Tag: Kalah

Kalah di Semifinal, Sabar/Reza Akui Habis Bensin


Jakarta

Tren positif Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani terhenti di babak empat besar Indonesia Open 2024. Mereka kehabisan bensin.

Tampil di babak semifinal Indonesia Open, Sabtu (8/6), Sabar/Reza harus mengakui keunggulan Man Wei Chong/Kai Wun Tee. Mereka kalah setelah bertarung ketat melawan wakil Malaysia tersebut 27-29, 13-21.

Sabar/Reza seusai tanding tetap mengucap syukur dengan pencapaian yang sudah mereka raih hingga saat ini. Terlebih, mereka juga sudah tampil semaksimal mungkin, meski tak bisa dipungkiri fisik tak mendukung di akhir-akhir.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Kesulitan saya pribadi karena kondisi badan sudah sedikit menurun, jadi mungkin serangan kita sedikit menurun, dan pertahanan dari Malaysia sangat kuat. Jadi itu sih,” kata Reza saat ditemui di Mixed zone.

“Kalau boleh menambahkan di poin-poin terakhir kita kurang teliti, terburu-buru, dan terbawa suasana juga, jadinya kurang bisa ambil di game awal,” Sabar menimpali.

Reza juga menepis jika kekalahan mereka karena tekanan menjadi satu-satunya wakil Indonesia di turnamen BWF Super 1000.

“Sebenarnya bukan tekanan, malah jadi motivasi kami untuk bermain dengan baik, cuma tak bisa dipungkiri tenaga kami sudah banyak terkuras. Kami juga sudah main di empat pertandingan, mungkin ini pertandingan di empat turnamen terakhir dan cukup panjang perjalanannya, jadi itu tenaganya sangat terkuras,” Reza menjelaskan.

Meskipun terhenti di semifinal, Sabar/Reza tetap berterima kasih kepada para suporter yang telah mendukung mereka hingga larut malam.

“Alhamdullilah kami berdua bisa menyelesaikan pertandingan dengan baik tanpa cedera apapun. Kami bangga bisa menyelesaikan pertandingan dengan semaksimal mungkin,” kata Sabar

“Walaupun hasilnya belum bisa sampai ke puncak, belum bisa memenangkan pertandingan, tapi saya sangat berterima kasih dengan fans yang sudah datang ke Istora, fans di rumah, semoga di next turnamen kita bisa jauh lebih baik.”

Selanjutnya, Sabar/Reza berencana untuk tampil di Japan Open pada Agustus mendatang. Mereka akan melakukan pembenahan agar di turnamen selanjutnya bisa meraih hasil lebih maksimal.

“Target kami pribadi ingin tembus 20 besar dunia dan semoga pencapaiannya bisa lebih dengan performa kali ini dan meningkatkan kepercayaan diri dan bisa berjuang untuk Indonesia,” ucap Sabar.

(mcy/adp)

MU Kalah Sampai 14 Kali, Baru Kali Ini Terjadi di Premier League!


Jakarta

Satu lagi catatan buruk dari pencapaian Manchester United usai berakhirnya Premier League 2023/2024. Man United mencatatkan jumlah kekalahan terbanyak dalam sejarahnya di ajang tersebut.

Raihan 60 poin dibuat skuad Erik ten Hag musim ini, setelah MU menyudahi musim dengan berada di posisi ke-8. Ini merupakan posisi finis terburuk Man United dalam sejarahnya di Premier League.

Sebelum musim ini, peringkat paling buruk the Red Devils di akhir musim adalah posisi ketujuh yang dicatatkan pada musim 2013/2014. Saat itu MU meraih 64 poin hasil dari 19 kali menang, 7 kali seri, dan 12 kali kalah.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dan 12 kekalahan itu pun sempat menjadi jumlah paling banyak yang dialami oleh Manchester United dalam satu musim Premier League. Di musim 2021/2022, jumlah kekalahan serupa turut dicatatkan.

Nah, pada musim 2023/2024 ini rekor baru sudah tercipta: Man United kalah 14 kali dalam perjalanannya mengarungi satu musim Premier League. Alias dua kali lebih banyak daripada rekor sebelumnya.

Secara terperinci, Man United-nya Erik ten Hag musim ini mencatatkan 18 kemenangan, 6 kali seri, dan 14 kali kalah dalam meraih 60 poin di Premier League 2023/2024.

