Tag: Jadi

Gagal Bungkam MU, Liverpool Jadi Sulit Tentukan Nasib Sendiri


Manchester

Kegagalan mengalahkan Manchester United membuat Liverpool sulit menentukan nasib sendiri dalam persaingan gelar Liga Inggris. The Reds kini ikut menggantungkan harapan pada hasil rival.

Liverpool ditahan MU 2-2 di Old Trafford, Minggu (7/4). Unggul lebih dulu via gol Luis Diaz, tim tamu lalu tertinggal 1-2 usai Bruno Fernandes dan Kobbie Mainoo membobol gawang Caoimhin Kelleher. Penalti Mohamed Salah menyelamatkan The Reds dari kekalahan.

Sepanjang laga, Liverpool sebetulnya lebih dominan, namun gagal mengonversi peluang dengan baik. Dari 28 tembakan dan 62 persen penguasaan bola, mereka hanya mampu mencetak dua gol.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasil ini membuat Liverpool turun satu peringkat ke urutan dua klasemen sementara dengan 71 poin dari 31 laga. Mereka memiliki poin yang sama dengan Arsenal, namun kalah selisih gol. Arsenal punya catatan gol/kebobolan +51, sedangkan Liverpool hanya +42.

Di bawah keduanya, ada Manchester City yang sudah memiliki 70 poin. Dengan kondisi ini, Liverpool harus berharap agar Arsenal terpeleset sambil terus meraih kemenangan agar bisa kembali merebut puncak klasemen.

Jika ingin mengalahkan selisih gol Arsenal, maka tugas Liverpool bertambah satu, yakni terus menang dengan selisih gol besar sambil berharap keran gol The Gunners tersumbat. Bukan hal mudah karena Arsenal merupakan tim tersubur di liga saat ini.

Tak heran bila setiap orang di Liverpool menyesalkan hasil imbang ini saat berbicara usai laga, termasuk Virgil van Dijk. Namun ia optimis bisa memperbaiki keadaan di laga-laga selanjutnya.

“Kami harusnya menang, tapi nyatanya tidak. Sekarang kami harus menebusnya di sisa laga lainnya,” jelas Van Dijk, dikutip The Athletic.

(adp/nds)

Jadi Penentu Nasib Bhayangkara FC, Persik Kediri Tetap Bidik Kemenangan

Bola.net – Marcelo Rospide buka suara soal posisi strategis timnya, yang menjadi penentu peluang Bhayangkara FC bertahan di Liga 1, dalam lanjutan BRI Liga 1 2023/2024. Pelatih Persik Kediri tersebut mengaku bahwa hal ini bukan merupakan hal yang disengaja.

“Kondisi ini di luar kendali kita,” ucap Rospide.

“Kami tidak pernah memilih jadwal. Kali ini, kami akan menghadapi Bhayangkara FC. Jika kami menang, mereka akan terdegradasi,” sambungnya.

Kendati sudah tahu kemenangan timnya akan membuat Bhayangkara terdegradasi, Rospide tak mau ambil pusing. Pelatih asal Brasil ini menyebut bahwa timnya tetap akan mencari poin penuh dalam lawatan mereka ke Jakarta tersebut.

“Ini adalah target kami sejak awal, memenangi pertandingan ini,” tuturnya.

Persik Kediri akan menghadapi Bhayangkara FC pada laga pekan 31 BRI Liga 1 2023/2024. Pertandingan ini akan dihelat di STIK Jakarta, Selasa (16/04) mendatang.

Bagi Bhayangkara FC, laga ini akan menjadi laga hidup mati. Pasalnya, jika gagal meraih kemenangan pada laga tersebut, The Guardian -julukan Bhayangkara FC- akan terdegradasi.

Saat ini, mereka mengoleksi 20 angka dari 30 pertandingan. Dengan sisa poin maksimal 12, peluang mereka lolos dari zona degradasi masih terbuka. Namun, jika mereka gagal meraih kemenangan dalam satu saja dari empat laga tersisa, tim ini dipastikan akan terdegradasi.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.


APPI Duga Persija Dibanned Transfer FIFA Bukan karena Kasus Marko Simic, Jadi Apa Dong?

