Tag: Bersama

Langka! Pernah Juara Liga 1 Bareng Persija Jakarta, Kini Rezaldi Hehanussa jadi Kampiun Bersama Persib Bandung

Bola.net – Rezaldi Hehanussa menjadi sorotan usai mengantar Persib Bandung menjadi juara BRI Liga 1 2023/2024. Pasalnya, sebelumnya ia sudah pernah menjadi kampiun bersama Persija Jakarta.

Bule menjadi satu di antara pesepak bola Indonesia yang tergolong langka. Maklum, pria berusia 28 tahun ini menjadi satu di antara dua nama yang sukses menjadi juara kompetisi tertinggi di Indonesia kala berkostum Persib Bandung dan Persija Jakarta.

Seperti diketahui, Persib Bandung dan Persija Jakarta adalah rival abadi dalam percaturan sepak bola Indonesia. Walhasil, tak banyak pemain yang bisa merasakan berkarier di dua klub tersebut.

1 dari 3 halaman

Segelintir Orang

Segelintir Orang

Rezaldi Hehanussa saat masih di Persija Jakarta (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Hanya segelintir bintang yang pernah pindah dari Persija Jakarta ke Persib Bandung dan sebaliknya. Satu di antaranya adalah Rezaldi Hehanussa. Hebatnya, ketika Persib Bandung memastikan menjadi juara BRI Liga 1 2023/2024, namanya menjulang di buku rekor.

Maklum, ia bergabung dengan kiper Shahar Ginanjar, menjadi pesepak bola yang sanggup berada di puncak bersama Persib Bandung dan Persija Jakarta. Sebelumnya, Rezaldi Hehanussa membawa Persija Jakarta menjadi juara Liga Indonesia musim 2018.

Enam tahun silam, Rezaldi Hehanussa dan Persija Jakarta mengakhiri musim dengan 62 poin, unggul satu angka di atas PSM Makassar. Malam ini, Rezaldi Hehanussa meraih status juara ketika membela Persib Bandung.

2 dari 3 halaman

Bandung Berjaya

Bandung Berjaya

Persib Bandung juara BRI Liga 1 2023/2024. (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Maung Bandung berjaya di laga puncak setelah menang agregat 6-1 atas Madura United. Sepanjang Championship Series, Rezaldi Hehanussa selalu bermain alias mencatat bermain 360 menit.

Sedangkan Shahar Ginanjar berjaya bersama Persib Bandung pada edisi Liga Indonesia 2014. Ketika itu, sang kiper menjadi bagian dari Persib yang menaklukkan Persipura Jayapura di partai puncak, melalui adu penalti.

3 dari 3 halaman

Koleksi Shahar

Koleksi Shahar

Shahar Ginanjar. (c) Bola.net/Fitri Apriani

Shahar mengoleksi gelar bersama Persija Jakarta pada periode yang sama dengan Rezaldi Hehanussa, yakni Liga Indonesia musim 2018. Sebenarnya, masih ada satu nama yang sempat memantik atensi ketika memutuskan pindah dari Persija Jakarta ke Persib Bandung, yakni Atep.

Namun, Atep hanya menikmati juara bersama Persib Bandung pada 2014. Ia gagal mempersembahkan yang terbaik selama empat tahun di Persija Jakarta.

Disadur dari: Bola.com (Nurfahmi Budi) 31 Mei 2024

Baru 3 Pemain Asing yang Juara Liga Indonesia Bersama Persib Bandung

Bola.net – Pada era Liga Indonesia, Persib Bandung sudah merasakan dua gelar juara. Nah, yang menarik, sejauh ini hanya ada tiga pemain asing yang mampu membawa Maung Bandung jadi juara juara Liga Indonesia.

Persib Bandung punya peluang meraih gelar juara liga ketiga. Sebab, Persib akan berlaga di final BRI Liga 1 2023/2024. Persib akan berjumpa Madura United di laga final.

