Tag: Menohok

Jersey Spesial AC Milan di Hari Ibu, Ada Pesan Menohok di Baliknya


Milan

AC Milan merayakan Hari Ibu dengan cara spesial. Skuad Rossoneri mengenakan jersey dengan nama keluarga ibu mereka saat menghadapi Cagliari di San Siro.

La Festa della Mamma atau Perayaan Hari Ibu di Italia berlangsung setiap hari Minggu kedua bulan Mei, tepatnya pada 12 Mei untuk tahun 2024. Pada hari spesial ini seluruh anak-anak, baik yang masih kecil atau sudah dewasa, mengunjungi rumah ibu mereka dan memberikan hadiah.

AC Milan memperingati Hari Ibu dengan mencantumkan nama keluarga ibu para pemain kala menjamu Cagliari, Minggu (12/5/2024) dini hari WIB. Nama keluarga ibu turut diumumkan dalam daftar susunan pemain.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Usut punya usut, AC Milan melakukan hal ini bukan hanya karena merayakan Hari Ibu. Rossoneri ingin memberi perhatian terhadap hak identitas pribadi setiap individu untuk memilih menggunakan nama keluarga ibu, ketimbang otomatis punya marga dari keluarga ayah.

“Pada akhir pekan Hari Ibu, untuk pertama kalinya dalam sepakbola Italia, para pemain AC Milan akan turun ke lapangan dengan menggunakan nama belakang ibu mereka, bukan nama biasa, dengan tujuan memberikan perhatian terhadap hak identitas pribadi setiap individu,” begitu isi pernyataan resmi AC Milan.

“Pada 27 April 2022, Mahkamah Konstitusi menganggap undang-undang yang memberlakukan atribusi otomatis atas nama keluarga pihak ayah bersifat diskriminatif. Sejak 1 Juni tahun itu, menurut hukum Italia, kedua orang tua harus punya hak memilih nama belakang anak mereka, sebagai elemen fundamental dari identitas pribadi mereka,” jelasnya.

AC Milan tampil trengginas dengan jersey spesial mereka. Pasukan Stefano Pioli menggilas Cagliari dengan skor telak 5-1.

Jersey spesial AC Milan Hari Ibu ini nantinya dilelang di MatchWornShirt. Sebagian hasil penjualan akan disumbangkan ke Fondazione Milan untuk mendukung proyek yang mempromosikan pemberdayaan perempuan melalui olahraga.

(bay/aff)


Balasan Menohok Klinsmann untuk Presiden Sepakbola Korsel


Jakarta

Pemecatan Juergen Klinsmann oleh Korea Selatan menyisakan perang kata-kata. Presiden sepakbola Korsel mengkritiknya habis-habisan, Klinsmann balas dengan menohok!

Juergen Klinsmann dipecat Korea Selatan setelah hasil buruk di Piala Asia 2023. Sejatinya, Taeguk Warriors bisa tembus semifinal meski terseok-seok tapi selanjutnya dikandaskan Yordania.

Juergen Klinsmann yang baru dikontrak jadi pelatih Timnas Korea Selatan per akhir Februari 2023, sebenarnya punya masa bakti sampai 2026. Apa daya, dirinya harus angkat kaki dan pemecatannya dilakukan via telefon.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Presiden asosiasi sepakbola Korsel (KFA), Chung Mong-gyu memberikan kata-kata pedas terkait pemecatan Klinsmann. Klinsmann disebutnya tidak punya kepemimpinan yang mumpuni!

“Klinsmann gagal menunjukkan kemampuan kepelatihan dan kepemimpinan yang diharapkan dari seorang pelatih timnas, termasuk manajemen permainan dan etos kerja yang mengarah kepada daya saing timnas. Timnas lebih dari sekedar tim olahraga, ini adalah tim yang mewakili nama Korea,” paparnya dilansir dari Best Eleven.

