Tag: Merasa

Steven Zhang Kehilangan Inter, Moratti Merasa Kasihan


Jakarta

Suning Group harus rela kehilangan Inter Milan. Massimo Moratti pun merasa kasihan dengan Presiden Inter, Steven Zhang.

Inter diambil alih oleh Oaktree pada Rabu (22/5) usai Suning gagal membayar utang sebesar 395 juta euro. Utang tersebut jatuh tempo pada 21 Mei 2024.

Suning Group pada saat itu meminjam uang ke Oaktree selaku perusahaan asal Amerika Serikat. Uang pinjaman yang didapat Steven Zhang dipakai untuk operasional klub, termasuk membayar gaji pemain dan para pegawai.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Moratti selaku mantan presiden Inter mengetahui hal ini. Dia sangat kasihan kepada Steven Zhang, terutama karena sudah mempersembahkan yang terbaik untuk Nerazzurri.

“Saya sangat kasihan pada Steven, dia sangat bagus dan memenangkan trofi penting. Saya mendengar kabar darinya beberapa minggu yang lalu,” kata Moratti kepada Calciomercato.

“Saya akan mencoba meneleponnya, tetapi tidak mudah untuk menghubunginya di China,” sambungnya.

Oaktree mengonfirmasi bahwa para direktur klub saat ini akan tetap dipertahankan. Beppe Marotta, Alessandro Antonello, Dario Baccin, dan Piero Ausilio akan tetap bekerja.

Meski demikian, jajaran direksi Inter akan mengundurkan diri dan presiden baru akan ditunjuk. Laporan yang beredar di Italia mengklaim bahwa Javier Zanetti jadi kandidat terkuat untuk menggantikan Steven Zhang.

Simak Video “Hasil Inter Milan Vs Genoa: Nerazzurri Menang 2-1
[Gambas:Video 20detik]
(ran/mrp)

Respons Keras Agen Alphonso Davies karena Merasa Diultimatum Bayern


Jakarta

Agen Alphonso Davies, bintang Bayern Munich, memberi respons keras terhadap pernyataan dari klub raksasa Jerman itu seputar perpanjangan kontrak.

Sebelum ini Bayern, lewat direktur olahraga Max Eberl, menyatakan bahwa pihak klub sudah menyodorkan sebuah tawaran konkret yang nilainya juga oke kepada Davies.

Di saat yang sama, masih seputar sodoran kontrak baru ke Davies, Eberl juga mengatakan bahwa “pada suatu waktu di dalam hidup, Anda harus bilang ya atau tidak.”


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nick Huoseh, agen Alphonso Davies, rupanya tidak berkenan dengan pernyataan tersebut. Menurutnya, pendekatan Bayern lewat Eberl menjadi sesuatu yang tidak adil buat kliennya.

“Tidak adil karena Alphonso kini seperti diserang,” ucap Huoseh kepada Bild seperti dilansir ESPN.

“Setahun lalu kami nyaris menyepakati kontrak baru. Kemudian seluruh manajemen klub diganti. Selama 7 bulan kami tidak mendengar apa-apa lagi. Pada periode itu aku pun sudah berusaha mengontak klub. Kini kami malah diultimatum dan harus memberi respons dalam dua pekan karena klub dalam tekanan dan butuh waktu dalam manajamen internalnya? Itu tidak adil.”

“Ini adalah sebuah kontrak yang sangat penting dalam karier Alphonso dan kami harus membuat keputusan tanpa tahu siapa yang jadi pelatih musim depan atau seperti apa timnya nanti. Itulah mengapa kami pikir tidak adil,” sebutnya.

Kontrak Alphonso Davies dengan Bayern akan habis pada akhir musim depan. Dengan kata lain, The Bavarians berisiko kehilangannya secara gratis jika tidak ada kontrak baru sampai musim panas 2025.

Real Madrid santer disebut-sebut berminat merekrut Alphonso Davies. Tapi sumber ESPN menyebut klub raksasa Spanyol itu enggan mengeluarkan lebih dari 40 juta euro musim panas ini. Mereka bahkan siap menunggu Davies tahun depan.

(krs/aff)

Klopp Merasa Dirinya Sudah Tidak Pantas untuk Liverpool


Liverpool

Juergen Klopp sekali lagi menegaskan, kalau dirinya memang harus pergi dari Liverpool. Tersirat, sang juru taktik itu merasa dirinya sudah tidak pantas.