Laga final BRI Liga 1 2023/2024, leg pertama akan dimainkan di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu 25 Mei 2024. Sedangkan, pada 31 Mei, laga final leg kedua akan dimainkan di Stadion Gelora Bangkalan.

Dua gelar juara yang sudah diraih Persib terjadi pada musim 1994 dan 2014. Kedua gelar diraih usai menang pada laga final. Nah, dari dua gelar itu, hanya ada tiga pemain asing di skuad Persib.

Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.

1 dari 3 halaman

3 Pemain Asing yang Membawa Persib Juara

3 Pemain Asing yang Membawa Persib Juara

Vladimir Vujovic (c) Fitri Apriani

Prestasi Persib jadi juara Liga Indonesia 1994 sangat ikonik. Sebab, pasukan Indra Thohir menjadi juara tanpa bantuan pemain asing. Pada laga final, Persib menang 1-0 atas Petrokimia Putra yang punya tiga pemain asing.

Persib musim 1994 punya materi pemain yang kuat. Sutiono Lamso jadi andalan dengan catatan 21 gol. Lalu, ada nama Robby Darwis, Anwar Sanusi, Yudi Guntara, dan Djadjang Nurdjaman.

Nah, ketika juara pada Indonesia Super League (ISL) 2014, barulah Persib memakai pemain asing. Ketika itu, ada nama Konate Makan, Coulibaly Djibril, dan Vladimir Vujovic sebagai pemain asing Persib.

Makan Konate punya peran krusial. Begitu juga Vladimir Vujovic yang sangat heroik di lini belakang. Sedangkan, karena cedera, kontribusi Coulibaly Djibril tak segemilang Ferdinan Sinaga.

2 dari 3 halaman

Kevin Mendoza Ingin Juara Bersama Persib

Kevin Mendoza Ingin Juara Bersama Persib

Kiper Persib Bandung, Kevin Ray Mendoza. (c) dok.Persib

Pada musim 2023/2024, Persib punya enam pemain asing. Keenamnya adalah David da Silva, Ciro Alves, Stefano Beltrame, Nick Kuipers, Alberto Rodriguez, dan Kevin Mendoza.

Keenam pemain itu hanya berjarak dua laga untuk menyusul jejak Makan Konate dan kolega. Bahkan, khusus bagi Kevin Mendoza, dia bisa mengukir sejarah sebagai pemain Asia pertama yang juara bersama Persib.

“Tentu saja itu pencapaian besar bagi saya. Saya sangat senang bahwa kita pergi sejauh ini,” ucap Kevin Mendoza.


Marc Klok Tinggal Butuh 2 Laga Lagi untuk Wujudkan Mimpinya bersama Persib, Juara BRI Liga 1

Bola.net – Gelandang Persib Bandung, Marc Klok, hanya butuh dua pertandingan lagi untuk mewujudkan mimpinya. Mimpi yang dimaksud adalah meraih gelar juara BRI Liga 1.

Sejak datang ke Indonesia pada 2017, Marc Klok belum pernah meraih gelar juara Liga 1. Tiga musim di PSM Makassar (2017-2019), prestasi terbaiknya hanya menjadi runner-up musim 2018, meski pada 2019 berhasil menjuarai Piala Indonesia bersama Juku Eja.

Marc Klok kemudian mencari peruntungan baru dengan pindah ke Persija Jakarta pada 2020. Namun meski menjuarai Piala Menpora 2021, ia hanya bermain tiga kali untuk Macan Kemayoran di Liga 1 musim 2020 karena kompetisi dihentikan akibat COVID-19.

Kini di tahun ketiganya bersama Persib, mimpi Marc Klok menjadi juara Liga 1 sudah di depan mata. Maung Bandung melaju ke final Championship Series BRI Liga 1 2023/2024 untuk menantang Madura United.

