Tag: Minta

Mantan Bek Asing Arema FC Minta Pemain Lokal Indonesia tak Cengeng: Jangan Takut Bersaing

Bola.net – Wacana penerapan regulasi delapan pemain asing di BRI Liga 1 2024/2024 menuai pro dan kontra. Bagi mantan bek asing Arema FC, Arthur Cunha, pemain lokal Indonesia tak boleh takut dengan regulasi itu.

Menurut pemain yang membela Arema FC selama empat musim ini, penambahan kuota pemain asing untuk Liga 1 dan Liga 2 akan berdampak positif bagi kemajuan sepak bola Indonesia.

Seperti diketahui, beberapa hari yang lalu muncul gerakan atau kampanye yang mengisyaratkan penolakan dari para pemain lokal terhadap kemungkinan penerapan penambahan kuota pemain asing di Liga 1 dan Liga 2.

Menurut rumor, untuk musim 2024/2025 nanti, kuota pemain asing Liga 1 kemungkinan bertambah menjadi 6+2 dan Liga 2 menjadi 3+1. Musim lalu Liga 1 menerapkan regulasi 4+2, dan Liga 2 dengan regulasi 1+1.

Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.

1 dari 2 halaman

Regulasi Pemain Asing Bisa Tingkatkan Level Liga

Regulasi Pemain Asing Bisa Tingkatkan Level Liga

David Da Silva merayakan golnya ke gawang Madura United di leg 2 Final BRI Liga 1 2023/2024, Jumat (31/5/2024) (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Regulasi baru pemain asing memang belum resmi berlaku. Namun, kekhawatiran para pemain lokal terkait penerapan penambahan kuota pemain asing bisa dilihat dari unggahan di sosial media khususnya instagram.

“Kalau regulasi itu diterapkan maka akan ada enam pemain dan dua cadangan. Tentu kalau dilihat bisa susah pemain lokal bermain di tim pertama karena ada enam pemain asing itu,” kata Arthur Cunha kepada Bola.com, Jumat pagi (14/6/2024)

“Tapi, kalau banyak pemain asing, itu juga bisa membantu sepak bola Indonesia naik level,” sambungnya.

2 dari 2 halaman

Pemain Lokal Harus Berani Bersaing

Pemain Lokal Harus Berani Bersaing

Arthur Cunha (c) AremaFC

Menurut Arthur Cunha, pemain lokal di Indonesia punya kualitas untuk bersaing dengan pemain asing. Hal itu ditunjukkan Rizky Ridho dan beberapa nama lain yang eksis di Timnas Indonesia.

“Jangan merasa takut bersaing untuk pemain lokal Indonesia, kasih maksimal selalu dalam setiap latihan, lebih bekerja keras dalam latihan dan disiplin agar mendapatkan posisi utama,” kata pria asal Brasil itu.

“Setelah dapat posisi di tim utama, ayo tambah lagi kerja kerasnya, harus mau latihan tambahan. Selain itu, mental juga harus dijaga ya. Badan jaga agar tetap fit agar bisa memberikan yang terbaik di dalam lapangan,” ucapnya.

Disadur dari Bola.com: Nandang Permana/Gregah Nurikhsani, 15 Juni 2024

India Minta FIFA Investigasi Gol Kontroversial Qatar


Jakarta

Federasi Sepakbola India (AIFF) mengirim surat ke FIFA untuk menginvestigasi gol kontroversial Qatar di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Gegara gol itu, India kandas!

Hal itu terjadi di matchday terakhir Grup A Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia putaran kedua, Selasa (11/6) Qatar vs India. Tepatnya, saat Timnas Qatar bisa samakan kedudukan 1-1 di menit ke-73.

Prosesnya dari situasi tendangan sudut, Youssef Ayman di dekat tiang sebelah kanan gawang menanduk bola. Kemudian, bola membentur kena kaki kiper Gurpreet dan terlihat bola meninggalkan lapangan.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sang kiper terdiam, begitu pula pemain India di sekitarnya karena mengira bola out. Tapi, Abdullah Alahrak langsung menarik bola dan memberi umpan pendek ke Ayman. Tanpa cela, nama terakhir tinggal menceploskan ke dalam gawang.

Para pemain Timnas India lakukan protes, tapi wasit menilai gol tersebut tetap sah. Pada akhirnya, India kalah 1-2 dari Qatar dan Kuwait menang 1-0 atas Afghanistan.

