Tag: Penalti

Hasil Piala Presiden 2024: Diwarnai Gagal Penalti, Arema FC Bekuk Bali United 1-0

Bola.net – Arema FC sukses memetik kemenangan di pertandingan pertama grup B Piala Presiden 2024. Berhadapan dengan Bali United, Singo Edan menang dengan skor 1-0.

Arema berhasil unggul di laga ini berkat gol Salim Tuharea di babak pertama.

Berkat kemenangan ini, Arema FC menempati peringkat pertama klasemen sementara grup B Piala Presiden 2024. Sementara Bali United harus puas berada di dasar klasemen.

Simak jalannya pertandingan di bawah ini.

1 dari 4 halaman

Babak Pertama

Bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta, jalannya pertandingan berlangsung sengit. Arema FC selaku tim tamu tampil lebih berbahaya di 10 menit pertama babak pertama.

Serangan demi serangan dilancarkan Arema FC. Di menit ke-10 Arema berhasil membuka keunggulan setelah tembakan Charles Lokolingoy yang ditepis Adilson Maringa, bola jatuh di dekat kaki Salim Tuharea dan bola disambar menjadi gol. Singo Edan unggul 1-0 di laga ini.

Gol tersebut membuat Arema semakin percaya diri untuk menyerang. Namun serangan-serangan Arema FC tidak terlalu tajam sehingga Maringa tidak kesulitan untuk mematahkan peluang-peluang tersebut.

Bali United bukannya tanpa perlawanan. Anak Asuh Stefano Cugurra itu juga beberapa kali membuat serangan balik berbahaya namun gagal untuk mencetak gol.

Jual beli serangan berlanjut, namun skor 1-0 bertahan untuk keunggulan Arema FC di jeda pertandingan.

2 dari 4 halaman

Babak Kedua

Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan tidak menurun. Kedua tim saling melakukan jual beli serangan sejak awal babak kedua.

Di menit ke-63, Bali United nyaris menyamakan kedudukan melalui tembakan Privat Mbarga, namun Frigeri berhasil menepis tembakan tersebut.

Di menit ke-83, Bali United mendapatkan penalti setelah Dendi Santoso menjatuhkan Novri Setiawan di kotak penalti. VAR sempat memeriksa insiden tersebut dan Bali United akhirnya diberikan penalti.

Everton yang ditunjuk sebagai algojo gagal melakukan tugasnya setelah eksekusinya berhasil ditepis oleh Lucas Frigeri. Arema FC tetap unggul 1-0.

Di sisa pertandingan, baik Bali United maupun Arema sama-sama mencoab membangun serangan. Namun skor 1-0 bertahan untuk kemenangan Arema FC.

3 dari 4 halaman

Susunan Pemain Kedua Tim

Bali United (4-2-3-1): Adilson Maringa; Ricky Fajrin, Elias Dolah, Bagas Adi Nugroho, I Made Andhika; Brandwon Wilson, Kenzo Nambu; Rahmat Arjuna, Mitsuru Maruoka, Privat Mbarga; Everton Nascimento

Pelatih: Stefano Cugurra

Arema FC (4-2-3-1): Lucas Frigeri; Johan Amat Farizi, Choi Bo-Kyeung, Thales, Achmad Maulana; Jayus Hariono, Julian Guevara; Dedik Setiawan, Arkhan Fikri, Salim Tuharea; Charles Lokolingoy

Pelatih: Joel Cornelli

4 dari 4 halaman

Statistik Pertandingan

Bali United – Arema FC
Goal: 0-1
Total Shots: 16-11
Shots on Target: 5-4
Posession: 67%-33%
Fouls: 14-19
Offsides: 2-1

Penalti Inggris Jadi Momen Penentu


Jakarta

Belanda dikalahkan Inggris di semifinal Euro 2024 setelah sempat unggul lebih dulu. Cody Gakpo menyebut penalti Harry Kane menjadi momen krusial.

Duel Belanda vs Inggris di semifinal Euro 2024 digelar di Signal Iduna Park, Dortmund, Kamis (11/7/2024) dini hari WIB. Oranje kalah 1-2 dan gagal ke final.

