Jakarta

Arsenal sangat tidak mengancam di markas Porto. Peluru-peluru yang dipunya Meriam London sama sekali tak meledak.

Porto vs Arsenal berlangsung di Estadio do Dragao dalam leg pertama 16 besar Liga Champions, Kamis (22/2/2024) dini hari WIB. Arsenal sangat dominan dalam penguasaan bola di laga ini.

Tercatat penguasaan bola pasukan Mikel Arteta mencapai 65 persen dan Porto cuma 35 persen. Meski dominan, Arsenal tak mampu mencetak gol dan cuma melepaskan lima percobaan tanpa ada yang mengarah ke gawang.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Porto punya tujuh tembakan dengan dua yang mengarah ke gawang dan satu membentur tiang. Salah satu percobaan membuahkan gol di injury time lewat Wenderson Galeno.

Porto akhirnya membungkam Arsenal dengan skor 1-0. Ini menjadi modal sip saat bertandang ke markas Arsenal pada leg kedua.

Melihat apa yang terjadi di laga ini, Arsenal memang dalam situasi krisis ujung tombak. Kehilangan Gabriel Jesus menjadi bencana untuk Arsenal dalam menghadapi lini belakang yang solid.

“Kami berbicara tentang kedalaman skuad yang dimiliki Arsenal sebelum pertandingan, tetapi sekarang melihat ke belakang, apakah Mikel Arteta mempercayai pemain di luar starting XI tersebut? Dia hanya melakukan satu pergantian pemain malam ini,” kata mantan pemain Arsenal, Theo Walcott, yang dikutip dari BBC.

Simak Video “Hasil Liga Champions: Arsenal Menang 2-0 atas Sevilla
[Gambas:Video 20detik]
(ran/nds)