Tag: Harap

Declan Rice Harap Ben White Ubah Pikiran soal Timnas Inggris


London

Ben White menolak panggilan dari Timnas Inggris. Declan Rice berharap rekan setimnya itu bisa berubah pikiran dan mau gabung lagi ke Tiga Singa.

Timnas Inggris memanggil White untuk laga uji coba melawan Brasil dan Belgia. Namun, panggilan tersebut ditolak White.

Penolakan White disampaikan ke manajer Timnas Inggris, Gareth Southgate, melalui direktur olahraga Arsenal, Edu. White tak ingin dipertimbangkan masuk dalam Timnas Inggris di laga uji coba.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penolakan Ben White ke Timnas Inggris disesalkan rekan setimnya di Arsenal, Declan Rice. Menurutnya bek 26 tahun tersebut adalah sosok yang dibutuhkan Tiga Singa.

“Ben adalah pria yang baik dan dia pesepakbola yang luar biasa. Sulit untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi, tapi dia sudah mengambil keputusan dan dia tidak ingin bermain untuk Inggris saat ini,” kata Rice, dilansir dari BBC.

“Bermain untuk Inggris adalah kehormatan terbesar yang pernah Anda miliki. Ben punya kualitas untuk bermain di mana pun dan ketika Anda punya pemain seperti itu, itu sangat penting,” sambungnya.

“Mudah-mudahan dia berubah pikiran. Namun kalau dia senang melakukan itu, itu keputusan Ben,” demikian kata Declan Rice.

Ben White tampil mengesankan buat Arsenal di musim ini. Dia ikut membawa Meriam London ke puncak klasemen sementara Premier League.

Simak Video “Declan Rice, Pemain Termahal Sepanjang Sejarah Liga Inggris
[Gambas:Video 20detik]
(bay/yna)


Kuyt Harap Alonso Sikat Kesempatan Tangani Liverpool


Liverpool

Xabi Alonso terus dihubungkan dengan posisi manajer Liverpool. Dirk Kuyt berharap eks rekannya itu tak membuang waktu dan mengambil kesempatan ini.

Alonso diburu sejumlah klub top menuju musim panas tahun ini. Liverpool salah satunya, mengingat Juergen Klopp akan pergi di akhir musim nanti.

Selain Liverpool, ada Bayern Munich dan Real Madrid yang mengincar pelatih Bayer Leverkusen itu. Hal tersebut terungkap dari pengakuan Presiden Kehormatan Bayern Uli Hoeness yang menyebut klubnya bersaing dengan Liverpool dan Madrid, serta Leverkusen yang berupaya mempertahankan sang pelatih.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagian besar lingkungan Liverpool mengharapkan kedatangan Alonso karena hubungan baik dengannya. Tapi ada pula keraguan bahwa pekerjaan di Liverpool terlalu cepat untuk Alonso.

Leverkusen adalah tim utama pertama dalam karier kepelatihan Alonso, yang praktis baru berusia 1,5 tahun. Sebelumnya ia hanya menangani Real Sociedad B.

Akan tetapi mantan pemain Liverpool Dirk Kuyt percaya performa Leverkusen saat ini sudah menunjukkan kapabilitas Alonso.

“Saya mengikuti perkembangannya dan langkah-langkah yang diambil dalam kariernya. Saya rasa dia melangkah dengan sangat stabil, menangani sejumlah tim U-23 tapi kemudian mendapatkan kesempatan pertama di Bayer Leverkusen dan menurut saya itu langkah yang tepat,” ujarnya dilansir Metro.

“Semua berkat sentuhannya, dia membawa mereka ke level lanjut dan karena tiba-tiba dia menantang untuk titel liga di Jerman dan itu adalah sesuatu yang sangat spesial.”

“Sekarang Xabi ada di sana dan rasanya orang-orang hampir tak percaya ada klub selain Bayern Munich yang akan memenangi liga. Itu menunjukkan kualitas seorang manajer seperti Xabi Alonso.”