India kandas ke putaran ketiga. Qatar berhak melangkah sebagai juara grup dengan 16 poin didampingi Kuwait dengan tujuh poin. Poin akhir India hanya lima poin.

Presiden federasi sepakbola India alias All India Football Federation (AIFF), Kalyan Chaubey mengaku pihaknya sudah melayangkan surat ke AFC dan FIFA untuk menginvestigasi gol kontroversial Qatar.

“Kami meminta pihak-pihak terkait untuk menyelidikinya secara menyeluruh. Kami mau keadilan bagi India dan kami percaya FIFA dan AFC bisa mengambil langkah-langkah yang tepat,” ujarnya dilansir dari The Hindu.

Sejauh ini, belum ada tanggapan dari FIFA dan AFC.

(aff/krs)

Persija vs Persis Digelar pada Hari Kerja meski di SUGBK, Thomas Doll Tetap Minta Dukungan dari The Jakmania

Bola.net – Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll mencoba realistis dengan kemungkinan Macan Kemayoran tidak akan mendapatkan dukungan penuh dari suporternya, The Jakmania ketika melawan Persis Solo di BRI Liga 1 2023/2024.

Untuk pertama kalinya pada tahun ini, Persija kembali bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, setelah lebih sering memakai Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, dan Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

Persija bakal bermain di SUGBK saat menjamu Persis Solo pada Rabu (17/4) dalam pekan ke-31. Terakhir kali Macan Kemayoran merumput di sini adalah pada Desember 2023.

Laga kontra Persis juga akan menjadi yang pertama untuk Persija bermarkas di Jakarta dan sekitarnya pada 2024 usai terusir ke Stadion Kapten I Wayan Dipta lantaran Stadion Patriot direnovasi pemerintah.

1 dari 2 halaman

Harapan Thomas Doll

Namun, pertandingan menghadapi Persis bakal berlangsung di tengah pekan meski kick-off pada malam hari. Keadaan ini membuat tidak semua The Jakmania bisa datang ke SUGBK karena masih akan bekerja pada keesokan harinya.

“Ini pertama kalinya pada tahun ini kami bermain di depan para penggemar kami di stadion kami. Semoga lapangannya bagus dan juga beberapa dukungan,” ujar Thomas Doll.

“Saya tahu ini pertandingan di tengah pekan. Ini tidak selalu mudah bagi semua orang datang ke stadion karena mereka juga harus bekerja pada keesokan harinya.”

“Namun, kami membutuhkan bantuan mereka. Segalanya mungkin. Hal yang paling penting adalah kami bisa mendapatkan poin, selain itu bisa bermain bagus. Saya pikir ini adalah fokus yang paling penting,” imbuh Thomas Doll.


Pelatih Korea Minta Maaf ke Publik Usai Disingkirkan Indonesia


Incheon

Skuad Timnas Korea Selatan U-23 sudah pulang usai disingkirkan Indonesia dari Piala Asia U-23 2024. Pelatih Hwang Sun-hong langsung meminta maaf.

Korea disingkirkan Indonesia di perempatfinal Piala Asia U-23 2024. Bermain di Abdullah bin Khalifa Stadium, Doha, Qatar, Jumat (26/4) dini hari WIB, Garuda Muda menang adu penalti 11-10, usai berimbang 2-2 dalam 120 menit.

Sehari berselang, Korea langsung pulang ke negaranya. Mereka tiba di Bandara Internasional Incheon pada Sabtu (27/4) waktu setempat.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di Bandara, wartawan sudah menanti kedatangan skuad Korea. Dan Pelatih Hwang Sun-hong langsung meminta maaf.

“Saya minta maaf pada mereka yang mendukung saya,” kata Hwang Sun-hong, dilansir Hani.co.kr.

“Tanggung jawab atas hasil tersingkir di perempatfinal sepenuhnya ada pada saya sebagai pelatih, dan saya sepenuhnya merasakan tanggung jawab itu,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hwang Sun-hong membela pemainnya agar bisa berkembang ke depannya. Selain itu, ia berharap bisa mendapat kritikan yang membangun karena merasa sudah maksimal di Piala Asia U-23 2024.

“Mereka masih perlu banyak berkembang di masa depan,” katanya.

“Saya berharap mereka memberi saya lebih banyak dorongan daripada kritik karena saya telah melakukan yang terbaik di masa-masa sulit,” tutur Hwang Sun-hong.

