Tag: Asia

VIDEO Half Time Show: PR Nih! Timnas Indonesia Naik Kelas ke Level Asia, Fanatisme Suporter Malah Kebablasan

Menjadi pesepak bola di Indonesia memang memiliki tantangan tersendiri. Terutama mereka yang sudah bermain untuk Timnas Indonesia.

Baru-baru ini ada dua penggawa Timnas Indonesia U-23 yang mendapatkan hujatan dari netizen. Dua sosok yang dimaksud adalah Marselino Ferdinan dan Elkan Baggott.

Tentunya ini menjadi salah satu pekerjaan rumah dari kita semua untuk menjaga sikap sportifitas di dalam maupun di luar lapangan.

Sebelumnya, Marselino Ferdinan mendapatkan hujatan saat Timnas Indonesia U-23 kalah dari Timnas Irak U-23 di babak semifinal Piala Asia U-23 2024 lalu. Saat itu Lino disebut bermain terlalu egois.

Hujatan bahkan tak hanya menyasar pada media sosial Marselino Ferdinan. Namun, mereka juga menyasar media sosial klub yang saat ini diperkuat Lino, KMSK Deinze.

Elkan Baggott menjadi nama selanjutnya yang menerima hujatan dari netizen. Penyebabnya adalah Baggott yang tak bisa memperkuat Timnas Indonesia U-23 dalam laga play-off Olimpiade 2024 Paris.

Pada Half Time Show kali ini, Erwin Fitriansyah dan Ario Yosia akan membahas kembali membahas Sepak Bola Indonesia dengan tema “PR Nih! Timnas Indonesia Naik Kelas ke Level Asia, Fanatisme Suporter Malah Kebablasan”. Selengkapnya berikut ini.


Ringkasan

Si Piton Kenyang Pengalaman Main di Level Asia

Jakarta

Budi Sudarsono adalah penyerang tajam yang pernah dimiliki Indonesia di era 2000-an. Ia kenyang pengalaman main di level Asia bersama timnas dan klub.

Di masa keemasannya, Timnas Indonesia maupun klub Indonesia masih rutin berkompetisi di tingkat Asia. Garuda tampil di Piala Asia 2000, 2004, dan 2007.

Kebetulan Budi berkesempatan tampil dalam dua edisi Piala Asia tahun 2004 dan 2007. Dua gol disumbangkan Si Piton, julukan Budi, buat Timnas Indonesia; 1 gol ke gawang Qatar di Piala Asia 2004 dan 1 gol ke gawang Bahrain di Piala Asia 2007.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan di level klub ada Persija Jakarta, PSM Makassar, Persik Kediri, Persebaya Surabaya, Sriwijaya FC, Persipura Jayapura, dan Arema, yang merupakan klub-klub yang pernah mewakili Indonesia bertanding di Liga Champions Asia.

Dari tujuh klub itu, Budi pernah memperkuat empat tim yakni Persebaya, Persija, Persik, dan Sriwijaya. Ia pun berkesempatan tampil di Liga Champions Asia bersama Persija (2002), Persik (2007), dan Sriwijaya (2009).

Bersama Persija, Budi menyumbang satu gol kala Macan Kemayoran bertandang ke markas raksasa Jepang Kashima Antlers, Kashima Soccer Stadium. Tapi Persija kalah 1-4 dan langsung tersingkir.

Lima tahun berselang, Budi kembali mendapatkan tampil di pentas yang sama bersama Persik. Macan Putih masuk Grup E bersama Urawa Red Diamonds, Sydney FC, dan Shanghai Shenhua.

SYDNEY, AUSTRALIA - APRIL 25:  Budi Sudarsono of Persik Kediri kicks the ball during the Asian Champions League Group E match between Sydney FC and Persik Kediri at Parramatta Stadium April 25, 2007 in Sydney, Australia.  (Photo by Cameron Spencer/Getty Images)Budi Sudarsono saat tampil membela Persik Kediri di Liga Champions Asia. (Foto: Cameron Spencer/Getty Images)

Pada laga perdana, Persik langsung mendapatkan tantangan berat dengan bertandang ke markas Urawa, Saitama Stadium. Persik yang menampilkan duet Cristian Gonzales-Budi di lini depan takluk 0-3 di Jepang.

Meski tidak lolos grup, Persik tampil cukup mengejutkan dengan meraup tujuh poin berkat dua kemenangan, sekali imbang, dan tiga kali kalah. Dua kemenangan diraih Persik dalam laga kandang atas Shanghai (1-0) dan Sydney FC (2-1).

