Tag: Media

Media Vietnam Sebut Garuda Muda Tumbang


Jakarta

Timnas Indonesia U-23 akan melawan Timnas Korea Selatan U-23. Media Vietnam memperkirakan Garuda Muda akan tumbang.

Pertemuan Indonesia dengan Korea Selatan berlangsung di perempatfinal Piala Asia U-23 2024. Laga itu akan berlangsung di Stadion Abdullah bin Khalifa, Jumat (26/4/2024) pukul 0.30 WIB.

Korsel merupakan tim dengan segudang pengalaman di Piala Asia U-23. Taegeuk Warriors sudah lima kali ikut serta, empat di antaranya selalu lolos ke semifinal.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Satu-satunya kegagalan Korsel melaju ke semifinal Piala Asia U-23 terjadi pada edisi 2022. Mereka dikalahkan Jepang hingga gagal ke semifinal.

Indonesia merupakan tim debutan di Piala Asia U-23. Tapi, tim Merah-Putih sudah langsung lolos ke babak delapan besar. Indonesia masih mengejar mimpi untuk merebut tiket ke Olimpiade 2024.

Di antara tim ASEAN, Vietnam menjadi satu-satunya tim yang pernah lolos ke final. Golden Star Warrior menggapai prestasi itu pada edisi 2018.

Media Vietnam, Soha, yang menilai Indonesia akan susah menyamai prestasi itu.

“Sangat sulit untuk Shin Tae-yong mengulangi prestasi Park Hang-seo di putaran final Piala Asia U-23,” kata Soha.

“Shin Tae-yong baru saja memimpin Indonesia memenangi tiket ke perempatfinal Piala Asia U-23 setelah dua kemenangan impresif atas Australia dan Yordania. Ini merupakan pencapaian bersejarah untuk sepakbola Indonesia karena mereka mencapai perempatfinal dalam petualangan pertama turnamen kontinental U-23.”

“Pencapaian ini membantu Shin tae-yong mendapat banyak pujian dari media di Korea. Baru-baru ini, Donga bahkan bilang Shin Tae-yong lebih baik dari Park Hang-seo.”

“Namun, ada beberapa statistik yang membuat Indonesia U-23 khawatir sebelum pertandingan dengan Korsel U-23. Selain perbedaan level antara kedua tim, Korea U-23 juga sangat diunggulkan untuk melaju ke semifinal. Ada juga dominasi dari Hang Sun-hong dalam sejarah konfrontasi dengan Shin Tae-yong,” kata Soha menambahkan.

(cas/krs)

Media Vietnam Sebut Radja Nainggolan Bisa Membawa 2 Dampak Positif untuk Indonesia

Bola.net – Bursa transfer paruh musim BRI Liga 1 2023/2024 membawa kejutan besar bagi sepak bola Indonesia. Sebab, Bhayangkara FC mampu mendatangkan pemain dengan nama dan reputasi besar yakni Radja Nainggolan.

Beberapa transfer penting terjadi pada paruh musim BRI Liga 1 2023/2024. Persija Jakarta meminjam Gustavo Almeida dari Arema FC. Persija meminjam pemain yang kini memimpin daftar top skor.

Persib Bandung merombak susunan pemain asing. Dua pemain asing baru didatangkan, Kevin Mendoza dan Stefano Beltrame. Sedangkan, masa peminjaman Levy Madinda dari Johor Darul Takzim tidak diperpanjang.

Selain nama-nama di atas, ada nama besar lain yang mewarnai bursa transfer BRI Liga 1 2023/2024 yang dapat sorotan secara luas yakni Radja Nainggolan. Simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.

1 dari 3 halaman

Dapat Sorotan dari Media Vietnam

Keputusan Bhayangkara FC mendatangkan Radja Nainggolan bisa dibilang sebagai kejutan besar. Sebab, pemain 35 tahun itu punya reputasi dan karier yang besar di Eropa. Dia pernah membela AS Roma dan Inter Milan.

