Tag: Gaspol

Klopp Ingin Happy Ending di Liverpool, Siap Gaspol


Liverpool

Juergen Klopp akan meninggalkan Liverpool akhir musim ini. Klopp ingin menuntaskannya sebaik mungkin, termasuk meraih empat trofi.

Keputusan mengejutkan dibuat Klopp di tengah musim 2023/2024 ketika dia akan meninggalkan Anfield musim panas nanti. Itu artinya Klopp tidak akan menuntaskan kontraknya yang berlaku hingga 2026.

Padahal kontrak itu baru ditandantangani Klopp pada 2022 usai membawa Liverpool meraih double winner dan melaju ke tiga final. Tidak cuma Klopp, tapi seluruh asistennya juga akan pergi.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bagi Klopp, musim ini adalah tahun kesembilannya melatih Liverpool yang ditandai dengan tujuh piala, termasuk gelar Liga Inggris dan Liga Champions.

Pengumuman yang mendadak ini dinilai bisa mengganggu fokus Liverpool yang lagi berkompetisi di empat ajang, termasuk sudah melaju ke final Carabao Cup 2022/2023.

Di satu sisi, pengumuman Klopp ini bisa menguntungkan tim rival yang berharap Liverpool akan kehilangan fokus. Tapi, Klopp memastikan hal itu tidak akan terjadi.

Sebab, Klopp sudah meminta para pemainnya untuk tetap fokus dan menjanjikan kepada fans kalau Liverpool siap tancap gas demi upaya meraih trofi sebanyak mungkin di akhir musim.

“Orang-orang di luar sana akan menertawakan keputusan ini, ingin mengganggu kami. Kami adalah Liverpool, kami selalu bersama-sama saat susah. Anda sudah merasakan itu sebelum saya di sini,” ujar Klopp di situs resmi klub.

“Mari jadikan itu sebagai kekuatan. Pastinya keren. Ayo gaspol sampai akhir musim sehingga kita bisa tersenyum saat mengenangnya di masa depan. Terima kasih.”

(mrp/bay)

Jorge Martin Belajar dari Pengalaman, Kini Mau Gaspol Sedari Awal


Jakarta

Predikat runner-up MotoGP 2023 disandang Jorge Martin usai kalah bersaing dari Francesco “Pecco” Bagnaia. Belajar dari pengalaman itu, Martin bertekad gaspol sedari awal MotoGP 2024.

Secara khusus di paruh kedua musim lalu, Jorge Martin berhasil memberikan persaingan sengit kepada Bagnaia yang ketika itu berstatus sebagai juara bertahan.

Namun, pada prosesnya, Martin harus mengakui keunggulan Bagnaia yang akhirnya kembali menjadi juara dunia MotoGP untuk dua musim secara berturut-turut. Mereka terpaut 39 poin di klasemen akhir MotoGP 2023.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Aku puas, amat senang. Itu tahun yang layak disebut pencapaian positif. Tentu saja itu bukan hasil yang aku mau, setelah nyaris sekali juara. Tapi aku bangga dengan tahun yang kami jalani, aku memberi diriku sendiri ponten tinggi karena finis kedua di MotoGP sama sekali tidak mudah,” kata Jorge Martin seperti dilansir Motosan.

“Finis kedua memang mengecewakan karena sedemikian nyaris. Tapi karena aku memulai tahun dengan target 3 besar atau 4 besar, finis kedua masih masuk target. Tahun depan targetnya tidak lagi itu, melainkan jadi juara.”

Dalam upaya mewujudkan targetnya di MotoGP 2024, Jorge Martin pun sudah belajar dari pengalamannya musim lalu. Dari hasil evaluasi terhadap performanya di MotoGP 2023, ia kini bertekad langsung geber sedari awal musim 2024.

“Di awal musim, kami kehilangan banyak poin dan membiarkan Pecco merebut banyak poin sehingga tercipta jarak besar yang memberinya keuntungan. Maka kini aku harus lebih ambil inisiatif untuk menyerang. Membuat awalan yang bagus sangatlah penting di 2024,” tutur Jorge Martin.

(krs/aff)