Tag: Pelanpelan

Szoboszlai Mau Pelan-pelan Saja, Khawatir Cedera Lagi


Budapest

Dominik Szoboszlai enggan buru-buru beraksi lagi di lapangan. Sebab gelandang Liverpool itu mau pulih total agar cederanya tidak kambuh lagi.

Szoboszlai sudah absen di dua pertandingan terakhir Liverpool saat mengalahkan Arsenal di Piala FA dan Fulham di Carabao Cup. Szoboszlai mengalami cedera hamstring saat mengalahkan Newcastle United di awal tahun.

Cedera Szoboszlai ini tentu membuat kepala manajer Juergen Klopp makin pusing karena dia sudah kehilangan cukup banyak pemain karena cedera. Belum lagi Liverpool juga ditinggal Mohamed Salah dan Wataru Endo yang tampil di Piala Afrika serta Piala Asia.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untungnya Liverpool tetap tampil oke tanpa kehadiran Szoboszlai. Kembalinya Alexis MacAllister dari masa cedera dan gemilangnya performa Curtis Jones serta Cody Gakpo di lini tengah jadi alasannya.

Tapi, tetap saja Szoboszlai tetap dibutuhkan mengingat dia adalah andalan bersama MacAllister sedari awal musim. Kabar baik untuk Liverpool, Szoboszlai sudah pulih yang ditandai dengan kehadirannya di acara penganugerahan Atlet Terbaik Hungaria 2023 tengah pekan ini.

Terkait kondisinya saat ini, Szoboszlai mengaku belum mau terburu-buru untuk bisa bermain lagi. Meski sudah membaik, Szoboszlai memilih menunda comeback ketimbang malah kambuh lagi ketika dipaksakan bermain.

“Saya masih berlari tanpa bola, tapi tak lama lagi sudah bisa berlatih pelan-pelan dengan bola. Saya semakinn baik kondisinya,” ujar Szoboszlai kepada Nemzeti Sport.

Szoboszlai sejatinya punya waktu 11 hari untuk mengembalikan kondisinya, agar bisa dimainkan di laga kontra Bournemouth 21 Januari. Liverpool saat ini sedang menjalani jeda musim dingin.

“Ya, mungkin saja (bisa bermain lawan Bournemouth). Tapi kami tidak ingin memaksakan diri.”

“Saya lebih memilih absen di satu laga lagi, jika memang dibutuhkan. Sehingga cederanya tidak kambuh dan saya bisa bermain terus.”

Simak Video “Mendominasi! Liverpool Raih Kemenangan Atas Sheffield United 2-0
[Gambas:Video 20detik]
(mrp/bay)

Soal Vitor Roque, Xavi Mau Pelan-pelan Saja


Barcelona

Pelatih Barcelona Xavi Hernandez tahu betapa bagusnya kualitas Vitor Roque. Tapi, Xavi tidak mau buru-buru memeras tenaga Roque.

Roque belum lama ini diperkenalkan sebagai pemain baru Barcelona setelah direkrut dari Athletico Paranaense dengan banderol 30 juta euro. Roque diikat kontrak dengan durasi 7,5 tahun.

Kontrak jangka panjang itu menunjukkan betapa yakinnya Barcelona akan kualitas Roque di lapangan. Pemain berusia 18 tahun itu memang digadang-gadang sebagai calon bintang masa depan Brasil.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia membuat 21 gol dan delapan assist dari 45 laga bersama Paranaense. Xavi selaku pelatih juga punya harapan besar kepada Roque untuk bisa bersinar.

Meski demikian, Xavi tidak mau buru-buru meminta Roque langsung moncer, yang malah akan membebani si pemain. Sebab Roque butuh proses adaptasi dengan sepakbola Eropa dan juga Barcelona.

“Kami tidak mau buru-buru dengannya. Dia bocah berusia 18 tahun, jadi kami tidak bisa membebaninya dengan tanggung jawab besar karena dia butuh waktu beradaptasi. Tapi dia sudah siap bermain dan berlatih dengan baik. Dia profesional dan beradaptasi cepat dengan lingkungan baru, tapi kami tetap harus hati-hati,” ujar Xavi seperti dikutip ESPN.

Roque kemungkinan akan melakoni debutnya saat Barcelona melawat ke kandang Las Palmas 4 Januari. Namun, Roque harus didaftarkan dulu dan mengambil sementara slot Gavi yang absen panjang karena cedera lutut.

“Roque akan masuk dalam skuad dan semoga saja bisa didaftarkan tepat waktu, yang mana prosesnya tidak lama lagi selesai.”

Simak Video “Resmi Diperkenalkan Barcelona, Vitor Roque: Mimpi Menjadi Kenyataan
[Gambas:Video 20detik]
(mrp/bay)

Perjalanan Chelsea Masih Jauh, Pelan-pelan Tak Apa


London

Chelsea punya momentum memasuki periode padat Natal-Tahun Baru. Mauricio Pochettino tak mau muluk-muluk, meminta The Blues berjalan selangkah demi selangkah.

Kemenangan atas Sheffield United di Premier League dan Newcastle United di Piala Liga Inggris jadi modal Chelsea memasuki periode padat pergantian tahun. Thiago Silva dkk ditunggu Wolverhampton Wanderers, Crystal Palace, dan Luton Town.

Masih berusaha menemukan pijakan, Chelsea cuma mau berpikir simpel saja. Pochettino ingin timnya habis-habisan laga demi laga demi hasil yang konsisten.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Kami cuma mau memikirkan soal laga tanggal 24 (melawan Wolves). Ini akan berat, sangat berat bermain di sana dan akan menantang,” ujarnya dilansir BBC.

“Saya cuma berpikir soal memenangi laga pertama, kemudian beberapa hari kemudian melawan Palace, lalu Luton. Ini akan berarti besar buat kami dalam hal poin-poi yang bisa kami raih dari laga-laga ini, tapi sekarang saya cuma memikirkan Wolves,” imbuhnya.

Saat ini Chelsea masih tertahan di posisi 10 klasemen Liga Inggris. Performa yang naik-turun membuat mereka sudah 12 poin dari empat besar, namun Pochettino mengingatkan pentingnya bersabar.

Chelsea membangun tim yang muda sejak diambil alih oleh konsorsium Todd Boehly tahun lalu. Proyek ini memang untuk jangka panjang.

“Selangkah demi selangkah, kami melakukan hal yang bagus. Posisi yang kami inginkan masihlah jauh, kami masih naik-turun, tapi saya rasa kami melakukan sesuatu yang positif untuk masa depan,” cetus manajer asal Argentina ini.

Simak Video “Jelang Chelsea Vs Arsenal, Arteta-Pochettino Kenang Masa-masa di PSG
[Gambas:Video 20detik]
(raw/adp)