Tag: Juga

Susul Thailand, Malaysia Juga Tersingkir dari Kualifikasi Piala Dunia


Kuala Lumpur

Malaysia juga gagal melaju ke ronde tiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Kemenangan atas Taiwan tak cukup membawa mereka lolos, karena Kyrgyzstan berhasil menahan imbang Oman.

Bermain di Stadion Bukit Jalil, Selasa (11/6/2024), Malaysia menang 3-1 berkat gol-gol dari Safawi Rasid pada menit ke-53, Paulo Josue (69′), dan Adib Ra’op pada injury time babak kedua. Taiwan sempat memimpin lewat gol Yu Yao-hsing (20′), namun akhirnya takluk.

Hasil itu membuat Malaysia mengakhiri klasemen Grup D dengan 10 poin hasil tiga kemenangan dan sekali seri, namun hanya menempatkan mereka di posisi ketiga. Sebab beberapa jam setelahnya, Kyrgyzstan menahan Oman 1-1 di Muscat.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasil tersebut membuat Kyrgyzstan finis di urutan kedua dengan 11 poin, sedangkan Oman lolos sebagai juara grup dengan 13 poin. Harimau Malaya pun harus gigit jari.

Malaysia mengikuti jejak Thailand dan Vietnam yang tersisih di laga terakhir penyisihan grup putaran kedua. Seperti dua tetangganya, mereka pun gagal lolos langsung ke Piala Asia 2027 karena dua tim yang finis teratas di tiap grup dalam putaran kedua kualifikasi otomatis mendapat tiket.

Kini mereka harus menjalani ronde ketiga Kualifikasi Piala Asia untuk memperebutkan enam jatah tersisa.

(adp/nds)

Ini Alasan Pelatih Suwon Belum Juga Mainkan Pratama Arhan


Jakarta

Pelatih Suwon FC Kim Eun-jung mengungkap alasan belum kunjung memainkan Pratama Arhan. Sudah tiga bulan Arhan di Korea Selatan tanpa bermain laga kompetitif.

Arhan diumumkan sebagai pemain baru Suwon pada pertengahan Januari 2024. Kemudian eks Tokyo Verdy itu bergabung bersama tim barunya saat menjalani Pemusatan Latihan (TC) di Jakarta sejak awal Februari.

Selama TC di Jakarta, Suwon sempat menggelar beberapa uji coba, salah satunya melawan Bhayangkara Presisi Indonesia. Dalam laga itu, Arhan cuma pemanasan tanpa ikut bermain.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian K League 1 2024 digelar mulai awal Maret, dengan Suwon dijamu Incheon United. Pratama Arhan tidak masuk skuad alias diparkir.

Pekan-pekan berikutnya Arhan terus diparkir dan belum mendapatkan kesempatan bermain. Sampai mendekati akhir Mei ini, Arhan belum sekalipun bermain di ajang kompetitif bersama Suwon.

“Arhan dalam kondisi baik sebelum Kualifikasi Olimpiade (Piala Asia U-23 2024). Lalu dia memainkan banyak laga sehingga membutuhkan banyak energi,” kata Kim Eun-jung, dikutip dari media Korea Selatan, Chosun.

“Pelatih Shin Tae-yong memanggil dia (ke Timnas Indonesia) jadi saya membantunya. Dia sangat kelelahan setelah playoff (Olimpiade 2024, Indonesia Vs Guinea),” ujarnya menambahkan.

Kim Eun-jung menambahkan bahwa sebenarnya dia sudah punya niatan untuk memainkan Pratama Arhan. Tapi keburu eks PSIS Semarang itu tampil di Piala Asia U-23 2024.

Selepas Piala Asia U-23 beres, Arhan justru dalam kondisi yang belum ideal. Namanya pun kembali diparkir saat Suwon menjamu Pohang Steelers pada pekan ke-13 K League, Minggu (19/5/2024).

“Sayang sekali harus ada panggilan (Timnas Indonesia) di saat kondisinya sudah memungkinkan,” tutur Kim Eun-jung.

(mro/krs)

BRI Liga 1: Persis juga Pincang Lawan Persija, Ramadhan Sananta, Moussa Sidibe, dan 2 Pemain Lain Absen

Bola.net – Persis Solo tidak lebih baik dari Persija Jakarta. Laskar Sambernyawa juga kehilangan banyak pemainnya untuk pekan ke-31 BRI Liga 1 2023/2024.

Jika Persija tanpa tujuh pemain maka Persis minus empat nama. Keempatnya yaitu Ramadhan Sananta, Moussa Sidibe, Sutanto Tan, dan Althaf Indie.

Ramadhan Sananta sedang membela Timnas Indonesia U-23 di Piala Asia U-23 2024. Moussa Sidibe telah meninggalkan Indonesia untuk pergi ke Spanyol menemani istrinya yang melahirkan.

