Tag: Kasus

APPI Duga Persija Dibanned Transfer FIFA Bukan karena Kasus Marko Simic, Jadi Apa Dong?

Bola.net – Asosiasi Pesepak Bola Profesional (APPI) menduga hukuman larangan transfer dari FIFA untuk Persija Jakarta bukan karena kasus Marko Simic. Pasalnya, sengketa kedua belah pihak dinilai sudah tuntas.

Persija bersama empat tim Liga Indonesia lainnya yaitu Persiraja Banda Aceh, Sada Sumut FC, Persikab Kabupaten Bandung, dan Persiwa Wamena mendapatkan sanksi dari FIFA berupa embargo pendaftaran pemain.

Persija, Persiraja, Sada, dan Persikab tidak boleh menambahkan pemain baru selama tiga periode jendela transfer. Sementara Persiwa yang telah berganti nama menjadi Bina Putra FC sampai batas waktu yang belum ditentukan.

“Sudah selesai masalah Simic karena kalau belum selesai tidak mungkin dikontrak,” ujar CEO APPI, Mohamad Hardika Aji.

1 dari 3 halaman

Berlaku 26 Januari 2024

Marko Simic mengadukan Persija ke FIFA pada 2022 karena merasa gajinya tidak dibayarkan Macan Kemayoran. Beberapa bulan kemudian, penyerang asal Kroasia itu memenangkan gugatannya.

Persija diwajibkan FIFA untuk membayar Rp 20 miliar lebih kepada Marko Simic. Ujung-ujungnya, kedua belah pihak malah CLBK pada awal musim BRI Liga 1 2023/2024.

Sanksi FIFA kepada Persija mulai berlaku pada 26 Januari 2024. Jika merujuk dari tanggal diputuskannya hukuman itu, Aji melihat penyebabnya tidak terkait dengan perkara Marko Simic.

“Saya mungkin melihat logikanya saja. Putusan FIFA berlaku pada 2024. Cuma rasanya sih hampir pasti itu bukan Simic, Karena dari tanggalnya saja bukan tanggal keputusan sini,” kata Aji.

2 dari 3 halaman

Tinggal Diselesaikan

Soal sanksi FIFA kepada empat klub yang lain, Aji juga masih mencari tahu. Termasuk apakah sanksi itu berasal dari Dispute Resolution Chamber (DRC) atau Komite Disiplin (Komdis) FIFA

“Saya belum tahu kasusnya mana saja di setiap klub, baru sebagian yang tahu. Jadi saya belum tahu kasusnya seperti apa,” tutur Aji.

“Kasusnya apakah pemain dengan klub, kemudian juga apakah masih tahap di DRC atau sudah di Komdis FIFA jadi belum bisa bereaksi secara utuh. Yang pasti sebenanrnya itu simpel, tinggal diselesaikan,” imbuhnya.


Barcelona Didakwa Suap Wasit dalam Kasus Negreira


Barcelona

Hakim mendakwa Barcelona melakukan kejahatan suap wasit. Los Cules terbukti membayar eks wakil presiden Komite Wasit, Jose Maria Enriquez Negreira.

Melansir media Spanyol, El Debate, hakim Joaquin Aguirre menjatuhkan dakwaan kepada Barcelona. Blaugrana dinyatakan bersalah dengan memberi uang suap 7,5 juta euro kepada Negreira pada rentang 2001-2018.

Negreira sendiri dianggap sebagai pejabat publik yang dilarang menerima pembayaran atas pelaksanaan tugas publiknya di Komite Wasit Spanyol (CTA). Uang yang diterimanya dari Barcelona dinilai sebagai kejahatan suap.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dua mantan presiden Barcelona, Josep Maria Bartoemu dan Sandro Rosell, didakwa bersalah atas kasus ini. Negreira dan putranya, Javier Enriquez Romero, turut didakwa bersalah.

Barcelona tidak menggunakan “metode pembayaran tradisional”, melainkan menggunakan “bentuk baru dari kemungkinan remunerasi yang tidak sah.” Bagi hakim, hal ini mewakili “kemungkinan korupsi sistemik” di CTA sejak Negreira mengendalikan sistem kualifikasi wasit.

Salah satu aspek paling memberatkan dari dakwaan ini adalah bukti surat ancaman Negreira ke kepada Bartomeu pada pertengahan 2018. Negreira mengancam akan mengungkapkan serangkaian fakta yang dapat merugikan Barcelona apabila klub tidak melanjutkan pembayaran kepadanya.

“Ini menunjukkan Enriquez Negreira menyadari adanya tindakan terlarang serius yang menguntungkan Barca,” begitu isi pernyataan hakim Joaquin Aguirre, dilansir dari El Debate.

Selain penyuapan, Negreira, Rosell, Bartomeu dan mantan direktur Soler dan Grau dituduh melakukan kejahatan korupsi yang berkelanjutan dalam bisnis dalam bentuk penipuan olahraga, administrasi yang tidak adil dan pemalsuan dokumen komersial lainnya.

Penyelidikan terpisah sudah dilakukan pada awal September 2023 terkait pencucian uang yang dilakukan Negreira dan putranya, serta jaringan perusahaan tempat pengiriman uang dilakukan.

Barcelona sebelumnya membantah menyuap Negreira untuk kepentingan klubnya. Joan Laporta selaku presiden klub menyebut kasus ini dibuat untuk menjatuhkan citra Blaugrana.

Simak Video “UEFA Ikut Selidiki Skandal Suap Wasit Barcelona
[Gambas:Video 20detik]
(bay/adp)