“Soal Persib Bandung, mimpi saya adalah menjadi juara di Indonesia. Sudah bertahun-tahun saya nyaris meraih prestasi itu,” ujar Marc Klok.

1 dari 2 halaman

Tinggal Dua Pertandingan Lagi

Mimpi Marc Klok meraih trofi Liga 1 semakin dekat. Ia tinggal menyelesaikan dua pertandingan lagi dengan baik.

Persib akan lebih dulu menjamu Madura United di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, pada Minggu (26/5). Lima hari berselang, Maung Bandung bakal bertandang ke markas Laskar Sape Kerrab.

“Sekarang, saya tinggal melewati dua pertandingan lagi untuk mencapai mimpi besar saya dan kami (Persib Bandung). Jadi, saya akan melakukan yang terbaik yang saya bisa demi mewujudkan hal itu (cita-cita jadi juara Liga 1),” ucap Marc Klok.

2 dari 2 halaman

Persib ke Final Championship Series dengan Impresif

Persib melaju ke final Championship Series BRI Liga 1 2023/2024 dengan impresif. Maung Bandung unggul agregat 4-1 atas Bali United di babak semifinal.

Setelah bermain imbang 1-1 pada leg pertama, Persib meraih kemenangan telak 3-0 di pertemuan kedua. Kemenangan itu mengantarkan Maung Bandung ke partai puncak.

Adapun di Regular Series, Persib menempati peringkat dua di bawah Borneo FC dengan meraih 62 poin dari 34 pertandingan. Dari 34 laga itu, Maung Bandung menorehkan 16 kemenangan, 14 kali imbang, dan hanya menelan empat kekalahan.

(Bola.net/Fitri Apriani)


Mourinho Menanti Gelar Juara Premier League Bersama Man United


Jakarta

Jose Mourinho merasa dirinya saat ini masih punya peluang meraih gelar Premier League bersama Manchester United. Apa alasan The Special One itu?

Man City pada Februari tahun lalu dinyatakan melakukan 115 pelanggaran finansial. Namun, sampai saat ini belum juga dijatuhi hukuman meski kasusnya masih terus bergulir.

Pelanggaran yang dilakukan Man City terjadi pada periode 2009 sampai 2018. Man City juga diduga melanggar aturan Premier League terkait keuntungan dan keberlanjutan pada 2015-2018.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Andai terbukti bersalah, Man City bisa saja kehilangan gelar juara Premier League, yang salah satunya pada musim 2017/2018. Nah, Mourinho pun tampaknya sedang menanti durian runtuh.

Mourinho pada musim 2017/2018 masih menjadi pelatih Manchester United. Setan Merah pada musim itu finis di posisi kedua dengan 81 poin dan Man City adalah juara dengan 100 poin.

“Mungkin ada peluang kami memenangkan liga itu, bukan?” kata Mourinho kepada Rio Ferdinand dalam podcast VIBE bersama FIVE.

“Jika Man City terjebak dalam Financial Fair Play yang melanggar aturan, mungkin mereka akan kehilangan beberapa poin dan kami memenangi gelar tersebut (2017-18). Kami melakukan yang terbaik yang bisa kami lakukan,” sambungnya.

Everton pada musim ini sudah dihukum pengurangan poin akibat masalah atas pelanggaran aturan profitabilitas dan keberlanjutan. Berkaca dari hal tersebut, mungkin saja Man City bisa dihukum lebih berat.

Simak Video “AS Roma Pecat Jose Mourinho!
[Gambas:Video 20detik]
(ran/adp)

Benjamin Pavard Ingin Lebih Banyak Gelar Bersama Inter


Jakarta

Benjamin Pavard belum puas setelah meraih gelar juara bersama Inter Milan. Dia ingin meraih lebih banyak trofi.

Inter menjuarai Piala Super Italia pekan ini. Di babak final, La Beneamata menang 0-1 atas Napoli.

