Tag: Bagus

Pelatih Persib Puji Adilson Maringa: Kami Punya 4 Peluang Bagus, Dia Man of the Match

Bola.net – Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, memuji kiper Bali United, Adilson Maringa. Juru taktik asal Kroasia itu tidak segang untuk menganggapnya sebagai pemain terbaik dalam pertandingan.

Adilson Maringa mencatatkan enam penyelamatan ketika melawan Persib pada leg pertama babak semifinal championship series BRI Liga 1 2023/2024, Selasa (14/5), di Bali United Training Center, Gianyar. Termasuk di antaranya adalah menggagalkan tendangan penalti David da Silva pada menit ke-56 yang berasal dari VAR.

Bali United dan Persib saling berbalas serangan. Maung Bandung memiliki banyak peluang emas untuk membobol gawang tuan rumah, tapi terhalang dengan performa impresif Adilson Maringa.

“Kami melewatkan kesempatan mencetak gol dari titik penalti dan empat peluang yang sangat bagus. Kiper mereka adalah man of the match,” ujar Bojan Hodak.

1 dari 2 halaman

Positif buat Persib

Positif buat Persib

Duel semifinal BRI Liga 1 2023/2024, Bali United vs Persib Bandung, Selasa (14/5/2024) (c) Dok. Bali United

Persib pulang dari Pulau Dewata dengan membawa satu poin. Maung Bandung menahan Bali United 1-1.

Hasil ini menjadi keuntungan untuk Persib. Pasalnya, Maung Bandung akan gantian menjamu Bali United di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, pada Sabtu (18/5).

“Kami mencetak gol dan tidak kalah. Ini adalah hal positif. Hal lainnya, saya tidak bisa berkomentar,” imbuh Bojan Hodak.

Adapun Bali United tanpa Jajang Mulyana saat melawat ke kandang Persib. Bek berusia 35 tahun itu akan menjalani akumulasi kartu setelah menerima dua kartu kuning yang berakhir dengan kartu merah pada pertemuan pertama.

(Bola.net/Fitri Apriani)

2 dari 2 halaman

Klasemen BRI Liga 1

Sebagai informasi, Bolaneters bisa mengikuti update terbaru seputar BRI Liga 1 2023-2024, termasuk jadwal lengkap BRI Liga 1 dan juga klasemen terbaru Liga 1 hari ini hanya di Bola.net.


Pelatih Persik Kediri Sebut Penundaan Jadwal BRI Liga 1 2023/2024 Bukan Hal Bagus

Bola.net – Marcelo Rospide buka suara soal penundaan jadwal BRI Liga 1 2023/2024. Pelatih Persik Kediri ini menyebut penundaan tersebut merupakan hal yang buruk bagi timnya.

“Penundaan ini bukan merupakan hal yang bagus,” kata Rospide.

“Opsi terbaik adalah kompetisi ini seharusnya tetap berjalan sesuai jadwal,” sambungnya.

Persik Kediri sendiri dijadwalkan akan menghadapi Bhayangkara FC pada pekan ke-31 BRI Liga 1 2023/2024. Pertandingan tersebut dijadwalkan bakal dihelat di STIK Jakarta, Selasa (02/04).

Namun, di tengah masa persiapan ini, muncul keputusan dari PT Liga Indonesia Baru terkait penundaan kompetisi mulai pekan ke-31. Keputusan operator kompetisi BRI Liga 1 2023/2024 ini dituangkan dalam surat bernomor 428/LIB-COR/III/2024.

Dalam surat ini, PT LIB menyebutkan, berdasar surat PSSI Nomor : 1367/UDN/815/III-2024 tanggal 30 Maret 2024 perihal Surat Penundaan Kompetisi BRI Liga 1 Tahun 2023/2024, dengan ini disampaikan bahwa seluruh pertandingan Kompetisi BRI Liga 1 – 2023/24 mulai dari Match Week ke – 31 yang sedianya akan kembali bergulir pada tanggal 1 April 2024 diputuskan untuk ditunda pelaksanaannya hingga usai Piala Asia U23 2024 di Qatar.

Bagi Persik, penundaan ini juga mendatangkan kerugian finansial. Pasalnya, mereka sudah telanjur membeli tiket penerbangan ke Jakarta untuk melawat ke kandang Bhayangkara FC.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.


Bagus Banget di Latihan, Buruk di Turnamen


Jakarta

Direktur teknik Tim Ad Hoc Olimpiade Paris 2024 Christian Hadinata heran dengan Jonatan Christie yang langsung tumbang di babak pertama French Open. Padahal progres latihannya bagus banget.

