Tag: Duh

Duh, Sterling


London

Performa Raheem Sterling saat Chelsea mengalahkan Leicester City di Piala FA banyak disorot. Winger The Blues itu tampil melempem.

Chelsea menjamu Leicester di Stamford Bridge, London, dalam babak perempatfinal Piala FA, Minggu (17/3/2024) malam WIB. Tuan rumah menang 4-2.

Masing-masing gol Chelsea dicetak Marc Cucurella, Cole Palmer, Carney Chukwuemeka, dan Noni Madueke. Sementara dua gol dari The Foxes didapat dari bunuh diri Axel Disasi dan gol Stephy Mavididi.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sterling, winger Chelsea, disorot karena penampilan mejannya. Sebab, beberapa peluang emas gagal ia konversi menjadi gol.

Pertama adalah kegagalannya mengeksekusi penalti di menit ke-26, usai dirinya dilanggar Abdul Fatawu. Sepakan Sterling bisa ditepis Jakub Stolarczyk.

Kemudian, Sterling sempat punya kans 1 lawan 1 jelang turun minum. Mendapat umpan terobosan Moises Caicedo, tinggal berhadapan dengan kiper lawan, sepakan Sterling malah melenceng tipis ke kanan.

Di masa injury time babak pertama, Raheem Sterling baru bisa membuat assist. Ia membantu Palmer mencetak gol, menggandakan skor menjadi 2-0.

Di babak kedua, Sterling kembali punya peluang lewat tendangan bebas. Pada menit ke-75, tendangannya malah mengirim bola melayang ke atas dengan tinggi.

Atas performa itu, Sterling sempat dicemooh suporter. Sampai akhirnya, Sterling digantikan Noni Madueke di menit ke-86, yang mana rekannya itu bisa membawa keunggulan bagi Si Biru di masa injury time.

Usai laga, Sterling meminta maaf kepada penggemar. Ia janji akan bangkit dan membantu tim meraih kemenangan lagi.

“Menuju Wembley. Kepada semua fans Chelsea, maaf soal penalti yang gagal. Saya akan kembali 10 kali lebih kuat untuk membantu tim meraih kemenangan dan terus berjuang dengan logo ini setiap harinya. Ayo, Blues,” tulis Sterling di Instagram.

Raheem Sterling memang kesulitan sejauh musim ini. Pemain 29 tahun itu baru membuat 8 gol dan 10 assist dari 36 penampilannya bersama Chelsea.

Sementara Chelsea sendiri maju ke semifinal Piala FA berkat kemenangan atas Leicester City. Anak asuh Mauricio Pochettino akan melawan Manchester City di babak empat besar.

Simak Video “Drama 4-3 Antarkan MU ke Semifinal Piala FA
[Gambas:Video 20detik]
(yna/rin)

Duh MU, Selalu Kebobolan dengan Cara yang Sama


Manchester

Manchester United sudah kebobolan 27 gol dari 20 laga Liga Inggris. Setan Merah disebut-sebut selalu kebobolan dengan cara yang sama, setuju?

Manchester United lagi punya masalah di depan dan belakang. Lini serangnya susah bikin gol, lini pertahanannya gampang dijebol.

Tribuna melansir, badai cedera di lini belakang Manchester United memang jadi pertahanan mereka jadi ompong. Namun satu hal yang jadi perhatian, adalah Setan Merah selalu dijebol dengan cara yang sama.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Laga terakhirnya kontra Nottingham Forest misalnya. Dua gol yang bersarang di gawang Onana dilakukan Nottingham dengan cara yang sama.

Bola dioper ke tengah ketika pemain sayap masuk ke dalam kotak penalti, lalu sang penembak dengan mudah mengeksekusi si kulit bundar tanpa gangguan!

Celakanya, hal itu pun jadi perhatian fans MU sendiri di sosial media. Kok bisa, MU terus kebobolan dengan cara yang sama seperti itu, bahkan di beberapa laga sebelumnya?

“MU kebobolan setiap minggu dengan cara yang sama seperti itu. Apa mereka tidak menyadarinya? Apa sih yang mereka lakukan ketika latihan,” tulis Liam Canning di X, yang dulu disebut Twitter.