Dalam pertandingan di KSU Stadium, Riyadh, Arab Saudi, gol dari Lautaro Martinez yang menjadi penentu kemenangan Inter. Itu menjadi raihan trofi pertama Nerazzurri musim ini.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pavard sudah baru bergabung dengan Inter pada awal musim ini. Dia dikontrak dengan durasi selama lima tahun.

“Ini adalah trofi pertamaku bersama Inter. Saya sudah memenangi beberapa trofi dalam karier saat masih muda, tapi ini merupakan yang pertama bersama Inter dan saya lapar untuk meraih lebih banyak kemenangan,” kata Pavard di Football Italia.

“Saya hidup untuk ini. Itulah mengapa saya bermain sepakbola dan saya sangat bahagia,” kata dia menambahkan.

Inter mempunyai peluang besar untuk menjuarai Liga Italia musim ini. Tim Biru-Hitam duduk di posisi kedua klasemen Liga Italia dengan raihan 51 poin hasil 20 kali bermain.

Inter cuma berjarak satu angka dari Juventus di posisi pertama. Tapi, tim asuhan Simone Inzaghi masih bermain sekali lebih sedikit.

Simak Video “Benjamin Pavard Gabung Inter
[Gambas:Video 20detik]
(cas/nds)

Bersama Real Betis, Isco Terlahir Kembali


Jakarta

Gelandang sekelas Isco pernah terlunta-lunta tanpa klub di awal 2023. Namun jelang akhir tahun, ia sudah memiliki jaminan masa depan bersama Real Betis hingga 2027.

Ya, klub asal Andalusia itu baru saja memperpanjang kontraknya yang awalnya hanya sampai Juni 2024. Tambahan durasi tersebut diberikan kepada pemain 31 tahun itu karena tampil memukau sejak awal musim ini.

Di bawah asuhan Manuel Pellegrini, Isco tercatat sudah tampil 23 laga di seluruh ajang, dan hanya tiga kali menjadi cadangan. Ia juga menyumbang tiga gol dan empat asis. Ia kini menjadi andalan lini tengah Betis.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Sejak kedatangannya, performa sang pemain sangat luar biasa dan dia telah menjadi salah satu pemain utama di dalam skuad,” bunyi pernyataan resmi Betis saat mengumumkan memperpanjang kontraknya.

Padahal, masa depan Isco di sepak bola sempat jadi tanda tanya. Ia dilepas Real Madrid pada musim panas 2022 usai kontraknya tak diperpanjang. Bahkan pada musim terakhirnya, ia tak lagi menjadi pilihan utama.

Ia lalu pindah ke Sevilla, namun diputus kontraknya pada Desember karena performanya dinilai tak sesuai harapan. Belakangan, Isco menyebut diirnya pergi karena ada perselisihan dengan direktur olahraga Sevilla saat itu, Monchi.

Setelahnya, nasib tak kunjung membaik. Ia gagal pindah ke Union Berlin di bursa transfer Januari akibat adanya perubahan isi kontrak yang gagal disepakati kedua pihak di tahap akir. Padahal, Isco kala itu sudah lolos tes medis.

Akibatnya, Isco pun berstatus tanpa klub hingga akhir musim lalu. Ia hanya berlatih sendiri di gim. Di tengah situasi tak menentu, Pellegrini melihat Isco bisa diandalkan dalam skema taktiknya. Akamsi Andalusia itu pun ditawari kontrak semusim.

Kepercayaan itu dibayar Isco. Ia bekerja keras mengembalikan fisik dan mentalnya seperti dulu. Hasilnya pun terasa. Ia menjadi man of the match lima kali dalam enam laga perdana di liga bersama Betis, dan jumlahnya terus bertambah. Merasa peran Isco makin vital, Betis pun memagarinya lebih lama.

Nasib orang bisa berubah dalam sekejap. Isco yang dulu sempat diperkirakan sudah habis usai pergi dari Madrid kini terlahir kembali dan memiliki masa depan yang cerah bersama Betis.

