Tag: Dulu

Arsenal Kalah dari Fulham, Rice: Gak Lihat Klasemen Dulu


London

Declan Rice enggan berbicara soal persaingan gelar juara usai Arsenal kalah dari Fulham. Ia merasa status The Gunners sebagai kandidat juara dibuat oleh media.

Arsenal tumbang 1-2 di markas Fulham, Craven Cottage, Minggu (31/12/2023) malam WIB. The Gunners sebenarnya sempat unggul lebih dulu berkat gol cepat 1-1 Bukayo Saka di menit kelima. Namun, Fulham bisa bangkit membalikkan berkat gol dari Raul Jimenez dan Bobby De Cordova-Reid.

Kekalahan ini membuat Arsenal kini tertahan di posisi keempat di klasemen Liga Inggris dengan 40 poin. Mereka terpaut dua angka dari Liverpool di puncak klasemen yang masih belum memainkan laga pekan ini.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Padahal di tiga pekan sebelumnya, Arsenal masih berada di urutan teratas. Kegagalan mereka meraih kemenangan di tiga laga terakhir bikin posisi Meriam London melorot. Arsenal sebelum kalah dari Fulham juga kalah dari West Ham dan ditahan imbang Liverpool.

Kapasitas Arsenal sebagai kandidat juara Liga Inggris kini mulai diragukan karena rentetan hasil buruk ini. The Gunners sempat digadang-gadang sebagai penantang utama gelar juara usai mendatangkan sejumlah pemain anyar seperti Declan Rice, Kai Havertz. Mereka juga tak kehilangan pilar yang membawa finis di peringkat kedua musim lalu.

Soal kapasitas Arsenal untuk juara yang diragukan, Rice berusaha tak banyak memikirkan soal hal itu. Ia merasa bahwa status ini diciptakan oleh media.

Rice tak mau terlalu terpengaruh pada kondisi di klasemen. Ia ingin Arsenal fokus memperbaiki kesalahan yang ada. Gelandang asal Inggris ini yakin timnya bisa bangkit, mengingat musim masih panjang.

“Saya tidak terlalu melihat klasemen. Ada banyak media yang berbicara dan mengatakan Arsenal akan memenangkan liga tahun ini. Kami tidak terlibat dalam hal itu. Ini adalah sebuah kesalahan dalam perjalanan tetapi tidak saatnya panik. Kita harus tetap positif,” ujar Rice Dikutip dari BBC.

Simak Video “ Liga Inggris: Arsenal Menang 4-3 atas Luton Town
[Gambas:Video 20detik]
(pur/bay)

Sungguh Ironis, Dulu Punya 4 Eks Pemain Premier League, Kini Mitra Kukar Mundur dari Liga 3

Bola.net – Mitra Kukar tengah menjadi sorotan di sepak bola nasional. Pasalnya, klub asal Kalimantan Timur itu dikabarkan memutuskan untuk mundur dari kompetisi Liga 3 musim ini.

Mitra Kukar seharusnya bermain di Liga 3 Kalimantan Timur (Kaltim) North Districk yang akan digelar di Stadion Rondong Demang, Tenggarong, pada 15-29 Desember 2023.

Naga Mekes juga semestinya bersaing dengan Persikutim Kutai Timur, Berau FC, Persikubar Kutai Barat, Sangkulirang FC, ACN Muara Badak FC, Persisam United, dan Kartanegara FC.

Namun, lewan akun Instagramnya, @pssikaltim, Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Kaltim mengabarkan bahwa Mitra Kukar menarik diri dari Liga 3 musim ini.

1 dari 3 halaman

Bukan karena Finansial

Bukan karena Finansial

Mitra Kukar (c) Fitri Apriani

“Tidak sama sekali. Kalau urusan finansial tidak ada masalah, tapi kami mundur karena tim ini belum ada persiapan sama sekali,” ujar manajer Mitra Kukar, Nor Alam, terkait alasan pengunduran diri Naga Mekes dinukil dari Koran Kaltim.

Era 2010-an, Mitra Kukar pernah menjadi tim yang disegani berkat sokongan dari Endri Erawan, yang kini menjadi anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, dan Roni Fauzan.

