Tag: City

Man City Bidik Donnarumma Andai Ederson Cabut ke Arab Saudi


Manchester

Manchester City terancam kehilangan kiper mereka, Ederson, yang diisukan pindah ke Arab Saudi. The Citizens membidik Gianluigi Donnarumma sebagai penggantinya.

Kontrak Ederson bersama Man City sedianya masih berjalan hingga 2026. Namun, penjaga gawang Brasil ini santer dikaitkan dengan klub-klub Arab Saudi.

Al Nassr awalnya berminat mendatangkan Ederson, sebelum akhirnya mendatangkan kiper Brasil lainnya, Bento. Kini giliran Al Ittihad yang dikabarkan tertarik memboyong Ederson ke Saudi Pro League.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Manchester City hanya mau melepas Ederson dengan mahar di atas 40 juta paun. Al Ittihad masih berupaya bernegosiasi guna merekrut pemain 30 tahun itu sesuai budget mereka.

Di sisi lain, Man City juga memantau kiper lain untuk menggantikan Ederson. Menukil Calciomercato, Gianluigi Donnarumma yang jadi buruan utama The Sky Blues.

Donnarumma masih terikat kontrak di Paris Saint-Germain hingga tahun 2026. Les Parisiens menambah amunisi kiper baru dengan mendatangkan penjaga gawang Rusia, Matvei Safonov, musim panas ini.

[Gambas:Twitter]

Donnarumma kabarnya tertarik berkarier di Premier League, tapi untuk sementara ini dia memprioritaskan PSG. Hal itu disampaikan agennya, Enzo Raiola, yang menyebut kliennya masih mau bermain di Paris.

“Saya menegaskan apresiasi besar PSG terhadapnya dan keinginan untuk melanjutkan proyek ini. Gigio masih muda: kami masih memiliki 10-15 tahun ke depan,” kata Enzo Raiola soal Gianluigi Donnarumma, dilansir dari Calciomercato.

(bay/mrp)

Dua Pemain Calon Penerus Kevin De Bruyne di Manchester City


Manchester

Kevin de Bruyne sepertinya sudah bersiap untuk cabut. Manchester City harus segera cari pengganti, muncul rumor salah satunya dari dua pemain ini.

Kevin De Bruyne mulai berpikir realistis. Di usianya yang sudah masuki fase senja pesepakbola, De Bruyne mungkin berminat main di luar Eropa dan masih mendapat bayaran tinggi.

“Kalau saya bermain di Arab Saudi selama dua tahun saja, saya akan bisa mendapatkan uang dengan jumlah luar biasa,” katanya dilansir dari Mirror.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Sebelumnya, saya harus bermain sepakbola selama 15 tahun. Saya bahkan mungkin belum bisa mencapai jumlah itu (setelah bermain selama ini),” sambungnya.

Usia Kevin De Bruyne sudah menginjak 32 tahun. Dua musim terakhir, cedera hamstring kerap mengganggunya.

Kontrak De Bruyne di Manchester City juga tersisa semusim lagi. Bisa saja, City menjualnya demi mendapat cuan atau terus pakai jasanya sampai habis kontrak.

Dilansir dari Daily Mail, Manchester City mengincar dua gelandang tengah yang diyakini sebagai penerus Kevin De Bruyne. Mereka adalah Adam Wharton dari Crystal Palace dan Florian Wirtz dari Bayer Leverkusen.

Wharton yang baru debut di Liga Inggris musim lalu, tampil apik dan dirinya tembus skuad Inggris untuk Euro 2024. Wirtz jadi pemain terbaik Bundesliga dan jendral lini tengah Bayer Leverkusen dalam raih titel Bundesliga.

Kedua pemain itu pun masih muda, Adam Wharton berusia 20 tahun dan Florian Wirtz berusia 21 tahun. Khusus untuk Wirtz, dirinya kerap diincar Real Madrid di musim panas 2025 mendatang.