(adp/nds)


Lucas Frigeri Bahagia Lakoni Debut Sempurna Bersama Madura United

Bola.net – Lucas Frigeri angkat bicara soal debutnya di sepak bola Indonesia bersama Madura United, akhir pekan lalu. Kiper asal Brasil tersebut mengaku senang bisa melakoni debut sempurna bersama Laskar Sapeh Kerrab, julukan Madura United.

“Saya senang bisa mendapat kesempatan debut ini. Tidak ada debut yang lebih bagus selain mendapat tiga poin,” kata Frigeri, Rabu (13/12).

“Saya berterima kasih mendapat kesempatan debut pada pertandingan ini. Saya juga berterima kasih kepada pengurus, staf, dan para pemain Madura United. Mereka menerima saya di Madura dengan baik. Mereka membuat saya merasa berada di rumah sendiri. Saya senang sekali debut di Madura,” sambungnya.

Frigeri sendiri sudah melakoni debut pada laga pekan ke-22 BRI Liga 1 2023/2024, kontra Barito Putera. Dalam pertandingan yang dihelat di Stadion Gelora Bangkalan, Minggu (10/12) tersebut, pemain berusia 34 tahun ini membawa Laskar Sapeh Kerrab menang dengan skor 4-1.

Dalam pertandingan ini, Frigeri empat kali menyelamatkan gawangnya dari serbuan penggawa Laskar Antasari.

Dengan kemenangan tersebut, Madura United kembali merangsek ke papan atas. Mereka menempati posisi lima klasemen sementara, dengan capaian 34 angka dari 21 laga.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.


Daya Ledak Andres Dwi Persada Bersama Unggul FC Malang pada Awal Musim Liga Futsal 2023/2024

Bola.net – Andres Dwi Persada kini menjalani musim ketiganya bersama Unggul FC Malang. Pemain kelahiran 19 November 2000 itu tampil menggebrak di awal musim, dengan rutin mencetak gol.

Andres Dwi Persada sudah bergabung dengan Unggul FC pada musim 2022. Saat itu, Unggul FC masih bermain di Liga Nusantara. Berkat kerja kerasnya, dia punya andil membawa Unggul FC promosi ke Liga Futsal Profesional musim 2022/2023.

“Perjalanan waktu itu cukup rumit. Saat masih di Liga Nusantara harus percaya diri lebih untuk bisa membawa Unggul FC meraih gelar juara,” kata Andres Dwi Persada.

Musim 2022/2023, Andres Dwi dipertahankan Unggul FC dan menjadi bagian dari tim yang bermain di Liga Futsal Profesional. Bagi pemain 23 tahun, ini adalah pengalaman pertamanya bermain di liga profesional.

“Debut pertama di profesional merasa grogi, masih meraba-raba bagaimana bermain di liga profesional,” sambungnya.

1 dari 2 halaman

Meledak Pada Musim Kedua

Andres Dwi Persada banyak belajar dari musim 2022/2023. Menit bermain yang didapat memang tidak optimal. Namun, begitu musim 2023/2024, Andres Dwi langsung tancap gas.

Hingga pekan ke-4 Liga Futsal Profesional digelar, di mana Unggul FC memainkan lima laga, Andres Dwi jadi andalan untuk bikin gol. Berposisi sebagai pivot, dia mampu mencetak lima gol.

Jumlah golnya sama dengan dua pemain asing Unggul FC, Josue Terran dan Oscar Fernandez.

Alhamdulillah pada musim baru, dengan tim yang sama, saya berusaha menampilkan performa yang lebih baik daripada musim pertama,” ucap pemain yang musim ini memakai nomor punggung 6 tersebut.

