Tag: Jorge

Bojan Hodak Kutip Quote Jorge Sampaoli soal Ball Possesion: Bak Kencan, tapi hanya Duduk, dan Ada Pria Lain Mengajak Pergi

Bola.net – Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, mengutip pernyataan dari mantan pelatih Timnas Chile, Jorge Sampaoli. Juru taktik asal Kroasia itu mengumpamakan penguasaan bola seperti kencan dengan wanita.

Situs Liga Indonesia Baru memperlihatkan, Persib hanya mencatatkan 42 persen ball possesion ketika melawan Bali United dalam laga leg pertama babak semifinal championship series BRI Liga 1 2023/2024, Selasa (14/5), di Bali United Training Center, Gianyar. Bojan Hodak tidak terlalu peduli dengan angka itu.

“Ada satu perumpaan dari seorang pelatih Chile mengenai penguasaan bola. Ini seperti duduk dengan seorang wanita di malam hari, membeli minuman untuknya, berbicara dengannya,” ujar Bojan Hodak.

“Lalu ada laki-laki lain datang dan mengajaknya pergi. Jadi, itu seperti melakukan penguasaan bola, tapi tidak bisa mencetak gol,” katanya menambahkan.

1 dari 2 halaman

Persib Lahirkan Banyak Peluang Berbahaya

Persib Lahirkan Banyak Peluang Berbahaya

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak. (c) Bola.net/Muhammad Iqbal Ichsan

Dengan penguasaan bola 42 persen pun, Persib masih melahirkan banyak peluang berbahaya. Maung Bandung sampai mampu melepaskan enam tendangan ke arah gawang Bali United.

“Bisa dilihat bahwa serangan balik adalah bagian dari permainan, dan kalian harus tahu, ada lima situasi di pertandingan. Ketika lawan menguasai bola, ketika tim sendiri menguasai bola, transisi bertahan, transisi menyerang, dan set piece,” tutur Bojan Hodak.

“Jadi, tim harus bagus dalam lima situasi itu. Tapi soal memainkan ball possesion, itu tidak akan berbahaya jika tidak ada umpan yang menusuk ke dalam,” imbuhnya.

Dalam pertandingan itu, Persib menahan imbang Bali United 1-1. Serdadu Tridatu unggul lebih dulu melalui Jefferson Assist pada menit ke-83, tapi disamakan Maung Bandung lewat David da Silva pada menit ke-90+9.

(Bola.net/Fitri Apriani)

2 dari 2 halaman

Klasemen BRI Liga 1

Sebagai informasi, Bolaneters bisa mengikuti update terbaru seputar BRI Liga 1 2023-2024, termasuk jadwal lengkap BRI Liga 1 dan juga klasemen terbaru Liga 1 hari ini hanya di Bola.net.


Jorge Lorenzo Ibaratkan Bagnaia seperti Robot, Mirip dengan Dirinya


Jakarta

Juara dunia MotoGP tiga kali Jorge Lorenzo menyebut Francesco ‘Pecco’ Bagnaia yang seperti robot adalah favorit kuat di MotoGP 2024.

Menurut Lorenzo, Bagnaia akan menjadi figur utama dalam persaingan tahun ini. Apalagi ia merupakan juara bertahan, yang sudah menjadi kampiun dua musim terakhir.

“Menurutku Pecco adalah jenis rider yang seperti sebuah robot,” kata Lorenzo kepada MotoGP.com.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Ia mirip dengan diriku dulu. Ia butuh semuanya berjalan sempurna untuk merasa kuat dan kemudian ia akan menjadi tidak terkalahkan. Menurutku, dua gelar juara dunia yang sudah ia raih membuatnya jauh lebih percaya diri. Kepercayaan dirinya kini menjulang tinggi.”

Salah satu hal yang menurut Lorenzo sudah bikin Bagnaia menjadi sedemikian tangguh adalah fakta bahwa rider 27 tahun itu sudah memahami seluk-beluk Desmosedici setelah lima tahun bersama Ducati di MotoGP.

“Dalam dua tahun terakhir, ia sudah membuat evolusi dengan Ducati yang baru, jadi Ducati memanfaatkan pengetahuannya itu untuk membuat motor yang cocok dengan gayanya dan ini menjadi aspek yang sangat penting,” ujar Lorenzo.

Untuk MotoGP 2024, Jorge Lorenzo pun percaya Pecco Bagnaia masih akan tampil tangguh dan menjadi sosok juara bertahan yang tidak bakal dengan mudah bisa dikalahkan para rivalnya, walaupun persaingan kini bakal berjalan lebih sengit.