Bola.net – Asosiasi Pesepak Bola Profesional (APPI) menduga hukuman larangan transfer dari FIFA untuk Persija Jakarta bukan karena kasus Marko Simic. Pasalnya, sengketa kedua belah pihak dinilai sudah tuntas.

Persija bersama empat tim Liga Indonesia lainnya yaitu Persiraja Banda Aceh, Sada Sumut FC, Persikab Kabupaten Bandung, dan Persiwa Wamena mendapatkan sanksi dari FIFA berupa embargo pendaftaran pemain.

Persija, Persiraja, Sada, dan Persikab tidak boleh menambahkan pemain baru selama tiga periode jendela transfer. Sementara Persiwa yang telah berganti nama menjadi Bina Putra FC sampai batas waktu yang belum ditentukan.

“Sudah selesai masalah Simic karena kalau belum selesai tidak mungkin dikontrak,” ujar CEO APPI, Mohamad Hardika Aji.

1 dari 3 halaman

Berlaku 26 Januari 2024

Marko Simic mengadukan Persija ke FIFA pada 2022 karena merasa gajinya tidak dibayarkan Macan Kemayoran. Beberapa bulan kemudian, penyerang asal Kroasia itu memenangkan gugatannya.

Persija diwajibkan FIFA untuk membayar Rp 20 miliar lebih kepada Marko Simic. Ujung-ujungnya, kedua belah pihak malah CLBK pada awal musim BRI Liga 1 2023/2024.

Sanksi FIFA kepada Persija mulai berlaku pada 26 Januari 2024. Jika merujuk dari tanggal diputuskannya hukuman itu, Aji melihat penyebabnya tidak terkait dengan perkara Marko Simic.

“Saya mungkin melihat logikanya saja. Putusan FIFA berlaku pada 2024. Cuma rasanya sih hampir pasti itu bukan Simic, Karena dari tanggalnya saja bukan tanggal keputusan sini,” kata Aji.

2 dari 3 halaman

Tinggal Diselesaikan

Soal sanksi FIFA kepada empat klub yang lain, Aji juga masih mencari tahu. Termasuk apakah sanksi itu berasal dari Dispute Resolution Chamber (DRC) atau Komite Disiplin (Komdis) FIFA

“Saya belum tahu kasusnya mana saja di setiap klub, baru sebagian yang tahu. Jadi saya belum tahu kasusnya seperti apa,” tutur Aji.

“Kasusnya apakah pemain dengan klub, kemudian juga apakah masih tahap di DRC atau sudah di Komdis FIFA jadi belum bisa bereaksi secara utuh. Yang pasti sebenanrnya itu simpel, tinggal diselesaikan,” imbuhnya.


11 Klub Dipastikan jadi Peserta Liga 1 2024/2025: Persis Solo dan Persik Kediri Aman

Bola.net – Pekan ke-30 BRI Liga 1 2023/2024 baru saja usai. Berdasarkan pada hasil laga pekan ke-30, ada delapan tim dipastikan bertahan di kasta tertinggi musim depan. Lalu, ada tiga tim yang promosi dari Liga 2.

Persis Solo jadi salah satu tim yang sudah pasti bertahan di Liga 1. Persis menang 2-0 atas RANS Nusantara pada pekan ke-30 di Stadion Manahan, Sabtu (30/3/2024) malam WIB. Kini, Persis mendapat 44 poin.

Capaian tersebut cukup bagi Persis untuk memastikan bertahan di Liga 1 musim 2024/2025. Sebab, dengan empat laga tersisa, raihan poin Persis tidak mungkin bisa dikejar Arema FC yang berada di batas zona degradasi dengan 31 poin.

Selain Persis, ada tujuh tim BRI Liga 1 lain yang dipastikan bertahan di kasta tertinggi. Salah satunya adalah Persik Kediri yang belakangan tampil impresif dan kini punya 46 poin.

Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.

1 dari 3 halaman

3 Tim Promosi ke Liga 1

3 Tim Promosi ke Liga 1

Selebrasi pemain PSBS Biak dalam laga melawan Semen Padang dalam leg kedua babak final Pegadaian Liga 2 2023/2024, Sabtu (9/3/2024). (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Dewa United juga dipastikan bertahan di Liga 1 2024/2025. Dewa United selalu menang pada tiga laga terakhir. Rangkaian hasil positif itu membuat Dewa United meraih 44 poin dan berada di posisi ke-7 klasemen.

