Tag: LIB

Erick Thohir Meeting dengan Exco PSSI dan PT LIB, Bahas Jadwal Timnas Indonesia dan Liga 1

Bola.net – Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir melakukan rapat untuk membahas jadwal Timnas Indonesia dan Liga 1. Erick rapat dengan anggota Exco PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB).

Erick Thohir ingin sinkronisasi jadwal antara Timnas Indonesia dengan Liga 1. Jadwal timnas dan kompetisi jangan sampai bersamaan selama tiga tahun ke depan.

Apalagi, Timnas Indonesia akan bermain di Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Skuad Garuda bakal melahap sepuluh pertandingan.

Oleh sebab itu, Liga 1 musim depan harus dihentikan beberapa kali. Mulai pada September, Oktober, November 2024 dan Maret 2025.

1 dari 1 halaman

Banyak Berhenti

Banyak Berhenti

Skuad Timnas Indonesia merayakan gol Rizky Ridho ke gawang Filipina di SUGBK, Selasa (11/06/2024). (c) Bola.net/M. Iqbal Ichsan

“Setelah Timnas Indonesia memastikan lolos ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, saya, bersama Exco PSSI dan pengelola Liga Indonesia melakukan meeting untuk memastikan jadwal Timnas Indonesia dan liga bisa berjalan bersama hingga 2027,” ujar Erick Thohir.

“Timnas Indonesia akan menghadapi 10 pertandingan di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Pertandingan akan dimainkan pada 5 dan 10 September 2024, 10 dan 15 Oktober 2024, 14 dan 19 November 2024, 20 dan 25 Maret 2025, dan 5 dan 10 Juni 2025,” katanya menambahkan.

Timnas Indonesia akan tahu lawan di Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 dalam waktu dekat. Pengundian bakal digelar di Kuala Lumpur, Malaysia pada 27 Juni 2024.

“Drawing untuk penentuan grup babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 akan dilakukan pada 27 Juni 2024 di Kuala Lumpur, Malaysia,” imbuh Erick Thohir.

(Bola.net/Fitri Apriani)

PT LIB Belum Tentu Liburkan Kompetisi saat Piala Asia U-23


Jakarta

Meliburkan kompetisi bisa menjadi solusi kala Liga 1 2023/24 bentrok dengan Piala Asia U-23 2024. Tapi PT LIB masih menimbang-nimbang konsekuensi pembengkakan biaya.

Timnas Indonesia U-23 akan menggelar Pemusatan Latihan (TC) di Dubai, Uni Emirat Arab, mulai 31 Maret. Lalu tampil di Piala Asia U-23 di Qatar yang bakal terselenggara pada 15 April – 3 Mei mendatang.

Di saat yang sama dengan TC Timnas U-23, Liga 1 akan masuk pekan ke-31 mulai 1 April. Kemudian saat fase grup Piala Asia U-23, Liga 1 tengah menggelar laga pekan ke-32 dan ke-33.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Itu adalah pekan-pekan krusial buat klub yang berjuang untuk lolos empat besar demi lanjut ke babak championship series. Begitu juga buat klub-klub yang berjuang lolos dari ancaman degradasi.

Maka dari itu, ada kemungkinan klub bakal keberatan untuk melepas pemainnya ke Timnas U-23. Opsi meliburkan kompetisi pun bisa menjadi pilihan, tapi PT Liga Indonesia Baru (LIB) belum bisa memastikan akan mengambil pilihan ini dalam diskusinya bersama PSSI beberapa waktu lalu.

“Kami diskusi dan sudah menyampaikan timeline kompetisi karena itu adanya April 15 sampai 3 Mei di mana masa itu krusial. Kalau dimundurkan mungkin kan posisi liga libur tidak masalah, jadi mundur Juni-Juli, konsekuensinya itu,” kata Direktur Utama PT LIB Ferry Paulus kepada wartawan.

“Tapi kami sampaikan Bulan Maret Kualifikasi (Piala Dunia) lawan Vietnam. Kita main duluan terus away, artinya pertengahan Maret (kompetisi) off, jadi ruangnya sempit. Saya sampaikan seandainya TC bagaimana? Kalau tak ada TC langsung jalan bagaimana?” ujarnya.

Salah satu konsekuensinya adalah pembengkakan biaya operasional kompetisi karena bertambahnya durasi kompetisi. Untuk satu hal ini, PT LIB menjamin masih bisa ditangani.