Lalu Sutanto Tan masih pemulihan cedera robekan pada tulang rawan lutut yang membuatnya akan absen hingga akhir musim BRI Liga 1. Sementara Althaf Indie menjalani akumulasi kartu kuning.

1 dari 2 halaman

Tidak Diuntungkan

Pelatih Persis, Milomir Seslija merasa Laskar Sambernyawa tidak diuntungkan meski jumlah pemain yang absen lebih sedikit dari Persija. Bahkan, Macan Kemayoran hanya punya 15 pesepak bola yang tersedia untuk bermain.

“Lima belas pemain adalah jumlah yang cukup. Bahkan 13 pemain kalau bisa juga menjadi jumlah yang cukup. Tapi Persija punya pemain bagus untuk melawan kami,” ujar Milomir Seslija.

“Situasi ini sebetulnya secara dilematis mungkin akan menguntungkan Persija karena di satu sisi pressure akan ada di Persis karena anggapannya Persis harus menang, harus tampil lebih baik,” imbuhnya.

Adapun, Persis membutuhkan kemenangan untuk tetap bersaing menembus zona championship series BRI Liga 1 yang persaingannya sangat ketat. Persija juga perlu poin penuh demi menjauhi bayangan zona degradasi.

Duel Persija versus Persis akan berlangsung pada Rabu (17/4), di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat. Laga ini bakal kick-off pukul 19.00 WIB.


Mendunia! Jersey Madura United Masuk Museum Legend di Madrid & juga Sampai ke Tangan Rodrygo

Bola.net – Sepak bola Indonesia, perlahan tapi pasti, kian mendunia. Selain melalui prestasi yang kian membaik, sepak bola Indonesia juga dikenal melalui jalur lain, melalui pemain-pemain asing yang pernah merumput di kancah sepak bola Indonesia.

Salah satu sosok eks pemain asing yang memperkenalkan sepak bola Indonesia di kancah internasional adalah Lulinha. Eks pemain asing Madura United ini memperkenalkan sepak bola Indonesia di tanah Spanyol.

Lulinha, yang bernama lengkap Luiz Marcelo Morais Dos Reis, mengunjungi Museum Legend di Madrid. Di sana, pria berusia 33 tahun ini menemui pengurus museum dan memberikan jersey Madura United miliknya.

“Saya berkunjung ke Museum Legend di Madrid. Saat berada di museum, saya tak melihat apa pun dari Indonesia. Saya kemudian berbicara dengan pemilik museum dan menceritakan sepak bola di Indonesia, apalagi saya pernah bermain di Indonesia,” kisah Lulinha.

“Saat itu, saya membawa jersey untuk diberikan kepada pemilik museum agar dipajang. Ia sangat senang menerima jersey dari saya. Saya membawa jersey Madura United FC, dengan nama dan nomor punggung saya. Saya berharap, nama Madura United bisa leih terkenal di mancanegara. Saya bangga mengenal Indonesia terlebih Pulau Madura,” sambungnya.

Museum Legends sendiri merupakan museum yang mencatat sejarah perkembangan sepak bola dunia. Memiliki tagline sebagai Home of Football, museum yang didirikan di lahan seluas 4000 meter persegi ini menyimpan jersey bersejarah dari sejumlah legenda dunia seperti Zinedine Zidane, Maradona, Johan Cruyff, Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, dan sejumlah nama lain. Selain itu, ada juga sejumlah benda-benda bersejarah di kancah sepak bola dunia.

Museum ini dipimpin oleh Marcelo Ordas. Pria asal Argentina ini dikenal sebagai salah seorang kolektor papan atas pernak-pernik sepak bola dari seluruh penjuru dunia.

Dalam perjalanannya, Museum Legends juga disokong LaLiga, UEFA, FIFA, CONMEBOL, dan sejumlah asosiasi sepak bola lainnya.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.


Barcelona Juga Berharap Dapatkan Xabi Alonso


Barcelona

Xabi Alonso jadi incaran tim-tim besar. Salah satu yang bermimpi mendapatkan jasa sang pelatih tersebut, adalah Barcelona!

Xabi Alonso terus perkasa membawa Bayer Leverkusen di musim ini. Sudah 31 laga, Leverkusen-nya Alonso tidak terkalahkan.

Di Bundesliga, Bayer Leverkusen terus memimpin klasemen dengan terbaru membungkam Bayern Munich 3-0. Mereka memimpin dengan 55 poin dari 21 laga, unggul lima poin dari Munich.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilansir dari Diaro Sport, tim-tim besar seperti Liverpool dan Real Madrid memantau Xabi Alonso. Liverpool akan ditinggal Klopp dan Madrid akan ditinggal Ancelotti, maka mereka butuh pelatih baru.

Tak hanya itu, Barcelona turut bermimpi untuk merekrut Alonso!

Laporan yang beredar, para petinggi klub Barcelona tertarik dengan Xabi Alonso dan gaya mainnya diyakini akan cocok dengan Barca. Apalagi, Xavi Hernandez juga siap mundur di akhir musim ini dari kursi pelatihan.