Korea sendiri tampil mulus di fase grup dengan meraih tiga kemenangan dan menjadi juara Grup B. Langkahnya kemudian dihentikan Indonesia di delapan besar.

Indonesia sendiri akan melawan Uzbekistan di semifinal Piala Asia U-23 2024. Pertandingan digelar di Abdullah bin Khalifa Stadium, Doha, Qatar, Senin (29/4/2024).

(yna/mrp)

Pantang Menyerah, Pelatih Arema FC Minta Anak Asuhnya Berjuang Sampai Titik Darah Penghabisan

Bola.net – Kondisi timnya yang saat ini masih juga belum bisa beranjak dari zona degradasi tak membuat Widodo C Putro angkat tangan. Pelatih Arema FC ini masih meminta timnya untuk berjuang sampai titik darah penghabisan mereka untuk lepas dari jerat degradasi.

“Saya sampaikan ke pemain, saat ini, kami masih memiliki tiga pertandingan lagi,” ucap Widodo.

“Jangan sampai mereka patah semangat dan tetap berjuang hingga akhir,” sambungnya.

Menurut Widodo, ia berharap agar semangat dan optimisme ini juga menular kepada para pemainnya. Pelatih berlisensi AFC Pro ini meminta agar para pemain Arema FC untuk terus menumbuhkan motivasi mereka.

“Saya harap agar para pemain terus menumbuhkan semangat karena masih ada tiga pertandingan,” tutur Widodo.

“Kami hanya berharap motivasi dari dalam diri dan dari kita semua,” ia menambahkan.

Saat ini, Arema FC masih berada di zona degradasi. Mereka masih terdampar di posisi 16 klasemen sementara dengan raihan 31 angka dari 31 pertandingan.

Pada laga terakhir mereka, Arema FC harus menelan kekalahan dari PSS Sleman. Dalam laga yang dihelat di Stadion Manahan Solo, Senin (15/04), mereka kalah dengan skor 1-4.

Empat gol yang bersarang ke gawang Arema FC pada laga ini dicetak Ajak Riak, Kevin Gomes, Julian Guevara (bunuh diri), Saddam Gaffar. Sementara, gol tunggal Arema FC ke gawang PSS Sleman dalam pertandingan ini dicetak Charles Almeida.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.


Pelatih Minta Maaf Usai Persik Dihabisi Bhayangkara FC 0-7 di BRI Liga 1: Ini Sangat Memalukan

Bola.net – Pelatih Persik Kediri, Marcelo Rospide meminta maaf kepada suporter Macan Putih. Pasalnya, Dikri Yusron dan kawan-kawan dihabisi Bhayangkara FC di BRI Liga 1 2023/2024.

Persik mesti menerima kenyataan pahit. Macan Putih dibantai tujuh gol tanpa balas oleh Bhayangkara FC pada Selasa (16/4) malam WIB dalam pekan ke-31 BRI Liga 1 di Stadion PTIK, Jakarta.

“Saya meminta maaf kepada suporter Persik. Sebagai tim profesional, tentu saja apa yang ditunjukkan pada laga ini sangat memalukan,” ujar Marcelo Rospide.

“Saya pikir banyak kesalahan yang dilakukan pemain pada pertandingan ini. Mereka banyak yang kehilangan bola,” katanya menambahkan.

1 dari 3 halaman

Sulit Dilupakan

Tujuh gol Bhayangkara FC yang bersarang di gawang Persik dicetak oleh hattrick Matias Mier pada menit ke-1, ke-19, dan ke-15, Marcelo Herrera ke-53, Dendy Sulistyawan ke-59, Titan Agung ke-85, dan gol bunuh diri Dikri Yusron ke-90+4.

“Pastinya partai ini sangat sulit dilupakan. Saya merasa kecewa dengan performa pemain saat ini,” kata Marcelo Rospide.

Imbas kalah dari Bhayangkara FC, Persik gagal merangsek ke zona championship series BRI Liga 1. Macan Putih tertahan di tempat ketujuh lewat 46 poin dari 31 pertandingan.

“Di awal musim target kami hanya lima besar. Namun dalam perjalanannya, kami ada peluang untuk ke empat besar,” ucap Marcelo Rospide.

2 dari 3 halaman

4 Besar Masih Terbuka

Namun, peluang Persik untuk menembus empat besar BRI Liga 1 masih terbuka lebar. Pasalnya, Macan Putih hanya terpaut satu angka dari PSIS Semarang di peringkat keempat.