“Kita juga sudah melihat Jorge Martin meraih pole positions, kita bisa melihat Marc Marquez yang senantiasa berusaha ada di depan karena ia adalah seekor bulldog. Dan sudah pasti (Enea) Bastianini akan merasa lebih nyaman di atas motor barunya, motor 2024. Tapi aku percaya Pecco masih jadi favoritnya,” ujar Jorge Lorenzo.

(krs/cas)

Jorge Martin Belajar dari Pengalaman, Kini Mau Gaspol Sedari Awal


Jakarta

Predikat runner-up MotoGP 2023 disandang Jorge Martin usai kalah bersaing dari Francesco “Pecco” Bagnaia. Belajar dari pengalaman itu, Martin bertekad gaspol sedari awal MotoGP 2024.

Secara khusus di paruh kedua musim lalu, Jorge Martin berhasil memberikan persaingan sengit kepada Bagnaia yang ketika itu berstatus sebagai juara bertahan.

Namun, pada prosesnya, Martin harus mengakui keunggulan Bagnaia yang akhirnya kembali menjadi juara dunia MotoGP untuk dua musim secara berturut-turut. Mereka terpaut 39 poin di klasemen akhir MotoGP 2023.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Aku puas, amat senang. Itu tahun yang layak disebut pencapaian positif. Tentu saja itu bukan hasil yang aku mau, setelah nyaris sekali juara. Tapi aku bangga dengan tahun yang kami jalani, aku memberi diriku sendiri ponten tinggi karena finis kedua di MotoGP sama sekali tidak mudah,” kata Jorge Martin seperti dilansir Motosan.

“Finis kedua memang mengecewakan karena sedemikian nyaris. Tapi karena aku memulai tahun dengan target 3 besar atau 4 besar, finis kedua masih masuk target. Tahun depan targetnya tidak lagi itu, melainkan jadi juara.”

Dalam upaya mewujudkan targetnya di MotoGP 2024, Jorge Martin pun sudah belajar dari pengalamannya musim lalu. Dari hasil evaluasi terhadap performanya di MotoGP 2023, ia kini bertekad langsung geber sedari awal musim 2024.

“Di awal musim, kami kehilangan banyak poin dan membiarkan Pecco merebut banyak poin sehingga tercipta jarak besar yang memberinya keuntungan. Maka kini aku harus lebih ambil inisiatif untuk menyerang. Membuat awalan yang bagus sangatlah penting di 2024,” tutur Jorge Martin.

(krs/aff)

Lebih Kalem, Jorge Martin!


Jakarta

Pengamat top MotoGP Carlo Pernat menasihati Jorge Martin agar lebih kalem ke depannya. Martin justru anti klimaks di balapan penentu titel juara.

Pebalap Pramac itu mampu menyaingi Francesco Bagnaia sampai balapan terakhir MotoGP 2023. Di seri Valencia, Bagnaia di atas angin karena unggul 14 poin dari Martin setelah sprint race.

Martin memulai balapan hari Minggu di grid keenam, empat strip di belakang pebalap Ducati itu. Karena butuh hasil terbaik, Jorge Martin tampil agresif sejak awal.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, sayang sekali pebalap Pramac itu kemudian justru menabrak Marc Marquez di putaran awal balapan sehingga harus retired. Insiden itu pun lantas memastikan Bagnaia menjadi kampiun MotoGP 2023, titel juara dunia keduanya berturut-turut.

Sementara itu Jorge Martin harus puas finis sebagai runner-up. Selain itu Martin turut ‘merusak’ balapan terakhir Marquez dengan Honda.

Kendati demikian, Jorge Martin tetap digadang-gadang untuk meramaikan persaingan gelar MotoGP 2024. Pernat meyakini, ketenangan esensial pebalap Spanyol itu.

“Dia melakoni pertarungan titel juara dunia sampai balapan terakhir dan banyak yang mengandalkan dia. Saya harus memberi dia satu poin lebih sedikit karena bagaimana dia balapan di Grand Prix terakhir,” ungkap manajer Enea Bastianini itu kepada GPOne.

“Saat itu dia mungkin terlalu bergairah, terlalu bersemangat. Saya tidak menyukai dia karena seorang juara itu harus bertarung untuk titel juara dengan lebih tenang dan dia harus memiliki hal itu di dalam dirinya,” Pernat menambahkan.

