Tag: Nama

16 Gol, 16 Nama Berbeda


Berlin

Empat laga sudah berjalan di Euro 2024. Sejauh ini belum ada satu nama yang ‘ngacir’ di persaingan top skor. Berikut daftarnya.

Piala Eropa 2024 telah menggelar empat pertandingan. Grup A dan Grup B masing-masing sudah menuntaskan Matchday 1, dengan empat tim pemenang.

Jerman dan Swiss menjadi pemenang di Grup A, sementara Spanyol dan Italia mengukir start positif di Grup B. 16 gol tercipta dari laga-laga ini, sehingga rata-rata ada empat gol terjadi di setiap pertandingan.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari 16 gol tersebut, belum ada satu nama yang lebih unggul dari lainnya. 15 gol dicetak oleh 15 nama berbeda.

Jerman punya lima pencetak gol, usai berpesta kemenangan atas Skotlandia. Spanyol dan Swiss masing-masing punya tiga pencetak gol.

Italia mengoleksi dua gol dari dua nama berbeda, lalu Albania dan Hongaria masing-masing punya satu gol. Satu gol lain adalah gol bunuh diri Antonio Ruediger.

Daftar Top Skor Euro 2024

Nedim Bajrami – Albania
Emre Can – Jerman
Niclas Fuellkrug – Jerman
Kai Havertz – Jerman
Jamal Musiala – Jerman
Florian Wirtz – Jerman
HongariaBarnab├ís Varga – Hongaria
Nicolo Barella – Italia
Alessandro Bastoni – Italia
Dani Carvajal – Spanyol
Alvaro Morata – Spanyol
Fabi├ín Ruiz – Spanyol
Michel Aebischer – Swiss
Kwadwo Duah – Swiss
Breel Embolo – Swiss

Simak Video “N’Golo Kante Masuk! Ini Skuad Prancis di Euro 2024
[Gambas:Video 20detik]
(raw/cas)

Nama Milomir Seslija Kembali Disebut dalam Bursa Calon Pelatih Arema FC

Bola.net – Rumor soal kandidat pelatih Arema FC untuk musim 2024/2025 terus bergulir. Kali ini giliran sosok Milomir Seslija yang dirumorkan bakal menakhodai klub berlogo singa mengepal tersebut.

Rumor soal Milo, sapaan karib Milomir Seslija, sejatinya mulai merebak sejak akhir musim lalu. Pasalnya, kontrak pelatih asal Bosnia Herzegovina ini di Persis Solo berakhir pada penghujung musim 2023/2024.

Selain itu, Milo merupakan sosok yang sudah mengenal Arema FC luar dalam, termasuk soal karakter permainan mereka. Ia memang sempat menangani klub tersebut dalam beberapa kesempatan.

Nah, manajemen Arema FC sendiri mencari pelatih untuk menakhodai tim mereka musim depan. Salah satu persyaratan yang harus dipenuhi sosok pelatih tersebut adalah memahami karakter tim.

General Manager Arema FC, M. Yusrinal Fitriandi, menyebut saat ini mereka sudah menimang sejumlah kandidat. Dalam menentukan daftar bidikan ini, menurut Inal -sapaan karib Yusrinal, mereka mempertimbangkan soal karakteristik pelatih tersebut.

“Tentu kami sudah ada opsi, sekaligus penjajakan,” tegas Inal.

“Dalam memilih pelatih juga harus dipertimbangkan visi misi serta karakternya harus cocok dengan Arema,” jelasnya.

Sementara itu, Milo menampik rumor yang mengaitkannya dengan Arema FC. Menurutnya, ia justru baru tahu ada rumor tersebut.

“Astaga, saya tidak tahu ada rumor seperti ini. Belum ada kontak sejauh ini,” ucapnya.

“Sampai benar-benar menandantangani kontrak, rumor hanyalah sebatas rumor,” sambung pelatih berusia 59 tahun tersebut.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.

5 Pemain Madura United dengan Nilai Pasar Paling Mahal: Ada Nama Malik Risaldi

Bola.net – Madura United dan Persib Bandung akan berhadapan di Final BRI Liga 1 2023/2024. Laga ini akan dihelat dalam dua laga puncak kompetisi musim ini.

Leg pertama akan dihelat di Stadion Si Jalak Harupat Bandung, Minggu (26/05). Kemudian, leg kedua bakal dihelat di Stadion Gelora Bangkalan, Jumat (31/05).

Sukses Madura United ini tak bisa dilepaskan dari sosok Malik Risaldi. Winger asal Surabaya ini mencetak dua gol Laskar Sapeh Kerrap pada laga semifinal, kontra Borneo FC.

Bagi Madura United, Malik Risaldi bukan pemain sembarangan. Ia adalah salah satu andalan Laskar Sapeh Kerrap pada musim ini.