Sebelum era Premier League, jumlah kekalahan paling banyak yang dialami oleh Man United adalah pada musim 1989/1990 di era Divisi Satu. Dari data TransferMarkt, skuad besutan Sir Alex Ferguson saat itu punya 16 kekalahan.

Sementara rekor jumlah kekalahan paling banyak yang dialami oleh Manchester United adalah pada Divisi Satu 1973/1974, ketika ditangani Tommy Docherty. Ada 20 kekalahan yang dialami pada musim tersebut.

(krs/raw)

Hasil BRI Liga 1 2023/2024: Arema Keluar dari Zona Degradasi, Persija Nyaris Kalah

Bola.net – Hasil BRI Liga 1 2023/2024 pada hari Minggu (21/4/2024) malam. Ada dua pertandingan seru tersaji di pekan ke-32 kasta tertinggi sepakbola Indonesia tersebut.

Pertandingan pertama adalah pertandingan Borneo FC vs Arema FC. Duel ini digelar di staidon Batakan, di mana Borneo FC berstatus sebagai pemuncak klasemen sementara Arema FC berada di zona degradasi.

Pertandingan kedua adalah mempertemukan Barito Putera dan Persija Jakarta di Stadion Sultan Agung. Laga ini mempertemukan tim peringkat sembilan dan sepuluh klasemen sementara BRI Liga 1 2023/2024.

Bagaimana hasil pertandingannya? Simak selengkapnya di bawah ini.

1 dari 7 halaman

Borneo FC vs Arema FC

Berstatus sebagai tuan rumah, Borneo FC tampil menekan sejak awal pertandingan. Meski begitu, Arema FC juga memberikan perlawanan yang sengit kepada tuan rumah.

Pesut Etam baru bisa menjebol gawang Arema di menit ke-33. Berawal dari umpan silang Terens Puhiri, Habibi Jusuf mampu menanduk bola dengan baik ke gawang Arema dan menjadi gol. Skor 1-0 utnuk keunggulan tuan rumah.

Arema FC berhasil menyamakan kedudukan menjelang akhir babak pertama. Berawal dari Jayus Hariono yang mampu memberikan umpan sundulan ke arah Julian Guevara, dan sang gelandang langsung menyambar dengan tendangannya menjadi gol. Skor 1-1 menutup jalannya babak pertama.

Di babak kedua Borneo FC kembali tampil menekan. Namun gawang mereka malah kebobolan lagi di menit ke-52. Berawal dari Julian Guevara yang memberikan umpan kepada Charles Lokolingoy, sang striker mampu mengonversi umpan itu menjadi gol. Arema unggul 2-1.

Berada dalam posisi tertinggal, Borneo FC tampi llebijh agresif. Mereka terus menekan pertahanan Singo Edan sepanjang babak kedua. Namun hingga pertandingan berakhir, skor 2-1 bertahan untuk kemenangan Arema FC.

Berkat kemenangan ini, Arema FC berhasil keluar dari zona degradasi, di mana mereka menduduki peringkat 15 dengan raihan 34 poin. Sementara Borneo FC tetap perkasa di puncak klasemen.

2 dari 7 halaman

Barito Putera vs Persija Jakarta

Pertandingan antara Barito Putera vs Persija Jakarta ini berjalan sengit. Kedua tim sama-sama tampil menyerang sejak awal laga.

Laga yang intens itu baru pecah telur di menit ke-44. Berawal dari Gustavo Almeida yang berhasil lolos dari jebakan offside, ia masuk ke kotak penalti dan menyodorkan bola ke Ryo Matsumura yang tidak terkawal, dan tanpa kesulitan ia menjebol gawang Barito. Persija unggul 1-0 atas tuan rumah.

Barito Putera langsung memberikan balasan instan atas gol tersebut. Due menit berselang, Bagus Kahfi menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah tendangan mendatarnya gagal dihentikan oleh Andritany. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Di awal babak kedua, Barito berhasil mencetak gol cepat ke gawang Persija. Berawal dari skema sepak pojok, Eksel Runtukahu berhasil menyambar bola liar di gawang Persija. Skor berubah menjadi 2-1 untuk keunggulan tuan rumah.

Persija tidak menyerah begitu saja. Mereka mencoba untuk menekan dan menyamakan kedudukan.

Usaha Macan Kemayoran itu membuahkan hasil di menit ke-75, di mana tandukan Akbar Arjunsyah memanfaatkan umpan panjang Ondrej Kudela berhasil masuk ke gawang Barito Putera.

Di sisa pertandingan kedua tim melakukan jual beli serangan, namun skor 2-2 bertahan hingga wasit meniupkan peluit tanda berakhirnya pertandingan.

