Tag: Reaksi

Marco Materazzi dan Dries Mertens Beri Reaksi pada Debut Radja Nainggolan di BRI Liga 1 2023/2024

Bola.net – Radja Nainggolan membuat BRI Liga 1 musim 2023/2024 dapat banyak sorotan. Bahkan, setelah menjalani debut bersama Bhayangkara FC, aksi Radja Nainggolan dapat respon dari Marco Materazzi dan Dries Mertens.

Radja Nainggolan mencatatkan penampilan pertamanya di BRI Liga 1 ketika bermain selama 34 menit saat Bhayangkara FC menang 3-0 atas Persita dalam pekan ke-23 BRI Liga 1 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, pada Minggu (17/12/2023).

Radja Nainggolan masuk pada menit ke-56 untuk menggantikan Muhammad Ragil. Gelandang berusia 35 tahun itu mencatatkan 15 operan berhasil, satu tendangan ke gawang, sekali intersep, dan satu tekel.

“Akhirnya kembali ke lapangan dan saya benar-benar menikmatinya. Tiga poin pertama dalam genggaman. Siap untuk lebih banyak lagi,” ujar Radja Nainggolan dalam akun Instagramnya, @radja_nainggolan_l4, Senin (18/12/2023).

Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.

1 dari 3 halaman

Komentar Dries Mertens dan Marco Materazzi

Komentar Dries Mertens dan Marco Materazzi

Marco Materazzi hadir pada acara BRIMO: Future Garuda (c) PSSI

Unggahan Radja Nainggolan itu mendapatkan respons dari mantan rekan setimnya di Timnas Belgia, Dries Mertens. Pemain Galatasaray itu meninggalkan emotikon dua tangan ke atas dan api.

Sementara itu, mantan bek Inter Milan dan Timnas Italia, Marco Materazzi, mengomentari keputusan Radja Nainggolan berkarier di Indonesia.

Materazzi tengah berada di Indonesia bersama legenda Barcelona, Carles Puyol, dalam rangka menyemarakkan Euro 2024.

“Pemain dunia yang sangat terkenal seperti Radja Nainggolan yang pernah bermain di Italia, saya benar-benar tahu kemampuannya. Dia sangat bagus,” ujar Materazzi.

“Dia tahu sepak bola di Eropa. Ketika dia memutuskan pindah ke Indonesia, berarti ada potensi yang kuat dan bisa dikembangkan terutama untuk pemain-pemain muda. Mudah-mudahan ke depan akan berkembang lagi,” tutur Materazzi.

2 dari 3 halaman

Bikin Bhayangkara FC Melambung

Bikin Bhayangkara FC Melambung

Aksi Radja Nainggolan ketika tampil bersama Bhayangkara di BRI Liga 1 2023/2024 melawan Persita Tangerang, Minggu 17 Desember 2023. (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Bhayangkara FC mengontrak Radja Nainggolan selama setengah musim dengan nilai Rp5 miliar lebih. “Semoga kehadiran Radja Nainggolan juga bisa menaikkan value Bhayangkara FC,” ungkap COO Bhayangkara FC, Sumardji, pada beberapa waktu lalu.

Radja Nainggolan sudah tidak bermain selama kurang lebih delapan bulan sejak penampilan terakhirnya bersama klub Italia, SPAL, pada April 2023 sebelum direkrut Bhayangkara FC.

“Semoga ini juga membuat klub-klub lain terpacu mendatangkan pemain kelas dunia agar bisa mengangkat level BRI Liga 1,” jelas Sumardji.

Disadur dari Bola.com: Muhammad Adi Yaksa/Hendry Wibowo, 19 Desember 2023


Guendogan Enggak Suka dengan Reaksi Barca Usai Kalah di El Clasico


Barcelona

Barcelona dipermalukan Real Madrid 1-2 pada El Clasico pertama musim ini. Ilkay Guendogan merasa ruang ganti Barca kurang emosi usai kekalahan itu.

Barca menjamu Madrid di Stadion Montjuic dalam lanjutan Liga Spanyol, Sabtu (28/10). Guendogan membawa tim tuan rumah memimpin cepat usai mencetak gol di menit keenam.

Keunggulan satu gol itu lantas dipertahankan Barcelona selama sekitar sejam. Jude Bellingham menjadi motor kebangkitan Madrid usai mencetak dua gol di menit ke-68 dan di injury time.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kekalahan di El Clasico membuat Blaugrana bergeming di peringkat ketiga klasemen. Pasukan Xavi Hernandez ini mengoleksi 24 poin, sekaligus gagal mendekati Real Madrid di puncak dengan keunggulan empat angka.

“Aku harus jujur, tidak seperti harapanku karena aku tidak mau mengatakan sesuatu yang keliru. Namun, aku tadi di ruang ganti dan tentu saja orang-orang merasa kecewa,” ungkap Guendogan kepada LaLiga TV, yang dikutip ESPN.

“Namun, terutama setelah sebuah pertandingan sebesar itu dan sebuah hasil yang sangat tidak perlu, aku mengharapkan rasa frustrasi yang lebih, kemarahan yang lebih, dan kekecewaan yang lebih. Ini adalah sedikit masalahnya.”

“Seharusnya ada emosi yang lebih besar, terutama saat anda kalah dan saat anda tahu anda bisa bermain lebih baik, melakukan lebih baik di dalam situasi tertentu dan anda sekadar tidak bereaksi,” sambung mantan gelandang Man City dan Borussia Dortmund itu.

“Hal itu pada akhirnya tersalurkan ke lapangan. Kami mesti membuat sebuah langkah besar dalam hal itu karena kalau tidak Real Madrid, atau bahkan Girona akan menjauh. Aku toh tidak datang ke sini untuk kalah di pertandingan seperti ini atau membiarkan jarak tercipta,” sungut Guendogan usai kekalahan Barcelona di El Clasico.

(rin/ran)

Proses Laporan Model B Tragedi Kanjuruhan Dihentikan, Ini Reaksi Keras Tokoh Aremania

Bola.net – Tokoh Aremania, Anto Baret, angkat bicara ihwal penghentian penyelidikan laporan model B Tragedi Kanjuruhan oleh Polres Malang. Ia mengaku bahwa hal ini menunjukkan bahwa upaya mereka mencari keadilan bagi 135 korban jiwa pada laga tersebut harus membentur dinding.

“Saya ikut merasakan apa yang dirasakan oleh saudara-saudara kita karena keadilan itu jauh di awang-awang,” kata Anto Baret.

“Tidak ada niatan dari aparat keamanan untuk benar-benar memberikan bukti transparan tentang Tragedi Kanjuruhan,” sambung pria yang juga merupakan Ketua Sekber Arema tersebut.

Anto Baret menyebut bahwa permasalah ini sejatinya tak terlalu rumit. Yang menjadi pertanyaan adalah ketika laga sudah selesai, suporter yang turun ke lapangan ditendang dan dipukuli. Sementara, penonton yang duduk di tribune ditembak gas air mata dan ketika mereka hendak keluar pintunya dikunci.

“Seharusnya, itu sudah bisa dianalisis hukumnya dengan gambar-gambar yang sudah jelas. Namun, kenapa nggak bisa?” tukasnya.

“Laporan model A lalu sidangnya digelar di Surabaya dengan alasan Forkopimda yang menghendaki. Kami nggak bisa apa-apa dengan alasan keamanan, harusnya kan di TKP,” Anto Baret menambahkan.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.