Malik Risaldi juga merupakan salah satu pemain paling berharga bagi Madura United. Nilai pasar pemain berusia 27 tahun ini merupakan salah satu yang tertinggi di tim tersebut.

Malik Risaldi tak sendirian. Ada sejumlah pemain Madura United lain yang memiliki nilai pasar yang berada di atas rata-rata.

Siapa saja pemain Laskar Sapeh Kerrap dengan nilai pasar tertinggi pada musim 2023/2024? Simak artikel selengkapnya di bawah ini.

1 dari 5 halaman

Malik Risaldi – Rp3,48 miliar

Malik Risaldi - Rp3,48 miliar

Malik Risaldi ketika bermain untuk Madura United di BRI Liga 1 2023/2024 (c) Bagaskara Lazuardi

Di peringkat kelima dalam daftar lima pemain ‘termahal’ Madura United musim ini ada nama Malik Risaldi. Winger Laskar Sapeh Kerrap ini ditaksir memiliki nilai pasar sebesar Rp3,48 miliar.

Nilai pasar tersebut menjadikan Malik Risaldi sebagai pemain ‘termahal’ ke-99 di kancah BRI Liga 1 musim ini. Selain itu, pemain 27 tahun tersebut juga berstatus sebagai pemain Indonesia dengan nilai pasar tertinggi ke-50 saat ini.

Penampilan Malik Risaldi musim ini sendiri sesuai dengan nilai pasarnya. Ia kerap menjadi penyelamat timnya pada musim ini. Sejauh ini, pemain asal Surabaya tersebut mencatatkan 13 gol dan empat assist.

2 dari 5 halaman

Koko Ari Araya – Rp3,91 miliar

Koko Ari Araya - Rp3,91 miliar

Aksi Koko Ari Araya bersama Madura United di BRI Liga 1 2023/2024 (c) Bagaskara Lazuardi

Koko Ari Araya menempati posisi empat dalam daftar lima pemain ‘termahal’ Madura United musim ini. Nilai pasar bek sayap Laskar Sapeh Kerrap tersebut ditaksir berada di angka Rp3,91 miliar.

Dengan nilai pasar tersebut, Koko Ari juga berstatus sebagai pemain ‘termahal’ ke-81 di BRI Liga 1 2023/2024. Selain itu, nilai pasar ini juga menjadikan pemain 24 tahun tersebut sebagai pemain Indonesia dengan nilai pasar tertinggi ke-39.

Didatangkan dari Persebaya, Koko Ari merupakan salah satu andalan Madura United musim ini. Ia tampil dalam 31 pertandingan dan mencatatkan dua assist.

3 dari 5 halaman

Cleberson – Rp6,08 miliar

Cleberson - Rp6,08 miliar

Cleberson ketika bermain untuk Madura United pada laga BRI Liga 1 2022/2023 (c) PT Liga Indonesia Baru

Urutan ketiga dalam daftar lima pemain ‘termahal’ Madura United musim ini ditempati oleh Cleberson. Bek tengah Laskar Sapeh Kerrap tersebut ditaksir memiliki nilai pasar sebesar Rp6,08 miliar.

Nilai pasar ini menjadikan Cleberson sebagai pemain ‘termahal’ ke-13 di kancah BRI Liga 1 musim ini. Selain itu, dengan nilai pasar tersebut, pemain 31 tahun ini berstatus sebagai pemain Brasil dengan nilai pasar tertinggi ke 1.307.

Cleberson sendiri merupakan pasak di benteng pertahanan Laskar Sapeh Kerrap. Sejauh ini, ia sudah bermain dalam 35 pertandingan. Tak cuma piawai menghalau serangan lawan, Cleberson juga rajin membantu serangan. Sejauh ini, pemain bertinggi 1,85 meter tersebut mengemas satu gol dan satu assist.

4 dari 5 halaman

Francisco Rivera – Rp6,95 miliar

Francisco Rivera - Rp6,95 miliar

Aksi Francisco Rivera pada laga Madura United dan Persikabo 1973 di BRI Liga 1 2023/2024 (c) Abdul Aziz

Di peringkat kedua dalam daftar lima pemain ‘termahal’ Madura United musim ini ada nama Francisco Rivera. Nilai pasar gelandang Laskar Sapeh Kerrap tersebut ditaksir berada di angka Rp6,95 miliar.

Dengan nilai pasar ini, Rivera berstatus sebagai pemain ‘termahal’ keempat di BRI Liga 1 2023/2024. Selain itu, nilai pasar ini juga menjadikan pemain berusia 29 tahun tersebut sebagai pemain Meksiko dengan nilai pasar tertinggi ke-402.