Selain tim-tim yang bertahan, ada juga peserta Liga 1 2024/2025 yang berasal dari kasta kedua alias tim promosi. Ada tiga tim yang promosi ke Liga 1 2024/2025. Ketiganya adalah PSBS Biak, Semen Padang, dan Malut United.

PSBS Biak adalah juara Liga 2. Mereka tampil sangat bagus, dengan mengalahkan Semen Padang di final. Walau kalah di final, Semen Padang juga dipastikan kembali ke kasta tertinggi.

Malut United meraih tiket promosi ke Liga 1 setelah menjadi peringkat ketiga Liga 2. Pada perebutan peringkat ketiga, Malut United mampu menumbangkan Persiraja Banda Aceh.

2 dari 3 halaman

Daftar Peserta Liga 1 2024/2025

Daftar Peserta Liga 1 2024/2025

Pemain Persik Kediri merayakan gol M. Khanafi pada laga BRI Liga 1 2023/2024 (c) PT LIB

Berikut adalah daftar sementara klub yang akan bermain di Liga 1 2024/2025:

  • Borneo FC
  • Persib Bandung
  • Bali United
  • Madura United
  • PSIS Semarang
  • Persik Kediri
  • Dewa United
  • Persis Solo
  • PSBS Biak (promosi)
  • Semen Padang (promosi)
  • Malut United (promosi)

*Data diambil pada 30 Maret 2024.


Borneo FC Resmi Jadi Juara Musim Reguler BRI Liga 1 2023/2024

Bola.net – Borneo FC resmi mengunci juara musim reguler BRI Liga 1 2023/2024. Hal ini dipastikan setelah sang pesaing terdekat, Persib Bandung gagal mengalahkan Bhayangkara FC, Kamis (28/3/2024).

Meski belum bermain dalam pekan ke-30 BRI Liga 1, Borneo FC telah membukukan 69 poin dari 29 penampilan, unggul 14 angka dari pesaing terdekatnya, Persib Bandung, yang sudah bertanding 30 kali.

Borneo FC baru akan berlaga dalam pekan ke-30 BRI Liga 1 dengan menantang tuan rumah PSM Makassar di Stadion Batakan, Balikpapan, pada Jumat (29/3/2024) malam WIB.

1 dari 3 halaman

Menang 21 Kali dari 29 Laga

Menang 21 Kali dari 29 Laga

Skuad Borneo FC merayakan gol Felipe Cadenazzi ke gawang Persita Tangerang di BRI Liga 1 2023/2024, Sabtu (2/3/2024). (c) Dok. Borneo FC

Borneo FC juga sudah dipastikan lolos ke championship series BRI Liga 1 sejak beberapa waktu lalu. Pesut Etam memang mendominasi reguler series pada musim ini.

“Alhamdulillah untuk reguler series. Mari kita selesaikan reguler series hingga akhir musim dan lanjutkan di championship series,” ujar Presiden Borneo FC, Nabil Husien, dalam akun Instagramnya, @nabilhusien99, Kamis (28/3/2024) malam WIB.

Dari 29 laga, Borneo FC berhasil memenangkan 21 di antaranya. Pesut Etam juga hanya dua kali menelan kekalahan dan enam kali meraih hasil seri.

2 dari 3 halaman

Keuntungan untuk Borneo FC

Keuntungan untuk Borneo FC

Stefano Lilipaly (kiri) merayakan gol Felipe Cadenazzi (kanan) ke gawang PSS Sleman, Kamis (14/3/2024) (c) Dok. Borneo FC

Sementara itu, pelatih Borneo FC, Pieter Huistra, berencana untuk merotasi pemain ketika menghadapi PSM, termasuk membuka peluang untuk menurunkan pemain muda.

“Kami ada pemain muda yang dibawa ke Balikpapan. Jadi bagus untuk memberikan mereka waktu bermain. Kami berusaha membuat semua pemain bugar,” ungkap Huistra.

