Tag: Burnley

MU Vs Burnley Masih Tanpa Gol


Manchester

Skor 0-0 menghiasi babak I Manchester United vs Burnley, Sabtu (27/4/2024) malam WIB. Kedua tim sama-sama punya kans apik yang tak tertuntaskan dengan baik.

Jalanya Pertandingan

MU langsung menciptakan peluang bagus pada menit ketiga. Umpan daerah Bruno Fernandes disambar Alejandro Garnacho di sisi kiri di dalam kotak penalti, tapi masih melambung.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Giliran Antony mendapatkan kesempatan di sisi kiri pada menit kedelapan. Sepakannya dari sudut sempit masih melebar.

MU terus menekan. Percobaan dari Fernandes pada menit ke-19 cuma mengenai tiang gawang.

Ancaman balasan dari Burnley pada menit ke-35. Sepakan Josh Cullen menyambut bola buangan Aaron Wan-Bissaka coba dibelokkan Lyle Foster ke arah gawang, tapi bisa ditepis Andre Onana.

Kans bagus dari Burnley lagi pada menit ke-38. Foster lolos dan tinggal menghadapi Onana, tapi sontekannya masih terbaca dan terhalau.

Upaya balasan MU lewat Garnacho pada meint ke-41 belum mengarah ke gawang. Babak pertama berakhir tanpa gol.

Susunan pemain

Manchester United: Onana, Maguire, Casemiro, Dalot, Wan-Bissaka, Fernandes, Eriksen, Mainoo, Hojlund, Garnacho, Antony

Burnley: Muric, Esteve, O’Shea, Vitinho, Assignon, Cullen, Berge, Bruun Larsen, Foster, Fofana, Odobert

Simak Video “Gol Solo Run Marcus Rashford Tandai Kemenangan MU
[Gambas:Video 20detik]
(raw/mrp)

Chelsea Dikritik Pedas Usai Ditahan Burnley: Otak Kosong


London

Frank Leboeuf gemas betul setelah Chelsea diimbangi Burnley 2-2. Eks pemain Chelsea ini tidak segan melontarkan kritik keras pada Enzo Fernandez cs.

The Blues antiklimaks saat menjamu Burnley di Stamford Bridge pada Sabtu (30/3/2024). Meski unggul jumlah pemain sedari akhir babak pertama, Chelsea malah membuang keunggulannya dua kali sehingga harus puas dengan raihan satu poin.

Setelah gol penalti Cole Palmer membuka skor di akhir babak pertama, Chelsea langsung kebobolan gol Burnley melalui Josh Cullen pada menit kedua setelah kickoff. Palmer mencetak gol keduanya di pertandingan ini untuk membawa Chelsea kembali unggul di menit ke-78.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akan tetapi, the Clarets akhirnya menyamakan skor setelah Dara O’Shea mencetak gol di 10 menit terakhir guna menyeimbangkan kedudukan. Chelsea bahkan hampir kalah karena Burnley menekan sampai detik-detik terakhir. Untung tembakan Jay Rodriguez di depan gawang masih melayang di atas mistar gawang Chelsea.

Hasil itu membuat Chelsea bergeming di peringkat 11 klasemen dengan selisih 19 poin dari Aston Villa di empat besar. Lebouef mengkritik Chelsea tak memiliki hasrat dan tidak memiliki otak.

“Ya Tuhan, saya muak. Anda [ingin] percaya bahwa sesuatu akan terjadi,” sebut Leboeuf kepada ESPN. “Baiklah, musim ini sudah selesai, tapi anda bermain melawan Burnley, mereka bermain 11 melawan 10, jadi mereka akan memenangi pertandingannya…dan kemudian mereka lenyap.”

“Tidak ada yang terjadi, anda unggul 1-0 saat jeda, anda kembali dan setelah tiga menit kebobolan, kemudian anda mencoba bermain sedikit dan mencetak gol lainnya dan kemudian bilang ‘Oke, baiklah itu bagus’, dan kemudian setelahnya jelek sekali.”

“Dan di akhir, mereka seharusnya kalah, 11 melawan 10. Klub sepakbola Chelsea melawan — dengan segala hormat — Burnley. Ini tidak adil untuk fans, tidak adil untuk sejarah klub sepakbola Chelsea dan mantan-mantan pemainnya — bahwa saya, dan beberapa yang lain yang menyaksikan pertandingan ini, sangat terkejut dengan situasinya.”

“Para pemainnya tidak punya stamina, tidak punya apapun di dalam hati mereka, tidak ada apapun di dalam otak mereka, tidak tahu apa yang harus dilakukan. Jika anda bermain 11 melawan 10, anda seharusnya menghabisi lawan anda tapi mereka malah membiarkan lawan bangkit dan mereka hampir kalah! Ayolah! Ini tidak profesional. Ini tidak adil, lagi, bagi orang-orang yang mencintai klub ini,” sengat Leboeuf.

Simak Video “Dalih Pochettino Sehabis Chelsea Disikat Liverpool
[Gambas:Video 20detik]
(rin/mrp)

Cerita Klopp Nekat Bawa Jota ke Burnley & Abaikan Tim Medis


Liverpool

Diogo Jota sejatinya belum dipersilakan bertanding oleh tim medis Liverpool kala melawat ke Burnley. Tapi Juergen Klopp nekat memasukannya ke skuad.

Jota sebelumnya absen sejak November karena cedera hamstring. Ia mulanya diragukan tampil saat Liverpool bertandang ke Burnley, Rabu (27/12/2023) dini hari WIB kemarin.

Bahkan Manajer Liverpool Juergen Klopp sendiri sebelum pertandingan mengaku ragu Jota bisa ambil bagian. Lebih jauh ia bilang bahwa akan jadi kejutan kalau penyerang asal Portugal itu bisa bermain.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tapi nyatanya Jota benar-benar comeback dari cedera, bahkan mencetak gol kedua Liverpool. Ia masuk pada menit ke-84 menggantikan Darwin Nunez dan menuntaskan umpan Luis Diaz untuk memastikan timnya menang 2-0.

Klopp kemudian mengaku bahwa ia sebenarnya ‘menyelundupkan’ Jota ke daftar skuad. Sebab tim medis belum memberikan izin penuh untuk memainkannya.

“Kami entah bagaimana caranya bisa menyelipkan dia di daftar skuad karena dia baru berlatih dua kali, dan departemen medis ingin memberinya latihan lebih banyak dan saya bilang, dia bisa melakukannya di markas Burnley,” ujarnya dilansir Football365.

Termasuk Jota sendiri kaget masuk daftar tim untuk bertandang ke Burnley. Tapi ia lega akhirnya comeback dan menandainya dengan gol.

“Itu berarti sangat besar, rasanya spesial. 24 jam yang gila dan saya tak mengira bisa masuk daftar skuad, jujur saja,” ujar Jota.

“Saya sudah sampai rumah saat mengetahui bahwa saya perlu pergi lagi untuk berlatih dengan tim. Tapi dari momen itu saya cuma merasa kalau saya memang harus melakukannya,” tambahnya.

Simak Video “Kalahkan Burnley 2-0, Liverpool Puncaki Liga Inggris!
[Gambas:Video 20detik]
(raw/pur)