Banyak media Italia yang menyoroti kepindahan Radja Nainggolan ke Bhayangkara FC. Tuttomercatoweb menyebut sang ninja kembali ke lapangan untuk bermain di negara asalnya.

Media Vietnam juga membuat ulasan khusus pada transfer Radja Nainggolan. TheThao247 menyebut bakal ada dua dampak besar yang dirasakan Indonesia dengan kedatangan Radja Nainggolan.

“Radja Nainggolan tentunya akan semakin menambah daya tarik para penggemarnya sekaligus membuka jalan bagi pemain-pemain kelas atas lainnya untuk datang ke Indonesia,” tulis media Vietnam tersebut.

2 dari 3 halaman

Jadikan BRI Liga 1 yang Terbaik di ASEAN

Jadikan BRI Liga 1 yang Terbaik di ASEAN

Duta promosi Piala Dunia U-17 2023 Indonesia, Radja Nainggolan. (c) Pusat Informasi Piala Dunia U-17 2023

Ketua PSSI, Erick Thohir senang dengan keputusan Radja Nainggolan yang bergabung ke Bhayangkara FC. Menurutnya, kehadiran Radja bisa membantu BRI Liga 1 menjadi kompetisi terbaik di Asia Tenggara.

“Saya apresiasi keputusan Radja Nainggolan. Kehadirannya di BRI Liga 1 pastinya makin membuat kompetisi ini makin baik,” ujar Erick Thohir.

“Seperti yang sudah berulang kali saya tekankan, bahwa kami harus menjadikan Liga Indonesia sebagai kompetisi terbaik di Asia Tenggara,” sambungnya.


PSSI hingga Kemenpora Apresiasi Media Cup 2023

Bola.net – Turnamen mini soccer antarmedia bertajuk Media Cup 2023 memperebutkan Piala Menpora resmi bergulir pada Kamis (26/10). Ajang ini dibuka secara langsung oleh Wakil Ketua Umum (Waketum) PSSI, Zainudin Amali.

Setelah sukses pada penyelenggaraan perdananya di 2022, PSSI Pers kembali menggulirkan Media Cup yang pada tahun ini didukung oleh Bank Mandiri. Turnamen ini berlangsung di Triboon Mini Soccer, Cilandak, Jakarta Selatan, pada 26-27 Oktober 2023.

Acara pembukaan berlangung meriah. Selain Waketum PSSI, turut hadir Asisten Deputi Sentra Pembinaan Olahraga Prestasi pada Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Bayu Rahadian, Senior Vice President Corsec Bank Mandiri, Rudi As Aturridha, Direktur Teknik (Dirtek) PSSI, Indra Sjafri, dan Brand Ambassador Mandiri Media Cup 2023, Nova Arianto.

Zainudin Amali angkat topi untuk Mandiri Media Cup 2023. Menurutnya, ajang ini bisa dijadikan wadah silaturahmi dan relaksasi bagi rekan-rekan media yang setiap harinya harus dikejar deadline.

“Kita tahu ini adalah tahun kedua penyelenggaraan Media Cup. Ajang ini dimulai pada saat saya masih menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora),” ujar Zainudin Amali usai melakukan tendangan kick-off pertama Mandiri Media Cup 2023 Memperebutkan Piala Menpora.

“Waktu itu saya punya gagasan, ajang ini jangan hanya menjadi turnamen, saya maunya jadi kompetisi. Kenapa kompetisi? Karena bisa panjang durasinya dan peserta bisa bertambah. Teman-teman media baik tv, online, dan media lainnya merasakan apa yang di dalam sepak bola, bukan hanya memberitakan meliput.”

“PSSI mengapresiasi inisiatif para rekan-rekan media untuk membuat Mandiri Media Cup. Ini tujuan utamanya bukan prestasi, karena prestasi para rekan-rekan media sudah diraih pada masanya. Seperti yang saya bilang, ini bisa dijadikan ajang silaturahmi dan relaksasi, serta teman-teman media bisa merasakan atmosfer sepak bola secara profesional,” lanjutnya.