Tag: Performa

Walau Kering Gol, Antony Puas dengan Performa Musim Ini


Manchester

Antony menjadi salah satu pemain paling disorot di Manchester United karena minimnya kontribusi musim ini. Meski begitu, ia merasa performanya memuaskan.

Antony belum memenuhi potensi besarnya sejak dibeli Manchester United senilai 86 juta paun dari Ajax. Usai bikin delapan gol dan tiga assist dari 44 penampilan di musim pertamanya lalu, ia selanjutnya malah meredup.

Musim ini ia baru bikin dua gol, keduanya di Piala FA, dan dua assist dari 33 pertandingan. Di Premier League, ia cuma menyumbang satu assist tanpa gol.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Saya sangat senang dengan performa saya. Saya sudah bekerja keras setiap hari sampai saat ini,” ujar Antony kepada MUTV.

“Saya tahu ada banyak hal yang bisa diperbaiki dan saya sedang mengusahakannya. Saya senang melihat performa saya dari laga ke laga.”

Redupnya performa Antony ini pula yang bikin Manajer MU Erik ten Hag mengurangi jatah bermainnya. Ia kini lebih memprioritaskan Alejandro Garnacho di sisi kanan.

Buruknya performa Antony, plus masa depan Ten Hag yang abu-abu, bikin rumor-rumor mulai bermunculan. MU kabarnya akan mempertimbangkan melepas Antony musim panas ini.

Simak Video “Ten Hag Pertimbangkan Antony Main Lawan Galatasaray
[Gambas:Video 20detik]
(raw/aff)

Eks Tottenham soal Performa Raya Lawan Bayern: Kiper Tuh?


Jakarta

David Raya menjadi sorotan dalam hasil imbang Arsenal melawan Bayern Munich. Eks Tottenham Hotspur, Rafael van der Vaart, sampai mempertanyakan kualitas Raya sebagai kiper.

Arsenal harus puas bermain imbang 2-2 melawan Bayern di Emirates Stadium dalam leg pertama perempatfinal Liga Champions, Rabu (10/4/2024) dini hari WIB. Raya dikritik terkait lemahnya dalam upaya menyelamatkan eksekusi Harry Kane.

Mantan striker Tottenham itu sukses mengecoh Raya. Kane mengarahkan bola ke sisi berlawanan gerak Raya, yang cuma bisa berlutut tak berdaya.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Lihatlah Raya. Apakah orang ini seorang kiper? Kane bahkan tidak bergerak, tapi Raya sudah terjatuh lebih dulu,” kata Van der Vaart dalam pembicaraannya di televisi Belanda, yang dikutip dari Daily Mail.

Raya sebetulnya juga punya andil dalam gol pertama Tottenham. Kiper asal Spanyol itu maju sampai nyaris ke tengah lapangan dalam situasi yang tak bahaya dan membuat Gabriel Magalhaes tampak panik.

Gabriel mencoba untuk terus menguasai bola meski mendapatkan tekanan dari Kane. Di sisi lain, Raya sangat lambat untuk kembali ke kotak penalti.

Bola kemudian coba dioper Gabriel ke tengah lapangan tanpa menoleh. Jakub Kiwior gagal mengontrol bola, yang kemudian jatuh di kaki lawan untuk diarahkan ke Leon Goretzka.

Bek-bek Arsenal kemudian kocar-kacir. Goretzka dengan cerdik menyodorkan bola ke kotak penalti yang dituntaskan Serge Gnabry.

Simak Video “Arsenal Vs Bayern Munich, Arteta: Saya Pengagum Berat Thomas Tuchel
[Gambas:Video 20detik]
(ran/rin)

Klopp soal Performa Liverpool: Masih Proses, Belum Apa-apa


Liverpool

Juergen Klopp belum puas dengan performa Liverpool di Liga Inggris sejauh ini. Klopp menilai The Reds masih bisa lebih baik.

Liverpool saat ini berada di puncak Klasemen Liga Inggris dengan 42 poin dari 19 laga, unggul dua angka dari Arsenal di posisi kedua. Posisi itu bisa dipertahankan setidaknya sampai awal tahun saat mereka menjamu Newcastle United di Anfield, Senin (1/1/2023) malam waktu setempat.