Yang pasti, Manchester City harus merogoh kocek dalam-dalam jika mau mendapatkan salah satu di antaranya. Crystal Palace kabarnya membuka harga mulai dari 50 juta Pounds atau setara Rp 1 triliun, sementara Wirtz belum mau dilepas Leverkusen tapi punya harga pasaran 100 juta Pounds atau setara Rp 2 triliun.

(aff/nds)

Madrid Terbaik Secara Hasil, Man City dalam Permainan


Jakarta

Lionel Messi tak ragu menyebut Real Madrid sebagai tim terbaik, jika dilihat dari hasil musim ini. Tapi secara permainan, ia menilai Manchester City paling sip.

Real Madrid musim ini mengawinkan gelar LaLiga dengan Liga Champions, plus memenangi Piala Super Spanyol. Titel juara Liga Champions itu adalah yang ke-15 dalam sejarah Los Blancos, menegaskan status mereka sebagai raja Eropa.

Sementara Manchester City menjaga dominasinya di Inggris usai memenangi Premier League kali keempat beruntun. Mereka sudah enam kali juara dalam tujuh musim terakhir.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di level Eropa, pasukan Pep Guardiola juga sudah berhasil menuntaskan penasaran. Mereka menjuarai Liga Champions untuk kali pertama pada 2022/2023 lalu, sehingga masuk jajaran elit Eropa.

Dua tim ini jadi pilihan Lionel Messi, ketika ditanya siapa yang terbaik sekarang. Pemain Inter Miami itu tak segan menyebut Madrid meski riwayatnya dengan Barcelona.

“Kalau melihat hasil-hasilnya, itu Real Madrid. Kalau melihat bagaimana cara bermainnya, saya pribadi suka City-nya Guardiola,” ujarnya dilansir Marca.

“Dan saya rasa tim manapun yang ditangani Guardiola itu akan spesial karena karakternya, cara dia melatih, dan cara dia membuat timnya bermain.”

“Di level permainan, buat saya, City adalah yang terbaik. Dari hasil-hasilnya, Madrid,” imbuh Messi.

Madrid diperkirakan akan semakin kuat menyusul perekrutan Kylian Mbappe musim panas ini. Selain itu, mereka juga sudah mengamankan wonderkid Brasil, Endrick.

Simak Video “Messi Dipastikan Absen Bela Argentina Gegara Cedera
[Gambas:Video 20detik]
(raw/bay)

Man City Mau Sodori Haaland Kontrak Baru


Jakarta

Manchester City ingin menambah kontrak untuk Erling Haaland. Langkah itu diambil sebagai antisipasi untuk potensi eksodus tahun depan.

Kontrak Pep Guardiola dengan Man City akan selesai tahun depan. Juru taktik asal Spanyol itu masih belum mau menambah kontrak baru.

Kalau Guardiola pergi, diyakini akan ada eksodus pemain Man City. Hal itu yang sedang diantisipasi oleh pihak klub Manchester biru.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kontrak Haaland dengan Man City akan berlaku sampai 20 Juni 2027. Tapi, ada klausul bahwa Haaland bisa pergi ke klub di luar Inggris dengan nilai tebusan 175 juta pound sterling. Klausul itu aktif mulai musim panas ini.

Klausul lepas Haaland itu akan terus menurun dengan sisa kontrak yang masih mengikatnya. Oleh karena itu, City ingin mengamankan kontrak Haaland sesegera mungkin.

Haaland ditebus Man City dari Borussia Dortmund dengan harga 51 juta pound sterling. Dia sudah memberikan kontribusi 90 gol dalam 98 penampilan di semua ajang.

Soal trofi, Haaland sudah mencatatkan lima trofi. Rinciannya ada dua gelar Liga Inggris, satu gelar Piala FA, satu gelar Liga Champions, dan satu gelar Piala Super Eropa.

Simak Video “Pep: Target Haaland Bukan Ballon d’Or, Tapi Premier League, Liga Champions, FA Cup…
[Gambas:Video 20detik]
(cas/rin)

Pep: Kekalahan City Salahku


London

Pep Guardiola tidak mau mencari alasan terkait kekalahan Manchester City di final Piala FA 2023/2024. Hasil itu murni kesalahannya.

