Tag: Pep

Pep Sebut The Blues Lebih Kuat Dua Kali Lipat


London

Manchester City vs Chelsea bakal tersaji di semifinal Piala FA malam ini. Pep Guardiola memuji The Blues, sebut pasukannya Pochettino rasanya lebih kuat dua kali lipat!

Manchester City vs Chelsea akan bertanding di semifinal Piala FA, Sabtu (20/4) malam pukul 23.15 WIB. Pertandingan digelar di Wembley Stadium.

Kedua tim sudah saling bertemu di Liga Inggris. Hasilnya, seri 4-4 di Stamford Bridge dan seri 1-1 di Etihad Stadium.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Manchester City lebih dijagokan untuk menang nanti. Meski begitu, Chelsea bisa saja memberi kejutan apalagi kondisi pemainnya lebih bugar ketimbang City yang baru main di perempatfinal Liga Champions pada tengah pekan kemarin.

Akan tetapi, manajer Man City, Pep Guardiola ogah disebut timnya sebagai juara favorit. Apalagi, jauh-jauh omongin The Citizens bisa mengawinkan gelar Liga Inggris dan Piala FA di musim ini!

“Double winners? Kenapa kita tidak fokus soal Chelsea,” jawab Guardiola kepada awak media soal peluang mengawinkan gelar-gelar tersebut, dilansir dari BBC.

“Perjalanan masih jauh, nanti kalau kami sudah di final Piala FA dan satu pertandingan terakhir Liga Inggris, barulah saya bisa menjawab,” cetusnya.

Pep Guardiola mengaku sama sekali tidak memandang Chelsea sebelah mata. Baginya, Si Biru sudah lebih kuat dan Manchester City harus bersiaga penuh!

“Kami merasakan Chelsea sekarang dua kali lipat lebih kuat,” tegasnya.

“Palmer sudah jadi senjata di lini depan. Lalu, mereka sudah kuat di berbagai aspek dan lebih berkembang seiring berjalannya waktu. Kami harus bisa fokus untuk bisa menang nanti,” tutupnya.

(aff/cas)

Pep Tantang Pemain City: Treble Lagi Yuk!


London

Manajer Manchester City Pep Guardiola belum menyerah mempertahankan treble. Dia meminta para pemain untuk mewujudkannya.

City menang 4-2 di kandang Crystal Palace, Sabtu (7/4/2024) malam WIB. Tertinggal duluan karena gol Jean-Philippe Mateta, City berbalik unggul 4-1 lewat sepasang gol Kevin De Bruyne yang diselingi gol-gol Rico Lewis dan Erling Haaland.

Skor akhir jadi 2-4 setelah Odsonne Edouard bikin gol di empat menit akhir laga. Kemenangan itu untuk sementara menempatkan City di posisi kedua dengan 70 poin, sama dengan milik Liverpool tapi kalah selisih gol.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

City pun menjaga kans juara Liga Inggris di sisa tujuh pertandingan, sekalipun nasibnya ditentukan oleh Liverpool dan Arsenal. Tidak cuma di Liga Inggris, ada juga Piala FA dan Liga Champions yang bisa dipertahankan oleh City.

Inilah yang bikin Guardiola senang melihat City masih bisa bertahan di tiga kompetisi yang musim lalu dimenangi. Hanya saja Guardiola berharap badai cedera yang kini menghantam bisa segera berlalu.

“Kami akan coba lagi (untuk meraih treble), tapi menurut pengalaman saya sulit untuk mengulanginya lagi,” ujar Guardiola di situs resmi klub.

“Anda butuh seluruh pemain untuk bisa bertahan sampai akhir. Sangat sulit jika semua pemain Anda tidak fit.”

“Anda mungkin bisa bertahan untuk tiga, empat hari – manusia tidak akan bisa bertahan untuk waktu sangat lama.”

“Di saat bersamaan, mereka benar-benar kompetitif. Masih ada tujuh laga tersisa, semua pemain berupaya luar biasa untuk bisa menjaga peluang (mempertahankan treble).”

Simak Video “Guardiola Akui Man City Bukan Favorit Juara Liga Inggris
[Gambas:Video 20detik]
(mrp/nds)

Puja-puji Pep Guardiola buat Xabi Alonso


Leverkusen

Xabi Alonso mengantarkan Bayer Leverkusen menjadi tim tak terkalahkan dan menumbangkan rekor Bayern Munich. Pep Guardiola memuji mantan anak asuhnya itu.

Leverkusen lagi gaspol di semua kompetisi musim ini. Die Werkself mencatatkan rekor 33 laga tak terkalahkan di semua kompetisi.

Paling baru, kemenangan didapat Leverkusen saat menjamu Mainz pada laga Bundesliga akhir pekan lalu. Granit Xhaka cs menang 2-1.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemenangan itu membawa Bayer Leverkusen kukuh di puncak klasemen Liga Jerman dengan 61 poin. Leverkusen unggul 8 angka dari Bayern Munich di bawahnya.

33 pertandingan tak terkalahkan Leverkusen menjadi rekor baru di Liga Jerman. Pasukan Xabi Alonso melampaui rekor yang sebelumnya dipegang Bayern Munich pada 2019/2020 yakni 32 laga tak pernah kalah.

