Jakarta

Indonesia vs Irak menyedot animo tinggi dari WNI di Qatar untuk datang langsung ke stadion. Tapi, suporter dibuat kebingungan untuk menebus karcis masuk.

Indonesia vs Irak akan digelar di Stadion Ahmad bin Ali, Al Rayyan, Qatar. Laga Grup D Piala Asia 2023 itu akan kickoff, Senin (15/1/2024) malam pukul 21.30 WIB.

Sebanyak 22 ribu WNI tinggal di Qatar. Oleh karena itu, ada harapan bahwa perjuangan Timnas Indonesia mendapatkan dukungan ribuan suporter.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Agar pendukung Timnas Indonesia bisa lebih terkoordinir, Ultras Garuda Qatar pun didirikan pada Oktober 2023. Tujuannya, agar suporter Indonesia tak ketinggalan informasi dan pendukung di sana mempunyai wadah khusus suporter sepakbola.

Pertemuan dengan LOC Piala Asia 2023 dilakukan Ultras Garuda Qatar bersama Indonesian Football Association in Qatar (IFQ) dan Kedubes RI di Qatar. Dari permintaan 1.000 tiket, cuma disetujui 300 tiket.

“Kami dengan IFQ barengan, disupport KBRI. Tiket sudah approach untuk Indonesia vs Irak. Begitu pertemuan, saya menyampaikan akan blocking untuk suporter. Permintaan kami 1.000, tapi untuk yang pertama hanya diberi 300 tiket. Cuma dikasih kesempatan 2-3 hari karena terbatas,” kata Ketua Ultras Garuda Qatar, Dadan Juarsa, saat dihubungi detikSport.

Persetujuan untuk pembelian tiket kolektif memakan waktu sampai dua pekan. Waktu tunggu yang lama ini membuat pendukung Indonesia cemas. detikSport sudah mencoba menelusuri ketersediaan tiket Indonesia vs Irak di situs AFC, Minggu (14/1) siang. Tiket laga itu masih tersedia di tiga kategori tapi terbatas. Satu orang dibatasi bisa membeli 10 tiket.

“Approval dua minggu membuat orang-orang menunggu. Oleh karena itu ada yang booking pribadi, ternyata jumlahnya lebih banyak dari kuota,” kata dia menambahkan.

Pembelian tiket yang tidak satu pintu ini membuat dukungan suporter ke Timnas tak akan terkonsentrasi pada satu titik tribune. Dadan memberikan penjelasan mengenai itu.

“Sebenarnya kami terbagi dalam 3 kelompok tiket. Tiket yang dibeli secara blocking oleh Ultras, tiket yang dibeli online (mandiri), dan tiket yang mungkin diberikan gratis dari Pihak LOC AFC dengan nama Sukron Ticket. Tiket terakhir baru diberikan mepet dengan hari pertandingan, dan jumlahnya tidak pasti,” kata Dadan.

“Ini ada peran inkonsistensi dari AFC, misal sekarang ini sudah sold out, malam bisa ada banyak lagi. Ada juga yang bercerita kalau tiket yang dipesan tidak bisa dibayar,” kata dia menambahkan.

Pihak Kedutaan RI di Qatar menerangkan ada sekitar 1.000 sampai 2.000 orang yang akan mendukung langsung perjuangan Indonesia melawan Irak.

“Persoalannya memang besok bertepatan dengan hari kerja. Diaspora kan kerjanya shift-shift-an ya, banyak juga yang shift malam. Tapi hampir pasti di atas 1000 masih akan datang ke stadion,” kata Ali Murtado, PF Pensosbud KBRI Doha, kepada detikSport.

(cas/pur)