“Orang-orang mungkin bisa bilang kesempatannya datang terlalu cepat, tapi terkadang hal-hal bagus datang dengan sengat cepat dan buat saya, pastinya dia sudah selalu jadi orang yang di masa bermain dulu selalu memikirkan pertandingan, secara taktik, selalu bicara soal taktik di luar lapangan,” imbuhnya.

Simak Video “Leverkusen-nya Xabi Alonso Tak Terkalahkan di 34 Laga Beruntun!
[Gambas:Video 20detik]
(raw/pur)

Pochettino Harap Klopp Tak Lama-lama Menepi dari Sepakbola


London

Mauricio Pochettino yakin Juergen Klopp tak akan terlalu betah lama-lama jauh dari sepakbola. Ia berharap koleganya itu segera kembali setelah mengambil jeda.

Klopp mengumumkan akan meninggalkan Liverpool di akhir musim ini pada tengah pekan lalu. Ia sebenarnya masih terikat kontrak sampai Juni 2026, namun mengambil keputusan itu karena merasa lelah fisik dan mental.

Pengumuman tiba-tiba itu mengejutkan banyak pihak, termasuk para suporter Liverpool sendiri dan juga para kolega Klopp. Manajer Chelsea Mauricio Pochettino termasuk yang kaget dan tak rela ‘kehilangan’ Klopp terlalu lama.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Setelah beberapa bulan di rumah, Juergen pastinya akan mulai merindukan sesi-sesi latihan, juga para pemain. Saat Anda ada di bagian lain kehidupan, Anda mulai merindukan bagian yang sangat penting buat Anda,” ujar Pochettino dikutip BBC.

“Ini seorang pelatih dan sosok yang akan saya rindukan. Saya suka menyaksikannya di tepi lapangan dan tim yang dia tangani. Saya harap dia cuma akan menepi beberapa bulan, mungkin setahun, dan kemudian kembali,” imbuhnya.

Pochettino dan Klopp akan berhadapan di Anfield, Kamis (1/2/2024) dini hari WIB, dalam lanjutan Liga Inggris. Keduanya juga akan dipertemukan lagi di final Piala Liga Inggris di Wembley pada 25 Februari mendatang.

Pertemuan pertama kedua tim musim ini terjadi pada Agustus lalu di Stamford Bridge, dengan hasil sama kuat 1-1. Gol Luis Diaz dibalas Axel Disasi.

Simak Video “Alasan Klopp Pilih Tinggalkan Liverpool
[Gambas:Video 20detik]
(raw/rin)

Jordi Amat Harap Piala Asia 2023 Jadi Tolok Ukur Sepakbola Asia Tenggara


Doha

Pernah main di liga-liga top Eropa dan kini berkiprah di Asia, Jordi Amat membagi pandangannya. Ia melihat Asia Tenggara sudah berkembang, tapi butuh langkah lanjutan.

Jordi Amat memulai karier profesionalnya di LaLiga Spanyol bersama Espanyol. Di kompetisi teratas Spanyol itu, Amat juga pernah memperkuat Rayo Vallecano dan Real Betis.

Perjalanan karier juga membawanya berkompetisi di Premier League bersama Swansea City. Di klub ini pula Amat merasakan bertanding di kompetisi Eropa, Liga Europa.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemain berdarah Indonesia itu lantas sempat bermain di Liga Pro Belgia, sebelum hijrah ke negeri Jiran Malaysia untuk memperkuat Johor Dahrul Ta’zim sejak 2022. Keputusannya gabung JDT itu nyaris bertepatan dengan tuntasnya proses naturalisasi ke timnas Indonesia.

Bersama JDT, Amat bisa merasakan tampil di Liga Champions Asia dan kini bersama timnas Indonesia, turut berpartisipasi di Piala Asia 2023. Perjalanan itu niscaya membuatnya merasakan perbedaan kultur sepakbola.

Bagi Amat, secara level sepakbola saat ini Asia Tenggara sudah cukup berkembang. Tapi tampil di Piala Asia 2023 Qatar membuka pandangan terkait langkah-langkah yang harus diambil wilayah ini untuk melangkah lebih jauh.