Sejauh ini Liverpool memang tampil prima karena cuma sekali kalah di liga dan baru kebobolan 16 gol, paling sedikit di antara tim-tim lainnya. Apa yang ditunjukkan Liverpool ini merupakan peningkatan drastis ketimbang performa di awal tahun.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat itu Liverpool justru lagi terseok-seok dan puasa kemenangan sampai awal Februari. Liverpool terpuruk di urutan keenam dan tercecer jauh dari persaingan gelar juara.

Tapi, dengan perombakan di lini tengah di bursa transfer musim panas lalu dan kembali tangguhnya lini belakang yang dikomandoi Virgil van Dijk, Liverpool pun melesat seperti sekarang.

Meski demikian, Klopp menilai Liverpool masih menjalani proses kebangkitan usai musim yang buruk. Masih banyak yang perlu diperbaiki sebelum si Merah mencapai bentuk terbaiknya.

Apalagi Liverpool masih diganggu cedera beberapa pemain intinya, termasuk Joel Matip yang dipastikan absen hingga akhir musim.

“Banyak pemain kami yang cedera, beberapa pemain yang absen adalah pemain kunci kami. Kedua bek kiri kami pun cedera dan itu tidak bagus. Tapi kami untuk menemukan cara untuk menang dan juga bersaing. Ini semua dimulai dari pertahanan – kami tidak stress karena tidak banyak kebobolan. So far oke sih. Posisi pertama lebih baik ketimbang keenam, tapi keduanya butuh kerja keras juga,” ujar Klopp di situs resmi Premier League.

“Ini masih awal. Kami kadang gagal menang ketika tampil bagus dan begitu juga sebaliknya. Ini semua proses. Tim masih dalam proses untuk menjadi sesuatu. Kami hanya coba memaksimalkannya.”

Simak Video “Momen Klopp Kesal Suporter Berisik saat Jumpa Pers Setelah Liverpool Tumbang
[Gambas:Video 20detik]
(mrp/yna)

Manajemen Arema FC Harap Performa Tim Tak Kembali Memble

Bola.net – Sebuah asa diapungkan manajemen Arema FC menyusul sukses mereka meraih kemenangan pada laga lanjutan BRI Liga 1 2023/2024, kontra Persis Solo. Mereka berharap agar tim berlogo singa mengepal tersebut bisa meneruskan performa ciamik mereka dan tak kembali tampil memble.

Arema FC, sebelumnya, sukses mengalahkan Persis Solo pada laga pekan ke-22 BRI Liga 1 2023/2024. Dalam pertandingan di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar Bali tersebut, Arema FC menang dengan skor 3-1.

Namun, langkah mereka melanjutkan tren positif tersebut tak akan mudah. Dalam beberapa laga ke depan, mereka dipastikan tampil tanpa Ariel Lucero. Gelandang asal Argentina ini harus absen dalam empat pekan akibat sanksi Komdis PSSI.

“Tentu, terlepas dari sanksi untuk Ariel Lucero, kami memiliki harapan yang tinggi ke depan,” kata Manajer Arema FC, Wiebie Dwi Andriyas, dalam rilis yang didapat Bola.net.

“Semoga kemenangan lawan Persis menjadi titik balik perjalanan Arema FC pada musim ini,” sambungnya.

Lebih lanjut, ada lagi harapan yang diungkapkan oleh Wiebie. Pengusaha asal Malang tersebut berharap agar timnya bisa lebih konsisten dalam menjalani sisa musim ini.

“Kami mendorong tim ini untuk konsisten pada pertandingan berikutnya,” tuturnya.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.

Arema FC Kalahkan Dewa United, Valente Puji Performa Anak Asuhnya

Bola.net – Fernando Valente buka suara ihwal sukses anak asuhnya mengemas tiga poin penuh pada laga lanjutan BRI Liga 1 2023/2024, kontra Dewa United. Pelatih Arema FC ini mengaku senang bisa meraih kemenangan penting tersebut.