Belanda sempat berada di atas angin usai unggul cepat berkat gol Xavi Simons pada menit ketujuh. Namun, mereka kemudian dihukum penalti pada menit ke-18.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Denzel Dumfries dianggap melanggar Harry Kane. Kane yang maju sebagai eksekutor kemudian sukses menjalankan tugasnya dan mengubah skor menjadi imbang.

Belanda akhirnya kalah setelah Ollie Watkins mencetak gol di injury time. Gakpo menilai penalti Kane menjadi momen krusial dalam pertandingan.

“Saya kira kami main lebih baik di babak kedua dan di 10 menit terakhir kami lebih dominan. Ini sulit diterima, pertandingan yang sulit,” ujar Gakpo seperti dilansir BBC.

“Ketika Anda dapat penalti dan masuk, Anda makin percaya diri. Itu juga momen menentukan. Begitulah adanya.”

“Ini bagian dari sepakbola dan sayangnya kami yang kalah hari ini,” katanya.

(nds/krs)

Ronaldo Memudahkanku di Adu Penalti


Frankfurt

Diogo Costa memang jadi pahlawan Portugal saat memenangi adu penalti lawan Slovenia. Namun, tanpa penalti Cristiano Ronaldo, Costa tidak bisa tampil lepas.

Duel Portugal vs Slovenia di Babak 16 Besar Euro 2024 harus dituntaskan lewat babak tos-tosan, setelah berimbang 0-0 selama 120 menit di Waldstadion, Selasa (2/7/2024) dini hari WIB.

Portugal sebenarnya punya kans menuntaskan laga di perpanjangan waktu andaikan penalti Ronaldo tidak ditepis Jan Oblak. Slovenia demikian ketika blunder Pepe membuat Benjamin Sesko dalam posisi 1 on 1 dengan Costa, tapi dapat dibendung.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Costa lantas jadi pahlawan kemenangan Portugal setelah menepis tiga penendang pertama Slovenia. Sementara, tiga penendang awal Portugal termasuk Ronaldo sukses menunaikan tugas untuk membawa timnya menang 3-0 dan lolos ke perempatfinal.

Lega sudah para pemain Portugal yang berjuang selama 120 menit menghadapi perlawanan Slovenia. Apalagi kegagalan penalti Ronaldo di babak extra time sempat membuat down mental para pemain.

Tapi, kesuksesan Ronaldo menaklukkan Oblak di pembukaan adu penalti disebut memudahkan jalan Costa. Dia lebih percaya diri dan dibuktikan dengan membendung tiga penalti Slovenia.

Bagi Costa, kegagalan penalti Ronaldo adalah hal biasa dan tim harus lekas bangkit.

“Kita semua pernah membuat kesalahan. Yang terpenting adalah apa yang kami lakukan sebagai tim,” ujar Costa di situs resmi UEFA.

“Kita semua tahu Cris adalah pekerja keras. Saya tahu betapa frustrasinya dia karena dia mengorbankan waktunya untuk ini. Bagi saya, sebuah kehormatan bisa bermain bareng dia. Kami seperti keluarga, saya yakin dengan kerja kami.”

“Ronaldo punya kepribadian luar biasa dan dia sangat krusial di awal adu penalti. Dia yang membuka jalan kami, dia adalah pemimpin kami.”

(mrp/aff)

Marc Marquez Kena Penalti 16 Detik, Jadi Finis 10 di MotoGP Belanda


Assen

Pebalap Gresini Marc Marquez apes. Marquez dijatuhi penalti 16 detik sehingga kehilangan posisi empat yang dicapainya di MotoGP Belanda 2024.

Pada balapan di Sirkuit Assen, Minggu (20/6), Marquez finis di belakang Enea Bastianini, Jorge Martin, dan pemenang Francesco Bagnania. Namun, usai balapan juara dunia delapan kali itu harus rela melorot ke posisi 10.