Jonatan menghadapi wakil Taiwan Wang Tzu Wei di babak pertama French Open yang digelar di Arena Porte de la Chapelle, pada Selasa (5/3/2024).

Alih-alih menyusul rekannya, Anthony Sinisuka Ginting, yang sudah lebih dulu mengamankan tiket babak kedua. Jojo, begitu ia karib disapa tersalip Wang dengan skor akhir 21-12, 21-23, 17-21 dalam waktu 74 menit.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kekalahan ini tentu tak disangka-sangka mengingat persiapan Jonatan cukup baik dan termasuk pemain yang memiliki rapor bagus saat latihan. Setidaknya hal itu yang dikatakan Christian Hadinata menilai penampilan Jonatan.

“Belum bisa komentar ya, (tunggu) Irwansyah menilainya seperti apa,” kata Christian kepada pewarta saat dijumpai di Jakarta.

“Karena kalau saya lihat latihan bagus banget. Saya tiap hari tongkrongin dia (saat latihan), saya juga lihat Ginting, Gregoria, semua saya (pantau latihannya) keliling, oke lah,” dia mengungkapkan.

“Kondisinya oke banget, tidak ada cedera atau sakit. Dia (Jonatan) pemain yang selalu rajin lah memenuhi apa… maunya perfect. Kalau terapi ya betul dilakukan, gizi dilakukan juga,” ujarnya.

Lantas bagaimana dengan ekspetasi Jonatan yang terlalu tinggi saat berada di pertandingan. Soal itu, Christian menilai tidak bisa dijadikan alasan kekalahan.

“Sebenarnya sih pemain sekelas Jojo sudah sangat matang, jam terbang, jadi hal-hal seperti itu (bumerang karena ekspetasi tinggi dan mental) seharusnya dia bisa mengatasi lah,” tuturnya.

French Open sendiri sedianya menjadi kesempatan bagi Jonatan untuk dapat meraih poin Olimpiade lebih banyak. Sebab, poin tersebut akan menentukan ranking atau seeded-nya saat di Paris nanti. Sementara ini Jonatan menempati peringkat ke-9 Race to Paris.

“Seperti yang saya bilang ini ada kaitannya dengan ranking. Ranking kaitannya dengan drawing, seeded. Artinya, kalau peringkat baik, peluang lebih baik. Jadi pas olimpadenya enggak langsung ketemu unggulan, salah satunya itu. Kemudian yang lain untuk self confidence atlet akan naik. Kalau dia makin hari makin naik rankingnya bisa memberikan kepercayaan diri,” kata Christian.

“Ya, kita lihat di All England nanti prosesnya seperti apa. Nanti saya kasih masukan ke pelatih, saya tanya nanti ke Irwansyah ada apa? Kalau ke pemain lebih kapada nonteknis,” Christian mempertegas.

Simak Video “Kabar Bahagia, Jonatan Christie Resmi Nikah dengan Shanju Eks JKT48
[Gambas:Video 20detik]
(mrp/cas)

Liverpool Favorit, tapi Chelsea Punya Kans Bagus di Final Carabao Cup


Liverpool

Liverpool diyakini layak difavoritkan di final Carabao Cup kontra Chelsea. Tapi penampilan Chelsea lawan Manchester City menunjukkan mereka juga punya kans.

Liverpool dan Chelsea akan berhadapan pada final Carabao Cup di Wembley, Minggu (25/2/2024) akhir pekan nanti. Liverpool diunggulkan karena tampil lebih stabil di musim ketimbang Chelsea.

Pasukan Juergen Klopp baru menelan empat kekalahan sejauh ini, dari total 38 pertandingan di seluruh ajang. Sedang Chelsea kesulitan menemukan konsistensi, menelan kekalahan nyaris tiga kali milik Liverpool (11 kali).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perbedaan level permainan keduanya juga kurang lebih bisa dilihat dari tampilan klasemen Premier League. Liverpool saat ini memuncaki liga sementara Chelsea tercecer di posisi 10.

Komentator Sky Sports Gary Neville percaya Liverpool sepantasnya diunggulkan, tapi bukan berarti Chelsea bisa dikesampingkan. Sebab mereka tampil baik saat mengimbangi Manchester City 1-1 akhir pekan kemarin, bahkan unggul lebih dulu.

Tipe permainan di final nanti dinilai akan menguntungkan The Blues. Sebab Liverpool akan mendesak jauh hingga pertahanan mereka dan meninggalkan ruang cukup lebar.