3 dari 7 halaman

Susunan Pemain Borneo FC vs Arema FC

Borneo FC (4-2-3-1): Nadeo Argawinata; Leo Guntara, Diego Michiels, Muhammad Alfharezzi, Rizky Dwi; Hendro Siswanto, Adam Alis; Win Naing Tun, Muhammad Taufany, Terens Puhiri; Habibi Jusuf

Pelatih: Pieter Huistra

Arema FC (4-3-3): Teguh Amiruddin; Johan Alfarizi, Bagas Adi Nugroho, Syaeful Anwar, Achmad Maulana; Jayus Hariono, Charles Almeida, Julian Guevara; Ginanjar Wahyu, Dedik Setiawan, Dendi Santoso

Pelatih: Widodo C Putro

4 dari 7 halaman

Susunan Pemain Barito Putera vs Persija Jakarta

Barito Putera (4-3-3): Nor Halid; Buyung Ismu, Carlos ALberto, Muhamad Firli, Ilham Zusril; Rizky Pora, Bayu Pradana, Mike Ott; Bagus Kahfi, Devid Santana, Gustavo Henrique

Pelatih: Rahmad Darmawan

Persija Jakarta (3-5-2): Andritany Ardhiyasa; Muhammad Akbar, Hanif Sjahbandi, Ondrej Kudela; Oliver Bias, Reski Fandi, Maciej Gajos, Ryo Matsumura; Marko Simic, Gustavo Almeida

Pelatih: Thomas Doll

5 dari 7 halaman

Statistik Pertandingan Borneo FC vs Arema FC

Borneo FC – Arema FC
Goals: 1-2
Shots on Target: 6-4
Posession: 68%-32%
Fouls: 10-15

6 dari 7 halaman

Statistik Pertandingan Barito Putera vs Persija Jakarta

Barito Putera – Persija Jakarta
Goals: 2-2
Shots on Tagret: 8-2
Posession: 54%-46%
Fouls: 15-14


Ronaldo Wajar Marah Ketika Kalah


Abu Dhabi

Cristiano Ronaldo dikartu merah saat Al Nassr tersingkir di Piala Super Arab Saudi. Pelatih Al Hilal Jorge Jesus menilai, kemarahan Ronaldo itu wajar.

Megabintang sepakbola Portugal itu diusir di menit-menit akhir saat Al Nassr dikalahkan Al Hilal dengan skor 1-2 di semifinal Piala Arab Saudi, tadi malam (8/4/2024). Wasit Mohammed Al Hoaish mesti mencabut kartu merah setelah Ronaldo menyikut Ali Al Bulayhi.

Lebih lanjut pemain terbaik dunia lima kali itu memberikan respons kontroversial. Ronaldo tampak kesal dengan keputusan itu, lalu mengepalkan tangan kanannya ke arah wasit seakan ingin meninju sang wasit.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ronaldo sudah memenangi banyak gelar juara selama lebih dari dua dekade berkarier. Jorge Jesus meyakini, amarah Ronaldo semata-mata karena hasratnya yang ingin terus menang.

“Ronaldo itu salah satu pesepakbola terpenting di dunia, dan role model untuk banyak pemain,” sahut pelatih berusia 69 tahun ini dilansir Sportkeeda.

“Namun, di dalam kariernya dia tidak terbiasa kalah. Jadi wajar jika dia marah ketika dia kalah, juga kehilangan fokus emosional dan mental di pertandingan-petandingan di mana dia kalah.” Jorge Jesus menambahkan.

Cristiano Ronaldo sudah mengemas 36 gol dan 12 assist untuk Al Nassr di seluruh kompetisi musim ini. Berdasarkan data dari Transfermarkt, kartu merah yang diterimanya tadi menandai kartu merah ke-12 Ronaldo di dalam kariernya di level klub.

Simak Video “Gol-gol Keren Cristiano Ronaldo Tandai Hat-Trick Ke-65 Sepanjang Karier
[Gambas:Video 20detik]
(rin/cas)

Kalah Lagi, Arema Semakin Tidak Bertaji di Hadapan Persebaya Surabaya

Bola.net – Arema FC menelan hasil yang kurang baik di pekan ke-30 BRI liga 1 2023/2024. Singo Edan kembali takluk dari sang rival, Persebaya Surabaya.

Pertandingan bertajuk Derby Jawa Timur ini memang dikenal sebagai salah satu laga terpanas di Indonesia. Karena dua tim ini memiliki sejarah rivalitas yang panjang.

