Tag: Conte

Conte Yakin Chelsea-nya Bakal Dominan andai Dua Pemain Ini Datang


Jakarta

Antonio Conte percaya tim Chelsea yang ia bangun beberapa musim lalu bisa mendominasi di Inggris. Ia menyayangkan dua pemain incarannya pada 2017 gagal didapat.

Conte membawa Chelsea juara Premier League pada musim perdananya di Inggris. The Blues juara Premier League 2016/2017 berkat laju yang impresif.

Pada musim berikutnya, Chelsea tercecer di Premier League dan hanya finis di posisi kelima. Meski menjuarai Piala FA, Chelsea dan Conte kemudian pisah jalan pada musim panas 2018.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Conte sejatinya mengincar dua pemain kunci di posisi bek tengah dan striker pada musim panas 2017 untuk memantapkan skuad juaranya. Ia menginginkan Virgil van Dijk dan Romelu Lukaku.

Namun, Chelsea kemudian justru merekrut Antonio Ruediger yang performanya saat itu belum secemerlang sekarang. Sedangkan Van Dijk pada akhirnnya justru ke Liverpool.

Sementara itu, Lukaku memilih untuk gabung Manchester United. Chelsea pada akhirnya merekrut Alvaro Morata, tapi striker Spanyol itu gagal bersinar.

Conte meyakini dua transfer tersebut jadi kunci. Pelatih asal Italia itu percaya Chelsea yang dibangunnya bakal mendominasi Inggris bersama Van Dijk dan Lukaku.

“Melihat sejarah saya selalu datang di klub dalam situasi sulit dan bermasalah. Saya selalu membangun,” ujar Conte kepada The Telegraph.

“Setelah musim pertama saya di Chelsea, ketika kami juara, kami bisa saja mendominasi di Inggris.”

“Kami waktu itu bicara dengan Lukaku dan Van Dik, dan dengan dua pemain penting itu kami bisa saja mengubah situasi,” kata Conte.

(nds/bay)

Milan Dikaitkan dengan Conte, Ibrahimovic: Kami Puas dengan Pioli


Jakarta

AC Milan dikaitkan dengan Antonio Conte. Penasihat Rossoneri, Zlatan Ibrahimovic, menegaskan pihaknya puas dengan Stefano Pioli.

Bersama Pioli musim ini, Milan sudah tersingkir di dua ajang. I Diavolo Rosso sudah gagal di Liga Champions dan Coppa Italia.

Di Liga Champions, Milan gagal lolos fase grup. Sementara di Coppa Italia, Milan terhenti di perempatfinal.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Milan kini ada di posisi ketiga klasemen Liga Italia. Mereka membukukan sebanyak 46 poin hasil dari 22 kali bertanding. Milan berjarak delapan angka dari Inter Milan yang ada di posisi pertama. Nerazzurri baru bermain sebanyak 21 kali.

Pencapaian Milan yang kurang memuaskan itu membuat masa depan Pioli dispekulasikan. Kontrak Pioli dengan Milan masih berlaku sampai Juni 2025, tapi ada rumor kontraknya akan disudahi lebih awal.

Conte yang kemudian dikaitkan dengan Milan. Saat ini, Conte masih menganggur setelah berpisah dengan Tottenham Hotspur.

Ibrahimovic mengungkap Pioli masih membuat Milan bahagia. “Dia pelatih kami, dan kami bahagia dengannya,” kata Ibrahimovic singkat seperti dikabarkan Sempre Milan.

Bersama Milan, Pioli pernah meraih pencapaian sip. Dia membawa tim Merah-Hitam meraih scudetto pada 2021/2022. Itu menjadi gelar Liga Italia bagi Milan yang pertama setelah musim 2010/2011.

Simak Video “Momen Pemain Milan Mogok Main Setelah Maignan Jadi Korban Rasisme
[Gambas:Video 20detik]
(cas/aff)

Conte Akan Gantikan Pioli di AC Milan?


Jakarta

Tidak bisa dipungkiri kursi pelatih Stefano Pioli tidak cukup aman karena AC Milan inkonsisten. Ada kabar yang menyebut Milan mulai membidik Antonio Conte.

Pioli ditunjuk sebagai pelatih Milan pada musim panas 2019. Allenatore berusia 58 tahun itu sukses mempersembahkan Scudetto di 2021/2022, titel juara Liga Italia pertama klub dalam 11 tahun.

Namun, setelahnya Milan kesulitan bersaing. Pada musim lalu, Olivier Giroud dkk finis keempat. Sedangkan di paruh pertama musim ini Milan bertengger di peringkat ketiga tapi sudah tercecer 11 poin dari Inter Milan di Capolista.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Eliminasi AC Milan di fase grup Liga Champions turut menambah rapor buruk Pioli. Kendati begitu, Il Diavolo Rosso dilaporkan tidak akan buru-buru melakukan perubahan pelatih.

Laporan La Gazzetta dello Sport mengungkap, Stefano Pioli kemungkinan masih akan dipertahankan sampai akhir musim 2023/24. Bagaimana pun, ada spekulasi yang terus membesar di mana Pioli akan lengser dari kursi pelatih Milan pada musim panas nanti.