“Liverpool adalah favoritnya di laga minggu depan, mari kita perjelas. Tapi Chelsea punya kesempatan nyata. Yang mereka tunjukkan kemarin adalah, saat tim menekan jauh –dan itu dilakukan Liverpool– mereka bisa menyerang balik dan sangat berbahaya,” ujar eks kapten Manchester United itu di Sky Sports.

“Saya rasa laga ini sesuai dengan gaya Chelsea. Jackson butuh ruang untuk menusuk, Sterling butuh celah untuk menusuk, Palmer suka menyodorkan bola ke celah-celah itu. Saya rasa Chelsea lebih kesulitan saat melawan Crystal Palace beberapa waktu lalu, yang menumpuk 10 pemain di tepi kotak penalti.”

“Peluangnya sama sih menurut saya. Saya sangat menantikannya. Liverpool akan tahu mereka bakal disambut sebuah perlawanan,” imbuhnya.

Simak Video “Tahan Imbang Fulham, Liverpool Lolos ke Final Carabao Cup
[Gambas:Video 20detik]
(raw/adp)

Kepergian Klopp Tidak Bagus untuk Premier League


Manchester

Manajer Manchester United Erik ten Hag meyakini, kepergian Juergen Klopp akan merugikan Premire League. Akan tetapi, Ten Hag memahami keputusan Klopp mundur.

Seperti diberitakan sebelumnya, musim 2023/2024 akan menandai musim terakhir manajer Jerman itu membesut Liverpool. Klopp mengaku kehabisan tenaga setelah melatih the Reds selama lebih dari delapan musim.

Dilihat dari rekam jejaknya, Klopp memang tidak pernah benar-benar rehat sejak merintis karier sebagai pelatih di Mainz pada Februari 2001. Setelah tujuh tahun, Klopp langsung membesut Dortmund pada Juli 2008 sampai Juni 2015, sebelum berlanjut ke Liverpool pada Oktober di tahun yang sama sampai sekarang.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di Liverpool, Juergen Klopp meraup sukses besar. Manajer ikonik itu berhasil membangkitkan the Reds dengan memenangi tujuh trofi, termasuk satu Premier League dan Liga Champions. Liverpool berpeluang menambah koleksi gelar di musim terakhir Klopp karena masih bertahan dalam persaingan kompetisi domestik maupun Eropa.

Ten Hag baru menjadi rival langsung Klopp setelah menukangi Manchester United pada 2022. Bagaimanapun, Ten Hag memuji pencapaian Klopp di Liverpool.

“Itu tidak bagus untuk Premier League. Dia sudah membuat sebuah era di sana, dia membangun klubnya, dia mengembalikan klub ke tempat yang seharusnya, jadi selamat untuk itu. Dia sudah melakukan sebuah pekerjaan yang menakjubkan di Liverpool,” manajer Belanda ini mengatakan dikutip Metro.

“Saya bisa memahami [dia kehabisan energi]. Sembilan tahun itu memang waktu yang lama. Saya kira ini adalah sebuah periode untuk membangun, mencapai target-targetnya, sekaligus juga kemunduran-kemunduran dan menjalani periode-periode sulit.”

“Premier League itu sangat menegangkan, ditambah dengan turnamen klub sepakbola Eropa, ketika anda berada di sana selama sembilan tahun itu sangat lama. Saya paham kalau dia kehilangan energi, dan itu salah satu alasan dia memutuskan mundur,” sebut Ten Hag.

(rin/krs)

Thomas Doll Puji Wasit Jepang Usai Persija Menang atas PSS: Dia Bagus, Semua Bisa Belajar dengan Pengadil Asing

Bola.net – Catatan tidak pernah menang Persija Jakarta dalam tiga pertandingan terakhir BRI Liga 1 2023/2024 akhirnya berhenti. Macan Kemayoran mengalahkan PSS Sleman.

Namun, Persija hanya bisa membungkam PSS 1-0 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, pada Sabtu (16/12) malam WIB dalam laga pekan ke-23 BRI Liga 1 2023/2024.

Gol semata wayang Persija baru tercipta pada menit ke-90+4. Lewat tendangan penalti, Ondrej Kudela membawa tiga poin untuk Macan Kemayoran.

Akan tetapi, keputusan wasit asal Jepang, Futoshi Nakamura, yang memberikan penalti kepada Persija pada perpanjangan waktu menimbulkan pertanyaan.

Futoshi Nakamura menganggap striker Persija, Marko Simic, dilanggar oleh bek PSS, Thales. Dari tayangan ulang, kedua pemain memang berkontak fisik dan terjatuh.

