Tag: Derby

Calhanoglu Tak Mau Bikin Panas, Ogah Bahas soal Scudetto di Derby Milan


Jakarta

Inter Milan berpeluang menyegel scudetto saat derby. Gelandang Inter yang juga eks AC Milan Hakan Calhanoglu tak mau bikin panas suasana dengan membahasnya.

Inter berada di ambang scudetto di Serie A 2023/2024. Nerazzurri memimpin klasemen Liga Italia dengan 82 poin dari 31 pertandingan.

Inter unggul 14 poin atas AC Milan yang ada di urutan kedua. Pasukan Simone Inzaghi itu pun bisa mengunci scudetto dengan mengalahkan Milan di laga Derby della Madonnina di San Siro, Senin (22/4/2024).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bagi Calhanoglu, memastikan scudetto saat melawan Milan atau bukan tidak ada bedanya. Ia tidak ingin memanas-manasi suasana dengan membahas mantan klubnya itu.

“Saya tidak membicarakan ini. Saya tidak mau memanas-manasi,” ujar Calhanoglu kepada DAZN.

“Saya ingin tetap diam. Saya doakan yang terbaik untuk Milan. Saya punya hubungan baik dengan Maldini dan Massara, tapi bab Milan sekarang sudah ditutup dan buat saya, tidak ada bedanya juara liga di derby atau setelahnya,” ucap Calhanoglu yang memperkuat Milan pada 2017-2021 iru.

“Saya senang karena saya akan meraih scudetto pertama bersama Inter dan karena kami ingin mendapatkan bintang kedua,” katanya.

Simak Video “Pesta Gol! Inter Milan Hajar AC Milan dengan Skor 5-1
[Gambas:Video 20detik]
(nds/rin)

Debut Manis De Rossi sebagai Pelatih di Derby Roma


Jakarta

Daniele De Rossi memenangi derby Roma pertamanya sejak menjadi pelatih AS Roma. De Rossi memimpin Roma mengalahkan Lazio 1-0.

Duel Roma vs Lazio dalam lanjutan Serie A digelar di Stadio Olimpico, Sabtu (6/4/2024) malam WIB. Giallorossi menang 1-0 berkat gol Gianluca Mancini.

Kemenangan ini melanjutkan start positif De Rossi bersama Roma. Roma meraih 26 poin dalam 11 pertandingan Serie A bersama mantan kaptennya itu.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut catatan Opta, hanya ada dua pelatih yang punya start lebih bagus daripada De Rossi di Roma setelah 11 pertandingan. Mereka adalah Eusebio Di Francesco (27 poin) dan Rudi Garcia (31 poin).

De Rossi pun kini sudah merasakan derby Roma sebagai pelatih dan pemain. Menurutnya, tekanan yang dirasakan di derby saat menjadi pelatih lebih besar.

“Agak berbeda sebagai pelatih, Anda tahu kalau kalah beban cenderung ke pelatih. Kami merasakan tekanan luar biasa, kembali ke waktu ketika kami bertarung untuk target yang lebih prestisius,” ujar De Rossi kepada DAZN.

“Tekanannya lebih besar sebagai pelatih, karena setidaknya kalau masih main saya bisa berlari-lari di lapangan dan melepaskan ketegangan, melakukan sesuatu.”

“Di pinggir lapangan setelah beberapa waktu saya sampai tanya ke ofisial keempat apa jamnya berhenti, soalnya rasanya waktu seperti tidak bergerak,” katanya.

Kemenangan atas Lazio membawa AS Roma mendekati empat besar. Roma yang ada di posisi kelima klasemen Liga Italia dengan 55 poin kini berjarak dua angka dari zona Liga Champions.