“Walaupun PSM tidak terlalu tinggi di dalam klasemen BRI Liga 1, tapi kami tahu bahwa mereka adalah tim kuat,” timpal kapten Borneo FC, Diego Michiels.

3 dari 3 halaman

Klasemen BRI Liga 1 2023/2024

Disadur dari: Bola.com (Muhammad Adi Yaksa, Wiwig Prayugi) 29 Maret 2024


Alasan Indonesia Arena Dipilih Jadi Venue Red Sparks Vs Indonesia All Stars


Jakarta

Indoor Multifunction Stadium (IMS) atau lebih dikenal Indonesia Arena ditunjuk jadi venue laga ekshibisi Indonesia All Stars vs Daejeon Red Sparks pada 20 April mendatang.

Kepastian itu disampaikan Menpora Dito Ariotedjo dalam jumpa persnya di kawasan SCBD, Jakarta, pada Jumat (22/3/2024).

“Ini sengaja kami pilih di Indonesia Arena karena kami ingin sekaligus uji coba bagaimana jika olahraga voli digelar di venue tersebut. Semoga penuh supaya nantinya juga Proliga dapat main di tempat itu dan akan menaikkan kapasitas dan mutu dari liga voli itu sendiri,” ujarnya.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ya, bagaimanapun voli sebagai olahraga rakyat kerap kali kurang mendapat perhatian khusus, sehingga dengan mutu naik maka prestasi olahraga voli itu sendiri otomatis juga meningkat.

“Saya sangat ingin melihat Timnas voli maupun industri voli kita makin maju dan nantinya dapat membawa Timnas kita yang kemarin di SEA Games sudah bagus, bisa lebih meningkat di level Asia dan pasti tentunya nantinya di level dunia,” kata Menpora berusia 33 tahun itu.

PPK GBK sendiri sebagai pusat pengelola kawasan GBK, termasuk Indonesia Arena, menjelaskan bahwa secara fasilitas yang akan digunakan untuk laga ekshibisi Red Sparks vs Indonesia All Stars cukup aman. Termasuk pencahayaan.

“Kita tentunya sudah koordinasikan ya, nanti tentunya ini tidak ada masalah semua ya,” kata Ketua Umum PP PBVSI Imam Sudjarwo dalam kesempatan yang sama.

“Kesiapan di lapangan tentu tadi sudah disampaikan, itu kan harus ada dilubangi dan sebagainya. Tentu kita siap, tidak ada masalah, itu sudah kita koordinasikan. Yang pastinya ini akan seru, akan sangat luar biasa karena ini baru pertama kali.”

Tak hanya dari kesiapan lapangan, Imam juga menjelaskan dari kesiapan atlet yang akan diturunkan dipilih yang terbaik.

“Dari segi atlet yang akan bermain juga kita sudah persiapkan dengan sebaik-baiknya dan tentu kita pilih yang bintang, yang baik-baik ya. Dan dari kesiapan visi, kesiapan materi, strategi, teknik, taktik kita sudah disiapkan sekarang,” ucap Imam.

“Karena sekarang setara teknis untuk pemain sudah siap dan sedang berlatih di tim masing-masing untuk Proliga. Sekarang sudah siap. Tinggal nanti beberapa hari kita kumpulkan, mainkan, tinggal kita harmonisasi saja,” kata Imam.

Simak Video “Pernyataan ‘Dewi Lapangan Voli’ Lee Da Young Usai Kena Skandal Bullying
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/nds)

Rabiot Lanjut di Juventus atau Tidak, Liga Champions Jadi Pertimbangan


Jakarta

Adrien Rabiot masih menimbang-nimbang soal kelanjutan masa depannya di Juventus. Apalagi Juventus berpeluang kembali ke Liga Champions musim depan.

Kontrak Rabiot di Juventus akan habis pada Juni 2024 atau akhir musim ini. Gelandang Prancis itu tahun lalu memperpanjang kontraknya satu musim meski Juventus tidak main di Eropa karena dihukum.

Kelanjutan masa depan Rabiot di Juventus pun mulai jadi spekulasi. Pemain berusia 28 tahun itu mulai dikaitkan dengan sejumlah klub seperti Manchester United, Chelsea, Real Madrid, dan Paris Saint-Germain.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rabiot mengaku masih mempertimbangkan semua opsi, termasuk memperpanjang kontrak di Juventus. Keikutsertaan Juventus di Liga Champions dan Piala Dunia Antarklub musim depan masuk jadi pertimbangan Rabiot.