Pasalnya, Marc Marquez terbukti melakukan pelanggaran aturan tekanan ban. Dilansir Autosport, menurut aturan MotoGP musim ini para pebalap mesti balapan selama 30% di sprint dan 60% di balapan panjang dengan tekanan ban minimum, yang meliputi 1,8 bar (26,1 psi) untuk ban depan.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan demikian, Fabio Di Giannantonio berhak atas posisi empat MotoGP Belanda 2024. Marquez sendiri jadi finis di belakang Franco Morbidelli (9), dan di depan Jack Miller (11).

Penalti 16 detik ini juga membuat Marc Marquez kehilangan tujuh poin meski masih menghuni posisi ketiga di klasemen. Marquez kini mengoleksi 142 poin, di bawah Bagnaia (190) dan Jorge Martin (200).

Hasil MotoGP Belanda 2024 setelah Marquez dihukum

Pos Rider Nat Team Time/Diff
1 Francesco Bagnaia ITA Ducati Lenovo (GP24) 40m 7.214s
2 Jorge Martin SPA Pramac Ducati (GP24) +3.676s
3 Enea Bastianini ITA Ducati Lenovo (GP24) +7.073s
4 Fabio Di Giannantonio ITA VR46 Ducati (GP23) +8.299s
5 Maverick ViƱales SPA Aprilia Racing (RS-GP24) +8.258s
6 Brad Binder RSA Red Bull KTM (RC16) +16.005s
7 Alex Marquez SPA Gresini Ducati (GP23) +21.095s
8 Raul Fernandez SPA Trackhouse Aprilia (RS-GP23) +22.368s
9 Franco Morbidelli ITA Pramac Ducati (GP24) +23.413s
10 Marc Marquez SPA Gresini Ducati (GP23) +23.868s
11 Jack Miller AUS Red Bull KTM (RC16) +24.004s
12 Fabio Quartararo FRA Monster Yamaha (YZR-M1) +24.057s
13 Johann Zarco FRA LCR Honda (RC213V) +42.767s
14 Augusto Fernandez SPA Red Bull GASGAS Tech3 (RC16) +42.871s
15 Miguel Oliveira POR Trackhouse Aprilia (RS-GP24) +44.429s
16 Takaaki Nakagami JPN LCR Honda (RC213V) +46.246s
17 Luca Marini ITA Repsol Honda (RC213V) +70.937s

—-
Pedro Acosta SPA Red Bull GASGAS Tech3 (RC16)* DNF
Joan Mir SPA Repsol Honda (RC213V) DNF
Marco Bezzecchi ITA VR46 Ducati (GP23) DNF
Alex Rins SPA Monster Yamaha (YZR-M1) DNF

(rin/nds)

Ronaldo Minta Penalti, eh Kena Kartu Kuning!


Gelsenkirchen

Cristiano Ronaldo kesal ditarik lawan di kotak penalti dan meminta titik putih saat bersua Georgia. Apes, kapten Timnas Portugal itu justru kena kartu kuning!

Portugal bentrok dengan Georgia pada laga terakhir Grup F Piala Eropa 2024. Duel berlangsung di Veltins Arena, Kamis (27/6) dini hari WIB.

Ronaldo tampil sebagai starter Portugal. Georgia membuat kejutan dengan mencetak gol cepat di menit kedua lewat tembakan Khvicha Kvaratskhelia.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Portugal gencar menyerang guna menyamakan kedudukan. Insiden terjadi di menit ke-27 saat Portugal mendapat tendangan sudut.

Bola corner kick mengarah ke depan gawang dan coba diraih Cristiano Ronaldo. Namun, dirinya terjatuh akibat bajunya ditarik bek Georgia, Luka Lochoshvili, yang mengawalnya.

Ronaldo kemudian menunjukkan gestur bajunya ditarik dan mendesak wasit Sandro Schaerer untuk memberi penalti ke Portugal. Schaerer justru memberi kartu kuning kepada CR7 karena komplain yang berlebihan.

Reaksi amarah ditunjukkan Ronaldo usai mendapat kartu kuning. Bintang 39 tahun ini terlihat menunjuk jari dari matanya ke arah wasit sebelum berteriak emosi.