Tapi pembengkakan biaya bukan cuma akan dialami PT LIB. Klub juga akan harus mengeluarkan biaya ekstra untuk menggaji pemainnya.

LIB tidak masalah, bukan berarti kami kecukupan uang, paling nambah sebulan uang kontribusi. Ini beda dibandingkan operasional klub ada gaji dan sebagainya. kita sudah buat simulasi berdasarkan data itu hampir Rp 100 M sebulan kalau mundur,” tutur Ferry Paulus.

“Kalau liga tidak seberapa, Rp 7,5 m dibagi 12, dikali 18. Nah ini poin disampaikan istilahnya nanti dianalisis sama-sama kalau ada analisa lebih jauh kami bicarakan lagi,” ucapnya.

(mro/aff)

Andre Rosiade Laporkan Wasit Sriwijaya vs Semen Padang ke LIB, Gara-Gara Tidak Offside dan Nihil Pemain U-21

Bola.net – Penasihat Semen Padang, Andre Rosiade melaporkan pengadil pertandingan ketika timnya berhadapan dengan Sriwijaya FC. Saat itu, Kabau Sirah sedang bertanding dalam pekan keempat Grup 1 Liga 2 2023/2024.

Andre Rosiade bahkan langsung mendatangi Kantor PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan Satgas Independen Antimafia Bola di Menara Mandiri II, Jakarta Pusat, pada Rabu (4/10).

Andre Rosiade mengadukan asisten wasit 2, Ahmad Maulana Rusnadi karena tidak menganggap pemain Sriwijaya FC, Habibi Jusuf dalam posisi offside. Akibatnya, Semen Padang gagal meraih kemenangan.

Gol Habibi Jusuf pada menit ke-90 memaksa Semen Padang bermain imbang 1-1 dengan Sriwijaya FC di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang pada Minggu (1/10).

Andre Rosiade mengklaim Habibi Jusuf seharusnya dianggap offside ketika menyambar bola muntah memanfaatkan tepisan bola dari kiper Kabau Sirah, Fakhrurrazi Quba.

“Kami datang ke Kantor PT LIB sesuai prosedur yang ada di PSSI bahwa kami ingin melaporkan ke Komisi Disiplin,” ujar Andre Rosiade di Kantor PT LIB.

“Ada dua hal. Yang pertama adalah kelalaian dari asisten wasit 2 yang berujung gol Sriwijaya FC ke gawang Semen Padang di mana gol itu diduga offside,” katanya menambahkan.

PT LIB Kutuk Pengeroyokan Terhadap Ofisial Madura United di Kandang PSS Sleman

Bola.net – PT. Liga Indonesia Baru (PT. LIB) buka suara ihwal terjadinya insiden pengeroyokan terhadap ofisial Madura United, usai laga kontra PSS Sleman, akhir pekan lalu. Mereka menyebut kejadian ini mencederai sportivitas dan asas fairplay.

“Insiden tersebut sangat mencederai nilai sportivitas dan fairplay yang selama ini menjadi pedoman kita dalam mengarungi Kompetisi BRI Liga 1 2023/2024,” ucap Dirut PT. LIB, Ferry Paulus.

“LIB juga mengutuk keras semua tindakan yang berbau kekerasan di dalam maupun luar lapangan,” sambungnya.

Sebelumnya, terjadi kekerasan terhadap personel media officer Madura United usai laga yang dihelat di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (24/09) tersebut. Kejadian ini bermula ketika tim dan ofisial menghadiri acara konferensi pers usai laga.

Dalam acara tersebut. ada sejumlah oknum tanpa ID Card yang masuk ke dalam ruangan tersebut. Salah satu oknum, yang menggunakan penutup wajah tersebut, bertindak agresif di meja preskon, tempat di mana pelatih dan pemain duduk.

Melihat situasi tak kondusif, acara konferensi pers ini pun dihentikan. Pemain pemain dan pelatih Madura United segera masuk ke ruang ganti. Setelah pemain dan pelatih masuk ruang ganti, media officer Madura United, yang masih tertinggal di ruang konferensi pers didekap dan didorong oleh oknum yang lain. Ia pun diseret ke arah lorong masuk pemain ke lapangan. Kemudian, ia dikeroyok secara bersama-sama oleh beberapa oknum lain yang ada di luar. Beruntung, personel media officer tersebut bisa lolos kemudian ditolong oleh petugas dan dibawa ke ruang medis.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.