“Ten Hag sepertinya tidak akan bisa mengatasi hal ini dan akan terus membiarkan lini tengah kosong dengan taktik dan pilihan timnya,” timpal Agonaldinho.

“Umpan cepat ke dalam dan di sekitar kotak penalti, pencetak golnya tidak mendapat pengawalan. Itu terjadi berulang kali, saya bertanya-tanya apakah mereka biasanya menonton ulang pertandingan dan apakah mereka tidak membenahinya?” tulis Rogers.

Manchester United sudah kalah sembilan kali di Liga Inggris, yang tidak sedikit, gawangnya kebobolan dengan skema seperti itu. Waduh… duh…

(aff/nds)

Duh, Erling Haaland Cedera Usai Nyaris Cetak Gol Norwegia


Oslo

Apes betul Erling Haaland saat memperkuat Timnas Norwegia. Bomber Manchester City itu mengalami cedera saat berusaha mencetak gol di depan gawang!

Timnas Norwegia menjamu Kepulauan Faroe pada laga persahabatan di Ullevaal Stadium, Jumat (17/11/2023) dini hari WIB. Haaland baru dimainkan tuan rumah pada awal babak kedua.

Haaland bermain dalam situasi Norwegia sudah unggul 2-0. Penyerang 23 tahun tersebut nyaris menambah gol buat Norwegia pada menit ke-86.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Erling Haaland berlari menyambut umpan tarik Mohamed Elyounoussi dari sisi kanan. Namun, dia gagal menggapai bola dan justru melukai pergelangan kaki kirinya.

Haaland sempat bangkit sebelum terjatuh ke tanah sambil meringis kesakitan. Eks Borussia Dortmund itu pun menerima perawatan untuk dapat melanjutkan sisa pertandingan.

Dokter Timnas Norwegia, Ola Sand, berbicara tentang cedera yang dialami Haaland. Dia mengatakan sang pemain mendapat masalah engkel yang sama dengan yang didera pada saat pertandingan Manchester City kontra Bournemouth.

“Saya pikir dia baik-baik saja. Saya belum berbicara dengannya tetapi dia bisa kembali memasuki pertandingan, yang berarti tidak terlalu serius,” kata Sand kepada TV2 usai pertandingan.

“Kurang lebih, itulah yang terjadi padanya saat melawan Bournemouth satu setengah minggu yang lalu. Itu pernah terjadi padanya sebelumnya. Dia mengalami sedikit keseleo pada pergelangan kakinya di area yang sedikit rentan,” sambungnya.

“Rasanya memang sangat menyakitkan, tapi kesakitan tersebut akan hilang dengan cepat. Kita lihat saja nantinya,” Sand mengungkapkan soal cedera Haaland.

Pihak Norwegia sudah berbicara dengan Man City seputar cedera yang dialami pemainnya itu. Haaland diminta beristirahat guna memulihkan kondisinya.

Manchester City memang was-was dengan kondisi kesehatan Erling Haaland. The Citizens tak mau bombernya itu absen saat laga berikutnya kontra Liverpool di Premier League.

Simak Video “Haaland Sabet Gelar Pemain Terbaik Versi PFA 2022/2023
[Gambas:Video 20detik]
(bay/raw)

Duh, Pirlo Biarkan Pemainnya Merokok di Ruang Ganti


Jakarta

Pemain Fatih Karagumruk, Colin Kazim-Richards, membeberkan pengalaman dilatih Andrea Pirlo. Dia kaget karena pelatih Italia itu membiarkan pemainnya merokok!

Pirlo pernah membesut Fatih Karagumruk selama semusim pada 2022-2023. Dia gagal mendongkrak performa klub Turki itu dengan meraih 13 kemenangan, 12 seri, dan 11 kekalahan.

Fatih Karagumruk gagal menembus empat besar dan finis di posisi ketujuh SuperLiga Turki 2022/2023. Pirlo kemudian dilepas Fatih Karagumruk dan balik ke Italia membesut Sampdoria.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengalaman menarik dikisahkan Colin Kazim-Richards terkait Andrea Pirlo. Penyerang Inggris itu mengaku terkejut dengan kebebasan yang diberikan sang pelatih kepada pemainnya.

