London

Cole Palmer sedang melejit bersama Chelsea. Meski begitu Palmer mengakui, dirinya tidak pernah berniat meninggalkan Manchester City.

Pemain berusia 21 tahun itu diangkut the Blues dari Man City pada bursa musim panas lalu. Palmer digaet dengan tebusan yang bisa mencapai 42 juta pound sterling, kesepakatan yang bisa dibilang fantastis untuk ukuran pemain yang belum punya nama seperti dia.

Namun, Palmer justru berhasil membuktikan keraguan. Pemain internasional Inggris itu tampil paling bersinar di antara rekan-rekan setimnya usai mencetak delapan gol plus tujuh assist dalam 24 pertandingan.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Torehan itu menjadikan Cole Palmer sebagai pemain Chelsea yang paling banyak terlibat langsung dalam terjadinya gol. Sekalipun si Biru masih lesu usai terpuruk di peringkat 10 klasemen Liga Inggris dan dikalahkan tim divisi dua Middlesbrough 0-1 di semifinal leg I Piala Liga.

Palmer mengungkapkan, kepindahannya ke Chelsea tidak pernah terpikirkan sebelumnya karena masih berniat memperjuangkan tempatnya di skuad utama the Citizens. Akan tetapi, Palmer tidak menyesali keputusannya hengkang.

“Keinginanku dulu memang tidak pernah meninggalkan City. Itu bukan niatku. Aku dulu ingin dipinjamkan setahun, kembali, dan siap untuk tim utama,” ungkap pemain serba bisa itu kepada Sky Sports.

“Namun, mereka bilang aku tidak bisa pergi sebagai pemain pinjaman, pilihannya tinggal atau anda dijual. Jadi setelahnya, Chelsea menghubungiku. Aku bilang aku ingin bergabung dengan Chelsea, dan aku sangat gembira bisa berada di sini. Aku sangat senang aku telah membuat keputusan untuk datang ke sini,” Cole Palmer menambahkan.

(rin/krs)