Media Vietnam, The Thao 247, mengulas nominal yang harus dikeluarkan oleh VFF jika memecat Philippe Troussier tidak sedikit. Itulah sebabnya, pihak federasi masih belum bisa memenuhi tuntutan fans dalam menyikapi performa buruk Timnas Vietnam.

“Tampaknya membuat sebagian besar penggemar tidak lagi memiliki cukup kesabaran terhadap pelatih Troussier. Banyak pihak yang menginginkan Troussier segera meninggalkan Timnas Vietnam,” tulis The Thao 247.

“Namun mengingat kontrak yang berlaku saat ini, jika Troussier dipecat secara sepihak, besaran kompensasinya sangat besar.”

“Secara spesifik, gaji yang diterima pelatih asal Prancis ini adalah USD 60.000 per bulan (sekitar Rp900 juta) dan masih ada sisa kontrak selama 30 bulan. Jumlah kompensasi yang akan dibayarkan VFF sekitar USD 1,680 juta (sekitar Rp26 miliar).”

“Namun dalam kontrak dengan VFF. Pelatih Troussier dapat dipecat sepenuhnya tanpa kompensasi. Diketahui VFF telah menandatangani kontrak dengan pelatih Philippe Troussier selama 3,5 tahun. Kontrak tersebut dengan jelas menyebutkan ‘KPI’ (Key Performance Indicator) pencapaian yang harus ia capai di setiap tahapan.”

“Pada tahap pertama, mencapai babak final kualifikasi Piala Dunia 2026 adalah tujuan yang ditetapkan Troussier. Jika selesai, ia akan dipertimbangkan untuk perpanjangan satu tahun. Sebaliknya jika gagal, pelatih Troussier harus hengkang dan tidak ada kompensasi dari VFF,” lanjut pernyataan media Vietnam itu.