Pirlo disebut Colin tak melarang pemainnya merokok di ruang ganti. Beberapa penggawa Fatih Karagumruk, terutama yang berasal dari Italia, bahkan sebat dulu [menghabiskan sebatang rokok -red] sebelum melanjutkan babak kedua.

“Kami punya banyak pemain Italia yang merokok. Di Turki Anda bisa. Itu tergantung pelatihnya, tapi tahun lalu dengan Pirlo mereka diperbolehkan merokok,” kata Colin seperti dikutip dari The Sun.

“Dan mereka merokok tanpa henti sebelum pertandingan… menghabiskan half time duduk di sana sambil merokok. [Pirlo] berbicara, mereka di bawah sana sambil sebat,” dia menambahkan.

“Tapi budayanya berbeda, paham kan? Jadi, bukan saya yang mengatakan sesuatu sebagai faktor kejutan. Saya mengatakan bahwa Anda dapat melakukannya secara sah,” Colin Kazim-Richards mengungkapkan.

Andrea Pirlo sendiri semasa sebagai pemain dituding sebagai perokok. Mantan rekan setimnya di Juventus, Niklas Bendtner, pernah memergokinya sebat bareng Gianluigi Buffon sambil minum kopi di toilet.

Simak Video “Eks Pelatih PSG Christophe Galtier Latih Al Duhail
[Gambas:Video 20detik]
(bay/ran)

Duh! Si Ular Gagal Menang Lagi di Kandang


Milan

Inter Milan membuang keunggulan dua gol sebelum diimbangi Bologna. Lagi-lagi Nerazzurri gagal menang di kandang. Duh!

Inter berupaya melanjutkan tren kemenangan saat menjamu Bologna di Giuseppe Meazza, Sabtu (7/10/2023) malam WIB. Mereka sebelumnya memenangi dua laga beruntun, 4-0 atas Salernitana dan 1-0 atas Benfica.

Kemenangan itu sepertinya akan berlanjut ketika sudah unggul 2-0 sebelum memasuki 15 menit laga lewat Francesco Acerbi dan Lautaro Martinez.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tapi, Bologna kemudian mendapatkan angin saat dihadiahi penalti oleh VAR pada menit ke-19 dan dieksekusi Riccardo Orsolini. Gawang Inter bobol lagi pada menit ke-52 saat Joshua Zirkee mencetak gol.

Skor 2-2 bertahan hingga pertandingan usai dan Inter lagi-lagi gagal memaksimalkan partai kandang mereka. Setelah melibas AC Milan 5-1 bulan lalu, Inter cuma meraih satu poin dari dua laga terakhir di Meazza.

Sebelum diimbangi Bologna, Inter secara mengejutkan kalah 1-2 dari Sassulo. Hasil imbang ini merupakan yang pertama untuk Inter sejak 19 Maret 2022.

Sejak itu, Inter meraih 21 kemenangan dan enam kekalahan dari 27 laga kandang terakhir. Selain itu, Inter untuk pertama kalinya gagal menang setelah memimpin 2-0 sejak seri 3-3 l lawan Fiorentina pada 24 Februari 2019.

“Saya rasa konsentrasi adalah masalahnya. Ketika unggul 2-0, kami seharusnya tidak membuat kesalahan dengan membiarkan Bologna bangkit lewat penalti. Untuk gol penyama kedudukan, kami harusnya bisa membuang bola lebih awal, mempertahankan posisi kami lebih baik. Kami akan mengevaluasi setelah para pemain kembali dari jeda internasional, karena kami tidak perlu membuang poin seperti ini,” ujar pelatih Inter Simone Inzaghi.

“Kami harusnya tidak membiarkan lawan bangkit setelah unggul 2-0. Jika lawan bisa bangkit, itu harusnya lewat gol indah, bukan karena kesalahan kami.”‘

Simak Video “Lawan City atau Madrid di Final, Inzaghi: Petaka Buat Inter
[Gambas:Video 20detik]
(mrp/pur)

Duh, Barcelona Terancam Sanksi Berat Usai Didakwa Suap Wasit


Barcelona

Barcelona didakwa bersalah atas kasus suap mantan wakil presiden Komite Wasit, Jose Maria Enriquez Negreira. Blaugrana pun terancam hukuman berat.