Simak Video “Prediksi Juara MotoGP 2023 dari Para Rider, Bagnaia atau Martin?
[Gambas:Video 20detik]
(rin/nds)

Jorge Martin Kecolongan di Lap Terakhir, Padahal Sebelumnya Gacor


Jakarta

Di Sirkuit Phillip Island, Jorge Martin tampil gacor saat kualifikasi MotoGP Australia 2023 sampai bikin rekor baru. Tapi saat balapan Martin malah kecolongan di akhir, meskipun sebelumnya terus-terusan memimpin.

Jorge Martin memastikan start terdepan dalam MotoGP Australia 2023 setelah tampil dengan sangat impresif di dalam sesi kualifikasi, Sabtu (21/10).

Tidak sekadar gaspol Jorge Martin juga berhasil mengukir rekor lap baru dalam sesi kualifikasi tersebut berkat waktu 1 menit 27,246, yang memecahkan rekor torehan atas namanya sendiri pada tahun lalu.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebaliknya, Francesco Bagnaia yang menjadi kini sedang dikejar Martin di klasemen MotoGP 2023 justru kesulitan tampil impresif di Phillip Island. Waktunya saat latihan gagal bikin Bagnaia lolos langsung ke Q2.

Pada prosesnya, Bagnaia mampu melewati Q1 dan bersaing di Q2. Dalam sesi kualifikasi MotoGP Australia 2023 itu, sang juara bertahan pun mampu menempati posisi ketiga.

Lalu tiba waktunya race utama MotoGP Australia 2023, Sabtu (21/10). Race ini dimajukan satu hari dari jadwal awal, Minggu (22/10), lantaran mengantisipasi cuaca di sirkuit.

Di awal balapan, Jorge Martin kembali gaspol melanjutkan performa apik sebelumnya. Sebaliknya, Francesco Bagnaia perlahan terlihat kesulitan bersaing dengan Martin yang terus menjauh di posisi paling depan.

Jorge Martin pun terus memimpin race MotoGP Australia 2023. Ia melaju di posisi paling depan, dengan sejumlah rider di belakangnya silih-berganti bermanuver memperebutkan posisi.

Namun, Martin tidak kuasa melintasi garis finis paling pertama di Phillip Island. Bahkan naik podium pun tidak.

Di turn 4 putaran terakhir, Johann Zarco yang dalam balapan ini tampil eksplosif tiba-tiba berhasil melewati Jorge Martin. Lalu setelah itu Martin diasapi pula oleh Bagnaia.

Jorge Martin, yang dalam race ini berjudi dengan pakai ban belakang soft walaupun rider lain umumnya memilih kompon medium, belum berhenti kecolongan di lap pamungkas. Berikutnya ada Fabio Di Giannantonio dan Brad Binder yang melewatinya secara berurutan.

Jadilah Johann Zarco berjaya di MotoGP Australia 2023, ditemani Francesco Bagnaia dan Fabio Di Giannantonio di atas podium. Walaupun gacor pada saat kualifikasi sampai ke menjelang akhir balapan, Jorge Martin akhirnya harus puas finis kelima di belakang Brad Binder.

(krs/pur)

Hasil Sprint Race MotoGP Mandalika 2023: Jorge Martin Juara!


Mandalika

Jorge Martin tampil sebagai pemenang sprint race MotoGP Mandalika 2023. Duo VR46, Luca Marini & Marco Bezzecchi, melengkapi podium.

Sprint Race Pertamina Grand Prix of Indonesia berlangsung Sabtu (14/10/2023) siang WIB di sirkuit Internasional Pertamina Mandalika. Jorge Martin yang start dari posisi enam melesat dan merebut posisi terdepan di putaran kelima.

Luca Marini yang tampil impresif di kualifikasi meski sedang cedera tulang selangka, finis kedua setelah upayanya mengejar Martin gagal. Rekan setim Marini, Marco Bezzecchi, yang juga baru operasi tulang selangka melengkapi podium dengan menyalip Maverick Vinales di putaran terakhir.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Balapan sendiri diwarnai dengan crash Marc Marquez, saat baru berjalan setengah putaran. Aleix Espargaro yang start dari posisi tiga juga terjatuh.

Jalannya Balapan

Maverick Vinales langsung melesat dan menyalip Luca Marini selepas tikungan pertama sehabis start. Baru setengah lap, Marc Marquez sudah terjatuh. Fabio Quartararo naik ke posisi tiga, sementara Aleix Espargaro yang start dari posisi tiga terlempar ke posisi enam.