Jika Milan memang akan berpisah dengan Stefano Pioli, maka Conte bisa dilirik sebagai penggantinya. Italiano berusia 54 tahun itu belum melatih lagi setelah diberhentikan Tottenham Hotspur pada Maret lalu.

Akan tetapi, Milan akan menghadapi tantangan apabila betul-betul mempekerjakan Conte. Selain permintaan gaji yang tinggi, Conte juga kerap menuntut agar klub mendatangkan pemain-pemain top yang harganya tentu tidak murah.

Meski demikian, Antonio Conte dipandang sebagai pelatih yang tepat untuk memperbaiki masalah-masalah di AC Milan seperti intensitas dan pertahanan. Adapun opsi lain yang lebih murah adalah Ignazio Abate. Mantan bek kanan Milan itu menunjukkan pekerjaan bagus di level Primavera.

Simak Video “Sesal Pioli Usai Milan Kalahkan Napoli
[Gambas:Video 20detik]
(rin/nds)

Conte Kini Cuma Mau Latih Tim Besar, Sindir Tottenham?


London

Antonio Conte mengaku belum berminat balik melatih klub. Kalaupun nantinya ada tawaran, Conte cuma mau menerima dari klub-klub besar.

Sejak dipecat Tottenham Hotspur Maret lalu, Conte memang masih menganggur dan menghabiskan waktu sehari-hari bersama keluarga. Saat itu Conte diberhentikan karena menyerang kebijakan petinggi The Lilywhites.

Conte menilai klub London Utara itu tidak serius mendukung kerjanya dengan memberikan dana belanja sesuai keinginan. Bahkan dia menganggap Tottenham tidak punya mental juara layaknya tim-tim besar.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah hampir setengah tahun tanpa pekerjaan, Conte sejatinya mendapat tawaran untuk menangani Napoli. Kebetulan baru-baru ini posisi pelatih Napoli Rudi Garcia lagi digoyang karena performa buruk tim di awal musim.

Sayangnya, keinginan Napoli bertepuk sebelah tangan karena Conte menolaknya. Conte menyebut masih ingin beristirahat dan mengumpulkan energi, sebelum kembali melatih.

Sebab Conte menargetkan trofi juara sekembalinya dia melatih klub. Itu artinya klub-klub yang dilatih pun harusnya tim besar dan punya dana besar untuk membangun skuad mumpuni.

“Ketika saya kembali, maka tim-tim lain akan kesulitan… Saya siap bersaing,” ujar Conte seperti dikutip Daily Mail.

“Setelah tak lagi di Tottenham, saya memutuskan untuk menghabiskan waktu bersama keluarga. Itu pilihan hidup sih – Ketika saya kembali melatih, saya cuma ingin melatih tim yang punya tradisi juara. Sebab saya menangani Chelsea ketika mereka baru finis ketujuh, Juventus juga,” Conte menambahkan.

Apakah ini artinya Conte menyindir Tottenham?

(mrp/nds)

Napoli Sudah Kontak Conte untuk Gantikan Garcia


Naples

Napoli rupanya tidak main-main terkait rencana memecat Rudi Garcia. Klub Naples itu bahkan sudah mengontak Antonio Conte.

Garcia ditunjuk sebagai pengganti Luciano Spalletti yang mundur setelah membawa Napoli juara Serie A musim lalu. Tapi, pencapaiannya sejauh ini masih mengecewakan.

Napoli baru saja menelan kedua dari delapan pertandingan Serie A musim ini, kala ditaklukkan Fiorentina dengan skor 1-3 di kandang akhir pekan kemarin. Hasil itu membuat Napoli tertahan di posisi kelima klasemen, selisih tujuh poin dari AC Milan.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain soal performa, Garcia juga gagal menangani dua bintang Napoli dengan baik, Kvicha Kvaratskhelia dan Victor Osimhen. Maka wajar jika posisinya kini lagi goyang.

Sebab Presiden Napoli Aurelio De Laurentiis secara terang-terangan menyatakan tidak senang dengan kinerja Garcia saat ini. Oleh karenanya, jeda internasional ini dimanfaatkan De Laurentiis untuk meninjau kelanjutan nasib Garcia.

De Laurentiis pastinya tidak mau performa buruk Napoli berlanjut, ketika dia salah mengambil keputusan. Maka De Laurentiis mulai mempertimbangkan untuk mencari calon pengganti Garcia.

Dikutip Di Marzio, Di Laurentiis sudah menghubungi Conte agar m au melatih Napoli. Kebetulan Conte saat ini lagi menganggur setelah dipecat Tottenham Hotspur Maret lalu.

Kabarnya Conte meminta kontrak tiga tahun dengan besaran gaji sama seperti yang diminta Luis Enrique, saat didekati Napoli musim panas lalu, yakni sekitar 7-9 juta euro per musim. Selain gaji, permintaan Conte akan pemain top bisa menghalangi niatan De Laurentiis tersebut.

Jika Conte gagal didapat, maka alternatif lainnya adalah Igor Tudor dan Christophe Galtier.

(mrp/ran)