Simak Video “ AS Roma Hajar Brighton 4 Gol Tanpa Balas
[Gambas:Video 20detik]
(nds/ran)

MU Kalah Lagi di Derby Manchester, Bukti Tertinggal Jauh dari City


Jakarta

Manchester United memperpanjang hasil negatif di derby Manchester. Kekalahan dari Manchester City kali ini bukti Setan Merah tertinggal jauh dari rival sekota.

Bertanding di Stadion Etihad, Minggu. (3/3/2024), Man United tumbang 1-3. Dalam laga itu, tim asuhan Erik ten Hag sempat unggul pada menit kedelapan berkat gol dari Marcus Rashford.

Man United tak bisa menahan gempuran Man City. Pada menit ke-56, Phil Foden menyamakan kedudukan. Pada sisa pertandingan Foden mencetak satu gol lagi, Erling Haaland juga sekali menjebol gawang lawan.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Man United pun mencatatkan tiga kekalahan beruntun di semua ajang saat berduel dengan man City. Gawang MU dibobol oleh City sebanyak delapan gol, cuma bisa membobol City dua kali.

Eks pemain Chelsea, Chris Sutton, menegaskan bahwa hasil laga kali ini membuktikan bahwa MU masih tertinggal jauh dari Man City.

Man United sangat tertinggal dari Manchester City. City pantas memenangi pertandingan,” kata Sutton di BBC.

“Saya pikir skornya bisa lebih besar. Kalau anda pendukung Man United anda berpikir, ‘bagaimana kami bisa mengejar Man City dalam waktu dekat?’. Ada jurang pemisah yang lebar dalam hal kelas,” kata dia menambahkan.

(cas/aff)

Belum Apa-apa, Gary Neville Sudah Pesimistis Tatap Derby Manchester


Manchester

Manchester United menatap derby kontra Manchester City di akhir pekan. Belum apa-apa, eks kaptennya sudah pesimistis duluan.

MU ditunggu derby Manchester di Etihad Stadium, Minggu (3/3/2024) malam WIB, dalam lanjutan Liga Inggris. Sebelum itu, ‘Setan Merah’ lebih dulu menghadapi Nottingham Forest di Piala FA.

MU sejatinya sudah cukup oke sejak pergantian tahun. Pasukan Erik ten Hag sempat tak terkalahkan di tujuh pertandingan dan memenangi lima laga secara beruntun sebelum dihentikan Fulham akhir pekan kemarin.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tapi menantang Manchester City di Etihad memang merupakan tantangan berbeda. Man City juga sedang dalam laju impresif: tanpa kekalahan sepanjang 10 laga tahun ini dan cuma sekali imbang.

Kekalahan dari Fulham, yang menunjukkan MU belum stabil-stabil amat ditambah absennya Rasmus Hojlund, tak menolong kans MU di markas sang rival. Bek legendaris MU Gary Neville pun cuma berharap pasukan Erik ten Hag bisa cukup mengimbangi dan syukur-syukur memetik hasil imbang.

“Pekan depan lawan City, Anda hampir-hampir, gimana ya bilangnya, hampir-hampir dalam ketidakpastian, berharap bahwa Manchester United keluar dari sana masih membawa rasa hormat,” kata Gary Neville di Sky Sports.

“Dari sanalah Anda mulai berpikir, sungguh, yang mana posisi buruk untuk memulai sebagai seorang pendukung ‘Merah’. Anda memasuki laga itu dengan berharap tak dihabisi dan saya harap kami bisa bersaing dan semoga laganya ketat dan kami bisa mendapatkan hasil imbang.”

“Perjalannya jauh di dalam pikiran Anda, sebelum Anda mulai berpikir kami akan menang di sana. Seolah-olah Anda tak bisa membawa diri Anda ke pemikiran bagaimana kami memenangi laga ini.”

“Itulah proses berpikir yang selalu saya punya sebagai seorang penggemar Manchester United, bagaimana kami memenangi laga ini, bagaimana kami menang di laga ini di saat ini,” imbuhnya.

