Tag: Klaim

Hasil BRI Liga 1: Gol Semata Wayang Paulo Henrique Bawa Persebaya Klaim 3 Poin atas Bhayangkara FC

Setelah sulit memecah kebuntuan selama babak pertama. Persebaya Surabaya akhirnya membuat publik Gelora Bung Tomo bersorak pada menit ke-53. Paulo Henrique berhasil mencetak gol keduanya untuk Persebaya pada musim ini.

Berawal dari pergerakan Bruno Moreira di sisi kiri serangan Persebaya, pemain asing asal Brasil itu melepas umpan silang mendatar yang tepat jatuh di kaki Paulo Henrique.

Striker asing Persebaya itu sempat mengontrol bola dan langsung melepas tembakan kaki kiri yang keras dan mengoyak jala bagian atas gawang Bhayangkara FC yang dikawal oleh Aqil Savik.

Tertinggal satu gol, Bhayangkara FC meningkatkan intensitas serangan. Radja Nainggolan sempat menggetarkan mistar gawang Persebaya yang dikawal Ernando Ari lewat tembakan jarak jauh. Sayang, bola hanya membentur mistar.

Pada menit ke-82, wasit mengeluarkan kartu merah untuk Reva Adi Utama dari Persebaya Surabaya dan Sani Rizki Fauzi dari Bhayangkara FC. Keduanya sempat terlihat bersenggolan, berselisih, dan ada gerakan sengaja memukul yang ternyata terlihat oleh wasit yang tak ragu mengeluarkan kartu merah langsung kepada kedua pemain.

Persebaya harus kehilangan Ernando Ari yang mengalami cedera pada menit akhir pertandingan. Kiper Timnas Indonesia itu tampak kesakitan di bagian bahu setelah melakukan penyelamatan dan duel udara di depan gawangnya. Andhika Ramadhani pun masuk lapangan untuk mengawal gawang Persebaya.

Bhayangkara FC masih punya 10 menit waktu tambahan untuk bisa menyamakan kedudukan. Namun, upaya menyerang selalu gagal dan malah membuat Persebaya beberapa kali melakukan serangan balik.

Hingga wasit meniupkan peluit tanda pertandingan usai, Persebaya Surabaya mempertahankan keunggulan 1-0 dan merebut tiga poin yang membuat mereka kini naik satu peringkat ke posisi 12 dalam klasemen BRI Liga 1 2023/2024 dengan torehan 30 poin. Sementara itu Bhayangkara FC tetap tertahan di dasar klasemen dengan 15 poin.

 

Joan Laporta Klaim 16 Tim Tertarik Ikut European Super League


Barcelona

Joan laporta masih memperjuangkan digelarnya European Super League. Bos Barcelona itu mengklaim ada 16 klub yang berminat, termasuk Inter Milan dan AC Milan.

Barcelona dan Real Madrid jadi dua klub tersisa yang bertahan di European Super League. Format baru kompetisi disiapkan setelah ancaman sanksi dari UEFA dan FIFA dianulir Pengadilan Uni Eropa.

UEFA dan FIFA memang getol menjegal bergulirnya European Super League. Kompetisi itu dianggap sebagai saingan kompetisi antarklub Eropa yang ada saat ini semisal Liga Champions.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

European Super League diumumkan pada 18 April 2021 dengan 12 klub penggagas. Namun, sebagian klub memutuskan mundur setelah mendapat penolakan dari suporter.

Seluruh perwakilan klub dari Inggris dan Italia menarik diri European Super League. Hanya dua wakil Spanyol, Real Madrid dan Barcelona, yang bertahan sampai saat ini.

Joan Laporta kini berusaha mengajak lagi klub-klub Eropa ke European Super League. Dia mengiming-imingi setiap peserta keuntungan yang lebih dari Liga Champions.

“European Super League bisa saja digelar mulai musim depan, atau mulai musim 2025/26. Apakah perwakilan Inggris ikut atau tidak, saya tidak peduli,” kata Laporta, dilansir dari Calciomercato.

“Sebuah proposal dibuat untuk klub yang berpartisipasi, Anda bisa bilang mereka akan mendapatkan 100 juta, yang bahkan tidak Anda peroleh dengan memenangkan Liga Champions,” sambungnya.

“Klub mana yang sudah menunjukkan minatnya sekarang? Barcelona, Madrid, Inter, Milan, Napoli, Roma, Marseille, tiga tim Belanda, Club Brugges dan Anderlecht, dan tim LaLiga mana pun kecuali Atletico Madrid. Itu berarti 16 atau 18 tim… Akan lebih baik jika 16 tim dan klub lain bisa bergabung nanti,” Joan Laporta menjelaskan.

Simak Video “Laporta Terima Pengunduran Diri Xavi dari Barcelona
[Gambas:Video 20detik]
(bay/mrp)