Pertandingan ini berjalan sengit sejak awal laga. Namun Arema harus mengakui keunggulan sang tamu setelah gol semata wayang Yan Victor di akhir pertama mengunci kemenangan Persebaya.

Kekalahan ini jadi catatan buruk bagi Arema FC. Pasalnya mereka semakin tidak bertaji di hadapan Persebaya Surabaya.

Simak ulasan selengkapnya di bawah ini.

1 dari 4 halaman

Tidak Punya Taji

Tidak Punya Taji

Duel Arema FC vs Persebaya Surabaya di lanjutan BRI Liga 1 2023/2024, Rabu (27/3/2024) (c) Dok. Arema FC

Kekalahan atas Persebaya Surabaya ini membuat Arema sudah cukup lama tidak bertaji melawan Persebaya.

Di pertemuan pertama musim ini, Arema juga menelan kekalahan. Di markas Persebaya itu, Arema tumbang dengan skor telah 3-1.

Jika dirunut lebih panjang, Arema sudah kalah lima kali beruntun melawan Persebaya. Jadi ini merupakan catatan yang buruk bagi Singo Edan.

2 dari 4 halaman

Lama Tidak Menang

Lama Tidak Menang

Skuat Arema FC merayakan golnya ke gawang Badak Lampung FC di laga pekan kesembilan Shopee Liga 1 2019 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Selasa (16/07). (c) Bola.com/Iwan Setiawan

Arema FC sendiri tercatat sudah lama tidak menang melawan Persebaya Surabaya.

Kemenangan terakhir Arema di Derby Jawa Timur itu terjadi di tahun 2019. Pada laga itu Arema mampu menang dengan skor 4-0 atas Bajul Ijo.

Pada saat itu Arema berhasil menang berkat gol Dendi Santoso, Arthur Cunha, Sylvano Comvalius, dan Makan Konate.

3 dari 4 halaman

Semakin Berat

Semakin Berat

Iwan Budianto dan Widodo C Putro di laga BRI Liga 1 antara Persita Tangerang vs Arema FC, Rabu (13/3/3024). (c) Bola.net/M Iqbal Ichsan

Kekalahan atas Persebaya ini membuat Arema semakin berat untuk keluar dari zona degradasi.

Arema saat ini berada di peringkat 16. Mereka mengumpulkan 31 laga dari 30 laga.

Musim reguler BRI Liga 1 2023/2024 masih tersisa empat pertandingan lagi. Jadi Arema perlu menyapu empat laga itu dengan kemenangan agar bisa selamat dari degradasi.

4 dari 4 halaman

Empat Laga Sisa Arema FC di BRI Liga 1 2023/2024

Empat Laga Sisa Arema FC di BRI Liga 1 2023/2024

Skuat Arema FC merayakan gol Charles Lokolingoy ke gawang RANS Nusantara FC, Kamis (22/2/2024) (c) Dok. Arema FC

Matchday 31
PSS Sleman vs Arema FC
2 April 2024

Matchday 32
Borneo FC vs Arema FC
15 April 2024

Matchday 33
Arema FC vs PSM Makassar
19 April 2024

Matchday 34
Madura United vs Arema FC
28 April 2024


MU Kalah Lagi di Derby Manchester, Bukti Tertinggal Jauh dari City


Jakarta

Manchester United memperpanjang hasil negatif di derby Manchester. Kekalahan dari Manchester City kali ini bukti Setan Merah tertinggal jauh dari rival sekota.

Bertanding di Stadion Etihad, Minggu. (3/3/2024), Man United tumbang 1-3. Dalam laga itu, tim asuhan Erik ten Hag sempat unggul pada menit kedelapan berkat gol dari Marcus Rashford.

Man United tak bisa menahan gempuran Man City. Pada menit ke-56, Phil Foden menyamakan kedudukan. Pada sisa pertandingan Foden mencetak satu gol lagi, Erling Haaland juga sekali menjebol gawang lawan.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Man United pun mencatatkan tiga kekalahan beruntun di semua ajang saat berduel dengan man City. Gawang MU dibobol oleh City sebanyak delapan gol, cuma bisa membobol City dua kali.

Eks pemain Chelsea, Chris Sutton, menegaskan bahwa hasil laga kali ini membuktikan bahwa MU masih tertinggal jauh dari Man City.

Man United sangat tertinggal dari Manchester City. City pantas memenangi pertandingan,” kata Sutton di BBC.