Simak Video “Omar Berrada Dibajak MU, Guardiola: Masih Ada De Bruyne-Haaland di City
[Gambas:Video 20detik]
(raw/aff)

Waktunya Derby Lazio Vs Roma


Jakarta

Derby Roma antara Lazio dan AS Roma akan memanaskan Liga Italia akhir pekan ini. Jadwal Liga Italia selengkapnya bisa disimak di sini.

Liga Italia memasuki pekan ke-12. Derby della Capitale atau derby Roma akan digelar di Stadion Olimpico.

Duel Lazio vs AS Roma akan dimainkan pada Senin (13/11) dini hari WIB. Kedua tim saat ini bersaing cukup ketat di klasemen Liga Italia.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Roma sedikit unggul dengan menempati peringkat ketujuh dengan 17 poin. Sementara Lazio ada di urutan ke-10 dengan selisih hanya satu poin.

Jelang derby, Roma dan Lazio meraih hasil berbeda di kompetisi Eropa. Lazio menang 1-0 atas Feyenoord di Liga Champions, sementara Roma tumbang di kandang Slavia Praha 0-2 di Liga Europa.

Dari pertandingan lainnya, Inter Milan sang pemuncak klasemen akan menjamu Frosinone. Sedangkan Juventus akan menghadapi Cagliari di kandang sendiri.

AC Milan akan tandang ke markas Lecce. Rossoneri akan berupaya bangkit usai gagal menang di tiga pertandingan terakhir di Liga Italia.

Jadwal Liga Italia

Sabtu (11/11)

00.30 WIB Sassuolo vs Salernitana
02.45 WIB Genoa vs Hellas Verona
21.00 WIB Lecce vs AC Milan

Minggu (12/11)

00.00 WIB Juventus vs Cagliari
02.45 WIB Monza vs Torino
18.30 WIB Napoli vs Empoli
21.00 WIB Fiorentina vs Bologna
21.00 WIB Udinese vs Atalanta

Senin (13/11)

00.00 WIB Lazio vs Roma
02.45 WIB Inter Milan vs Frosinone

(nds/krs)

Jelang Derby Suramadu, Manajemen Madura United Koordinasi dengan Suporter

Bola.net – Manajemen Madura United mempersiapkan diri jelang laga lanjutan BRI Liga 1 2023/2024, kontra Persebaya Surabaya. Salah satu yang dipersiapkan oleh manajemen klub berjuluk Laskar Sapeh Kerrab tersebut adalah soal suporter.

Sebagai bentuk persiapan, mereka mengadakan rapat koordinasi dengan perwakilan kelompok suporter Persebaya Surabaya, Bonek. Madura United, dalam agenda ini, diwakili Direktur PT. PBMB, Zia Ul Haq, Presiden Kaconk Mania, Munadi, dan perwakilan dari Tretan Dhibik, Fathur Rahman. Sementara, Bonek diwakili oleh Alex Tualeka.

“Dalam pertemuan tersebut, kami membahas pertandingan Derby Suramadu, antara Madura United dan Persebaya, yang akan digelar tanggal 17 September besok,” ucap Security Officer Madura United, Sapto Wahyono.

Menurut Sapto, pada rapat tersebut disepakati bahwa sesuai dengan regulasi suporter tim tamu dilarang keras untuk hadir di Stadion Gelora Bangkalan. Perwakilan Bonek yang datang pada agenda ini pun sepakat dengan regulasi tersebut.

“Perwakilan Bonek, yang dihadiri oleh Saudara Alex, mengatakan siap dan akan melakukan koordinasi dengan korlap-korlap Bonek.
Kami mengapresiasi iktikad baik tersebut,” Sapto menambahkan.

Madura United akan menghadapi Persebaya Surabaya pada laga pekan ke-12 BRI Liga 1 2023/2024. Pertandingan berjuluk Derby Suramadu tersebut akan dihelat di Stadion Gelora Bangkalan, Minggu (17/09) sore.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.