Tag: Detik

Marc Marquez Kena Penalti 16 Detik, Jadi Finis 10 di MotoGP Belanda


Assen

Pebalap Gresini Marc Marquez apes. Marquez dijatuhi penalti 16 detik sehingga kehilangan posisi empat yang dicapainya di MotoGP Belanda 2024.

Pada balapan di Sirkuit Assen, Minggu (20/6), Marquez finis di belakang Enea Bastianini, Jorge Martin, dan pemenang Francesco Bagnania. Namun, usai balapan juara dunia delapan kali itu harus rela melorot ke posisi 10.

Pasalnya, Marc Marquez terbukti melakukan pelanggaran aturan tekanan ban. Dilansir Autosport, menurut aturan MotoGP musim ini para pebalap mesti balapan selama 30% di sprint dan 60% di balapan panjang dengan tekanan ban minimum, yang meliputi 1,8 bar (26,1 psi) untuk ban depan.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan demikian, Fabio Di Giannantonio berhak atas posisi empat MotoGP Belanda 2024. Marquez sendiri jadi finis di belakang Franco Morbidelli (9), dan di depan Jack Miller (11).

Penalti 16 detik ini juga membuat Marc Marquez kehilangan tujuh poin meski masih menghuni posisi ketiga di klasemen. Marquez kini mengoleksi 142 poin, di bawah Bagnaia (190) dan Jorge Martin (200).

Hasil MotoGP Belanda 2024 setelah Marquez dihukum

Pos Rider Nat Team Time/Diff
1 Francesco Bagnaia ITA Ducati Lenovo (GP24) 40m 7.214s
2 Jorge Martin SPA Pramac Ducati (GP24) +3.676s
3 Enea Bastianini ITA Ducati Lenovo (GP24) +7.073s
4 Fabio Di Giannantonio ITA VR46 Ducati (GP23) +8.299s
5 Maverick ViƱales SPA Aprilia Racing (RS-GP24) +8.258s
6 Brad Binder RSA Red Bull KTM (RC16) +16.005s
7 Alex Marquez SPA Gresini Ducati (GP23) +21.095s
8 Raul Fernandez SPA Trackhouse Aprilia (RS-GP23) +22.368s
9 Franco Morbidelli ITA Pramac Ducati (GP24) +23.413s
10 Marc Marquez SPA Gresini Ducati (GP23) +23.868s
11 Jack Miller AUS Red Bull KTM (RC16) +24.004s
12 Fabio Quartararo FRA Monster Yamaha (YZR-M1) +24.057s
13 Johann Zarco FRA LCR Honda (RC213V) +42.767s
14 Augusto Fernandez SPA Red Bull GASGAS Tech3 (RC16) +42.871s
15 Miguel Oliveira POR Trackhouse Aprilia (RS-GP24) +44.429s
16 Takaaki Nakagami JPN LCR Honda (RC213V) +46.246s
17 Luca Marini ITA Repsol Honda (RC213V) +70.937s

—-
Pedro Acosta SPA Red Bull GASGAS Tech3 (RC16)* DNF
Joan Mir SPA Repsol Honda (RC213V) DNF
Marco Bezzecchi ITA VR46 Ducati (GP23) DNF
Alex Rins SPA Monster Yamaha (YZR-M1) DNF

(rin/nds)

Hanya 11 Detik! Proses Gol Kilat David da Silva ke Gawang Madura United

Bola.net – Persib Bandung tiga kali membobol gawang Madura United pada leg pertama final BRI Liga 1 2023/2024. Salah satu gol Persib, tercipta lewat serangan kilat yang hanya berdurasi 11 detik!

Persib Bandung menjamu Madura United pada leg pertama final BRI Liga 1 2023/2024, Minggu 26 Mei 2024. Pada duel di Stadion Si Jalak Harupat itu, Persib menang dengan skor 3-0 atas lawannya.

Ciro Alves mencetak gol pertama Persib pada menit ke-70. Lalu, pada injury time babak kedua, David da Silva mencetak dua gol. Namun, Persib bandung belum juara. Masih ada leg kedua.

Kunci kemenangan Persib adalah serangan cepat, terutama ketika berada di wilayah lawan. Persib tak butuh banyak waktu untuk bisa menyasar gawang lawan. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.

