Tag: Dihukum

Szczesny Berharap Tak Dihukum Penalti


Turin

Inter Milan adalah tim paling sering dihadiahi penalti musim ini. Kiper Juventus Wojciech Szczesny berharap tidak dihukum penalti saat bertemu akhir pekan ini.

Derby d’Italia jilid kedua musim ini akan digelar di Giuseppe Meazza, Senin (5/2/2024) dini hari WIB. Duel sengit bakal tercipta mengingat kedua tim cuma dibedakan satu poin, Inter di posisi pertama dengan 54 poin disusul Juventus dengan 53 poin.

Tiga poin jadi target kedua tim terutama Inter demi mengamankan puncak mengingat mereka punya satu laga sisa. Namanya Inter vs Juventus pasti akan selalu muncul kontroversi di setiap laga.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Momen-momen itulah yang bisa memunculkan hukuman penalti untuk salah satu tim. Juventus pun sebisa mungkin akan menghindari hal itu mengingat Inter begitu lihai dalam mengeksekusi penalti.

Inter adalah tim paling sering mendapat hadiah penalti musim ini, yakni sembilan dan seluruhnya jadi gol. Hakan Calhanoglu jadi eksekutor utama dengan tujuh gol, disusul Lautaro Martinez dengan dua gol.

“Penalti Calhanoglu itu keras, tidak perlu banyak dipelajari, karena dia adalah satu satu eksekutor penalti ulung yang punya sepakan bagus,” ujar Szczesny kepada TNT Sports.

“Anda bisa mempelajari penaltinya, tapi tetap saja sulit menepisnya. Khususnya ketika penaltinya ke sudut, sangat kencang, tidak ada peluang sama sekali untuk menepisnya ketika dia menembak ke sana. Bagaimanapun, saya tetap mempelajari penaltinya dan Lautaro, yang juga bagus dalam mengeksekusi penalti. Saya berharap tidak harus menghadapi penalti mereka.”

(mrp/adp)

Hasil Sidang Komdis PSSI: 3 Suporter Persib Bandung Dihukum 5 Tahun!

Bola.net – Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan hukuman pada tiga orang fans Persib Bandung. Hukuman itu diberikan sebagai tindak lanjut usai terjadi insiden pada laga Dewa United vs Persib Bandung.

Laga Dewa United vs Persib dimainkan pada pekan ke-20 BRI Liga 1 2023/2024, 26 November 2023. Persib menang dengan skor telak pada duel di Indomilk Arena. Maung Bandung menggulung tuan rumah 5-1.

Pada laga itu, berdasarkan laporan dari Komdis PSSI, ada suporter Persib yang datang ke Indomilk Arena. Selain itu, Komdis PSSI juga menemukan adanya insiden yang menyebabkan adanya korban luka-luka.

Berdasarkan sidang Komdis PSSI pada 5 Desember 2023, ada tiga orang suporter Persib yang dapat sanksi. Persib juga dapat sanksi saat karena sebagai tim tamu, ada suporter mereka yang datang.

Simak daftar lengkap sanksi dari Komdis PSSI untuk klub BRI Liga 1 selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.

1 dari 6 halaman

Hasil Sidang Komdis PSSI 28 November 2023

Tim Bali United FC

– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2023/2024
– Pertandingan: Madura United FC vs Bali United FC
– Tanggal Kejadian: 23 November 2023
– Jenis Pelanggaran: dalam pertandingan tersebut ada 6 orang pemain mendapatkan kartu kuning
– Hukuman: sanksi denda Rp.50.000.000

2 dari 6 halaman

Hasil Sidang Komdis PSSI 4 Desember 2023

Klub Persija Jakarta

– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2023/2024
– Pertandingan: Persija Jakarta vs Persita Tangerang
– Tanggal Kejadian: 3 Desember 2023
– Jenis Pelanggaran: terdapat seorang penonton Persija Jakarta memasuki area lapangan
– Hukuman: sanksi denda Rp.30.000.000

3 dari 6 halaman

Hasil Sidang Komdis PSSI 5 Desember 2023

Hasil Sidang Komdis PSSI 5 Desember 2023

Duel antarpemain di laga Dewa United vs Persib Bandung, BRI Liga 1 2023/2024 (c) Muhammad Iqbal Ichsan/Bola

Sdr. Rizky Saputra (Suporter Persib Bandung)

– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2023/2024
– Pertandingan: Dewa United FC vs Persib Bandung
– Tanggal Kejadian: 26 November 2023
– Jenis Pelanggaran: sengaja hadir di stadion Indomilk Arena Tangerang, serta terjadi kerusuhan, pengerusakan yang terdapat korban luka-luka
– Hukuman: sanksi larangan memasuki stadion di seluruh Indonesia selama 5 tahun