Performa mentereng Alonso membesut Leverkusen mendapat perhatian Pep Guardiola. Pelatih yang pernah melatih Alonso di Bayern Munich itu kagum dengan apa yang ditorehkan mantan pemainnya tersebut.

“Jika Anda bertanya kepada saya tentang pekerjaan yang dilakukan [Xabi Alonso], sejujurnya ‘Wow!’ Mereka tidak terkalahkan, satu-satunya tim sepakbola yang tidak terkalahkan di semua kompetisi dan bertarung di sana bersama Bayern Munich,” kata Guardiola, dilansir dari Marca.

“Tapi wow, ini bukan hanya cara mereka bermain, mereka belum pernah kalah satu kali pun di Liga Europa, di Pokal Jerman, dan di Bundesliga. Mereka bermain sangat baik,” dia menuturkan.

Xabi Alonso masih terikat kontrak di Bayer Leverkusen hingga 2026. Dia saat ini dirumorkan bakal jadi pengganti Juergen Klopp di Liverpool atau Thomas Tuchel di Bayern Munich.

Simak Video “Klopp Tinggalkan Liverpool, Guardiola: Saya Bisa Tidur Lebih Nyenyak
[Gambas:Video 20detik]
(bay/ran)


Fernando Valente Usung Filosofi Pep Guardiola ke Sepak Bola Indonesia

Bola.net – Fernando Valente angkat bicara soal filosofinya dalam meramu taktik bagi anak asuhnya di lapangan hijau. Pelatih Arema FC tersebut mengaku banyak mengusung ide-ide dari pelatih yang bisa dikatakan terbaik di dunia saat ini, Pep Guardiola.

Valente sendiri tak memungkiri dirinya mengidolakan sosok Guardiola. Menurutnya, Guardiola merupakan pelatih terbaik di dunia saat ini.

“Ia memiliki ide-ide progresif. Guardiola juga selalu berinovasi. Guardiola selalu menghadirkan sesuatu yang baru dalam tiap pertandingan timnya,” ucap Valente.

“Banyak orang bilang bahwa Guardiola hebat karena memiliki pemain-pemain bintang dengan banderol selangit. Namun, itu bukan hal mudah. Guardiola mampu memadukan pemain-pemain ini dan membawa timnya meraih gelar juara,” sambungnya.

Selain itu, menurut Valente, ia memiliki kesamaan pandangan dengan filosofi yang dibawa Guardiola. Pelatih asal Spanyol ini mengedepankan penguasaan bola dalam taktik tim yang dinakhodainya. Penguasaan bola juga merupakan hal yang selalu dikedepankan Valente sejak terjun di lapangan hijau.

“Dengan menguasai bola, kita bisa mendikte lawan. Kita bisa menentukan kapan dan bagaimana menyerang mereka,” tutur Valente.

“Selain itu, penguasaan bola juga merupakan cara bertahan yang paling efektif. Jika kita menguasai bola, lawan tak akan bisa membahayakan kita,” sambung pelatih berusia 64 tahun tersebut.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.


Momen Pep Guardiola Nyengir saat Ditanya soal MU


Manchester

Pep Guardiola mendapat pertanyaan seputar rival-rival Manchester City. Manajer The Citizens itu justru tertawa ketika nama Manchester United muncul.

Man City masih sempurna hingga pekan kelima Liga Inggris 2023/2024. Erling Haaland dkk pun nyaman di puncak klasemen dengan 15 poin.

Tottenham Hotspur, Liverpool, dan Arsenal menguntit di belakang Man City dengan masing-masing mengoleksi 13 poin. Brighton & Hove Albion mengisi tempat kelima dengan 12 poin.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski saat ini masih unggul dari rival-rivalnya, Manchester City tetap enggan jemawa. Pep Guardiola menyebut lawan-lawan mereka bisa memberikan perlawanan kepada The Sky Blues.

“Kami akan mengalami penurunan musim ini. Beberapa tim penting mengambil jarak sekarang,” kata Guardiola saat ditanya wartawan jelang laga Man City vs Red Star Belgrade, dilansir dari Liverpool Echo.

“Anda tahu betapa kuatnya Arsenal, saya melihat permainan mereka di Goodison Park – mereka luar biasa. Liverpool, sekali lagi, mentalitas mereka terus berlanjut,” sambungnya.

Seorang wartawan kemudian bertanya kepada Guardiola mengenai Manchester United. Guardiola lantas tertawa dan menyebut Setan Merah tidak memulai musim dengan baik.

MU memang tampil buruk di awal musim ini dengan menelan 3 kekalahan dan meraih 2 kemenangan. Pasukan Erik ten Hag tertahan di posisi ke-13 klasemen Liga Inggris, unggul atas Chelsea yang berada tepat di bawahnya.

“Hehe well mereka tidak memulai dengan cara yang biasa mereka lakukan – sama seperti Chelsea. Namun Man United dan Chelsea selalu, cepat atau lambat, akan kembali menemukan ritme,” Pep Guardiola menuturkan.

Simak Video “Man City Tanpa Guardiola di Dua Laga karena Operasi
[Gambas:Video 20detik]
(bay/yna)