Jakarta

Nasib Arsenal di Liga Champions terancam usai kalah dari Porto di leg pertama 16 besar. Declan Rice menilai Arsenal masih harus banyak belajar di Liga Champions.

Arsenal tumbang dalam lawatannya ke markas Porto. Bermain di Estadio do Dragao, Kamis (22/2/2024) dini hari WIB, The Gunners kalah 0-1 usai kebobolan di injury time.

Gol Porto berawal dari long pass Gabriel Martinelli yang tidak akurat. Porto kemudian menyerang balik dan diakhiri dengan tendangan Galeno dari luar kotak penalti.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Declan Rice mengakui Arsenal menunjukkan kurangnya pengalaman dengan kesalahan yang dibuat di menit-menit akhir pertandingan. Ia menilai Arsenal harus belajar untuk lebih cerdik di Liga Champions, terutama di fase knockout.

“Anda lihat ke banyak pemain mereka, khususnya Pepe, dengan pengalaman yang dia punya dalam laga-laga seperti ini. Anda lihat ke tim kami, kami tim yang masih muda. Beberapa dari kami belum pernah main di Liga Champions sebelumnya, jadi ini soal belajar sambil bekerja,” ujar Rice seperti dilansir Evening Standard.

“Saya kira di menit-menit terakhir mungkin itu adalah kurangnya pengalaman. Mungkin seharusnya punya sedikit kecerdikan. Menit ke-93, Anda melihat ke papan skor, 0-0, kami salah oper di pinggir kotak penalti dua kali dan kemudian dia mencetak gol ke pojok atas gawang.”

“Jadi kami harus punya kecerdikan untuk menyelesaikan pertandingan, karena jika tidak bisa menang, setidaknya jangan kalah, khususnya di babak knockout.”

“Ketika menghadapi tim-tim Eropa, mereka jelas mainnya akan beda dengan tim-tim Inggris. Wasitnya beda banget. Anda tidak bisa seenaknya di pertandingan Eropa. Ini soal belajar sambil bekerja dan melihat mana yang bisa kami perbaiki,” katanya menambahkan.

Arsenal akan gantian menjamu Porto di Emirates Stadium pada pertandingan leg kedua 16 besar Liga Champions, Rabu (13/3/2024) dini hari WIB.

Simak Video “Arteta Kecewa Betul Arsenal Kalah di Detik Akhir Laga
[Gambas:Video 20detik]
(nds/krs)