City sebagai juara bertahan dijagokan untuk mengulangi prestasinya musim lalu saat menghadapi Manchester United di Wembley, Sabtu (25/5/2024) malam WIB. Apalagi catatan pertemuan belakangan ini lebih condong ke City termasuk dua kemenangan di liga musim ini.

Tapi, fakta di lapangan tidak sesuai prediksi karena City justru kesulitan untuk menciptakan peluang dan kebobolan dua kali di babak pertama setelah Alejando Garnacho serta Kobbie Mainoo bikin gol.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

City baru bangkit di babak kedua setelah memainkan Jeremy Doku yang menyayat lewat sayap, dan berhasil bikin gol di menit ke-87. Sayangnya gol itu telat dan City akhirnya harus kalah dengan skor 1-2.

City pun kehilangan dua dari tiga gelar yang didapatnya musim lalu, yakni Liga Champions dan Piala FA. Kekalahan yang diakui pantas didapatkan City karena performanya yang kurang meyakinkan.

Eksperimen City di babak pertama yang mencoba menyerang MU lewat tengah gagal, sebelum Doku mengubah warna permainan timnya. Dari total 19 attempts, cuma empat yang mengarah ke gawang.

“Karena keputusan saya, kami tidak bisa menyerang mereka dengan sempurna. Itu kesalahan saya. Rencana saya tidak berjalan. Secara taktik tidak oke. Memang tidak bagus sama sekali hari ini,” ujar Guardiola di ESPN.

“Anda membuat rencana permainan untuk posisi yang berbeda tapi tidak berjalan. Bahkan jika itu dijalankan, kami tidak menghasilkan apapun dari umpan silang ketika ada dua-tiga kali masuk ke sepertiga akhir lapangan atau sisi sayap,” sambungnya.

“Mereka membuat satu gol dari tembakan pertama, lalu disusul gol Mainoo, tidak lebih dari itu. Kami biasanya mengontrol dan membuat peluang lebih banyak di babak kedua ketika melawan MU, tapi hari ini tidak.”

(mrp/ran)

Setenang Itu Manchester City


Manchester

Manchester City praktis tanpa persoalan berarti mengatasi West Ham United, untuk mengunci gelar juara Liga Inggris. The Citizens tampil setenang itu.

Manchester City butuh kemenangan saat menjamu West Ham United di Etihad Stadium, Minggu (19/5/2024) malam WIB, pada pekan terakhir Liga Inggris. Tiga poin akan menjamin gelar juara tak peduli hasil Arsenal di laga lain.

Dan belum dua menit peluit tanda laga dimulai berbunyi, Man City sudah membuka keunggulan 1-0 lewat Phil Foden. Foden lantas menggandakan skor pada menit ke-18 dan membuka lebar jalan menuju tangga juara.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski West Ham sempat menipiskan selisih pada menit ke-42, tak cukup untuk menggoyahkan tuan rumah. Man City tetap tampil penuh kendali, tanpa kepanikan, dan tetap tenang.

Inilah hasil mendominasi Liga Inggris dalam tujuh musim terakhir. Sebelum musim ini, mereka lima kali juara yang niscaya memberikan pengalaman dan kepercayaan diri di situasi-situasi penuh tekanan.

“Bukan cuma saya, tapi semua pemain sudah memainkan laga-laga penting selama bertahun-tahun dan melalui situasi ini beberapa kali juga, jadi itu pastinya membantu soal rasa gugup,” kata Phil Foden, penentu kemenangan Man City, kepada Sky Sports.

“Saya rasa kami hari ini tampak percaya diri dan menggelar permainan kami sendiri. Pada akhirnya, ini terbayarkan,” ujarnya.