Juergen Klopp akan meninggalkan Liverpool di akhir musim 2023/2024. Setelah mengabdi sejak tahun 2015, pria asal Jerman itu sudah merasa di titik akhirnya.

Juergen Klopp masih dalam asa meraih titel-titel juara di musim ini. Liverpool masih kukuh di puncak Klasemen Liga Inggris, terus melaju di Liga Champions dan Piala FA, serta menapaki final Carabao Cup.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Juergen Klopp kembali menegaskan keputusannya untuk mundur. Klopp merasa bukan dirinya mau pergi, tapi memang harus pergi dari Liverpool.

“Bukannya saya mau pergi, tapi saya harus pergi,” tegasnya dilansir dari Sky Sports.

“Jika saya tidak bisa menjadi orang yang mendorong tim ini ke Liga Champions dan hal-hal semacamnya, mengapa saya harus melakukan pekerjaan ini?” sambungnya.

Soal energinya yang katanya habis?

“Saya baik-baik saja, kenyataannya memang seperti itu,” jawabnya.

Juergen Klopp mengaku, dirinya mau terus melihat Liverpool menjadi klub yang sukses. Maka langkah mundurnya, dinilainya jadi yang terbaik.

“Pekerjaan ini (jadi manajer-red) terlalu penting di klub ini. Itulah mengapa saya memutuskan untuk pergi,” imbuhnya.

Semasa menukangi The Reds, Klopp persembahkan tujuh titel juara. Dirinya sukses menangi gelar di seluruh domestik Inggris, serta menangi Liga Champions.

(aff/rin)

Ini Dia Alasan Greg Nwokolo Merasa Nyaman di Madura United

Bola.net – Greg Nwokolo mengungkap pengalamannya memperkuat Madura United. Menurut pemain naturalisasi berdarah Nigeria tersebut, ada sejumlah hal yang membuatnya betah berseragam Laskar Sapeh Kerrab.

Greg sendiri memperkuat Madura United sejak paruh musim 2016/2017. Sempat beberapa waktu meninggalkan klub tersebut, sejak 17 September 2020 sampai 19 Desember 2021, ia balik memperkuat klub tersebut sampai 12 April 2022.

Bersama Madura United, Greg total tampil dalam 89 laga. Selama 6.470 menit berseragam Madura United, ia mencetak 25 gol dan 20 assist.

Menurut Greg, Madura United merupakan salah satu klub istimewa dalam perjalanan kariernya. Ia bisa bertahan dengan Laskar Sapeh Kerrab selama lebih dari satu musim.

“Madura United adalah salah satu klub di mana saya bisa lama bermain. Padahal, di Indonesia, saya nggak bisa main lama di satu klub,” kata Greg dalam siniar di kanal Sport77 Official.

Menurut Greg, hal tersebut tak lepas dari tidak adanya pengalaman buruk yang dirasakannya selama memperkuat Madura United. Klub tersebut, sambung Greg, sangat profesional, terutama soal membayar hak pemain.

“Mereka sangat baik, profesional, dan disiplin soal pembayaran gaji,” tuturnya.

BRI Liga 1: Unek-Unek Thomas Doll, Merasa Persija Jarang Dapat Tendangan Penalti

Bola.net – Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll, mengungkapkan unek-uneknya. Macan Kemayoran dianggapnya jarang mendapatkan tendangan penalti.

Thomas Doll baru saja gagal membawa Persija merebut kemenangan. Macan Kemayoran cuma bisa bermain imbang 1-1 melawan Persib Bandung pada pekan ke-11 BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (2/9).

Pada menit ke-14, Persija unggul dari Persib. Sepak pojok Maciej Gajos berhasil ditanduk Marko Simic.

Macan Kemayoran pincang pada menit ke-74. Persija harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Hanif Sjahbandi dikartu merah wasit imbas berjibaku dengan bek Persib, Nick Kuipers.

Lima menit sebelum waktu normal berakhir, kemenangan di depan mata Persija terenggut. Persib mencetak gol penyama kedudukan lewat David da Silva.

“Saya sudah banyak berbicara dengan orang sekitar saya bahwa kami jarang sekali mendapat penalti. Karena dibandingkan dengan tim lainnya, sepertinya Persija situasinya sangat tidak bagus,” ujar Thomas Doll saat sesi jumpa pers usai laga.

“Contohnya ketika Rayhan Hannan mendapat tendangan dari pemain lawan di kotak penalti, tapi kami tidak mendapat penalti. Jadi, ini sebenarnya hal yang tidak betul,” katanya menambahkan.