Ronaldo ditarik keluar pada babak kedua, tepatnya pada menit ke-66, dan digantikan Goncalo Ramos. Georgia menambah gol melalui eksekusi penalti Georges Mikautadze, sekaligus memastikan kemenangan 2-0 atas Portugal.

Sofascore mencatat, Ronaldo tak banyak berperan di laga Georgia vs Portugal. Penggawa Al Nassr ini cuma sekali bikin tembakan on target dari free kick, 6 kali kehilangan bola, dan hanya menyentuh bola 17 kali selama di lapangan.

Cristiano Ronaldo pun masih harus memperpanjang puasa golnya di Euro 2024. CR7 belum mampu bikin gol dari tiga pertandingan dan hanya menyumbang satu assist.

(bay/mrp)


Penalti Bawa Georgia Ungguli Ceko 1-0 di Babak Pertama


Hamburg

Babak pertama Georgia vs Republik Ceko pada laga Grup F Euro 2024 sudah tuntas. Georgia unggul 1-0 usai mendapat penalti di akhir babak pertama.

Bermain di Volksparkstadion, Hamburg, Sabtu (22/6/2024), Ceko sebenarnya mendominasi Georgia sejak awal. Anak asuh Ivan Hasek banyak mengancam gawang Giorgi Mamardashvili.

Adam Hlozek dan Patrick Schick menjadi ancaman nyata barisan pertahanan Georgia. Kerja sama keduanya beberapa kali nyaris menghadirkan gol untuk Ceko.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di menit ke-23, gol bahkan sempat dicetak Hlozek. Namun, gol dianulir VAR usai bola lebih dulu mengenai tangan striker Republik Ceko tersebut sebelum masuk ke gawang Georgia.

Georgia sendiri cukup kesulitan membangun serangan. Upaya Kvicha Kvaratskhelia dkk banyak diblok barisan belakang Ceko, dan beberapa bola mati bisa diredam. Situs UEFA mencatat, tak ada ancaman berarti ditebar Georgia hingga memasuki menit ke-35, berbanding 6 shots on target dari Ceko.

Dominasi Ceko sendiri tak mampu menghadirkan gol. Serangan yang tergesa-gesa membuat banyak peluang terbuang. Malah Georigia yang mendapat keberuntungan jelang istirahat.

Di menit akhir babak pertama, Georgia mendapat penalti usai pemain Republik Ceko, Robin Hranac melakukan handball, yang terbukti usai dicek VAR. Penalti kemudian dieksekusi dengan baik oleh Georges Mikautadze, yang mampu mengecoh Jindrich Stanek. Gol, Georgia unggul 1-0.

Di sisa waktu, Ceko sempat berusaha mengejar. Namun, tak ada gol bisa dicetak, sehingga skor 0-1 untuk keunggulan Georgia tetap bertahan hingga jeda.

Susunan Pemain

Georgia: Giorgi Mamardashvili, Saba Kverkvelia, Guram Kashia, Lasha Dvali, Georgiy Tsitaishvili, Zuriko Davitashvili, Anzor Mekvabishvili, Giorgi Kochorashvili, Otar Kakabadze, Georges Mikautadze, Khvicha Kvaratshkelia

Republik Ceko: Jindrich Stanek, Ladislav Krejci, Robin Hranac, Tomas Holes, David Jurasek, Tomas Soucek, Lukas Provod, Vladimir Coufal, Adam Hlozek, Vaclav Cerny, Patrick Schick

(yna/aff)

Debut VAR di BRI Liga 1: Persib Dapat Penalti, Bali United Nyaris Dapat Kartu Merah

Bola.net – Teknologi Video Assistant Referee (VAR) akhirnya diterapkan di kompetisi BRI Liga 1 2023/2024. Teknologi ini mulai dimanfaatkan sejak Championship Series.

Wacana penggunaan VAR memang sudah bergulir sejak tahun 2023 kemarin. PSSI memastikan bahwa teknologi mutahir itu akan segera digunakan di BRI Liga 1 2023/2024.