Simak Video “Momen-momen Manchester City Angkat Trofi Liga Inggris
[Gambas:Video 20detik]
(raw/rin)

Tekuk MU, Arsenal Paksa City Bersaing Hingga Pekan Terakhir


Manchester

Arsenal menumbangkan Manchester United 1-0 dalam lanjutan Liga Inggris musim ini. Kemenangan tersebut memastikan The Gunners melanjutkan duel perebutan trofi juara dengan Manchester City hingga pekan terakhir.

Bermain di Old Trafford, Minggu (12/5/2024), gol tunggal Leandro Trossard yang menuntaskan umpan Kai Havertz pada menit ke-20 sudah cukup bagi Arsenal untuk membawa pulang tiga poin ke London, sekaligus kembali merebut puncak klasemen dari City.

Tim asuhan Mikel Arteta kini sudah mengumpulkan 86 poin dari 37 laga, unggul satu poin dari City yang baru bertanding 36 kali. Kemenangan di Manchester begitu vital bagi Arsenal, sebab hasil ini sekaligus memperpanjang napas mereka dalam perburuan gelar.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Andai mereka gagal meraih poin penuh dari MU, maka City bisa mengunci titel juara jika mampu menekuk Tottenham Hotspur pada 15 Mei dinihari WIB. Namun sekarang kepastian siapa kampiun Liga Inggris musim ini baru bisa diketahui pada 19 Mei mendatang.

Kini, tekanan berbalik ke City yang wajib mengalahkan Tottenham agar bisa menghadapi West Ham United di pekan terakhir sebagai pemuncak klasemen. Jika gagal, maka keuntungan akan menjadi milik Arsenal.

Arteta menyadari timnya sudah habis-habisan menampilkan yang terbaik sepanjang musim. Ia pun memuji perjuangan para pemainnya di tengah tekanan.

“Hari ini (melawan MU) kami kurang tenang, kurang bersih, kurang konsisten, dan tak melakukan hal simpel dengan benar. Kondisi ini membuat Anda tak bisa mengendalikan pertandingan,” ujar Arteta kepada BBC usai laga.

“Sejumlah pemain belum pernah berada di posisi ini sebelumnya, mereka tidak tahu apa yang dipertaruhkan dan bagaimana perasaan Anda secara emosional saat harus terus-menerus menang sejak Desember atau Januari. Mereka melakukan hal fenomenal,” jelasnya.

Arsenal akan menjamu Everton di pekan terakhir. Akankah mereka berakhir menjadi juara musim ini?

(adp/mrp)

Man City Beruntung Banget Menang atas Nottingham Forest


Nottingham

Pep Guardiola menyebut Manchester City beruntung bisa menang atas Nottingham Forest. Ia menyinggung kondisi lapangan dalam laga ini.

Manchester City menang 2-0 saat bertandang ke markas Nottingham Forest di The City Ground, Minggu (28/4/2024) malam WIB, dalam lanjutan Liga Inggris. Gol Josko Gvardiol dan Erling Haaland menjadi penentu kemenangan pasukan Guardiola.

Tim tamu tampil mendominasi tuan rumah, melepaskan lima peluang on target. Tapi Forest juga punya sejumlah kesempatan, salah satunya bahkan membentur mistar gawang.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Manajer Man City Pep Guardiola masih ingat betul musim lalu ditahan 1-1 di tempat yang sama. Ia menyebut kali ini kondisi lapangan memihak timnya, memudahkan Man City bermain.

“Ini laga yang sangat sulit, lebih sulit daripada musim lalu saat kami ditahan imbang. Kami sebelum pertandingan tahu bahwa laga sulit ini akan terjadi dan kami sangat beruntung serta mujur karena lapangan sangat kering,” katanya dikutip Football365.

“Dengan peluang-peluang yang mereka dapatkan, mereka bakal sudah mencetak gol di kondisi lapangan yang lebih baik. Kami luar biasa beruntung dalam hal ini.”

“Tidak ada yang salah kok dengan lapangannya. Kondisinya kering karena cuaca dan sinar matahari, dan itu membantu kami.”