Di sisa tiga laga BRI Liga 1, Persik akan menjamu Persita Tangerang dan PSS Sleman serta bertandang ke Persebaya Surabaya. Ketiga klub itu berada di bawah Macan Putih secara klasemen.

“Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan sembilan poin dari tiga pertandingan tersisa demi menjaga asa ke babak selanjutnya,” imbuh Marcelo Rospide


Habis Disikat Fulham, Beberapa Pemain MU Malah Minta Libur


Manchester

Manchester United disikat Fulham di Liga Inggris akhir pekan lalu. Beberapa pemain Setan Merah diketahui meminta libur berlatih sehari setelah pertandingan.

Melansir Guardian, beberapa penggawa MU dikabarkan mengeluh ke staf pelatih untuk meminta libur berlatih pada hari Minggu (25/2). Sehari sebelumnya, Setan Merah baru saja kalah 1-2 dari Fulham di Old Trafford.

Biasanya, manajer Erik ten Hag selalu mengumpulkan pemain sehari setelah pertandingan. Hal itu dilakukan untuk pemanasan pemain dan menganalisis permainan yang sudah dijalani.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak pelak, permintaan itu mengejutkan staf pelatih. Sebab, berlatih setelah bertanding adalah sebuah rutinintas, plus performa Bruno Fernandes dkk di laga melawan Fulham juga dinilai kurang oke.

Para pemain diingatkan staf soal komitmennya kepada tim. Ten Hag sendiri dikabarkan tidak mengetahui masalah ini, sebab para pemain Manchester United tidak meminta izin langsung kepadanya.

Di laga melawan Fulham, MU sempat ketinggalan lewat gol Calvin Bassey di menit ke-65. Harry Maguire sempat menyamakan skor di menit ke-89, sebelum Alex Iwobi memastikan tiga poin bagi tim tamu lewat golnya di masa injury time.

Kekalahan dari Fulham menjadi yang pertama ditelan MU sepanjang 2024. Sebelumnya, The Red Devils tak terkalahkan pada tujuh pertandingan di semua ajang, sebelum dibungkam The Cottagers.

Kini, MU masih tertahan di posisi 6 klasemen Liga Inggris dengan 44 poin. Jaraknya dengan Aston Villa, yang berada di urutan keempat, menjadi delapan poin.

Usai ditekuk Fulham, Manchester United akan menatap dua laga berat. Pertama harus melawan Nottingham Forest di babak kelima Piala FA, Rabu (29/2), lalu melawan Manchester City dalam derby di Liga Inggris, Minggu (3/3).

Simak Video “Hojlund Brace, Setan Merah Menang Tipis 2-1 atas Luton
[Gambas:Video 20detik]
(yna/mrp)

Lee Kang-in Minta Maaf, Akui Ribut dengan Son Heung-min


Paris

Lee Kang-in membuat permintaan maaf di media sosialnya. Bintang Timnas Korea Selatan itu mengakui keributan dengan Son Heung-min gara-gara ulahnya.

Lewat media sosialnya, Lee Kang-in mengunggah foto tanpa gambar, hanya berwarna hitam. Ia menulis keterangan foto dengan isinya permintaan maaf dan menyesal.

Dalam pernyataannya, Lee Kang-in mengawalinya dengan permintaan maaf. Ia juga sudah terbang langsung ke London untuk menemui Son Heung-min untuk meminta maaf, yang menurutnya diterima dengan baik.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian, bintang Paris Saint-Germain itu juga membenarkan kabar terjadinya keributan di sesi makan bersama. Ia menyesali hal tersebut.

Pemain berusia 22 tahun itu juga meminta maaf kepada para pemain senior di Korea Selatan. Lee Kang-in berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

Keributan Lee Kang-in dan Son Heung-min terjadi sebelum Korea bermain di semifinal Piala Asia 2023 beberapa waktu lalu. Keributan dilaporkan pecah di sesi makan bersama, sampai membuat Son Heung-min, sang kapten, terluka.

Imbas kejadian itu, Lee Kang-in dikecam habis-habisan. Banyak yang menilai pemain muda itu bersikap tak sopan ke seniornya, di mana Korea Selatan sangat menjunjung tinggi prinsip senioritas.

Mulai dari pengamat hingga masyarakat mengecam Lee Kang-in. Masyarakat Korea sampai mendesak beberapa sponsor memboikot sang pemain, termasuk mencoret Lee Kang-in selamanya dari Timnas Korea Selatan.