Untuk diketahui, Alonso pasti tidak asing dengan Barca. Ayahnya, Periko Alonso pernah bermain untuk Blaugrana di era tahun 1980-an.

Alonso sebenarnya juga nyaris bergabung ke Barcelona di tahun 2009 semasa jadi pemain. Sayangnya, ketika itu ada sosok Sergio Busquets sehingga Alonso kemudian menerima pinangan Real Madrid.

(aff/pur)

Xavi Kadang Geregetan Juga Lihat Barcelona


Salamanca

Barcelona dibuat susah payah Unionistas di ajang Copa del Rey. Pelatih Xavi Hernandez kadang geregetan melihat timnya.

Barcelona menang 3-1 atas Unionistas di babak 16 besar Copa del Rey. Bermain di Stadion Reina Sofia, Salamamca, Jumat (19/1/2024) dini hari WIB, Blaugrana sempat tertinggal lewat gol Alvaro Gomez, sebelum membalas lewat aksi Ferran Torres, Jules Kounde, dan Alejandro Balde.

Di laga itu, Barcelona memang mendominasi bola. Namun, raksasa LaLiga itu juga mudah diserang lawannya.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Statistik menunjukkan, Unionistas bisa melepaskan 10 shots, 5 yang mengarah ke gawang. Catatannya tak beda jauh dengan Barcelona, yang membuat 13 tembakan dan 7 yang tepat sasaran.

“Selama beberapa waktu kami bermain bagus, namun terkadang kami harus bermain lebih baik, terkadang saya putus asa karena kami tidak melakukan apa yang harus kami lakukan,” kata Xavi Hernandez, kepada Mundo Deportivo.

“Ketika saya mengatakan bahwa kami sedang dalam tahap pembangunan, inilah yang saya maksud. Kami harus melakukan apa yang harus kami lakukan setiap saat,” katanya.

Terkait gawangnya yang mudah diancam lawan, Xavi menilai Barcelona harus lebih tampil agresif ke depannya. Hal itu yang dinilai kurang dari timnya saat ini.

“Mustahil bagi lawan untuk tidak menciptakan apa pun, karena cara kami bermain, mereka selalu punya tiga atau empat peluang, tapi memang benar Anda harus lebih agresif,” katanya.

“Ada beberapa yang harus kami hentikan. Kami harus menyamai agresivitas, keberanian, jiwa mereka, dan pada beberapa kesempatan kami kekurangan itu,” terang Xavi Hernandez.

Simak Video “Pakai Kruk ke Tempat Latihan Barcelona, Gavi Disambut Hangat Xavi Cs
[Gambas:Video 20detik]
(yna/cas)

Marc Marquez Oke Juga Geber Ducati


Valencia

Marc Marquez untuk pertama kalinya menjajal motor Ducati bersama Gresini Racing. The Baby Alien menunjukkan hasil positif di sesi tes MotoGP Valencia 2023.

Kontrak Marquez bersama Repsol Honda berakhir pada akhir musim 2023. MM93 memutuskan pindah ke tim Gresini Racing setelah menghabiskan 11 tahun berseragam Honda.

Marquez pun beralih tunggangan dari motor RC213V Honda menjadi Ducati Desmosedici GP23. Juara dunia delapan kali itu menggunakan motor anyarnya pada tes post season MotoGP di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Selasa (28/11/2023).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Marc Marquez tampak nyaman dan tak kesulitan menggeber GP23 di lintasan. Dia bahkan bisa bersaing dengan rider-rider lain dalam mencatatkan waktu terbaik.

Perolehan terbaik Marquez dibuatnya pada lap ke-46. The Baby Alien menorehkan waktu tercepat 1 menit 29,424 detik.

Catatan tersebut mengantarkan Marquez menjadi pebalap tercepat keempat sepanjang sesi tes. Perolehan waktunya hanya kalah 0,171 detik dari Maverick Vinales yang menduduki posisi pertama.

Manajer tim Gresini Racing, Michele Masini, menyebut sesi tes Valencia 2023 berjalan luar biasa bagi timnya. Dia juga mengapresiasi performa Marquez yang baru bergabung tapi sudah bisa beradaptasi dengan motor barunya.

“Hari ini luar biasa bagi tim. Perasaannya luar biasa di kedua sisi garasi,” kata manajer tim Gresini Michele Masini kepada MotoGP.com

“Soal Marc, saya tidak bisa bicara, tapi waktu putarannya bisa Anda lihat…,” dia menambahkan.

“Kami sedikit lelah setelah musim yang panjang ini, tapi sekarang kami tidak sabar memulai musim baru. Selalu membumi, tetapi dengan atmosfer ini kami dapat bekerja dengan sangat baik tahun depan,” Masini mengungkapkan.

Simak Video “Marquez Resmi ke Gresini: Keputusan yang Sangat Sulit
[Gambas:Video 20detik]
(bay/rin)