1 dari 3 halaman

Sanjungan Thomas Doll

Sanjungan Thomas Doll

BRI Liga 1 2023/2024: Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Pelatih Persija, Thomas Doll, memuji kepemimpinan Futoshi Nakamura secara keseluruhan. Ia juga telah melihat kinerjanya ketika Persib Bandung melawan Persik Kediri.

Futoshi Nakamura menjadi pengadil pertandingan tatkala Persib takluk 0-2 dari Persik dalam laga pekan ke-22 BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), pada 10 Desember lalu.

“Saya sempat berbicara dengan wasit di akhir pertandingan. Saya menilai, performanya benar-benar bagus. Saya melihat, dia sangat profesional ketika memimpin laga Persib kontra Persik,” ujar Thomas Doll.

“Semuanya bisa dikendalikan dan bisa menentukan mana yang pelanggaran, mana yang tidak. Saya berharap semua belajar dari wasit asing,” katanya menambahkan.

2 dari 3 halaman

Wasit Terbaik Liga Jepang 2023

Wasit Terbaik Liga Jepang 2023

BRI Liga 1 2023/2024: Wasit Futoshi Nakamura mencabut kartu kuning dalam laga Persija vs PSS di pekan ke-23 (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Futoshi Nakamura bukan wasit sembarangan. Beberapa hari lalu, ia dianugerahi wasit terbaik Liga Jepang 2023 setelah memimpin total 31 pertandingan di J1 League, J2 League, J.League Cup, dan Emperor’s Cup.

Sanjungan dari Thomas Doll kepada Futoshi Nakamura bukan berarti merendahkan wasit lokal. Ia berharap ilmu dari wasit Jepang dapat dicuri wasit Indonesia.

“Tapi ini bukan berarti memojokkan wasit Indonesia. Semua pemain respek dan wasit terlihat lebih tenang. Saya berharap bisa bertemu lagi,” imbuh Thomas Doll.

Adapun PSSI menugaskan dua wasit asal Jepang dalam dua pekan terakhir BRI Liga 1 2023/2023. Selain Futoshi Nakamura, ada pula Yusuke Araki.

(Bola.net/Fitri Apriani)

3 dari 3 halaman

Klasemen BRI Liga 1

Klasemen BRI Liga 1

BRI Liga 1 2023/2024: Selebrasi para pemain Persija dalam laga Persija vs PSS di pekan ke-23 (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Sebagai informasi, Bolaneters bisa mengikuti update terbaru seputar BRI Liga 1 2023-2024, termasuk jadwal lengkap BRI Liga 1 dan juga klasemen terbaru Liga 1 hari ini hanya di Bola.net.


Rekor Tak Terkalahkan Dipatahkan Persik Kediri, Persib Bandung Akui Tak Main Bagus

Bola.net – Sebuah pengakuan diungkapkan Bojan Hodak usai anak asuhnya menelan kekalahan pada laga lanjutan BRI Liga 1 2023/2024, kontra Persik Kediri. Pelatih Persib Bandung ini mengaku bahwa timnya tak bermain cukup bagus pada laga ini.

“Setelah 14 pertandingan tak terkalahkan, akhirnya, kami harus menelan kekalahan di kandang sendiri. Ini bukan hal yang kami inginkan,” tutur Hodak, usai laga.

“Jujur, saya tak melihat tim kami bermain cukup bagus. Permasalahannya ada di sektor gelandang,” sambungnya.

Hodak pun menggaris bawahi dua gol Persik, yang berasal dari bola mati. Ia mengaku tak mau mengomentari keputusan wasit soal sepakan penalti dan sepakan bebas Persik Kediri tersebut.

“Saya tak mau mempermasalahkan dua hal tersebut. Saya juga tidak bisa berkomentar soal wasit. Saya juga ingin berkomentar, tapi tidak boleh,” tuturnya.

Sebelumnya, Persib Bandung harus menelan kekalahan mengejutkan pada laga pekan ke-22 BRI Liga 1 2023/2024, kontra Persik Kediri. Maung Bandung, yang di atas kertas diunggulkan, harus takluk dua gol tanpa balas pada laga yang dihelat di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Minggu (10/12).

Dua gol Persik Kediri yang bersarang ke gawang Persib Bandung pada laga tersebut dicetak Renan da Silva dan Anderson do Nascimento Carneiro.

Dengan kekalahan ini, Persib Bandung harus tergeser ke peringkat ketiga klasemen sementara BRI Liga 1 2023/2024. Mereka mengoleksi 39 poin dari 22 pertandingan.

