Manchester

Manchester United tersendat di awal 2023/2024. Mantan penyerang top Premier League Dimitar Berbatov percaya, MU sedang mengalami krisis kecil.

MU sudah menderita tiga kekalahan dari lima pertandingan domestik pertamanya. Dua kekalahan beruntun diterima dalam dua pertandingan terakhir saat tersungkur di markas Arsenal 1-3, dan dipermalukan Brighton dengan skor serupa di kandang sendiri.

Alhasil Setan Merah terlempar ke peringkat 13 klasemen Liga Inggris karena baru mengumpulkan enam poin. MU tertinggal sembilan poin dari juara bertahan sekaligus rival sekotanya, Manchester City, dan tujuh poin dari Arsenal di empat besar.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berbatov pernah berseragam Tottenham Hotspur dan MU selama tujuh musim. Pria Bulgaria itu meyakini, kemunduran yang dialami Manchester United turut dipengaruhi oleh penjualan klub yang tidak kunjung rampung.

“Di atas lapangan, berdasarkan hasil dan bagaimana penampilan mereka saya kira United sedang dilanda krisis kecil,” ungkap Berbatov kepada Betfair. “Selain itu, mereka sedang dalam krisis kecil di luar lapangan dengan penjualan klub.”

“Satu menit bagus, menit berikutnya jelek. Sepertinya tidak ada yang tahu apa yang sedang terjadi atau bagaimana situasinya. Orang-orang bilang bahwa krisis kecil dimulai dengan kepemilikan karena mereka itu orang-orang yang meletakkan fondasi atas segala yang terjadi di klub.”

“Ada yang mengira hal itu tergantung pada apa yang terjadi di lapangan, keputusan pelatihan atau para pemain. Saya kira semuanya terhubung dalam sebuah cara.”

Meski begitu, Manchester United berisiko terpuruk semakin dalam. MU akan dihadapkan pada tantangan berat karena akan menantang jagoan Bundesliga Bayern Munich di laga pembuka Liga Champions, Kamis (20/9) dinihari WIB.

Simak Video “MU Kalah di Kandang, Setan Merah Dihajar Brighton 1-3
[Gambas:Video 20detik]
(rin/mrp)