Rivera sendiri merupakan salah satu nyawa permainan Madura United. Sejauh ini, ia mencatatkan sembilan gol dan 18 assist dalam 34 penampilannya bersama Laskar Sapeh Kerrap.

5 dari 5 halaman

Jaja – Rp7,82 miliar

Jaja - Rp7,82 miliar

Aksi Hugo Gomes bersama Madura United di BRI Liga 1 2023/2024 (c) Bagaskara Lazuardi

Jaja menempati posisi puncak dalam daftar lima pemain ‘termahal’ Madura United musim ini. Gelandang Laskar Sapeh Kerrap ini ditaksir memiliki nilai pasar sebesar Rp7,82 miliar.

Nilai pasar Jaja merupakan yang ‘termahal’ di kancah BRI Liga 1 2023/2024. Selain itu, nilai pasarnya juga menjadikan pemain 29 tahun ini sebagai pemain Brasil dengan nilai pasar tertinggi ke-1.137.

Jaja sendiri merupakan salah satu pilar utama di lini tengah Madura United. Tampil dalam 31 laga bersama Laskar Sapeh Kerrap musim ini, eks penggawa Flamengo ini mencatatkan sembilan gol dan delapan assist.

(Bola.net/Dendy Gandakusumah)


Satire Thomas Doll Setelah 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia U-23: Mereka Bisa Panggil 5 Nama Lagi

Bola.net – Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll angkat bicara setelah lima pemainnya dibawa Timnas Indonesia U-23 ke Piala Asia U-23 2024 yang berlangsung di Qatar pada 15 April sampai 3 Mei 2024.

Awalnya, BRI Liga 1 2023/2024 direncanakan dihentikan hingga Piala Asia U-23 berakhir. Namun, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) justru kembali memutar kompetisi pada Senin (15/4).

Beberapa klub mengalami kepincangan karena pemainnya terlanjur bergabung dengan Timnas Indonesia U-23 di Piala Asia U-23. Termasuk Persija yang mengirim lima personelnya.

Kelima pemain tersebut yaitu Rizky Ridho, Muhammad Ferarri, Ilham Rio Fahmi, Dony Tri Pamungkas, dan Rayhan Hannan. Mereka bakal absen membela Persija kontra Persis Solo di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (17/4) dalam pekan ke-31 BRI Liga 1.

1 dari 2 halaman

Kehilangan 2 Pemain Lain

Selain kelima pemain tersebut, Persija juga kehilangan Hansamu Yama yang habis dioperasi dan Firza Andika yang menjalani akumulasi kartu merah untuk menghadapi Persis.

“Tentang para pemain, saya juga berpikir bahwa saya mungkin bisa meminta mereka untuk mengambil lima pemain lain dari kami,” ujar Thomas Doll

“Jadi mungkin mereka bisa membawa sepuluh pemain dari kami, bukan hanya lima, karena tidak mungkin di pertengahan musim kami membiarkan pemain pergi.”

“Itu tidak mungkin. Bagi saya, sebagai pelatih, saya tidak bisa memahami ini, karena kita juga memiliki empat pertandingan penting di BRI Liga 1,” tambah Thomas Doll.

2 dari 2 halaman

Ironis bagi Persija

Persija ditinggal lima pemainnya ke Timnas Indonesia U-23 ketika posisinya belum aman di BRI Liga 1. Macan Kemayoran masih berjuang untuk menghindari zona degradasi.

“Kami juga bisa berada dalam posisi yang lebih baik di kompetisi dan mungkin kami bisa bersaing untuk empat besar dan lima pemain pergi. Ini tidak benar,” tutur Thomas Doll.

“Jadi ini sedikit ironis bagi saya sekarang, karena ketika saya bilang kepada Anda bahwa mereka bisa mengambil juga 10 pemain, bukan hanya lima. Jadi tidak ada yang membantu kami saat ini,” imbuhnya.

(Fitri Apriani/Bola.net)


Skuad Pincang, Persija Jakarta Hanya Punya 15 Pemain: 5 Nama di Timnas Indonesia U-23, 1 Operasi, dan 1 Akumulasi Kartu

Bola.net – Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll mengatakan hanya punya 15 pemain untuk melawan Persis Solo di BRI Liga 1 2023/2024. Pasalnya, Macan Kemayoran kehilangan banyak pemain.

Persija sudah dipastikan tanpa tujuh pemain untuk berhadapan dengan Persis. Lima di antaranya sedang membela Timnas Indonesia U-23 di Piala Asia U-23 2024 yaitu Rizky Ridho, Muhammad Ferarri, Ilham Rio Fahmi, Dony Tri Pamungkas, dan Rayhan Hannan.

Macan Kemayoran juga minus Hansamu Yama. Pemain berusia 29 tahun itu baru menjalani operasi.