Kesialan Aleix Espargaro bertambah di putaran kedua. Ia berusaha menyalip Brad Binder dan terjatuh, membuat Binder terseret ke luar lintasan. Vinales sudah membuka jarak di depan hingga 0,9 detik di putaran keempat, Marini dan Jorge Martin di belakangnya.

Martin merebut posisi kedua dari Marini pada lap kelima. Sementara Francesco Bagnaia yang gagal lolos Q1 mulai menyodok ke depan dan berada di posisi delapan pada titik ini.

Martin berusaha memangkas jarak dengan Vinales di depan. Quartararo makin melorot usai dilewati Marco Bezzecchi dan tertahan di posisi lima.

Jorge Martin berhasil menyalip Vinales pada putaran kesembilan. Vinales yang tampak keteteran dengan kecepatan motornya kemudian dilewati Marini pada putaran berikutnya.

Marini selanjutnya coba mengejar Martin di depan. Sementara itu Vinales terus membendung tekanan dari Bezzecchi.

Dua putaran terakhir, Martin tancap gas dan berhasil menjauh dari Marini. Bezzecchi menyalip Vinales di last lap. Ketiganya pun memastikan tiga podium Sprint Race Pertamina Grand Prix of Indonesia.

Hasil Sprint Race MotoGP Mandalika 2023

Nomor Pebalap Tim
1 Jorge Martin Pramac Ducati (GP23)
2 Luca Marini Mooney VR46 Ducati (GP22)
3 Marco Bezzecchi Mooney VR46 Ducati (GP22)
4 Maverick Vinales Aprilia Factory (RS-GP23)
5 Fabio Quartararo Monster Yamaha (YZR-M1)
6 Fabio Di Giannantonio Gresini Ducati (GP22)
7 Enea Bastianini Ducati Lenovo (GP23)
8 Francesco Bagnaia Ducati Lenovo (GP23)
9 Jack Miller Red Bull KTM (RC16)
10 Miguel Oliveira RNF Aprilia (RS-GP22)
11 Takaaki Nakagami LCR Honda (RC213V)
12 Johann Zarco Pramac Ducati (GP23)
13 Augusto Fernandez Tech3 GASGAS (RC16)*
14 Raul Fernandez RNF Aprilia (RS-GP22)
15 Franco Morbidelli Monster Yamaha (YZR-M1)
16 Joan Mir Repsol Honda (RC213V)
17 Pol Espargaro Tech3 GASGAS (RC16)
18 Alex Rins LCR Honda (RC213V)
19 Brad Binder Red Bull KTM (RC16)

Gagal Finis

Marc Marquez
Aleix Espargaro

Simak Video “Siap-siap! Tiket Presale MotoGP Mandalika Dijual 17 Juli
[Gambas:Video 20detik]
(raw/krs)

Jorge Martin Kian Dekat dengan Bagnaia

Jakarta

Rider Pramac Ducati, Jorge Martin, memangkas jarak dengan pebalap Ducati, Francesco Bagnaia, di klasemen MotoGP 2023. Marco Bezzecchi juga menjaga asa untuk juara dunia musim ini.

Rider VR46 Racing Team, Marco Bezzecchi, menjadi pemenang MotoGP India 2023. Saat membalap di Buddh International Circuit, Minggu (24/9/2023), dia melahap 21 lap dengan catatan waktu 36 menit 59,157 detik.

Dengan tambahan poin penuh, Bezzecchi kini mengumpulkan 248 poin. Dia pun tetap ada di posisi ketiga klasemen MotoGP 2023.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di papan atas, Jorge Martin bisa menambah 20 poin. Dia pun mengumpulkan 279 angka. Bagnaia stagnan dengan koleksi 292 angka, berjarak 13 angka dari Jorge Martin.

Brad Binder ada di posisi keempat klasemen MotoGP 2023. Pebalap KTM asal Afrika Selatan itu mampu mencatatkan 192 angka.

MotoGP 2023 akan lanjut lagi pada akhir pekan depan. MotoGP Jepang akan berlangsung di sirkuit Motegi.

Klasemen MotoGP 2023

1. Francesco Bagnaia – 292
2. Jorge Martin – 279
3. Marco Bezzecchi – 248
4. Brad Binder – 192
5. Aleix Espargaro – 160
6. Johan Zarco – 157
7. Maverick Vinales – 138
8. Luca Marini – 135
9. Jack Miller – 109
10. Alex Marquez – 108

Simak Video “Jorge Martin Juara Sprint Race MotoGP India, Marquez Ketiga
[Gambas:Video 20detik]
(cas/raw)