“Kami bisa bermain bagus ketika menghadapi tim papan atas seperti mereka,” ucap Valente, usai laga.

“Kami tahu, mereka adalah tim yang punya banyak pengalaman dan juga pelatih bagus. Namun, cara kami menghadapi pertandingan sangat bagus,” sambungnya,

Lebih lanjut, Valente menampik tengara bahwa kemenangan anak asuhnya semata karena lawan harus kehilangan dua pemain mereka akibat kartu merah. Menurutnya, terlepas dari kartu merah yang diterima Ahmad Rusadi dan Egy Maulana Vikri, para penggawa Arema FC sudah bermain ciamik.

“Jika kami kurang pengalaman bermain bola, bahkan dengan satu pemain lebih banyak, mungkin kita tidak bisa meraih kemenangan,” tegas Valente.

“Mereka mencetak gol melalui penalti karena bola pantul. Setelahnya, kami kesulitan mengatur emosi para pemain. Namun, kami masih terorganisir. Saya rasa kami layak meraih kemenangan,” ia menandaskan.

Arema FC sebelumnya sukses meraih kemenangan pada laga pekan ke-18 BRI Liga 1 2023/2024. Menjamu Dewa United di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar Bali, Kamis (02/11), mereka menang dengan skor 2-1.

Gustavo Almeida dan Dedik Setiawan mencetak gol-gol kemenangan Arema FC. Sementara, satu gol balasan Dewa United dicetak Alex Martins Ferreira.

Dengan hasil ini, Arema FC masih menempati peringkat ke-16 klasemen sementara BRI Liga 1 2023/2024. mereka mengoleksi 17 poin dari 18 pertandingan.

Di sisi lain, Dewa United juga masih berada di posisi delapan klasemen sementara. Mereka mengoleksi 24 angka dari 18 laga.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.

Performa Martinez Kena Kritik Schmeichel


Manchester

Lisandro Martinez kena kritik Peter Schmeichel usai kekalahan Manchester United dari Brighton & Hove Albion. Bek MU itu dinilai terlalu individualistis.

Martinez tampil sebagai starter dalam duel MU vs Brighton di Old Trafford, Sabtu (16/9/2023). Diandalkan menjadi palang pertahanan Setan Merah, Martinez justru keteteran menghadapi serangan Si Burung Camar.

Brighton dengan leluasa membobol gawang MU tiga kali lewat Danny Welbeck, Pascal Gross, dan Joao Pedro. Proses ketiga gol Brighton pun mirip-mirip, yakni umpan tarik dari sisi yang diselesaikan para pencetak gol di tengah kotak penalti.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Manchester United hanya bisa menyarangkan satu gol melalui Hannibal Mejbri. Laga tuntas untuk kemenangan Brighton & Hove Albion 3-1.

Lengahnya sektor tengah pertahanan MU dikomentari pedas Peter Schmeichel. Mantan kiper Setan Merah itu menuding pasukan Erik ten Hag bermain sendiri-sendiri dan tidak sebagai tim.

Schmeichel terutama menyoroti peran Lisandro Martinez yang tidak berusaha menggagalkan peluang lawan. Alih-alih menutup ruang, bek asal Argentina itu justru membalikkan badan.

“Ini adalah apa yang terjadi di Manchester United sekarang, ini sangat individual. Para pemain, misalnya Martinez di sini, mencoba menjadi pahlawan,” kata Schmeichel, dilansir dari The Sun.

“Orang-orang mengetahui hal ini. Jika kita melihatnya di sana, dia menempatkan dirinya pada posisi tepat di depan penjaga gawang. Seharusnya dia menutup ruang daripada hanya berdiri berusaha memblok bola,” sambungnya.

“Andaikan ingin memblok, jangan membalikkan badan, berdiri tegak. Jelas keadaan tidak tepat untuk Manchester United,” Peter Schmeichel menuturkan.

Simak Video “Kabar Buruk Buat MU, Lisandro Martinez Absen Sampai Akhir Musim
[Gambas:Video 20detik]
(bay/adp)