Tag: Henry

Thierry Henry Akui Sempat Ada di Fase Terpaksa Nonton Arsenal


London

Arsenal sempat melempem banget sebelum mulai bangkit lagi musim lalu. Legenda The Gunners Thierry Henry sampai sempat merasa terpaksa menyaksikan timnya.

Arsenal sempat kesulitan bertahan di papan atas Premier League, bahkan ketika masih ditangani manajer legendaris Arsene Wenger. Setelah menjadi runner-up pada musim 2015/2016, klub London utara itu kemudian terlempar dari empat besar dan susah kembali.

Selama enam musim beruntun, ‘Meriam London’ mejan bahkan untuk sekadar merebut posisi di Liga Champions. Tapi upaya mereka untuk memberikan kepercayaan ke Mikel Arteta memimpin proyek membuahkan hasil.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ditunjuk pada Desember 2019, Arteta pelan-pelan membentuk timnya hingga mampu bersaing untuk gelar juara pada musim 2022/2023 lalu. Martin Odegaard dkk sempat menguasai pucuk klasemen selama 247 hari, meski kemudian terpeleset di pekan-pekan akhir dan disalip Manchester City.

Perjalanan di awal musim ini memberikan sinyal kuat bahwa performa musim lalu bukanlah kebetulan semata. Tim polesan Arteta itu belum terkalahkan di delapan pekan pertama dan menguasai puncak klasemen bersama Tottenham Hotspur.

Mantan penyerang Arsenal Thierry Henry kini bisa menikmati lagi menyaksikan bekas timnya bermain.

“Lima tahun lalu saya enggak bisa merasakan hubungan saya dengan tim. Benar-benar enggak bisa. Saya saat itu pergi ke pertandingan karena harus pergi saja, bukan karena saya ingin pergi,” ungkapnya dalam siniar The Rest is Football, seperti dikutip Football365.

“Itu cuma karena saya adalah penggemar Arsenal, bukan karena saya ingin melihat mereka bermain. Tapi sekarang saya bisa melihat mereka seperti apa,” imbuhnya.

Arsenal akan bertandang ke markas Chelsea di Stamford Bridge, Sabtu (21/10/2023) malam WIB, akhir pekan ini, dalam lanjutan Liga Inggris.

Simak Video “Arteta Beri Selamat untuk Man City: Mereka Pantas Juara
[Gambas:Video 20detik]
(raw/pur)

Hazard Belum Sejajar Shearer & Henry


London

Eden Hazard disebut-sebut salah satu legenda top Premier League usai memutuskan gantung sepatu. Roy Keane tak sepakat dengan penilaian itu, ini sebabnya.

Eden Hazard telah resmi pensiun di usia 32 tahun. Usia yang sebenarnya masih cukup muda, namun cedera-cedera yang menghantuinya dalam beberapa musim terakhir diduga jadi salah satu pertimbangannya.

Sepanjang kariernya, ia memperkuat Lille, Chelsea, dan Real Madrid. Eks pemain tim nasional Belgia itu memenangi Liga Prancis, dua kali juara Liga Inggris, dan ikut merasakan sejumlah trofi di Madrid kendati lebih kerap absen karena cedera.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menanggapi kabar ini, sejumlah kalangan menilai Hazard bisa dimasukkan sebagai salah satu legenda Premier League. Bersama Chelsea, ia memenangi total enam titel dengan torehan 110 gol dan 92 assist dari 352 penampilan.

Namun Roy Keane menyoroti sejumlah hal, salah satunya mindset dan profesionalismenya. Ini tak lepas dari ketidakmampuan Hazard menjaga kondisi tubuhnya saat di Real Madrid.

“Dengar ya, dia pemain brilian di Chelsea tapi ketika dia muncul dengan kondisi saat dia tampil untuk Real Madrid, enggak bagus. Dia mengalami cedera-cedera, padahal bocah ini bertalenta,” ujar eks kapten Manchester United itu dilansir Football365.

“Sedih melihatnya sih, karena dia punya talenta. Tapi itu menunjukkan bahwa talenta saja enggak cukup. Dia tak terlihat seperti paket lengkap dalam hal pola pikir ketika gabung Real Madrid. Anda enggak bisa muncul dalam kondisi kegemukan di pramusim pertama.”

“Gabung klub besar manapun memang bisa menyulitkan, tapi harus muncul di kondisi terbaik untuk memberikan diri Anda peluang terbaik. Dia enggak memberi dirinya kesempatan, bahkan ketika mungkin dia gabung ke klub di masa yang buruk, tapi tetap bisa kan muncul dalam kondisi oke,” imbuhnya.

Bagi Keane, Hazard belum bisa disejajarkan dengan para legenda Premier League seperti Alan Shearer dan Thierry Henry. Shearer dan Henry menggabungkan kemampuan teknik mereka dengan konsistensi di jangka waktu yang lebih panjang, sementara Hazard cemerlang di beberapa musim saja.

“Saya tetap tak akan menempatkannya, dengan pemain-pemain yang disebutkan tadi, para pemain brilian di Premier League, dengan Shearer, Henry. Saya enggak akan memasukkannya di golongan itu.”

“Saya masih merasa kalau penampilan okenya kurang dari tiga atau empat tahun, itu enggak cukup lama dibandingkan pemain-pemain menakjubkan lainnya yang melakukannya delapan, sembilan, 10, 11, 12 tahun. Dua atau tiga tahun itu buat saya kurang lama,” cetusnya.

Simak Video “Eden Hazard Resmi Pensiun dari Sepak Bola di Usia 32 Tahun
[Gambas:Video 20detik]
(raw/adp)

Setelah Beckham, Henry, Aguero, dan Haaland, Kini Ada Salah


Jakarta

Kemenangan Liverpool melawan West Ham United pada akhir pekan sekaligus membuat Mohamed Salah mengukir rekor. Sebelumnya, cuma ada empat pemain lain yang melakukannya.

Dari titik putih, Salah membuka kemenangan si Merah melawan the Hammers dengan skor 3-1. Hal itulah yang membuatnya masuk buku rekor Premier League.

Menurut Opta, Mohamed Salah menjadi pemain kelima yang membuat gol atau assist di dalam setiap penampilannya pada enam laga awal sebuah musim Premier League.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam jajaran istimewa tersebut, Mohamed Salah adalah pemain pertama yang mencatatkan pencapaian ini dalam balutan seragam Liverpool.

David Becham menjadi pemain pertama yang melakukannya bersama Manchester United. Setelah itu giliran Thierry Henry bersama Arsenal.

Ada pula Sergio Aguero untuk Manchester City dan pada musim lalu Erling Haaland melakukannya dalam musim debut dengan the Citizens.

5 pemain rutin bikin gol atau assist di enam laga awal musim Premier League

  • David Beckham (Man Utd) – 2000/2001
  • Thierry Henry (Arsenal) – 2004/2005
  • Sergio Ag├╝ero (Man City) – 2019/2020
  • Erling Haaland (Man City) – 2022/2023
  • Mohamed Salah (Liverpool) – 2023/2024

Aksi Mohamed Salah di enam laga awal Premier League musim ini

  • Chelsea vs Liverpool: 1-1
    Salah 1 assist
  • Liverpool vs Bournemouth: 3-1
    Salah 1 gol
  • Newcastle vs Liverpool: 1-2
    Salah 1 assist
  • Liverpool vs Aston Villa: 3-0
    Salah 1 gol
  • Wolves vs Liverpool: 1-3
    Salah 2 assist
  • Liverpool vs West Ham: 3-1
    Salah 1 gol

(krs/raw)