Tag: Pantang

Pantang Menyerah, Pelatih Arema FC Minta Anak Asuhnya Berjuang Sampai Titik Darah Penghabisan

Bola.net – Kondisi timnya yang saat ini masih juga belum bisa beranjak dari zona degradasi tak membuat Widodo C Putro angkat tangan. Pelatih Arema FC ini masih meminta timnya untuk berjuang sampai titik darah penghabisan mereka untuk lepas dari jerat degradasi.

“Saya sampaikan ke pemain, saat ini, kami masih memiliki tiga pertandingan lagi,” ucap Widodo.

“Jangan sampai mereka patah semangat dan tetap berjuang hingga akhir,” sambungnya.

Menurut Widodo, ia berharap agar semangat dan optimisme ini juga menular kepada para pemainnya. Pelatih berlisensi AFC Pro ini meminta agar para pemain Arema FC untuk terus menumbuhkan motivasi mereka.

“Saya harap agar para pemain terus menumbuhkan semangat karena masih ada tiga pertandingan,” tutur Widodo.

“Kami hanya berharap motivasi dari dalam diri dan dari kita semua,” ia menambahkan.

Saat ini, Arema FC masih berada di zona degradasi. Mereka masih terdampar di posisi 16 klasemen sementara dengan raihan 31 angka dari 31 pertandingan.

Pada laga terakhir mereka, Arema FC harus menelan kekalahan dari PSS Sleman. Dalam laga yang dihelat di Stadion Manahan Solo, Senin (15/04), mereka kalah dengan skor 1-4.

Empat gol yang bersarang ke gawang Arema FC pada laga ini dicetak Ajak Riak, Kevin Gomes, Julian Guevara (bunuh diri), Saddam Gaffar. Sementara, gol tunggal Arema FC ke gawang PSS Sleman dalam pertandingan ini dicetak Charles Almeida.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.


Demi Hindari Match Fixing, Pengamat Bilang Gaji Telat Pantang untuk Diungkap

Bola.net – Pengamat sepak bola, Tommy Welly, angkat bicara soal sempat maraknya kabar ada klub sepak bola Indonesia yang telat membayar gaji pemain mereka. Ia beranggapan, kabar seperti ini sejatinya tabu untuk diungkap.

Menurut Towel, sapaan karibnya, kabar yang sempat ramai belakangan soal adanya klub yang menunggak gaji, pemain asing kabur, dan pelatih yang sampai melelang barang-barang pribadinya bukan hal yang sehat.

“Dari materi kursus tentang integritas sepak bola yang pernah saya ikuti tentang match fixing, ini sebenarnya hal-hal tabu yang tak boleh diungkap,” kata Towel, dalam siniar di kanal salah seorang anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga.

Menurut Towel, ada sejumlah alasan di balik ditabukannya pengungkapan krisis tersebut kepada publik. Mantan jurnalis ini mengatakan bahwa pengungkapan ini merupakan ‘undangan’ terhadap para pelaku match fixing.

“Begitu hal-hal tersebut diungkap, itu seolah-olah membuka pintu dan memberi kode besar,” papar Towel.

“Karenanya, dalam diskursus match fixing, ini adalah hal tabu yang tak boleh diungkap kepada publik,” sambungnya.

Sebelumnya, lazim terjadi di Indonesia, beredar kabar bahwa ada klub profesional yang mengalami kesulitan keuangan. Walhasil, mereka telat membayar gaji para penggawa tim.

Jelang akhir 2023 ini, sejumlah klub diketahui sempat telat membayar gaji pemain. Ada klub yang berusaha menutupi, tapi ada juga yang terang-terangan mengaku kesulitan keuangan.

Salah satu klub yang terus terang mengalami masalah keuangan ini adalah PSIS. Menurut mereka, hal ini tak lepas dari berkurangnya animo suporter mendukung langsung tim tersebut dalam laga kandang mereka.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.