Setelah menunggu proses yang berjalan selama beberapa bulan, VAR akhirnya diterapkan di BRI Liga 1 2023/2024. Teknologi ini diterapkan di Championship Series.

Laga leg pertama semifinal antara Bali United vs Persib Bandung menjadi laga pertama BRI Liga 1 2023/2024 yang menggunakan teknologi VAR. Bagaimana debut VAR di laga ini?

Simak informasi selengkapnya di bawah ini.

1 dari 6 halaman

Satu Keputusan Krusial

Di laga Bali United vs Persib Bandung ini VAR memang tidak banyak beraksi. Tidak banyak insiden yang diperiksa VAR di laga ini.

Namun di awal babak kedua, VAR akhirnya resmi debut di BRI Liga 1 2023/2024. Dalam tayangan ulang, Kadek Agung melakukan pelanggaran terhadap David Da Silva di kotak penalti Bali United.

Awalnya wasit Heru Cahyono tetap melanjutkan pertandingan. Namun wasit VAR mengontak sang wasit untuk memberi tahukan insiden tersebut.

2 dari 6 halaman

Butuh Empat Menit

Dalam catatan Bolanet, proses pemeriksaan VAR untuk kali pertama di BRI Liga 1 2023/2024 membutuhkan waktu sekitar hampir empat menit.

Sekitar dua menit, wasit VAR mengontak Heru Cahyono melalui saluran komunikasi. Ia menjelaskan detail kejadian yang ia lihat dari tayangan ulang.

Setelah mendengar paparan itu, Heru Cahyono langsung berjalan ke pinggir lapangan untuk memeriksa tayangan tersebut. Ia butuh kurang dari dua menit sebelum memutuskan bahwa insiden tersebut adalah penalti untuk Persib.

3 dari 6 halaman

Gagal Gol

Pemain Persib menunjukkan ekspresi bahagia ketika Heru Cahyono menunjuk titik putih di gawang Bali United. Namun mereka gagal memaksimalkan peluang emas itu.

David Da Silva ditunjuk sebagai algojo gagal melakukan tugasnya dengan baik. Pasalnya eksekusi penaltinya dibaca dengan sempurna oleh Adilson Maringa.

Tembakan mendatar ke sisi kanan gawang Bali United berhasil ditepis oleh Maringa sehingga mereka gagal mencetak gol.

4 dari 6 halaman

Bali United Nyaris Kena Kartu Merah

Keputusan VAR kedua di laga ini adalah insiden di menit ke-73.

Pada saat itu terjadi perseteruan antara Jefferson Assis dan Nick Kuipers di pinggir lapangan. Dalam tayangan ulang, terlihat Jefferson sempat menggerakan tangannya dengan gerakan seakan meninju, meski tidak mengenai sang bek.

VAR merekomendasikan Heru Cahyono memeriksa insiden itu karena potensi kartu merah. Namun setelah memeriksa layar, Heru Cahyono menganggap apa yang dilakukan Jefferson itu tidak layak mendapatkan kartu merah.

5 dari 6 halaman

Pengecekan Ketiga

VAR juga melakukan pengecekan ketiga di pertandingan antara Bali United vs Persib Bandung ini.

Pengecekan itu terjadi setelah Jefferson Assis mencetak gol ke gawang Bali United. VAR terlihat menghubungi Heru Cahyono.

Penyebabnya ternyata ada dugaan offside saat terjadi proses terciptanya gol itu. Namun ternyata setelah diperiksa, gol Bali United itu tidak offside.

6 dari 6 halaman

Pertandingan Berakhir Imbang

Pertandingan leg pertama semifinal Championship Series BRI Liga 1 2023/2024 antara Bali United vs Persib Bandung ini berakhir tanpa pemenang.

Pertandingan yang sempat berjalan alot itu akhirnya kebuntuannya pecah di menit ke-82. Pada saat itu, striker Bali United, Jefferson Assis mampu mencetak gol.