2 dari 2 halaman

Proses Menuju Timnas Futsal Indonesia

Proses Menuju Timnas Futsal Indonesia

Andres Dwi Persada saat membela Unggul FC Malang (c) Tim media Unggul FC

Melihat ledakan yang dibuat Andres Dwi Persada pada awal musim 2023/2024, bukan tak mungkin dia dilirik tim pelatih Timnas Futsal Indonesia. Hanya saja, bagi Andres Dwi, semua ada prosesnya dan dia berharap bisa mencapai level itu secara perlahan.

“Semoga bisa konsisten dan memberikan yang terbaik buat Andres pribadi dan tim Unggul FC,” katanya.

“Kalau bisa konsisten hingga akhir musim di gelaran Liga Futsal Profesional, tidak ada yang tidak mungkin (termasuk dipanggul Timnas Futsal Indonesia). Semua sudah ada rezekinya dan kita nikmati saja prosesnya,” ucapnya.


Ini Target Giroud Bersama Milan Musim Ini


Jakarta

Olivier Giroud mengungkap target bersama AC Milan musim ini. Liga Italia dan Liga Champions yang dibidik.

Milan menjuarai Liga Italia pada musim 2021/2022. Itu merupakan musim pertama Giroud di Rossoneri.

Musim berikutnya, Milan dan Giroud melaju jauh di Liga Champions. Semifinal berhasil dijejak, Milan terhenti di semifinal dan disingkirkan Inter Milan.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada musim ini, Milan menjalani start bagus di Serie A. Milan ada di posisi kedua dengan koleksi 15 poin, sama dengan Inter.

Sementara di Liga Champions, Milan tidak menang di matchday I. Tim asuhan Stefano Pioli ditahan 0-0 oleh Newcastle United.

Giroud ingin meraih prestasi tinggi bersama Milan musim ini. Liga Champions dan Serie A yang dibidik.

“Pada musim pertama saya di sini, kami mempunyai musim yang luar biasa di Serie A, pada musim kedua musim yang kuat di Liga Champions,” kata Giroud seperti dikabarkan Football Italia.

“Musim ini, kami ingin bagus di dua kompetisi. Jadi, untuk bisa lolos fase grup dan terus bisa mengejar Inter di puncak klasemen.”

“Kami mempunyai kualitas dan kuantitas untuk melakukan itu, kami tak akan menyia-nyiakannya,” kata Giroud menambahkan.

Simak Video “Tonali Kembali ke Milan Sebagai Lawan
[Gambas:Video 20detik]
(cas/ran)

Eks Penggawa Chelsea Senang Putranya Moncer Bersama Arema FC

Bola.net – Mark Schwarzer tak bisa menyembunyikan rasa gembiranya usai melihat langsung penampilan putranya, Julian Schwarzer Garcia, bersama Arema FC. Eks penggawa Chelsea ini menilai performa anaknya meningkat pesat ketika berseragam klub berlogo singa mengepal tersebut.

“Ya, penampilannya cukup bagus. Ia menunjukkan permainan yang meningkat selama memperkuat Arema FC,” ucap Schwarzer.

Menurut Schwarzer, kendati sudah menunjukkan peningkatan penampilan, pekerjaan rumah putranya belum usai. Julian, menurut pria berusia 50 tahun tersebut, masih harus membenahi konsistensi permainannya.

“Ia harus berusaha memanfaatkan kesempatan bermain yang ia dapatkan sebaik mungkin,” tutur Schwarzer.

“Salah satunya adalah dengan menunjukkan konsistensi saat berlatih dan bermain,” ia menambahkan.

Julian Schwarzer Garcia sendiri saat ini menjadi andalan Arema FC di sektor penjaga gawang. Sejak bergabung dengan tim tersebut, posisi pemain berpaspor Filipina ini tak tergantikan.

Terakhir, Julian tampil apik dan membantu timnya meraih kemenangan pertama mereka di BRI Liga 1 2023/2024, kontra Persikabo 1973. Dalam laga tersebut, ia mencatatkan dua penyelamatan dan sejumlah intersep untuk menjaga gawangnya tak kebobolan pada laga tersebut.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.