“Ketika kami menghadapi mereka di kandang, kami menentukan cara bermain. Saat kami bermain tandang, kami beradaptasi. Kami beruntung dengan peluang-peluang yang mereka dapatkan, mereka tak bisa mengeksekusi bola dengan sempurna,” imbuh Guardiola.

Kemenangan ini memungkinkan Man City untuk terus menekan Arsenal di pucuk klasemen. Keduanya cuma terpisah satu poin, dengan Citizens menyimpan satu laga di tangan.

(raw/nds)

Guardiola Sedikit Kecewa Imbang City Imbang Lawan Madrid


Jakarta

Pep Guardiola sedikit kecewa dengan hasil imbang yang didapat Manchester City di kandang Real Madrid. Tapi, gol El Real disebutnya bagus.

Madrid vs Man City selesai 3-3. Dalam pertandingan di Stadion Santiago Bernabeu, Rabu (10/4/2024) dini hari WIB, terjadi kejar mengejar gol.

Man City bisa unggul lebih dulu berkat gol Bernardo Silva pada menit kedua. Madrid unggul di babak pertama dengan gol bunuh diri Ruben Dias dan gol Rodrigo Goes.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Man City bisa berbalik unggul setelah Phil Foden dan Josko Gvardiol mencetak gol pada babak kedua. Federico Valverde menyelamatkan Los Blancos dari kekalahan dengan gol pada menit ke-79.

Setelah unggul 3-2, Man City dinilai Guardiola kurang bisa memegang kendali permainan. Oleh karena itu, dia sedikit menyesal dengan hasil imbang.

“Sedikit kecewa bisa unggul 3-2 dan tak bisa sedikit mengendalikan, kami tak bisa menguasai bola ketika tendangan gawang dan mereka mencetak gol luar biasa,” kata Guardiola di TNT Sport.

“Kami tak bisa terus-terusan memikirkan hal ini, ada banyak hal positif yang bisa diambil,” kata dia menambahkan.

Simak Video “Saat Guardiola Komentari Madrid Menderita Ladeni Leipzig
[Gambas:Video 20detik]
(cas/pur)

Ancelotti Grogi Jelang Real Madrid Vs Manchester City


Madrid

Real Madrid akan menghadapi laga penting kontra Manchester City tengah pekan ini. Sampai-sampai bikin sang pelatih Carlo Ancelotti nervous. Duh!

Madrid vs City pada leg pertama perempatfinal Liga Champions bakal berlangsung di Santiago Bernabeu, Rabu (10/4). Laga ini digadang sebagai final kepagian.

Pasalnya, Man City berstatus sebagai juara bertahan. Sementara, El Real adalah pengoleksi gelar Liga Champions terbanyak.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ini juga jadi pertemuan ketiga kedua tim di fase gugur dalam tiga tahun terakhir. Madrid lebih dulu menyingkirkan City di musim 2021/2022 sebelum gantian City musim lalu.

Ancelotti tentu masih ingat bagaimana Madrid dilibas empat gol tanpa balas di Etihad Stadium pada leg kedua semifinal musim lalu. Madrid selaku juara bertahan dibuat tak berkutik oleh City yang akhirnya merebut treble winners.

Maka wajar jika Ancelotti merasa grogi jelang duel tersebut. Meski demikian, rasa grogi itu justru dijadikan “bahan bakar” oleh Ancelotti untuk memberikan yang terbaik di laga nanti.

“Ya, sangat grogi. Anda biasanya menderita beberapa jam sebelum laga dimulai,” ujar Ancelotti di Daily Mail.

“Saya dulu selalu berpikir bahwa kekalahan itu adalah penderitaan dan kemenangan itu kebahagiaan, tapi ternyata tidak. Kemenangan itu sebuah kelegaan.”

“Kebahagiaan adalah jika Anda memenangi banyak trofi, tapi kemenangan itu bikin lega.”

“Anda lebih tenang dan bahagia setelahnya, tapi kesulitan itu bagian dari pekerjaan. Itulah yang membuat Anda tetap hidup. Itu adalah bahan bakar saya.”

(mrp/raw)