Mitra Kukar promosi ke kasta teratas Liga Indonesia pada 2011/2012 dan memiliki pencapaian yang konsisten sebelum terdegradasi pada 2018.

2 dari 3 halaman

Tim yang Disegani

Tim yang Disegani

Mohamed Sissoko kala masih memperkuat Mitra Kukar (c) Mitra Kukar

Naga Mekes bahkan pernah back to back mengunci peringkat ketiga Indonesia Super League (ISL) pada 2013 dan Wilayah Timur 2014.

Saking seriusnya berkancah di divisi teratas Liga Indonesia, Mitra Kukar sempat mempunyai empat pemain berlabel Liga Inggris.

Keempatnya adalah mantan penyerang Everton, Marcus Bent yang direkrut pada 2011, eks bek Sunderland, Roy O’Donovan pada 2015, bekas gelandang Liverpool dan Juventus, Mohammed Sisoko pada 2017, dan mantan pemain Liverpool dan Newcastle United, Danny Guthrie, pada 2018.

3 dari 3 halaman

Juara Piala Jenderal Sudirman 2015

Juara Piala Jenderal Sudirman 2015

Mitra Kukar (c) Mustopa El Abdy

Sementara, pemain lokal ternama yang pernah memperkuat Mitra Kukar antara lain Hamka Hamzah, Ahmad Bustomi, Fadil Sausu, Zulham Zamrun, Zulkifli Syukur, Bayu Pradana, hingga Ilija Spasojevic.

Prestasi terbaik Mitra Kukar dalam dua dekade terakhir selain promosi ke ISL yang kini menjadi Liga 1, adalah menjuarai Piala Jenderal Sudirman 2015 setelah mengalahkan Semen Padang di babak final.

Disadur dari: Bola.com (Muhammad Adi Yaksa, Benediktus GP) 13 Desember 2023


Kisah Riko Simanjuntak di Persija Jakarta: Dulu Andalan, Kini Mulai Terpinggirkan

Bola.net – Dalam lima tahun terakhir, nama Riko Simanjuntak tidak bisa dipisahkan dengan Persija Jakarta. Ia bersama Andritany Ardhiyasa, Marko Simic, dan Maman Abdurrahman merupakan sisa pemain dari skuad yang menghadirkan gelar juara Liga 1 2018 untuk tim ibu kota.

Pergantian pelatih yang terjadi di Persija setelah meraih juara, mulai dari Ivan Kolev, Julio Banuelos, Edson Tavares (caretaker), Sergio Farias, Sudirman (caretaker) sampai Thomas Doll tak berpengaruh besar terhadap Riko Simanjuntak. Pemain asal Siantar, Sumatera Utara itu tetap jadi bagian dari Macan Kemayoran.

Hanya saja sejak ditukangi Thomas Doll, Riko Simanjuntak sempat beberapa kali tergusur dari posisi inti. Hal itu terjadi di awal musim lalu.

Namun seiring waktu, Riko Simanjuntak mulai bisa nyetel dengan sistem yang dibangun Thomas Doll. Ia tampil dalam 30 pertandingan dengan catatan lima gol dan sembilan assist pada Liga 1 musim lalu.

1 dari 3 halaman

Mulai Terpinggirkan di BRI Liga 1 2023/2024

Mulai Terpinggirkan di BRI Liga 1 2023/2024

Maciej Gajos dan Marko Simic merayakan gol Riko Simanjuntak di laga Persija Jakarta vs Bhayangkara FC di pekan ketiga BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Minggu (16/07/2023)

Kemudian di BRI Liga 1 2023/2024, Riko Simanjuntak sebetulnya terhitung cukup sering diturunkan Thomas Doll. Tapi setelah mengalami cedera pada laga kontra Persib Bandung (2/9), ia belum sepenuhnya kembali dipercaya pelatih asal Jerman itu.

Dari sembilan pertandingan setelah sembuh dari cedera, Riko Simanjuntak hanya empat kali tampil sebagai starter. Dari empat kesempatan itu, ia hanya sekali bermain penuh alias tidak digantikan oleh pemain lain.