Sdr. Dendi Harianto (Suporter Persib Bandung)

– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2023/2024
– Pertandingan: Dewa United FC vs Persib Bandung
– Tanggal Kejadian: 26 November 2023
– Jenis Pelanggaran: sengaja hadir di stadion Indomilk Arena Tangerang, serta terjadi kerusuhan, pengerusakan yang terdapat korban luka-luka
– Hukuman: sanksi larangan memasuki stadion di seluruh Indonesia selama 5 tahun

Sdr. Aples (Suporter Persib Bandung)

– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2023/2024
– Pertandingan: Dewa United FC vs Persib Bandung
– Tanggal Kejadian: 26 November 2023
– Jenis Pelanggaran: sengaja hadir di stadion Indomilk Arena Tangerang, serta terjadi kerusuhan, pengerusakan yang terdapat korban luka-luka
– Hukuman: sanksi larangan memasuki stadion di seluruh Indonesia selama 5 tahun

Klub Persib Bandung

– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2023/2024
– Pertandingan: Dewa United FC vs Persib Bandung
– Tanggal Kejadian: 26 November 2023
– Jenis Pelanggaran: adanya suporter Persib Bandung sebagai suporter klub tamu yang hadir dalam pertandingan
– Hukuman: sanksi denda Rp.25.000.000

Klub PSIS Semarang

– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2023/2024
– Pertandingan: PSIS Semarang vs PSS Sleman
– Tanggal Kejadian: 3 Desember 2023
– Jenis Pelanggaran: terjadi pengulangan kejadian yang sama yaitu keributan suporter PSIS Semarang dan suporter Klub Tamu yang menyebabkan korban luka
– Hukuman: sanksi larangan menyelenggarakan pertandingan dengan penonton saat menjadi tuan rumah, sejak keputusan ini diterbitkan dan berlaku pada pertandingan terdekat sampai dengan Kompetisi BRI Liga 1 Tahun 2023-2024 berakhir; denda Rp.25.000.000

4 dari 6 halaman

Hasil Sidang Komdis PSSI 6 Desember 2023

Hasil Sidang Komdis PSSI 6 Desember 2023

Ariel Lucero ketika membela Arema FC pada duel lawan Persik Kediri di BRI Liga 1 2023/2024 (c) LIB

Sdr. Pablo Angle Ariel Lucero (Pemain Arema FC)

– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2023/2024
– Pertandingan: Bali United FC vs Arema FC
– Tanggal Kejadian: 4 Desember 2023
– Jenis Pelanggaran: sengaja melakukan sikutan serta mendapatkan kartu merah langsung
– Hukuman: sanksi tambahan larangan bermain sebanyak 4 pertandingan; denda Rp.5.000.000

Tim PSM Makassar

– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2023/2024
– Pertandingan: Persib Bandung vs PSM Makassar
– Tanggal Kejadian: 4 Desember 2023
– Jenis Pelanggaran: dalam pertandingan tersebut ada 6 orang pemain mendapatkan kartu kuning
– Hukuman: sanksi denda Rp.50.000.000

5 dari 6 halaman

Hasil Sidang Komdis PSSI 7 Desember 2023

Hasil Sidang Komdis PSSI 7 Desember 2023

Selebrasi skuad Persikabo 1973 dalam laga BRI Liga 1 melawan Bhayangkara FC, Minggu (3/12/2023). (c) Persikabo 1973 Official

Klub Persikabo 1973

– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2023/2024
– Pertandingan: Persikabo 1973 vs Bhayangkara Presisi Indonesia FC
– Tanggal Kejadian: 3 Desember 2023
– Jenis Pelanggaran: gagal memberikan keamanan dan kenyamanan terhadap perangkat pertandingan
– Hukuman: sanksi larangan menyelenggarakan pertandingan dengan penonton sebanyak 1 pertandingan saat menjadi tuan rumah; denda Rp.20.000.000

Sdr. Manahati Lestusen (Pemain Persikabo 1973)

– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2023/2024
– Pertandingan: Persikabo 1973 vs Bhayangkara Presisi Indonesia FC
– Tanggal Kejadian: 3 Desember 2023
– Jenis Pelanggaran: mengucapkan kata kasar kepada perangkat pertandingan serta mendapatkan kartu merah langsung
– Hukuman: sanksi tambahan larangan bermain sebanyak 4 pertandingan; denda Rp.50.000.000

Sdr. Iman Fathurohman (Pemain Persikabo 1973)

– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2023/2024
– Pertandingan: Persikabo 1973 vs Bhayangkara Presisi Indonesia FC
– Tanggal Kejadian: 3 Desember 2023
– Jenis Pelanggaran: melakukan percobaan tindakan tidak sportif terhadap perangkat pertandingan
– Hukuman: sanksi tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan; denda Rp.25.000.000