“Turnamen di sini menakjubkan. Levelnya sangatlah tinggi. Dan saya berharap liga-liga seperti di Indonesia, Malaysia, mereka mencoba untuk mengikuti hal-hal bagus yang mereka lakukan di sini,” kata Amat dalam jumpa pers jelang Vietnam vs Indonesia, Kamis (18/1/2024) malam WIB.

“Contohnya, rumput sempurna. Kita butuh itu untuk sepakbola yang lebih baik. Juga, pada akhirnya tim-tim seperti Jepang dan Korea, mereka sudah melakukan keputusan bagus dalam 20-30 tahun terakhir.”

“Itulah sebabnya mereka ada di atas. Jadi seperti yang saya katakan sebelumnya, kami berkembang setiap hari, tapi kita butuh terus berkembang, lebih dan lebih lagi, agar suatu hari nanti kita mencapai level sepakbola itu,” imbuhnya.

Piala Asia 2023 seperti diketahui digelar di sejumlah stadion yang sebelumnya menjadi lokasi Piala Dunia 2022. Oleh karena itu fasilitasnya pun jempolan.

Simak Video “Indonesia Berbekal Kekalahan Songsong Piala Asia
[Gambas:Video 20detik]
(raw/mrp)

Liburkan Tim, Manajemen Arema FC Harap Kondisi Tim Bisa Lebih Bugar

Bola.net – Manajemen Arema FC mengungkapkan asa mereka terkait libur panjang yang dijalani tim mereka pada akhir tahun ini. Mereka berharap agar libur ini bisa jadi kesempatan bagi para pemain untuk bisa lebih bugar liburan ini.

“Kami rasa semuanya merasakan kondisi yang sama. Namun, tentu harapannya kondisi pemain nanti setelah libur lebih bugar,” kata Manajer Arema FC, Wiebie Dwi Andriyas.

“Kebugaran sendiri mungkin tidak menjadi kendala karena mereka adalah pemain profesional yang tetap menjaga kondisi,” sambungnya.

Tak hanya kondisi fisik, Wiebie berharap agar libur ini juga bisa membuat mental para pemain Arema FC lebih baik. Ia juga berharap agar hal tersebut bisa berdampak positif bagi tim.

“Semoga nanti pemain bisa lebih fresh, tidak hanya kebugaran fisik tetapi juga psikis. Bagaimanapun juga, setelah bertemu dengan keluarga, liburan pasti ada kekuatan tersendiri,” ucap Wiebie.

“Kami berharap itu memberikan dampak positif untuk tim,” sambungnya.

Arema FC mendapat jeda cukup panjang pada kompetisi BRI Liga 1 2023/2024 musim ini bakal jeda cukup lama. Setelah pekan ke-23, yang dihelat pada 16 Desember – 18 Desember 2023, kompetisi pekan ke-24 baru akan dimulai pada 04 – 06 Februari 2023.

Para penggawa Arema FC sendiri sudah diliburkan usai pekan ke-23 lalu. Mereka akan berkumpul lagi pada 8 Januari 2024 untuk kembali berlatih.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.

Manajemen Arema FC Harap Performa Tim Tak Kembali Memble

Bola.net – Sebuah asa diapungkan manajemen Arema FC menyusul sukses mereka meraih kemenangan pada laga lanjutan BRI Liga 1 2023/2024, kontra Persis Solo. Mereka berharap agar tim berlogo singa mengepal tersebut bisa meneruskan performa ciamik mereka dan tak kembali tampil memble.

Arema FC, sebelumnya, sukses mengalahkan Persis Solo pada laga pekan ke-22 BRI Liga 1 2023/2024. Dalam pertandingan di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar Bali tersebut, Arema FC menang dengan skor 3-1.

Namun, langkah mereka melanjutkan tren positif tersebut tak akan mudah. Dalam beberapa laga ke depan, mereka dipastikan tampil tanpa Ariel Lucero. Gelandang asal Argentina ini harus absen dalam empat pekan akibat sanksi Komdis PSSI.