Selain itu, Firza Andika juga akan absen memperkuat Persija kontra Persis. Bek berumur 24 tahun itu sedang dalam akumulasi kartu merah yang didapatkannya saat bertemu Bali United.

1 dari 2 halaman

Skuad Pincang Persija

Skuad pincang Persija akan menjamu Persis. Pertandingan tersebut bakal berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (17/4) malam WIB dalam pekan ke-31.

“Hansamu melakukan operasi keduanya kemarin. Kami ingin mengucapkan yang terbaik untuk Hansamu semoga dia menjalani rehabilitasi yang baik dan bisa kembali secepat mungkin,” ujar Thomas Doll.

“Firza absen karena kartu merah dan juga lima pemain kami di Timnas Indonesia U-23. Jadi kami hanya memiliki 15 pemain untuk melawan Persis,” imbuh pelatih asal Jerman ini.

Adapun, Persija perlu menang atas Persis jika tidak mau mendekat ke zona degradasi. Pasalnya, Macan Kemayoran hanya unggul tujuh poin dari Arema FC di peringkat ke-16 dengan tiga partai tersisa.


Eks Petinggi Klub Liga 1 Beber Modus Vigit Waluyo dan Rekan-Rekannya, Termasuk Mencatut Nama Pelatih dan Pemain

Bola.net – Sepak terjang Vigit Waluyo di kancah sepak bola Indonesia menjadi rahasia umum. Pria yang baru ditetapkan sebagai tersangka kasus match fixing tersebut dikenal sebagai salah satu tokoh kontroversial yang memiliki banyak relasi di lapangan hijau.

Namun, ada beberapa pihak yang mengaku tak mau terlalu dekat dengan sosok putra pemilik Gelora Dewata, H. Mislan, tersebut. Mereka memilih menjaga jarak karena tak mau namanya dicatut oleh Vigit dalam aksinya tersebut.

“Sudah kondang kalau ia kerap mencatut nama kami, termasuk pelatih dan pemain, untuk memudahkannya berkomunikasi dengan bandar,” tutur salah seorang mantan petinggi klub Liga 1, kepada Bola.net, beberapa waktu lalu.

“Sebetulnya, itu bukan hanya modus Vigit. Kolega-koleganya juga banyak yang melakukan hal serupa,” sambung pria yang tak mau namanya dipublikasi ini.

Menurut petinggi klub asal Jawa Timur ini pun membeber modus yang kerap digunakan Vigit dan rekan-rekannya untuk mencatut nama petinggi klub, pelatih, atau pemain. Biasanya, jelang pertandingan, mereka akan menghubungi personel tim yang bersangkutan.

“Biasanya cukup lewat telepon. Seringnya mereka tidak membahas soal pertandingan. Mereka biasanya cuma menanyakan kabar dan berbasa-basi sebentar,” katanya.

“Nah, bukti telepon inilah yang kerap diomongkan ke bandar bahwa ia sudah mengkondisikan kami. Jadi, meski kami tidak ada urusan apa pun dengannya, kami ini sering disangkutpautkan. Nama kami dijual,” ia menambahkan sembari terbahak.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.

Nama Sang Putra, Bukti Cinta Yoo Jae Hoon Terhadap Indonesia dan Papua

Bola.net – Kecintaan Yoo Jae Hoon terhadap Indonesia, khususnya Papua, tak main-main. Kiper legendaris Persipura Jayapura ini bahkan mengabadikan kecintaannya tersebut dalam memberi nama anak semata wayangnya.

Yoo menamai putra semata wayangnya dengan nama Ji-hoo Mandala. Ji-hoo, yang lahir tahun 2012 silam, merupakan putra Yoo dengan Bae Jeong Hyeon.

“Ia lahir di Korea, tapi made in Papua,” kata Yoo, sembari tersenyum.

Menurut Yoo, nama Mandala sangat berarti baginya. Pasalnya, Mandala adalah nama stadion yang menjadi kandang Persipura Jayapura.

“Saya pertama main di Persipura. Nama stadionnya Mandala,” ungkap Yoo, dalam siniar di kanal Sport77 Official.

“Jadi, pas Mandala mau lahir, saya usul nama ini ke istri. Dia pun setuju. Akhirnya, kita panggilnya Mandala,” sambungnya.

Yoo sendiri merupakan salah satu legenda di Persipura Jayapura. Pemain asal Korea Selatan ini sempat membawa Mutiara Hitam -julukan Persipura- meraih sejumlah prestasi, termasuk juara kompetisi.

Setelah pensiun sebagai pemain, Yoo meneruskan kariernya di lapangan hijau sebagai pelatih. Saat ini, pria berusia 40 tahun tersebut merupakan asisten pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.