Sdr. Iman Fathurohman (Ofisial Persikabo 1973)

– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2023/2024
– Pertandingan: Persikabo 1973 vs Bhayangkara Presisi Indonesia FC
– Tanggal Kejadian: 3 Desember 2023
– Jenis Pelanggaran: melakukan percobaan tindakan tidak sportif terhadap perangkat pertandingan
– Hukuman: sanksi skors larangan berpartisipasi dalam pertandingan sebanyak 2 pertandingan; denda Rp.25.000.000


Pemain Berjudi Harusnya Diedukasi, Bukan Dihukum


Trento

Direktur Olahraga Juventus Cristiano Giuntoli menilai kasus judi online ilegal yang menjerat para pemain muda Italia, termasuk gelandang Bianconeri, Nicolo Fagioli, tidak diselesaikan dengan hukuman, namun pendekatan kekeluargaan.

Hal itu diungkapkan pria 51 tahun itu di acara Festival dello Sport yang digelar oleh La Gazzetta dello Sport di Trento pada Minggu (15/10) kemarin. Ia menanggapi pertanyaan mengenai topik yang kini menjadi pembahasan utama di sepak bola Italia.

“Kami menyesali apa yang terjadi, kami amat dekat dengan Fagioli. Kami memberi tahu kantor kejaksaan federal pada saat itu, dan sang pemain serta kuasa hukumnya juga segera bersedia berkoordinasi,” ujar Giuntoli.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Tujuannya adalah bukan untuk menghukumnya, seperti yang mungkin terjadi, tapi sebaliknya, kita perlu memberi edukasi kembali seluruh tingkatan yang ada. Kita juga punya tanggung jawab,” jelasnya.

Fagioli menjadi nama yang pertama kali muncul ke permukaan dalam kasus dugaan judi online ilegal ini, namun laporan yang ada menyebut ia sudah mengakui perbuatannya itu kepada klub dan pihak berwenang sejak Agustus lalu.

Ia disebut-sebut sudah dalam tahap kecanduan dan berutang hingga puluhan ribu Euro, jumlah yang besar untuk ukuran pemain muda. Selain Fagioli, ada pula Sandro Tonali dan Nicolo Zaniolo yang juga telah diperiksa pihak berwajib. Bahkan diduga ada selusin pemain yang masuk pusaran ini.

Menurut aturan FIGC, para pemain di Italia dilarang berjudi bola di kompetisi yang digelar oleh FIGC, UEFA, dan FIFA. Berjudi di Italia juga ada aturannya, karena harus dilakukan lewat situs yang resmi.

Kasus ini masih diperiksa dan diperkirakan baru akan mulai kelihatan ujungnya paling cepat pada November mendatang. Hukuman bagi yang berjudi bola secara ilegal yakni 3 tahun larangan bermain plus denda.

(adp/krs)

4 Pemain PSG Dihukum Terkait Chant Antigay


Paris

Empat pemain Paris Saint-Germain dijatuhi sanksi oleh Ligue 1. Hukuman diberikan terkait chant antigay di pertandingan Liga Prancis.

Dilaporkan ESPN, keempat pemain PSG yang dihukum adalah Randal Kolo Muani, Ousmane Dembele, Achraf Hakimi, dan Layvin Kurzawa. Keempatnya diskorsing satu laga.

Penyebabnya, keempat pemain dianggap terlibat dalam chant antigay dalam pertandingan Ligue 1 melawan Marseille, 25 September lalu. Kolo Muani, Dembele, Hakimi, dan Kurzawa disebut terlibat dalam nyanyian antigay yang yang didengungkan suporter.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Klub menyesalkan bahwa Komisi Disiplin telah memilih tindakan yang berlebihan dan kolektif, yang kemungkinan akan merusak kerja dialog dan pencegahan yang dilakukan Klub dengan asosiasi, institusi, dan penggemar,” kata PSG dalam sebuah pernyataan, dengan Les Parisiens tidak akan mengajukan banding.

Ligue 1 akan mulai menjatuhkan sanksi per 10 Oktober. Selain itu, Liga Prancis juga menghukum PSG untuk menutup tribune Auteuil di Parc des Princes selama dua laga, dengan salah satunya ditangguhkan.

Laga Paris Saint-Germain vs Marseille dimenangkan tuan rumah dengan skor 4-0. Hakimi dan Kolo Muani turut bikin gol di laga itu, dengan sisanya diborong Goncalo Ramos.

Simak Video “PSG Resmi Gaet Goncalo Ramos
[Gambas:Video 20detik]
(yna/rin)