“Saya pikir skornya bisa lebih besar. Kalau anda pendukung Man United anda berpikir, ‘bagaimana kami bisa mengejar Man City dalam waktu dekat?’. Ada jurang pemisah yang lebar dalam hal kelas,” kata dia menambahkan.

(cas/aff)

MU Sudah 11 Kali Kalah, Mengerikan


Manchester

Manchester United kalah 1-3 dari Manchester City. Maka sudah 11 kali kalah Setan Merah kalah di Liga Inggris musim ini. Kata Roy Keane, mengerikan!

Manchester United bertamu ke Manchester City di lanjutan Liga Inggris, Minggu (3/3) malam WIB. Laga bertajuk Derby Manchester ini dimenangkan The Citizens.

Rashford bawa Setan Merah unggul cepat lewat tendangan kerasnya. Di babak kedua, barulah brace dari Foden dan Haaland mengamankan tiga poin buat tuan rumah.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasil itu membuat Manchester United kesandung lagi untuk dekati empat besar. Sebelumnya, mereka juga kalah dari Fulham 1-2.

MU sementara tempat peringkat keenam Klasemen Liga Inggris dengan 44 poin dari 27 laga. Mereka tertinggal 11 poin dari Aston Villa di posisi akhir empat besar.

Manchester United pun sudah menelan 11 kekalahan di Liga Inggris musim ini. Sudah lebih banyak dari musim lalu, sembilan kali kalah.

“Statistik MU mengerikan, mereka sudah 11 kali kalah,” keluh eks pemain MU, Roy Keane kepada BBC.

“Orang-orang bilang MU sudah lebih baik, tapi akhirnya kalah juga 1-3,” lanjutnya.

Hal senada turut diutarakan oleh Gary Neville. Neville keluhkan MU yang masih saja tidak konsisten!

“Sebenarnya masih ada harapan untuk dekati empat besar, tapi mereka malah tidak konsisten,” ungkapnya.

Di posisi 10 besar, Manchester United jadi tim dengan kekalahan terbanyak bersama Newcastle dan Wolves yakni 11 kali. Celakanya, Man United pun juga jadi tim dengan selisih gol terburuk ketiga yakni -2 di bawahnya Wolves (-3) dan West Ham (-4).

(aff/adp)

Waduh! Chelsea Kalah oleh Tim Bocil Liverpool


London

Chelsea, membangun skuad senilai 1 miliar paun, hanya untuk kalah lawan tim bocah Liverpool di final Carabao Cup. Liverpool juara dengan pemain-pemain pelapis.

Liverpool membungkam Chelsea dalam final Carabao Cup –atau Piala Liga Inggris– di Wembley, Minggu (25/2/2024) malam WIB. ‘Si Merah’ datang dalam kondisi pincang berat karena sejumlah pemain kunci cedera.

Alisson Becker, Trent Alexander-Arnold, Curtis Jones, Mohamed Salah, Darwin Nunez, dan Diogo Jota absen. Bahkan Ryan Gravenberch kini menyusul masuk ruang perawatan karena cedera setelah 27 menit tampil di final akibat tekel Moises Caicedo.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pilihan terbatas itu pula yang bikin Juergen Klopp memainkan pemain-pemain muda pelapis. Harvey Elliott (20) dan Conor Bradley (20) jadi starter, disusul masuknya sejumlah nama lainnya di tengah jalannya laga.

Bobby Clark (19), James McConnell (19), Jayden Danns (18), dan Jarell Quansah (21) dimasukkan saking minimnya opsi di bangku cadangan. Sebagai perbandingan, Chelsea masih punya Christopher Nkunku, Mykhailo Mudryk, Noni Madueke, dan Trevoh Chalobah yang masuk dari bench.

Skuad Chelsea juga harus diakui berisi sejumlah pemain muda, namun di level pengalaman yang berbeda. Nama-nama seperti Malo Gusto dan Levi Colwill sudah kerap diturunkan Mauricio Pochettino sepanjang musim ini, sementara Palmer, Caicedo, Fernandez, hingga Mudryk memang diperkirakan jadi pilihan utama.

Pada akhirnya Liverpool memang cukup dinaungi keberuntungan karena Chelsea begitu boros peluang. Tapi penampilan ‘bocil-bocil’ mereka tetap patut diapresiasi di panggung sebesar ini.