Berikut Pernyataan Lee Kang-in di Media Sosialnya

Di turnamen Piala Asia lalu, pemikiran cupet dan tindakan sembrono saya menyebabkan kekecewaan besar bagi kakak saya, Heung-min, dan seluruh tim, serta penggemar sepakbola.

Saya yakin penting untuk meminta maaf dengan tulus kepada Heung-min dan terlibat dalam percakapan mendalam untuk memahami beban menjadi kapten tim dan merenungkan diri sendiri. Saya berterima kasih kepada Heung-min karena menyambut saya dengan hangat ketika saya mengunjungi London dan memberikan tanggapan positif.

Saya tahu secara sadar betapa pentingnya turnamen ini bagi Heung-min, namun saya gagal untuk sepenuhnya mengapresiasi pentingnya turnamen tersebut secara emosional dan tindakan saya, yang saya yakini adalah asal muasal semua masalah.

Apalagi Heung-min sebagai kakak, kapten, dan rekan setim saya, saya seharusnya mendengarkan nasihatnya untuk persatuan dan tidak hanya menyuarakan pendapat saya sendiri. Saya bertindak tidak pantas di meja makan hari itu. Melihat ke belakang sekarang, itu jelas merupakan tindakan yang tidak boleh dilakukan. Saya sangat menyesali hal-hal ini.

Rasa hormat dan dedikasi terhadap tim adalah hal yang paling penting, namun saya masih kekurangan banyak hal dalam hal itu. Saya juga menghubungi setiap anggota senior dan rekan satu tim untuk meminta maaf.

Saya sangat merenungkan kurangnya pertimbangan dan rasa hormat dalam perilaku saya terhadap senior dan rekan satu tim. Saya berjanji untuk memiliki sikap dan etika yang lebih baik ketika berhadapan dengan senior dan rekan satu tim.

Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para senior dan rekan satu tim yang menerima dan menerima permintaan maaf saya melalui pesan ini.

Ada juga pemain yang menjadi sasaran kritik karena tindakan saya. Saya yakin saya juga harus menerima kritik yang ditujukan kepada mereka.

Sekali lagi saya minta maaf telah mengecewakan para penggemar sepakbola karena menyimpang dari perilaku teladan yang diharapkan dari seorang pemain timnas Korea Selatan dan menimbulkan kekecewaan.

Itu adalah kesempatan untuk menyadari bahwa saya berada di posisi saya saat ini, karena para senior dan rekan satu tim yang telah melindungi dan mengagungkan sepakbola Korea Selatan, serta banyaknya penggemar yang menyukai sepak bola.

Saya memahami bahwa kekecewaan itu sama besarnya dengan cinta yang telah Anda tunjukkan kepada saya. Saya akan terus berusaha dan mendedikasikan diri saya lebih lagi sebagai Lee Kang-in, baik sebagai pemain sepak bola maupun sebagai pribadi, untuk lebih baik lagi.

Saya minta maaf. Dan terima kasih.

Lee Kang-in

(yna/mrp)

Piala Asia 2023 Pakai VAR, Pemain Vietnam Minta Indonesia Tak Main-main


Jakarta

Timnas Vietnam akan melawan Timnas Indonesia di Piala Asia 2023. Ajang ini menggunakan video assistant referee, kedua tim disebut tak bisa main-main.

Indonesia vs Vietnam berlangsung di Abdullah bin Khalifa Stadium, Jumat (19/1/2024). Laga itu kickoff pada pukul 21.30 WIB.

Pertandingan kedua Grup D Piala Asia 2023 antara Indonesia vs Vietnam seakan ‘final’ untuk keduanya. Indonesia dan Vietnam sama-sama membutuhkan kemenangan untuk menjaga asa tetap bertahan di Piala Asia 2023.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indonesia dan Vietnam sama-sama tumbang di pertandingan pertama. Skuad Garuda kalah 1-3 dari Irak, Vietnam ditumbangkan Jepang 2-4.

Indonesia vs Vietnam biasanya berjalan panas. Pemain Golden Star Warrior, Nguyen Van Truong, mewanti-wanti Indonesia agar tak bermain nakal karena ada VAR.

“Usai laga melawan Jepang, coach [Philippe Troussier] cukup bangga saat kami tampil bagus melawan Jepang. Pelajaran terbesar yang saya dapat di laga melawan Jepang adalah keberanian tampil di laga besar,” kata Van Truong dikutip Soha.