Hakim Joaquin Aguirre menjatuhkan dakwaan kepada Barcelona atas kasus Negreira. Los Cules didakwa bersalah melakukan tindak kriminal suap 7,5 juta euro kepada Negreira selaku pejabat publik di Komite Wasit antara tahun 2001 hingga 2018.

Enriquez dan putranya, Javier Enriquez Romero, dinyatakan bersalah dalam kasus ini. Dua mantan petinggi Barcelona, Josep Maria Bartomeu dan Sandro Rosell, turut mendapat dakwaan serupa.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para terdakwa individu ini akan dikenakan sanksi denda sebesar 12-24 bulan penghasilan mereka, atau kurungan penjara enam tahun. Barcelona sebagai satu klub juga tak lepas dari ancaman hukuman.

Hakim bisa menjatuhkan hukuman peringatan dan denda kepada Barcelona apabila terbukti bersalah dalam kasus ini. Sanksi berat juga dapat diberikan, mulai dari skorsing hingga pembubaran klub.

Barcelona juga bisa dikenakan hukuman degradasi apabila dijatuhi vonis bersalah di pengadilan. Bos LaLiga, Javier Tebas, menyebut sanksi tersebut memungkinkan dengan kewenangan berada di tangan hakim yang menangani kasus Negreira.

“Kami tidak punya kewenangan karena kejadian-kejadian di tingkat administratif sudah ditentukan. Kalau kami bisa turun tangan, berkas disipliner akan dibuka dan diserahkan ke hakim,” kata Tebas, dilansir dari Marca.

“Di sini ada beberapa indikasi pembayaran yang tidak seharusnya dilakukan dengan upaya untuk mempengaruhi keputusan arbitrase. Keputusan hakim akan berkisar dari peringatan hingga degradasi, tapi kami belum bisa melakukannya karena itu sudah diatur pengadilan sebab kasus ini berada di bagian kriminal,” ujarnya.

UEFA juga berpeluang mengambil tindakan apabila Barcelona benar-benar terbukti bersalah. Los Cules bisa dilarang tampil di kompetisi Eropa.

Simak Video “UEFA Ikut Selidiki Skandal Suap Wasit Barcelona
[Gambas:Video 20detik]
(bay/nds)

Duh! Rumah Sergio Ramos Dirampok


Sevilla

Kabar buruk datang dari Sergio Ramos usai rumahnya disatroni perampok. Bahkan insiden itu terjadi keempatnya anaknya berada di sana. Duh!

Dikutip ESPN, maling mendatangi rumah Ramos di Bollullos de la Mitacion, 20 km dari pusat kota Sevilla pada 20 September atau tepatnya sepekan lalu.

Saat itu, Ramos tidak sedang berada di rumah karena membela Sevilla saat diimbangi Lens 1-1 di laga pembuka fase grup Liga Champions 2023/2024.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Celakanya, sang istri Pilar Rubio juga tidak berada di rumah saat itu, sehingga hanya meninggalkan keempat anak serta asisten rumah tangga. Beruntung tidak ada korban luka.

Meski demikian, pihak kepolisan Spanyol masih terus melakukan investigasi untuk mencari pelaku perampokan tersebut. Tidak disebut berapa barang apa saja yang dirampok atau total kerugian Ramos.

Ini tentu jadi pengalaman tidak mengenakkan Ramos yang baru saja pulang ke Sevilla, setelah meninggalkan klub itu 18 tahun lalu untuk pindah ke Real Madrid. Di klub ibukota Spanyol itu, Ramos mencapai puncak kariernya.

Setelah pindah ke Paris Saint-Germain pada 2021, Ramos memutuskan tidak melanjutkan kontraknya musim panas lalu. Ramos sudah bermain dua kali musim ini, satu di LaLiga dan satu di Liga Champions.

Dia absen saat Sevilla diimbangi Osasuna tanpa gol akhir pekan lalu karena cedera, serta cuma duduk di bangku cadangan kala membantai Almeria 5-1, Rabu (27/8) dini hari WIB tadi.

Simak Video “Sergio Ramos Resmi ‘Balikan’ dengan Sevilla
[Gambas:Video 20detik]
(mrp/pur)