Bahkan dalam empat laga terakhir Persija, Riko Simanjuntak bisa dikatakan terpinggirkan. Saat melawan PSM Makassar (3/11) dan Bhayangkara FC (27/11), pemain bernomor punggung 25 itu hanya menghangatkan bangku cadangan.

Sementara saat Persija menghadapi Persikabo 1973 (9/11) dan Persita Tangerang (3/12), Riko Simanjuntak tampil sebagai pemain pengganti. Itu pun dari menit ke-81, artinya hanya sembilan menit sebelum waktu normal berakhir.

2 dari 3 halaman

Kondisi Kebugaran Riko Simanjuntak

Kondisi Kebugaran Riko Simanjuntak

Duel Persija Jakarta vs Persebaya Surabaya di pekan kelima BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (30/07/2023) malam WIB. (c) Dok. Persija Jakarta

Terpinggirkannya Riko Simanjuntak saat ini diprediksi karena kondisi kebugaran sang pemain yang belum prima pasca sembuh dari cedera. Ini diakui oleh Riko.

“Saya bertekad untuk mengembalikan performa terbaik saya. Memang saat ini saya kurang dapat menit bermain seperti yang biasanya,” ucap Riko Simanjuntak.

“Saat saya di locker room, siapa pun yang diturunkan pelatih, sebagai senior saya akan selalu support adik-adik saya,” katanya menambahkan.

3 dari 3 halaman

Faktor Lainnya

Faktor Lainnya

Pemain Persija Jakarta, Riko Simanjutak dan Ilham Rio Fahmi, pada laga pramusim 2023/2024 (c) Muhammad Iqbal Ichsan

Selain karena kondisi kebugaran, Riko Simanjuntak untuk sementara ini terpinggirkan dari posisi pemain inti disebabkan oleh sejumlah faktor. Termasuk karena perubahan strategi dari Thomas Doll.

Belakangan, Thomas Doll lebih sering memainkan Maciej Gajos sebagai gelandang serang untuk menemani Rio Matsumura. Sementara posisi yang ditinggalkan Maciej Gajos Resky Fandi, bertandem dengan Hanif Sjahbandi.

Pakem ini membuat Persija lebih cenderung bertahan. Oleh sebab itu, Riko Simanjuntak yang punya karakteristik menyerang terpaksa dikorbankan ke bangku cadangan.

(Bola.net/Fitri Apriani)


Indonesia Lawan Brunei Dulu, Lalu…


Jakarta

Timnas Indonesia akan langsung dijamu Irak pada babak kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Tapi Garuda harus melewati Brunei Darussalam dulu.

Tim asuhan Shin Tae-yong akan melawan Brunei pada 12 dan 17 Oktober dalam laga dua leg kandang-tandang. Jika berhasil menang dalam dua leg itu, maka Timnas Indonesia akan melaju ke babak kedua.

Di babak kedua, Timnas Indonesia dipastikan akan masuk Grup F. Di grup itu berisikan Irak, Vietnam, dan Filipina.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam jadwal yang sudah dirilis, Timnas Indonesia akan langsung menghadapi tantangan berat di laga pertama babak kedua. Yakni dijamu Irak pada 16 November 2023.

Setelah itu menjamu Filipina pada 21 November, menjamu Vietnam pada 21 Maret 2024. Lalu gantian dijamu Vietnam pada 26 Maret 2024, menjamu Irak pada 6 Juni 2024, dan terakhir dijamu Filipina pada 11 Juni 2024.

Menariknya, grup itu tidak jauh berbeda dengan lawan-lawan Timnas Indonesia di Piala Asia 2023. Dalam ajang yang diundur ke awal 2024 itu, Garuda masuk Grup D yang berisikan Jepang, Irak, dan Vietnam.

Jadwal Timnas Indonesia andai lolos ke babak kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia:

1. Irak Vs Timnas Indonesia, 16 November 2023
2. Timnas Indonesia Vs Filipina, 21 November
3. Timnas Indonesia Vs Vietnam, 21 Maret 2024
4. Vietnam Vs Timnas Indonesia, 26 Maret 2024
5. Timnas Indonesia Vs Irak, 6 Juni 2024
6. Filipina Vs Timnas Indonesia, 11 Juni 2024.

(aff/cas)