1 dari 3 halaman

Gol 11 Detik David da Silva

Gol 11 Detik David da Silva

David Da Silva usai bikin gol ke gawang Madura United di final BRI Liga 1 2023/2024 (c) David Da Silva

Gol Ciro Alves tercipta dari serangan cepat di sisi kiri. Ada tiga pemain yang terlibat yakni Stefano Beltrame, Ciro Alves, dan Racmat Irianto. Gol tercipta dengan skema yang sangat rapi.

Gol kedua juga begitu. Ada David da Silva, Ezra Walian, dan Beckham Putra yang terlibat.

Sementara, gol ketiga terjadi lewat proses yang sangat cepat. Hanya 11 detik saja. Momen ini dimulai ketika Adzikry Fadillah merebut bola. Lalu, Beckham Putra melewati satu lawan dan melepas umpan jauh pada David da Silva.

David da Silva mencari celah di antara penjagaan Cleberson dan Fachruddin Aryanto. David kemudian melepas tendangan menyusur tanah yang membobol gawang Madura United. Semua proses ini hanya butuh waktu 11 detik!

2 dari 3 halaman

Lini Depan Persib yang Sangat Efetif

Lini Depan Persib yang Sangat Efetif

Duel Stefano Beltrame dan Fachruddin Aryanto dalam laga leg pertama final BRI Liga 2023/2024 antara Persib Bandung vs Madura United, Minggu (26/5/2024). (c) Bola.net/M Iqbal Ichsan

Seperti ketika berjumpa Bali United pada semifinal leg kedua, Persib kalah pada aspek penguasaan bola dari Madura United. Namun, Persib justru punya lebih banyak peluang mencetak gol dan sering membuat shots.

Ppersib melepas tujuh shots on target pada duel lawan Madura United, berbanding hanya dua untuk kubu lawan. Padahal, penguasaan bola Persib banyak 39 persen!

“Kami harus mengakui bahwa malam ini memang Persib bermain dengan sangat baik. Kita harus lihat kenyataan di permainan, efektivitas Persib Bandung malam ini sangat bagus,” kata pelatih Madura United, Rakhmat Basuki.

Sumber statistik: Lapangbola


20 Detik Main, Kiper Muda Slovenia Ini Langsung Diganti


Jakarta

Debut kiper muda di Slovenia ini terbilang tidak biasa. Main sebagai starter, ia langsung diganti hanya dalam hitungan detik.

Zan Lorber, demikian nama kiper tersebut. Pemuda 17 tahun itu bermain untuk klub Slovenia NK Rogaska. Pada akhir pekan lalu ia dipilih menjadi starter melawan Olimpija Ljubljana.

Namun, seperti dikabarkan SportBible, debut Zan Lorber berjalan amat singkat. Dalam 20 detik usai kick-off, ia sudah ditarik keluar untuk diganti Adjin Mulalic, kiper Bosnia yang dipinjam klubnya pada bulan lalu.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kejadian itu tidak ayal menjadi buah bibir. Tidak sedikit yang mempertanyakan keputusan NK Rogaska yang sudah menarik keluar Zan Lorber, bahkan saat kiper muda itu praktis belum beraksi apa-apa.

Zan Lorber sendiri disebut mendapatkan kesempatan tampil karena kiper utama Rok Vodicek. Lalu, kenapa NK Rogaska tidak langsung saja memainkan Adjin Mulalic dan justru menjadikan Lorber sebagai starter dalam debut singkatnya?

Hal ini rupanya bersumber pada regulasi Federasi Sepakbola Slovenia. Sejak 2022 lalu, setiap tim dari divisi teratas negara tersebut diwajibkan menurunkan paling tidak satu pemain yang potensial main di Timnas Slovenia U-21. Selain itu, setiap klub juga harus memiliki minimal delapan pemain lokal (home-grown) dalam skuadnya.

Sebagai dampaknya, sehubungan dengan regulasi itu, Rogaska pun menjadikan kiper 17 tahunnya sebagai starter melawan Olimpija Ljubljana dan kemudian menggantinya sesegera mungkin.

Media lokal Football Planet juga mengonfirmasi laporan bahwa keputusan Rogaska terkait debut singkat Zan Lorber di laga tersebut memang dilakukan demi menaati regulasi.

Di laga itu sendiri Rogaska, yang menjadi tim tamu, mampu bikin dua gol lebih dulu. Tapi tuan rumah Olimpija kemudian menyamakan skor dalam hasil akhir 2-2.

(krs/yna)