Tag: Gaya

Gaya Lee Kang-in Jelang Main di PSG Bikin Netizen Korea Mencaci Lagi


Jakarta

Gelombang kritik terhadap Lee Kang-in masih mengalir deras, secara khusus dari publik Korea Selatan yang merupakan negaranya sendiri.

Yang paling anyar adalah kemunculan Lee Kang-in yang tampaknya bersiap menjalani pertandingan untuk Paris Saint-Germain, klubnya, pada akhir pekan. Di laga itu ia pada akhirnya memang main 61 menit.

Dalam video tersebut, Lee Kang-in dinarasikan sedang berjalan masuk stadion. Bentuk bibirnya mengindikasikan si pesepakbola sedang bersiul-siul. Tangan kirinya masuk ke saku celana, dengan tangan kanan menjinjing tas.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemunculan video itu, yang diduga kuat berasal dari momen Lee Kang-in menjelang lawatan PSG ke markas Nantes di laga Ligue 1 pada akhir pekan, sontak menuai reaksi.

Gerak-gerik Lee Kang-in itu ramai dikomentari secara negatif di TheQoo, sebuah situs komunitas/forum yang populer di pengguna internet Negeri Ginseng.

“Seperti tidak ada introspeksi,” kritik seorang netizen di TheQoo, seperti dilansir media Korea Selatan KoreaBoo.com.

Netizen Korea Selatan lainnya sukar percaya dengan gerak-gerik Lee Kang-in yang ia nilai tidak memperlihatkan rasa bersalah, “walaupun tahu persis ia sedang disorot kamera.”

“Sungguh keterlaluan,” timpal yang lain.

Seperti diberitakan sebelumnya, Lee Kang-in sedang menuai sorotan lantaran kabar keributan di skuad timnas Korea Selatan saat tampil di Piala Asia 2023 lalu. Lee Kang-in dikabarkan bersitegang dengan kapten Son Heung-min.

Sejak kabar tersebut, publik Korea ramai-ramai menghujat Lee Kang-in yang dituding sebagai pihak bersalah. Sudah begitu, tindakannya saat memunculkan keributan juga dianggap tidak menghormati Son sebagai kapten dan seniornya.

Kritik dan caci maki netizen Korea Selatan ini sampai memunculkan desakan agar Lee Kang-in tidak dipanggil lagi ke timnas Korsel. Bahkan ada yang minta pesepakbola 23 tahun itu dicabut saja dispensasi dari wajib militernya.

Serbuan netizen juga tertuju kepada merek dan produk yang bekerja sama dengan Lee Kang-in. Salah satunya adalah Alachi Chicken, sebuah merek produk daging ayam olahan dari Samhwa Foods yang mulai memakai sosok Lee Kang-in di materi promosinya sejak Januari lalu. Netizen mengancam boikot jika produk itu masih pakai Lee Kang-in sebagai model.

(krs/cas)


Gresini Racing Luncurkan Tim, Begini Gaya Marc Marquez di 2024


Riccione

Gresini Racing menggelar launching team untuk musim balap 2024. Tim satelit Ducati itu memamerkan rider barunya, Marc Marquez, begini penampakannya.

Gresini menggelar peluncuran tim di Discoteca Cocorico, Riccione, Italia, Minggu (21/1/2024) dini hari WIB. Dalam kesempatan itu, Gresini memamerkan livery anyar buat tim Moto2, Moto3, dan tentu saja MotoGP di 2024.

Yang ditunggu-tunggu adalah penampakan Marc Marquez dalam balutan tim barunya. The Baby Alien memutus kontraknya di Honda, dan menyusul adiknya, Alex Marquez, bergabung ke Gresini Racing.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah lebih dulu memamerkan Alex Marquez dengan seragam barunya, yang tak jauh berbeda dengan musim lalu, Gresini kemudian membawa Marquez ke panggung. Juara dunia MotoGP enam kali itu akhirnya muncul dengan livery tim barunya.

Marc Marquez mengenakan seragam berwarna ungu muda dengan paduan warna biru tua dan merah, yang dipenuhi sponsor. Rider berusia 30 tahun itu kemudian melambaikan tangannya ke penonton usai tirai di panggung terbuka.

Sementara untuk motornya, Marquez masih akan memakai nomor 93 di bagian fairing depan motor Desmosedici GP23, mesin lama Ducati. Dari segi warna dan desain, motor Gresini yang dipakai Marquez juga tak berbeda berbeda jauh dengan model Desmosedici GP22.

Usai dipamerkan, Marquez diwawancara sendirian di atas panggung. Tak lama kemudian, Marc Marc dan Alex Marquez diwawancara bersama, sebelum sesi launching team berakhir.

Kehadiran Marc Marquez bisa saja membuat Gresini makin ngebut di musim 2024. Musim lalu, tim satelit Ducati itu bisa merebut dua podium dalam race utama, dan dua kemenangan di sprint race.

Simak Video “Cabut dari Honda, Marquez Bakal Setim Lagi dengan Alex di Gresini
[Gambas:Video 20detik]
(yna/mrp)


Orang Ini yang Bikin Gaya Main MU Tak Kekinian?


Manchester

Manchester United dinilai tak bermain selayaknya tim top masa kini, yang mendominasi dan membangun permainan dari belakang. Satu orang dituding punya pengaruh.