Namun Bali United gagal mengamankan kemenangan setelah sundulan David da Silva di masa injury time berhasil membobol gawang Maringa.


Winger Arema FC Akui Dua Penalti Timnya Tak Didapat ‘Cuma-Cuma’

Bola.net – Greg Nwokolo buka suara soal dua ‘hadiah’ penalti, yang membawa timnya menang pada laga lanjutan BRI Liga 1 2023/2024, kontra PSM Makassar. Winger Arema FC ini menyebut bahwa dua penalti ini tak didapatkan timnya secara cuma-cuma.

“Golnya dari penalti atau bunuh diri itu karena kerja keras. Karena, tendangan penalti itu paling sulit dilakukan. Kita dapat penalti karena lawan salah,” ucap Greg, usai laga.

“Itu jangan kalian di Indonesia selalu kasih hal-hal yang negatif untuk mengadu domba masyarakat,” sambungnya.

Menurut Greg, timnya juga tak mendapat keuntungan dari wasit. Ia menilai, bahkan, ada pemain tim lawan yang seharusnya mendapat kartu merah.

“Itu harusnya kartu merah, tapi nggak dikasih. Kalau (pemain lawan) dapat kartu merah, kita lebih untung. Namun, kita gak komplain,” ia menambahkan.

Arema FC, sebelumnya, meraih kemenangan pada laga pekan ke-33 mereka di BRI Liga 1 2023/2024, kontra PSM Makassar. Dalam laga yang dihelat di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Kamis (25/04), mereka menang dengan skor 3-2.

Tiga gol Arema FC pada laga ini dicetak Charles Lokolingoy (dua gol) dan Julian Guevara. Dua gol Lokolingoy ini dicetak dari titik putih.

Dua penalti ini sempat memantik perdebatan. Sejumlah pihak menilai bahwa tak sepantasnya Arema FC mendapat dua ‘hadiah’ penalti pada laga ini.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.


Hasil BRI Liga 1 2023/2024: Drama 8 Gol dan 3 Penalti, PSS Tahan Imbang Persik

Bola.net – Persik Kediri kembali gagal memetik poin penuh di pekan ke-33 BRI Liga 1 2023/2024. Berhadapan dengan PSS Sleman, Macan Putih hanya mampu bermain imbang dengan skor 4-4.

Empat gol Persik dicetak oleh hattrick penalti Flavio Silva dan satu gol Faris Aditama. Sementara PSS Sleman mencetak gol melalui Jonathan Bustos, Thales, Esteban Vizcarra dan Jihad Ayoub.

Berkat hasil ini, Persik Kediri tertahan di peringkat tujuh klasemen sementara BRI Liga 1 2023/2024. Sementara PSS Sleman tertahan di peringkat 13.

Simak jalannya pertandingan di bawah ini.

1 dari 5 halaman

Babak Pertama

Pertandingan yang digelar di Stadion Brawijaya Kediri ini berjalan sengit. Kedua tim sama-sama tampil ngotot untuk memenangkan pertandingan ini.

Baru tujuh menit laga berjalan. PSS mampu mencetak gol perdana. Memanfaatkan kemelut di depan gawang Persik, Jonathan Bustos melepaskan tembakan chip yang masuk ke gawang Persik. Tim tamu unggul 1-0 di laga ini.

Di menit ke-16, PSS dihukum penalti setelah terjadi pelanggaran di kotak penalti mereka. Flavio Silva yang menjadi algojo sukses melakukan tugasnya dengan baik sehingga kedudukan menjadi 1-1.

Tidak lama berselang. PSS sukses mengembalikan kedudukan menjadi 2-1. Tandukan Thales berhasil mengoyak gawang Persik sehingga mereka kembali unggul.

Di menit ke-27, PSS memperlebar kedudukan menjadi 3-1. Menerima umpan dari Jonathan Bustos, Esteban Vizcarra melepaskan tembakan placing dari sisi kiri dan masuk ke gawang Persik.