Bagi Persib Bandung, kekalahan ini tak cuma membuat posisi mereka tergeser. Hasil tersebut juga mematahkan rekor mereka yang tak terkalahkan dalam 14 laga sebelumnya.

Ada Laju Bagus Skuad Garuda

Jakarta

Indonesia melawan Brunei Darussalam di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Berikut sajian data-fakta menatap pertandingan itu.

Indonesia vs Brunei berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. Laga, Kamis (12/10/2023), itu sedianya digelar di Stadion Jakabaring, Palembang, tapi dipindah karena bencana kabut asap.

Indonesia dijagokan menang atas Brunei dalam laga ini. Lima data-fakta di bawah ini bisa menjadi referensinya.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

5 Data-Fakta Indonesia Vs Brunei Darussalam

1. Probabilitas Kemenangan Indonesia Besar

Indonesia mempunyai kemungkinan menang besar dalam lima laga terakhir. Tim Merah-Putih mempunyai probabilitas kemenangan 40 persen, imbang 40 persen, dan menelan kekalahan sebesar 20 persen.

2. Brunei Sedang Buruk di Kandang Lawan

Brunei menelan kekalahan dalam enam laga tandang terakhir. Yang terbaru, Brunei dihajar oleh Hong Kong dengan skor telak 10 gol tanpa balas.

3. Indonesia Menang Beruntun Lawan Brunei

Timnas Indonesia memetik kemenangan beruntun dalam empat pertandingan terakhir melawan Brunei. Tak sekadar menang, Indonesia juga mampu mencatatkan clean sheet dalam laju bagus itu.

Indonesia juga tampil produktif dengan membukukan sebanyak 18 gol dalam empat pertandingan alias rata-rata 4,5 gol tiap laga. Dalam pertandingan terakhir, Indonesia menang 7-0 di Piala AFF 2022.

4. Indonesia Baru Kalah Dua Kali Tahun Ini

Indonesia sudah bertanding sebanyak delapan kali tahun ini. Skuad Garuda baru kalah dua kali saat tumbang melawan Vietnam dan Argentina. Indonesia memetik kemenangan tiga kali dan imbang tiga kali.

5. Brunei Dua Kali Kalahkan Indonesia

Brunei bukannya belum pernah mengalahkan Indonesia. Mereka sudah dua kali menaklukkan Indonesia.

Brunei menang atas Indonesia pertama kalinya pada 5 Desember 1983. Pada ajang Merlion Cup, Indonesia kalah 0-1 dari Brunei.

Sementara kekalahan kedua Indonesia terjadi pada ajang Pesta Sukan Merdeka pada 1990. Brunei juga menang 1-0.

Simak Video “STY Panggil 25 Pemain Timnas Lawan Brunei Darussalam
[Gambas:Video 20detik]
(cas/aff)

Kalahkan Arema FC, Pelatih Borneo FC Akui Timnya Tak Main Bagus

Bola.net – Sebuah pengakuan diungkapkan oleh Pieter Huistra usai laga antara anak asuhnya dan Arema FC pada lanjutan BRI Liga 1 2023/2024. Pelatih Borneo FC ini mengaku, kendati menang, anak asuhnya tak bermain apik pada laga tersebut.

Menurut Huistra, laga kontra Arema FC tak berlangsung mudah bagi mereka. Pelatih asal Belanda tersebut mengaku bahwa anak asuhnya juga membuat banyak kesalahan, terutama pada babak pertama.

“Kami juga beruntung Arema FC tidak bisa memanfaatkan peluang yang mereka miliki,” tutur Huistra usai laga.

Pada babak kedua, menurut Huistra, permainan anak asuhnya lebih baik. Hal ini tak lepas dari upayanya mengorganisasikan timnya pada saat turun minum.

“Permainan kami lebih baik, meski saya tak bisa bilang ini adalah permainan terbaik kami,” tuturnya.

Sebelumnya, Borneo FC sukses meraih kemenangan pada laga pekan ke-15 mereka di BRI Liga 1 2023/2024, kontra Arema FC. Pada laga yang dihelat di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Jumat (06/10), mereka menang dengan skor 1-0.

Gol tunggal kemenangan Borneo dicetak Ahmad Nur Hardianto, pada menit 71. Hardianto sendiri merupakan mantan penggawa Arema FC.

Dengan kemenangan ini, Borneo FC kian kokoh di puncak klasemen. Pesut Etam mengoleksi 31 angka dari 15 laga. Sementara, Arema FC masih berkutat di peringkat ke-16 klasemen, dengan raihan 13 poin dari 15 pertandingan.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.