Manchester United musim ini dinilai tak mengalami progres berarti setelah mendapatkan momentum bagus musim lalu. Musim lalu, yang merupakan tahun pertama Erik ten Hag sebagai manajer, ditandai dengan keberhasilan finis empat besar dan menjuarai Piala Liga Inggris.

Namun musim ini MU malah terseok-seok. ‘Setan Merah’ tercecer di posisi tujuh Liga Inggris, juga sudah tersingkir dari Piala Liga Inggris dan Liga Champions.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Secara permainan, MU dianggap tak berkembang dan malah cenderung mengalami kemunduran. Musim ini mereka masih memainkan sepakbola serangan balik, bahkan dituding tak punya identitas permainan yang jelas.

Mantan bek Liverpool Jamie Carragher, yang kini jadi komentator, merasa MU terjebak di masa lalu. MU menjadi tim yang reaktif saja terhadap lawan dan tak bisa mengambil inisiatif.

Terkait hal ini, ia menduga Asisten Manajer MU Steve McClaren memberikan pengaruhnya.

“Menurutmu apakah Steve McClaren menghadirkan pengaruh? Alasan saya mengatakannya adalah karena, saat bicara soal gaya main, ini mungkin gaya yang kita semua pernah mainkan dulu, saat tidak ada cara sama yang dilakukan tiap pekan,” ujarnya dikutip Metro.

“Kita dulu akan menjalani pertandingan dengan berbeda tiap pekannya. Kadang main tandang di kompetisi Eropa dan bermain serangan balik, atau menghadapi tim kecil di kandang dan kita tahu akan banyak menguasai bola.”

“United terasa agak seperti sepakbola dari zaman kita dulu, 20 tahun lalu,” imbuh Carragher.

Hasil oke musim lalu dianggap memberikan MU ilusi untuk melanjutkan jalan yang sudah ditempuh. Musim lalu, kegagalan merekrut Frenkie de Jong memaksa MU memainkan sepakbola serangan balik.

“Dan saya tak tahu apakah ada pengaruhnya dengan Steve McClaren pernah di Manchester United sebelumnya, juga pernah di bawah Sir Alex Ferguson, mungkin ia berkata ‘Inilah cara main United’. Entah juga ya,” sambung Carragher.

“Bermain serangan balik, cepat dan mengandalkan para pemain sayapnya, dan mereka mungkin bilang ‘Kenapa mengubah ini karena ini cukup berhasil musim lalu, mari kita mencoba membeli pemain yang lebih baik untuk melanjutkan ini’.”

Simak Video “Kata Ten Hag Setelah MU Larang Sejumlah Media Hadir di Jumpa Pers
[Gambas:Video 20detik]
(raw/cas)

Darwin Nunez ‘Buka Puasa’ dengan Gaya!


Burnley

Kemenangan Liverpool atas Burnley berarti besar untuk Darwin Nunez. Penyerang Uruguay itu menyudahi puasa panjang bikin gol.

Nunez jadi starter bersama Mohamed Salah dan Cody Gakpo di lini serang saat Liverpool menyambangi Turf Moor, Rabu (27/12/2023) dini hari WIB.

Nunez yang lantas mengawali kemenangan Liverpool lewat gol pada menit keenam. Sepakan Nunez dari luar kotak penalti bersarang di pojok kiri gawang James Trafford.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski tampil dominan sepanjang laga, Liverpool kesulitan menambah gol dan baru bisa melakukannya pada menit ke-89 lewat Diogo Jota. Liverpool menang 2-0 dan memuncaki sementara Klasemen Premier League 2023/2024 dengan 42 poin, unggul dua angka dari Arsenal di posisi kedua.

Ini juga menyudahi dua hasil imbang beruntun Liverpool di kandang saat menjamu Manchester United dan Arsenal. Tak cuma Liverpool, Nunez juga mengakhiri puasa panjangnya dalam hal membobol gawang lawan.

Bagi Nunez, ini adalah gol pertamanya sejak kali terakhir menjebol gawang Bournemouth di Babak 16 Besar Carabao Cup November lalu. Setelah itu, Nunez melewati 12 pertandingan di seluruh kompetisi tanpa gol.

Rinciannya delapan di Premier League, tiga di Liga Europa, dan satu di Carabao Cup. Nunez menambah golnya di Premier League menjadi lima, sehingga total ada delapan gol dan tujuh assist dibuat sejauh ini.

Ini juga jadi gol pertama Nunez dari luar kotak penalti selama berseragam merah-merah atau yang pertama sejak Desember 2021 ke gawang Sporting da Covilha. Dari 22 gol sebelumnya, dia selalu bikin di dalam kotak penalti.

“Nunez itu penyelesai ulung, tapi jika penyerang tidak gol, maka sistem tidak akan berjalan. Striker butuh situasi seperti ini. Kali ini jad gol. Anda selalu mempertanyakan itu. Kini dia mendapatkan momen itu, jadi semuanya baik-baik saja toh,” ujar manajer Liverpool Juergen Klopp di BBC Sport.

Apakah ini pertanda ketajaman Darwin Nunez sudah kembali? Kita tunggu saja.

Simak Video “Nunez Pahlawan, Van Dijk ‘Pesakitan’
[Gambas:Video 20detik]
(mrp/pur)