Di menit ke-39, Persik kembali mendapatkan penalti setelah Ridwan melanggar Supriyadi di kotak terlarang. Flavio yang kembali dipercaya sebagai algojo sukses melaksanakan tugasnya dengan baik. Skor 2-3 bertahan untuk keunggulan PSS.

Simak jalannya pertandingan di bawah ini.

2 dari 5 halaman

Babak Kedua

Memasuki babak kedua, PSS mendapatkan kabar buruk. Baru empat menit laga berjalan, mereka harus bermain dengan 10 pemain setelah Jonathan Buston menerima kartu kuning kedua.

Unggul jumlah pemain, Persik langsung membombardir gawang PSS. Di menit ke-59, Persik kembali mendapatkan penalti dan Flavio yang menjadi algojonya sukses menyamakan kedudukan menjadi 3-3.

Persik benar-benar memanfaatkan keunggulan pemain dengan baik. Di menit ke-84, umpan silang Ze Valente sukses ditanduk dengan sempurna oleh Faris Aditama menjadi gol. Tuan rumah berbalik unggul 4-3.

Namun sayang Persik gagal mengamankan kemenangan di laga ini. Di menit ke-89, PSS berhasil menyamakan kedudukan menjadi 4-4 berkat tendangan bebas Jihad Ayoub. Hingga laga berakhir, skor 4-4 bertahan.

3 dari 5 halaman

Susunan Pemain Kedua Tim

Persik Kediri (4-3-3): Dikri Yusron; Yusuf Meilana, Vava Vagalo, Ahmad Agung, Simen Lyngbo; Ze Valente, Bayu Otto, Renan Silva; Irfan Bachdim, Flavio Silva, Mochamad Supriadi

Pelatih: Marcelo Rospide

PSS Sleman (4-2-3-1): Muhammad Ridwan; Abdul Lestaluhu, Thales, Leonard Tupamahu, Ibrahim Sanjaya; Jihad Ayoub, Wahyudi Hamisi; Estevan Vizcarra, Jonathan Bustons, Elvis Kamsoba; Ajak Riak

Pelatih: Risto Vidakovic

4 dari 5 halaman

Statistik Pertandingan

Persik Kediri – PSS Sleman
Goals: 4-4
Shots on Target: 8-5
Posession: 69%-31%
Fouls: 19-21


Tak Beri Arsenal Penalti, Wasit Dinilai Buat Keputusan Tepat


Jakarta

Arsenal vs Bayern Munich diwarnai dengan perdebatan penalti. Wasit dinilai membuat keputusan tepat dengan tidak memberi The Gunners tendangan 12 meter.

Arsenal bermain imbang 2-2 dengan Bayern Munich pada leg I babak perempatfinal Liga Champions. Dalam laga itu, Bukayo Saka dan Leandro Trossard yang mencetak gol untuk tim London Utara.

Sementara di kubu Bayern, Serge Gnabry dan Harry Kane yang mencatatkan namanya di papan skor. Gol Kane dikemas dengan tendangan dari titik putih.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ada satu momen yang memicu perdebatan. Saka tampak dilanggar oleh kiper Bayern, Manuel Neuer, tapi wasit tak menunjuk titik putih. Trossard sudah bilang bahwa wasit semestinya mengganjar Bayern dengan titik putih.

Eks bek Timnas Inggris, Matt Upson, menilai lain. Wasit asal Swedia yang memimpin pertandingan Arsenal vs Bayern, Glenn Nyberg, dinilai sudah membuat keputusan yang tepat.

“Saya pikir itu menjadi keputusan yang tepat tidak memberi penalti,” kata Upson di BBC.

“Secara insting pertama, anda berpikir itu harus diberikan, tapi melihat tayangan ulang itu seperti Bukayo Saka yang memulai kontak tersebut. Manuel berhenti saat dia berlari dan Saka hampir menendangnya di saat terakhir.”

“Keputusan yang sangat bagus dari wasit di bawah tekanan yang besar,” kata dia menambahkan.

Simak Video “Arsenal Vs Bayern Munich, Arteta: Saya Pengagum Berat Thomas Tuchel
[Gambas:Video 20detik]
(cas/pur)