“Saya belum memutuskan apa pun soal masa depan saya. Benar bahwa musim lalu saya bertahan di Juventus tahu persis kalau kami tidak akan main di kompetisi Eropa. Itu memang pilihan saya,” ujar Rabiot seperti dilansir Football Italia.

“Musim depan kami akan berpartisipasi di Liga Champions dan Piala Dunia Antarklub. Jadi ini adalah masuk ke pertimbangan saya, tapi saya belum mengambil keputusan apa pun.”

“Saya akan menunggu sampai akhir musim, lalu kami akan membicarakannya dengan klub dan kita lihat saja nanti. Untuk saat ini, ,saya mencoba tetap fokus, pulih dari cedera, dan mengakhiri musim dengan baik dan bersiap untuk Euro. Saya tidak terburu-buru mengambil keputusan,” lanjutnya.

“Saya harus mempertimbangkan dengan hati-hati, karena saya sudah sampai di usia penting dalam karier saya. Saya merasa di puncak dan penting untuk mengambil keputusan yang tepat. Saya kira yang terbaik adalah memutuskan sebelum Euro, jadi saya bisa fokus ke sana,” kata Rabiot.

Simak Video “Udinese Taklukkan Nyonya Tua Juventus Lewat Skor 1-0
[Gambas:Video 20detik]
(nds/mrp)

Sang ‘Karyawan Tetap’ jadi Kapten Persebaya Surabaya

Bola.net – Paul Munster membawa beberapa perubahan di Persebaya Surabaya. Salah satunya adalah memberi kepercayaan pada Muhammad Hidayat untuk menjadi kapten tim ketika Reva Adi Utama harus absen.

Muhammad Hidayat tercatat menjadi kapten bagi Persebaya pada tiga laga terakhir di BRI Liga 1 2023/2024. Masing-masing adalah saat pertandingan Persebaya melawan Persita Tangerang, PSM Makassar, dan PSS Sleman.

Kebetulan, kapten utama Reva Adi Utama harus absen karena larangan bertanding akibat kartu merah. Tapi, Persebaya sebenarnya punya wakil kapten saat Reva absen, yakni Dusan Stevanovic atau Bruno Moreira.

Di era kepelatihan Paul Munster, rupanya sudah bukan dua pemain asing itu yang jadi wakil kapten. Hidayat yang notabene pemain yang sempat jarang mendapat kesempatan bermain kini dipercaya memimpin rekan-rekannya.

Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.

1 dari 3 halaman

Alasan Paul Munster Pilih Hidayat jadi Kapten

Alasan Paul Munster Pilih Hidayat jadi Kapten

Paul Munster saat memberi keterangan pada media usai laga BRI Liga 1 2023/2024 (c) PT LIB

Paul Munster merasa punya alasan kuat untuk menunjuk pemain asal Bontang itu sebagai kapten Persebaya.

“Pertama-tama, dia (Hidayat) orang baik. Dia sudah lama berada di Persebaya. Dia tahu sejarahnya. Dia mengenal para penggemarnya,” kata Paul Munster menjawab pertanyaan dari Bola.com.

“Dia sudah lama berada di sini, dia pemain Persebaya. Dan bagi saya, tipe kapten seperti itulah yang saya inginkan,” imbuhnya.

2 dari 3 halaman

Muhammad Hidayat, Sang Karyawan Tetap

Muhammad Hidayat, Sang Karyawan Tetap

Selebrasi Muhammad Hidayat dan Higor Vidal dalam laga Persis Solo vs Persebaya Surabaya, Sabtu (26/11/2022) (c) Official Persebaya

Apa yang disampaikan Paul Munster adalah fakta. Ya, Hidayat adalah pemain terlama yang membela Persebaya dan masih ada di skuat Bajul Ijo saat ini. Dia bahkan dijuluki sebagai “karyawan tetap” di Persebaya.

Gelandang berusia 27 tahun itu mulai berseragam Persebaya di Liga 2 2017 dan belum pernah berpindah klub. Pada pramusim, dia ikut membawa Bajul Ijo menjuarai Piala Dirgantara 2017.

