerus memberikan suntikan motivasi di sesi latihan.

Namun, tetap saja hal itu tak serta merta menyelesaikan masalah. Sebab, konsentrasi pemain untuk memberikan performa terbaiknya tak akan bisa terwujud jika mereka dipaksa tetap bekerja tanpa mendapatkan haknya.

“Saya tidak bisa mengatakan apa pun kepada mereka. Saya hanya bisa memberikan motivasi kepada mereka dalam sesi latihan. Sebab, jika kita tidak mendapatkan gaji, maka kita kesulitan untuk menjaga fokus,” kata Tavares.

2 dari 3 halaman

Kapten PSM Makassar Pilih Irit Bicara

Kapten PSM Makassar Pilih Irit Bicara

PSM Makassar ketika bermain di BRI Liga 1 2023/2024 (c) LIB

Saat ditanya soal situasi yang saat ini tengah dihadapi, kapten PSM Makassar, Muhammad Arfan tak banyak berkomentar. Dia hanya mengulangi pernyataan pelatihnya soal motivasi-motivasi yang diselipkan dalam sesi latihan.

“Seperti yang tadi dikatakan oleh Coach, dia selalu mencoba memberikan motivasi bagi kami dalam setiap sesi latihan,” ujar gelandang berusia 26 tahun tersebut.

“Harus kami akui, hasil pertandingan ini sangat mengecewakan. Namun, soal hasil pertandingan, kami tetap kalah bersama-sama,” kata pemain asal Makassar tersebut.

Disadur dari Bola.com: Radifa Arsa/Hendry Wibowo, 4 Maret 2024


Mendunia! Jersey Madura United Masuk Museum Legend di Madrid & juga Sampai ke Tangan Rodrygo

Bola.net – Sepak bola Indonesia, perlahan tapi pasti, kian mendunia. Selain melalui prestasi yang kian membaik, sepak bola Indonesia juga dikenal melalui jalur lain, melalui pemain-pemain asing yang pernah merumput di kancah sepak bola Indonesia.

Salah satu sosok eks pemain asing yang memperkenalkan sepak bola Indonesia di kancah internasional adalah Lulinha. Eks pemain asing Madura United ini memperkenalkan sepak bola Indonesia di tanah Spanyol.

Lulinha, yang bernama lengkap Luiz Marcelo Morais Dos Reis, mengunjungi Museum Legend di Madrid. Di sana, pria berusia 33 tahun ini menemui pengurus museum dan memberikan jersey Madura United miliknya.

“Saya berkunjung ke Museum Legend di Madrid. Saat berada di museum, saya tak melihat apa pun dari Indonesia. Saya kemudian berbicara dengan pemilik museum dan menceritakan sepak bola di Indonesia, apalagi saya pernah bermain di Indonesia,” kisah Lulinha.

“Saat itu, saya membawa jersey untuk diberikan kepada pemilik museum agar dipajang. Ia sangat senang menerima jersey dari saya. Saya membawa jersey Madura United FC, dengan nama dan nomor punggung saya. Saya berharap, nama Madura United bisa leih terkenal di mancanegara. Saya bangga mengenal Indonesia terlebih Pulau Madura,” sambungnya.

Museum Legends sendiri merupakan museum yang mencatat sejarah perkembangan sepak bola dunia. Memiliki tagline sebagai Home of Football, museum yang didirikan di lahan seluas 4000 meter persegi ini menyimpan jersey bersejarah dari sejumlah legenda dunia seperti Zinedine Zidane, Maradona, Johan Cruyff, Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, dan sejumlah nama lain. Selain itu, ada juga sejumlah benda-benda bersejarah di kancah sepak bola dunia.

Museum ini dipimpin oleh Marcelo Ordas. Pria asal Argentina ini dikenal sebagai salah seorang kolektor papan atas pernak-pernik sepak bola dari seluruh penjuru dunia.

Dalam perjalanannya, Museum Legends juga disokong LaLiga, UEFA, FIFA, CONMEBOL, dan sejumlah asosiasi sepak bola lainnya.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.


Kacau! Pengakuan Persiraja Jelang Lawan Malut United: Dapat Teror di Hotel, Bahkan Sampai Ada Pemukulan

Bola.net – Persiraja Banda Aceh mengaku mendapat teror jelang berhadapan dengan Malut United dalam laga leg kedua perebutan tempat ketiga Liga 2 2023/2024, Sabtu (9/3/2024) sore WIB nanti. Teror tersebut diungkapkan oleh pelatih Persiraja, Achmad Zulkifli.

Dalam pertemuan pertama di Stadion Langsa, Langsa, 5 Maret 2024, kedua kesebelasan bermain imbang 0-0 setelah wasit meniup peluit panjang yang prematur akibat keributan dan pitch invasion penonton ke lapangan.

Achmad Zulkifli bercerita Andik Vermansah dkk. diintimidasi oleh sejumlah orang yang tidak dikenal ketika berada di hotel. Sementara itu, Wakil Presiden (Wapres) Persiraja, Yudi Cot Ara, disebutkan mengalami penganiayaan.

Achmad Zulkifli menjelaskan insiden itu berlangsung ketika Persiraja Banda Aceh hendak melakukan official training (OT) di Stadion Madya pada Jumat (8/3/2024) sore WIB.

1 dari 2 halaman

2 Intimidasi

2 Intimidasi

Persiraja Banda Aceh di Liga 2 2023/2024 (c) PT LIB

“Saya menyesalkan yang terjadi di sini. Ada dua intimidasi. Pertama kepada pemain dan pelatih. Kedua kepada Wakil Presiden Persiraja Banda Aceh,” ujar pelatih Persiraja, Achmad Zulkifli.

“Mudah-mudahan tidak mengganggu persiapan kami. Soal bermain atau tidak pada besok, itu di luar kuasa kami. Itu ranahnya manajemen. Memang ada beberapa intimidasi di hotel dan sebelum OT.”

“Satu di antaranya adalah pemukulan kepada Wapres kami. Mudah-mudahan tidak mengganggu terkait teknis. Tapi kami sudah sepakat bahwa itu ranahnya manajemen,” ungkap Achmad Zulkifli.

2 dari 2 halaman

Jadi Bermain atau Tidak?

Jadi Bermain atau Tidak?

Persiraja Banda Aceh di Liga 2 2023/2024 (c) PT LIB

Terkait kabar burung yang beredar Persiraja enggan bertanding kontra Malut United karena situasi yang tidak kondusif, Achmad Zulkifli hanya fokus terhadap persiapan Ferdinan Sinaga cs.

“Kami fokus ke taktik dan pertandingan besok. Kami sangat siap memberikan yang terbaik. Tadi sebelum berangkat OT, memang ada intimidasi,” ucap Achmad Zulkifli.

“Saya tidak tahu itu suporter atau oknum. Memang ada yang datang. Menurut kami, partai-partai krusial seperti ini pasti ada. Namun, kami tidak akan terprovokasi. Mudah-mudahan besok aman,” jelasnya.

Disadur dari: Bola.com (Muhammad Adi Yaksa, Rizki Hidayat) 8 Maret 2024