“Ini berarti sangat besar. Dengan semua pemain muda di lapangan, kemenangan di babak tambahan. Ini luar biasa. Saya sangat bangga dengan tim ini,” kata Kapten Liverpool Virgil van Dijk kepada Sky Sports dikutip BBC.

Sebagai informasi, skuad Chelsea saat ini –dibentuk oleh Todd Boehly– bernilai nyaris 1 miliar paun, atau tepatnya 948 juta paun sesuai data transfermarkt. Dua gelandang mereka yakni Caicedo dan Fernandez saja masing-masing berharga 115 dan 107 juta paun.

Simak Video “Tahan Imbang Fulham, Liverpool Lolos ke Final Carabao Cup
[Gambas:Video 20detik]
(raw/adp)

Lagi, Arsenal Kalah di Fase Knockout Liga Champions


Jakarta

Arsenal takluk di tangan Porto di leg pertama 16 besar Liga Champions. Kekalahan ini memperpanjang tren buruk Arsenal di fase knockout Liga Champions.

Arsenal tandang ke markas Porto di leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Bermain di Estadio do Dragao, Kamis (22/2/2024) dini hari WIB, The Gunners kalah 0-1.

Arsenal kalah setelah kebobolan di penghujung laga. Galeno mencetak gol pada menit ke-90+4 untuk membuat Arsenal pulang dengan kepala tertunduk.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasil ini memperpanjang rentetan kekalahan Arsenal di fase knockout Liga Champions. Arsenal sudah kalah dalam lima pertandingan fase knockout secara beruntun.

Pada 2016, Arsenal kalah dari Barcelona dalam dua pertandingan di babak 16 besar. Musim berikutnya, Arsenal kembali tersingkir di babak 16 besar usai takluk di dua leg melawan Bayern Munich.

Arsenal jadi tim kelima yang kalah dalam lima pertandingan fase knockout Liga Champions secara beruntun. Meriam London mengikuti jejak AS Roma (Februari 2018), Bayer Leverkusen (Maret 2014), Celtic (Maret 2013), dan Real Madrid (Februari 2021).

Arsenal akan gantian menjamu Porto di Emirates Stadium pada pertandingan leg kedua, Rabu (13/3/2024) dini hari WIB. Mampukah Arsenal menghentikan rentetan kekalahan sekaligus membalikkan keadaan?

Hasil Arsenal di fase knockout Liga Champions:

2016 R16: 2-0 kalah dari Barcelona
2016 R16: 3-1 kalah dari Barcelona
2017 R16: 5-1 kalah dari Bayern
2017 R16: 5-1 kalah dari Bayern
2024 R16: 1-0 kalah dari Porto

(nds/ran)

Bayern Kalah Terus, Mourinho Makin Dekat Jadi Pengganti Tuchel?


Jakarta

Nasib Thomas Tuchel tampaknya di ujung tanduk setelah Bayern Munich kalah tiga laga beruntun. Jose Mourinho pun kian dekat jadi pengganti Tuchel?

Bayern harus menyerah 2-3 saat bertandang ke markas Bochum dalam lanjutan Bundesliga. Ini menjadi kekalahan ketiga beruntun setelah sebelumnya disikat 0-3 oleh Bayer Leverkusen di Bundesliga dan keok 0-1 melawan Lazio di leg pertama 16 besar Liga Champions.

Serangkaian penampilan mengecewakan itu membuat nasib Tuchel dalam sorotan. Mantan juru taktik Chelsea itu bisa saja dipecat dalam waktu dekat.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mourinho belakangan menjadi nama yang disebut-sebut sebagai target Bayern. Juru taktik asal Portugal itu kebetulan sedang tanpa klub usai dipecat AS Roma.

Menurut laporan Bild beberapa hari lalu, Mourinho sedang mempelajari bahasa Jerman. Kabar ini muncul di tengah isu ketertarikan Die Roten.

Selain Tuchel yang menjadi sorotan, internal tim juga disebut-sebut sedang tidak oke. Harry Kane kabarnya merasa frustrasi dengan hasil laga meski saat ini masih menjadi pemimpin top skor Bundesliga.

Bayern ada di posisi kedua Bundesliga dengan 50 poin. Juara 11 kali beruntun ini tertinggal delapan angka dari Bayer Leverkusen.

Bayern juga sudah tersingkir di DFB Pokal. Alhasil, Liga Champions dan Bundesliga menjadi gelar yang harus bisa diselamatkan.

Simak Video “Bayern Dilanda Badai Cedera, Tuchel Pede Kalahkan Galatasaray
[Gambas:Video 20detik]
(ran/rin)