Hidayat lantas mengantar timnya menjuarai Liga 2 2017 yang jadi tiket promosi Liga 1 2018. Sampai sekarang, Persebaya pun masih berkiprah di Liga 1, itu juga berkat kontribusi Hidayat pada 2017.

“Saya menggantikan Reva yang akumulasi. Kalau ditunjuk oleh pelatih, berarti diberi kepercayaan dan saya harus bisa menjawab itu,” ucapnya.

Disadur dari Bola.com: Aditya Wany/Aryo Atmaja, 4 Maret 2024


40 Tahun dan jadi Manajer, Apa Motivasi Hamka Hamzah Bermain Lagi untuk RANS Nusantara FC?

Bola.net – Hamka Hamzah memutuskan turun gunung bersama RANS Nusantara FC di BRI Liga 1 2023/2024. Dari posisi manajer, Hamka Hamzah kembali mengambil peran sebagai bermain dan siap diturunkan.

Ada yang berbeda dari Hamka Hamzah saat RANS Nusantara kalah dengan skor 3-4 dari Persik Kediri pada pekan ke-28 BRI Liga 1 2023/2024. Hamka Hamzah duduk di bench bukan sebagai manajer, akan tetapi pemain.

Ini adalah kali pertama pada musim 2023/2024 ini Hamka Hamzah memainkan peran sebagai pemain RANS Nusantara FC. Situasi ini terjadi karena Hamka Hamzah ingin ambil bagian dalam perjuangan tim.

Saat ini, RANS Nusantara tengah berjuang untuk menjauh dari zona degradasi. Mereka tidak pernah menang pada 12 laga beruntun dan hanya unggul lima poin dari Persita Tangerang yang ada di zona degradasi.

Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.

1 dari 3 halaman

Misi Hamka Hamzah Selamatkan RANS Nusantara

Misi Hamka Hamzah Selamatkan RANS Nusantara

Manajer sekaligus kapten tim Liga 2, Rans Cilegon FC, Hamka Hamzah (c) Bola.com/Iwan Setiawan

Hamka Hamzah merasa bertanggung jawab atas situasi sulit yang dihadapi RANS Nusantara FC. Lantaran ingin berbuat lebih untuk tim, Hamka Hamzah mencoba cara lain agar RANS Nusantara segera bangkit.

“Saya berusaha memberikan motivasi semangat ke teman-teman, Dengan adanya saya
sebagai pemain lagi. Suatu saat jika dipercaya saya akan turun jika memang dibutuhkan,” kata Hamka Hamzah.

Memakai jersey dengan nomor punggung 23, Hamka Hamzah duduk di bench saat RANS Nusantara FC berjumpa Persik. Walau tidak bermain, Hamka Hamzah terlihat cukup antusias mengikuti jalannya laga.

“Kita lihat nanti, tunggu sampai akhir musim atau tidak. Sampai mendapatkan hasil bagus tiga poin (akan jadi pemain). Yang terpenting mencari poin penting di sisa musim ini,” katanya.

2 dari 3 halaman

Mental Pejuang Hamka Hamzah

Mental Pejuang Hamka Hamzah

Hamka Hamzah ketika menghadiri diskusi yang digelar PSSI Pers (c) PSSI Pers

Hamka Hamzah sebenarnya tidak lagi muda. Dia sudah berusia 40 tahun dan sangat lama tidak bermain. Hamka Hamzah terakhir kali tercatat sebagai pemain pada Liga 2 musim 2021 lalu. Hamka Hamzah mengakhiri musim dengan kondisi cedera.

Hamka Hamzah lantas melakukan operasi untuk bisa sembuh. Setelah absen untuk waktu yang lama, dan berganti peran sebagai manajer, Hamka Hamzah mengaku masih kompetitif. Dia siap jika memang dimainkan RANS Nusantara FC.

“Kalau orang yang pernah sama saya paham Hamka seperti apa, pejuang tidak pernah kata menyerah,” kata mantan pemain Timnas Indonesia itu.