“Lalu dari hasil diskusi dan opini tersebut, daya saing dan sikap pelatih, Klinsmann tidak sesuai dengan sentimen dan ekspektasi publik, serta dinilai akan sulit untuk meningkat di masa depan, sehingga kami memutuskan untuk mengganti pelatih di putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2026,” ungkapnya.

Juergen Klinsmann tidak tinggal diam. Lewat media sosial pribadinya, pria asal Jerman itu beri balasan!

“Terima kasih banyak atas semua dukungan Anda membawa kami ke semifinal Piala Asia dan perjalanan luar biasa selama 12 bulan terakhir dengan tidak kalah 13 pertandingan berturut-turut sebelum semifinal! Terus berjuang,” tulisnya.

Klinsmann total menemani Timnas Korea Selatan di 19 laga. Hasilnya, Son Heung-min dkk menang sembilan kali, seri lima kali, dan kalah lima kali.

13 Kali Korsel tidak terkalahkan di seluruh kompetisi. Itu pada periode 20 Juni 2023 sampai 2 Februari 2024.

(aff/yna)

Kritikan Menohok Gelandang PSM Makassar Pada Wasit di Laga Lawan Persik Kediri

Bola.net – Gelandang PSM Makassar Akbar Tanjung melontarkan kritikan yang menohok pada pengadil lapangan di pertandingan BRI Liga 1 2023/2024 lawan Persik Kediri.

Pertandingan yang digelar di Stadion Brawijaya pada hari Senin (18/12/2023) kemarin itu menimbulkan kontroversi. Hal ini tak lepas dari keputusan wasit Yudi Nurcahya yang mengesahkan gol PSM dari sundulan kepala Yuran Fernandes dan melanjutkan laga setelah tertunda selama 2×30 menit di masa akhir.

Akbar Tanjung mengeluarkan kritik pedas pada wasit. Dia menilai sang pengadil lapangan melanggar regulasi sepak bola.

“Kalau aturan sudah dilanggar dan tak ditegakkan, terus kita mau pakai aturan yang mana lagi?” kata Akbar Tanjung pada sesi jumpa media usai pertandingan.

1 dari 2 halaman

Patuhi Peraturan

Pemain berusia 30 tahun itu menyatakan, jika wasit dan perangkat lainnya memimpin sesuai aturan maka pertandingan berjalan lancar.

“Sebenarnya semua sudah diatur jelas. Kita hanya perlu mematuhi aturan itu, maka pertandingan tak ada masalah seperti ini,” ujarnya.

Akbar Tanjung juga mengeluhkan penundaan permainan hingga satu jam. Padahal sesuai regulasi dan kesepakatan pihak yang bersengketa cukup membutuhkan waktu 30 menit untuk memutuskan status pertandingan.

“Penundaan 2×30 menit terlalu lama. Pada 30 menit pertama, kami anggap masalah sudah selesai. Pemain sudah lepas sepatu, tapi ada tambahan 30 menit lagi. Lalu diputuskan sisa menit pertandingan dilanjutkan,” tuturnya.

2 dari 2 halaman

Kejar Pesawat

Asisten pelatih PSM Ahmad Amiruddin juga mengungkapkan pelatih Bernardo Tavares dan bek Yuran Fernandes berani meninggalkan tim untuk berangkat ke Surabaya. Pasalnya mereka menganggap pertandingan sudah selesai.

“Coach Tavares dan Yuran ke Surabaya usai penundaan 30 menit pertama. Keduanya berani pergi, karena beranggapan sengketa sudah tuntas,” ungkapnya.

“Ketika saya telepon coach Tavares pertandingan dilanjutkan, dia kaget. Karena Yuran juga sudah pergi juga, maka saya minta petunjuk soal pemain pengganti Yuran,” ujar Ahmad Amiruddin.

Disadur dari: Bola.com/Penulis Gatot Sumitro/Editor Wiwig Prayugi
Published: 19/12/2023