“Kalau pertandingan nanti lawan Indonesia, menurut saya di Piala Asia tahun ini sudah ada VAR sehingga lawan tidak bisa main-main,” ujar Van Truong menambahkan.

(cas/pur)

Dirugikan ‘Gol Gaib’, Bek Persis Solo Minta Laga Liga 1 Seterusnya Dipimpin Wasit Asing

Bola.net – Kekecewaan mendalam dirasakan bek Persis Solo, Rian Miziar setelah timnya kebobolan gol kontroversial dalam laga BRI Liga 1 2023/2024 melawan tuan rumah Persebaya Surabaya, Rabu (13/12/2023).

Dalam duel yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya ini, Persis Solo sempat tertinggal di babak pertama lewat gol yang dicetak Paulo Henrique (30’).

Namun, gol yang tercipta melalui tandukan striker asal Brasil itu memang berbau kontroversi. Sebab, bola dinilai belum melewati garis gawang ketika berusaha diamankan oleh Muhammad Riyandi.

Para pemain Persis Solo sempat melayangkan protes kepada wasit Heru Cahyono. Namun, sang pengadil tetap bergeming dan menganggap gol Paulo Henrique sah.

1 dari 4 halaman

Wasit Sumber Masalah

Wasit Sumber Masalah

Skuad Persis Solo merayakan gol Roni ke gawang RANS Nusantara FC, Jumat (22/9/2023) (c) Dok. Persis Solo

Rian Miziar mengatakan, gol kontroversial yang dicetak tim tuan rumah pada pertandingan ini semakin membuktikan bahwa wasit menjadi permasalahan besar yang menjangkiti sepak bola Indonesia.

Dia pun menyinggung soal kehadiran wasit asing pada dua pertandingan sebelumnya. Salah satunya duel antara Persik Kediri melawan Persib Bandung yang dipimpin oleh Futoshi Nakamura. Menurutnya, kinerja wasit asal Jepang ini sangat memuaskan.

“Saya ingin mengomentari jalannya pertandingan ini. Menurut saya, kenapa wasit selalu menjadi permasalahan di sepak bola Indonesia?” kata Rian Miziar dalam sesi konferensi pers seusai pertandingan, Rabu (13/12/2023).

“Sebelumnya, saya sempat melihat pertandingan antara Persik Kediri melawan Persib Bandung yang menggunakan wasit asing, dan impact-nya saya pikir sangat positif,” imbuhnya.

2 dari 4 halaman

Tiru Wasit Asing

Tiru Wasit Asing

Kompetisi BRI Liga 1 (c) BRI

Pemain berusia 33 tahun itu pun mendesak federasi untuk memaksimalkan penggunaan wasit asing di BRI Liga 1. Sebab, kinerja perangkat pertandingan impor ini bisa menjadi contoh bagi wasit-wasit lokal.

“Saya pikir, satu saran untuk PSSI ialah terus menerus menggunakan wasit asing. Ini bisa menjadi bahan evaluasi wasit lokal, untuk menentukan keputusan yang terbaik,” ujarnya.

“Ini bukan masalah menguntungkan Persebaya atau Persis. Siapa pun yang bermain ketika pemimpin itu adil, semua pihak bisa menerima. Hal yang benar ya benar, dan yang salah seharusnya salah,” tambahnya.

3 dari 4 halaman

Penentuan Keputusan

Penentuan Keputusan

BRI Liga 1 (c) PT Liga Indonesia Baru

Rian sebetulnya tak ingin memandang sebelah mata wasit-wasit lokal. Namun, jika mengacu pada proses pengambilan keputusan gol kontroversial pada laga ini, dia menduga adanya miskomunikasi antara asisten wasit dengan wasit utama.

“Untuk PSSI, saya memohon lagi untuk mempertimbangkan penggunaan wasit asing. Karena itu juga bagus untuk pelajaran wasit-wasit lokal, tanpa mengurangi rasa hormat saya kepada semua wasit lokal,” tuturnya.

“Jadi, untuk menentukan keputusan tadi semestinya bisa berbincang dulu ketika hakim garis tidak menunjukkan gol, sedangkan wasit tengah menunjukkan gol. Saya pikir itu menunjukkan komunikasi yang berjalan kurang baik,” ia menambahkan.

4 dari 4 halaman

Klasemen BRI Liga 1 2023/2024

Disadur dari: Bola.com (Radifa Arsa, Aryo Atmaja) 13 Desember 2023