“Tentu, terlepas dari sanksi untuk Ariel Lucero, kami memiliki harapan yang tinggi ke depan,” kata Manajer Arema FC, Wiebie Dwi Andriyas, dalam rilis yang didapat Bola.net.

“Semoga kemenangan lawan Persis menjadi titik balik perjalanan Arema FC pada musim ini,” sambungnya.

Lebih lanjut, ada lagi harapan yang diungkapkan oleh Wiebie. Pengusaha asal Malang tersebut berharap agar timnya bisa lebih konsisten dalam menjalani sisa musim ini.

“Kami mendorong tim ini untuk konsisten pada pertandingan berikutnya,” tuturnya.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.

SOS Harap Wasit Asing Ditugaskan Pimpin Laga Krusial

Bola.net – Sebuah asa diapungkan Save Our Soccer (SOS) terkait keberadaan wasit asing di BRI Liga 1 2023/2024. Lembaga yang concern dengan perbaikan tata kelola sepak bola Indonesia tersebut berharap agar wasit-wasit asing juga digunakan dalam partai-partai krusial.

“Semoga pada partai-partai krusial PSSI menugaskan wasit asing agar pertandingan bisa berjalan sehat, kompetitif, dan bersih,” ucap Koordinator SOS, Akmal Marhali, kepada Bola.net.

“Ini agar PSSI bisa mengembalikan kepercayaan publik,” sambungnya.

Menurut Akmal, selama ini, aspek perwasitan dalam dunia sepak bola merupakan hal yang membuat kepercayaan publik terhadap sepak bola Indonesia buruk.

“Apalagi untuk partai-partai krusial, entah itu perebutan juara atau tim yang terdegradasi,” kata Akmal.

“Wasit asing akan mengembalikan kepercayaan publik terhadap kompetisi,” ia menambahkan.

Sebelumnya, PSSI menugaskan dua wasit asal Jepang, Futoshi Nakamura dan Yusuke Araki, untuk memimpin laga BRI Liga 1 2023/2024. Kedua wasit tersebut sama-sama bertugas pada pekan ke-22 kompetisi kasta tertinggi Indonesia tersebut.

Nakamura memimpin laga antara Persib Bandung dan Persik Kediri di Stadion Gelora Bandung Lautan Api Bandung, Minggu (10/12). Sementara, Araki memimpin laga antara Persita Tangerang dan Persikabo 1973

Simak artikel selengkapnya di bawah ini

Polemik Ramadhan Sananta, SOS Harap Klub Lepas Pemain ke Timnas

Bola.net – Tak dilepasnya Ramadhan Sananta untuk memperkuat tim Indonesia U-24 mengundang keprihatinan Save Our Soccer (SOS). Lembaga yang concern terhadap perbaikan tata kelola sepak bola Indonesia tersebut menyebut bahwa seharusnya klub mengedepankan kepentingan bangsa.

Koordinator SOS, Akmal Marhali, menyebut bahwa keputusan melepas atau tidak pemain untuk memperkuat timnas merupakan hak klub. Pasalnya, secara profesional, para pemain tersebut dikontrak sebagai pekerja oleh klub.

“Apalagi, ajang Asian Games bukan agenda FIFA. Namun, harusnya semua memahami bahwa kepentingan negara di atas segalanya,” ucap Akmal.

“Kompetisi diciptakan sebagai kawah candradimuka pembentukan timnas yang berkualitas untuk menghadirkan prestasi,” sambungnya.

Sebelumnya, Ramadhan Sananta tak bisa bergabung dengan Tim Indonesia U-24, yang akan bermain di ASIAN Games 2023. Penyerang Persis Solo tersebut tak dilepas timnya.

Persis Solo sendiri memiliki alasan untuk tak melepas Sananta. Saat ini, tim berjuluk Laskar Sambernyawa tersebut kehabisan stok penyerang. Tiga penyerang mereka harus absen dengan berbagai alasan.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.