Meski Kesulitan Finansial, Barcelona Takkan Jadi Seperti Ajax


London

Problem finansial yang menimpa Barcelona berpotensi mengubah model bisnis mereka menjadi produsen pemain di masa depan. Namun Presiden LaLiga Javier Tebas menilai Blaugrana takkan mengambil langkah seekstrem itu.

Meski memiliki LaMasia, namun lulusan akademi klub sempat kesulitan menembus tim utama akibat kebijakan yang suka memboyong sederet pemain bintang. Seiring lengsernya Josep Maria Bartomeu akibat miskalkulasi keuangan yang parah, situasi sedikit berubah.

Barcelona yang kemudian dipimpin kembali oleh Joan Laporta terpaksa kembali melihat stok akademi akibat terbatasnya dana transfer. Meski tak banyak, namun muncul sejumlah nama yang bersiar seperti Gavi, Lamine Yamal, Fermin Lopez, hingga Alejandro Balde.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Soccer Football - LaLiga - FC Barcelona v Granada - Estadi Olimpic Lluis Companys, Barcelona, Spain - February 11, 2024 FC Barcelona's Lamine Yamal in action with Granada's Ignasi Miquel and Faitout Maouassa REUTERS/Albert GeaLamine Yamal (27) jadi salah satu bintang muda La Masia yang muncul di tengah krisis finansial Barcelona. Foto: REUTERS/ALBERT GEA

Dalam Financial Times Summit yang digelar 28-29 Februari di London, ada presentasi yang menyatakan bahwa kondisi saat ini akan membuat Barcelona menjadi ‘Ajax Amsterdam 2.0’, mengacu pada model bisnis tim asal Belanda tersebut.

Ajax dikenal sebagai akademi yang kerap mengorbitkan para pemain potensial, namun sulit bertahan lama di sana dan akhirnya dijual ke klub-klub besar lain yang berani membayar mahal, terutama Premier League. Dan hal itu sudah berlangsung puluhan tahun.

Namun Tebas menepisnya. “Hal itu takkan terjadi. Barcelona akan keluar dari situasi saat ini. Mereka punya opsi untuk dipertimbangkan, ketika para pemimpin mereka memutuskan demikian, jika mereka percaya mereka akan menyediakan solusi,” ujarnya.

“Mereka punya 2-3 pemain top yang bisa dijual. Jika dijual, maka sebagian besar masalah teratasi. Dengan pendapatan itu, mereka bisa menghasilkan uang untuk melunasi utang dan menggaji pemain.”

“Barcelona adalah tim yang menghasilkan hampir satu miliar Euro. Mereka tak akan menjadi seperti itu (Ajax), tentu saja. Tapi banyak klub yang mengalami problem finansial dan aturan kami mewajibkan mereka tetap berada di kondisi saat ini.”

“Tapi sejauh ini, mereka belum tersingkir dari Liga Champions dan masih berpeluang memenangi Liga Spanyol. Jadi situasi Barcelona saat ini bukanlah bencana,” jelas Tebas, dikutip dari beIN Sports.

Soccer Football - Europa League - Group B - Ajax Amsterdam v Olympique de Marseille - Johan Cruijff Arena, Amsterdam, Netherlands - September 21, 2023 Ajax Amsterdam's Jakov Medic and Borna Sosa applaud fans after the match REUTERS/Piroschka Van De WouwAjax dikenal sebagai produsen pemain andal, namun sulit bertahan lama di sana. Foto: REUTERS/PIROSCHKA VAN DE WOUW

Situasi Ajax dan Barcelona, jika dilihat, tidaklah sama. Ajax tidak bermain di lima liga top Eropa yang kerap menawarkan gaji menggiurkan untuk para pemain. Sedangkan Barcelona tampil di LaLiga, salah satu liga terbaik Eropa, bersaing dengan Premier League.

Dengan demikian, daya tawar Barcelona memang lebih besar untuk menarik maupun menahan pemain bintang. Meski begitu, ucapan Tebas bisa saja diartikan sebagai upaya menjaga pamor LaLiga agar Real Madrid tetap memiliki pesaing sepadan.

Pada akhirnya, semua kembali ke langkah strategis klub untuk menjaga keuangan tetap baik namun skuad di lapangan tetap berkualitas, sehingga mereka tak harus memakai model bisnis seperti Ajax di masa depan.

(adp/aff)