Sementara satu hasil imbang diraih di partai kandang lainnya saat Persik secara mengejutkan Persik menahan Urawa 3-3. Dua gol disumbangkan Budi selama babak fase grup, masing-masing satu gol ke gawang Sydney dan Urawa.

Dua tahun berselang Budi kembali tampil di ajang yang sama, kali ini bersama Sriwijaya FC. Untuk edisi 2009 ini, Budi gagal menyumbang gol.

Meski begitu, setidaknya ia mendapatkan pengalaman yang sangat berharga dalam kariernya. Bersama timnas maupun klub, Budi sering mendapatkan kesempatan tampil di level Asia, sebuah hal yang jarang didapatkan pemain Indonesia di masa kini.

Arema menjadi klub Indonesia terakhir yang tampil di Liga Champions Asia pada 2011. Karena kisruh sepakbola dalam negeri; dualisme federasi, hingga banned FIFA 2015, ranking klub Indonesia terus melorot.

Hasilnya, klub Indonesia tidak pernah lagi mendapatkan jatah otomatis ke Liga Champions Asia. Kini klub dalam negeri harus menjalani playoff dan terus menemui kegagalan sebagaimana dialami Persija Jakarta hingga Bali United sehingga harus puas hanya bisa main di level 2 yakni Piala AFC.

Sementara di level timnas, Indonesia baru tampil lagi di Piala Asia 2023 sejak terakhir kali mentas di 2007. Belum ada lagi pemain Indonesia yang bisa mendapatkan pengalaman di tingkat Asia seperti Budi Sudarsono.

[Wawancara Budi Sudarsono di halaman berikutnya]

Saat Top Skor Korsel di Piala Asia U-23 Jadi Pesakitan


Jakarta

Lee Young-jun, top skor Korea Selatan di Piala Asia U-23 jadi pesakitan ketika hadapi Timnas Indonesia U-23 di perempatfinal. Masuk sebagai pemain pengganti, eh kena kartu merah.

Indonesia vs Korea Selatan tersaji di perempatfinal Piala Asia U-23 2024 pada Jumat (26/4) dini hari WIB. Timnas Indonesia U-23 keluar sebagai pemenang dengan menangi laga lewat adu penalti.

Di waktu normal, skor imbang 2-2. Garuda Muda sempat dua kali unggul lewat brace Rafael Struick. Timnas Korea Selatan U-23 mampu dua kali samai kedudukan lewat gol bunuh diri Komang dan Jeong Sang-bin.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah lewati babak perpanjangan waktu dan skor tak berubah, pertandingan masuk ke adu penalti. Indonesia akhirnya menang dengan skor 11-10.

Drama demi drama terjadi dalam laga tersebut. Khususnya, ketika Lee Young-jun dihukum kartu merah!

Lee masuk sebagai pemain pengganti di awal babak kedua, gantikan Dong-Jin kim. Lee notabenenya merupakan top skor Korsel di Piala Asia U-23 dengan tiga gol.

Lee Young-jun malah jadi pesakitan. Petaka datang buatnya di menit ke-70 setelah lakukan tekel horor ke Justin Hubner. Dirinya menyasar engkel Hubner ketika lakukan tekanan.

Wasit Shaun Evans awalnya memberi kartu kuning. Kemudian setelah mengecek VAR, keputusannya dianulir dan Lee langsung dihukum kartu merah!

Lee Young-jun pun tidak mampu catatkan tembakan dalam laga hadapi Timnas Indonesia U-23. Lee yang sempat jadi jagoan Taegeuk Warriors, berakhir jadi pesakitan.

Setelah pertandingan, air mata Lee tumpah. Dirinya tampak begitu terpukul tidak bisa berbuat banyak.

DOHA, QATAR - APRIL 25: Lee Youngjun #6 of South Korea show his dejection after the AFC U23 Asian Cup Quarter Final match between South Korea and Indonesia at Abdullah Bin Khalifa Stadium on April 25, 2024 in Doha, Qatar. (Photo by Zhizhao Wu/Getty Images)Lee Young-jun menangis setelah Korsel disingkirkan Indonesia (Foto: Getty Images/Zhizhao Wu)

(aff/rin)

Mengenal Korsel U-23, Bukan Lawan Kaleng-Kaleng Timnas Indonesia U-23 di Perempat Final Piala Asia U-23 2024

Menghadapi Piala Asia U-23 2024, Timnas Korea Selatan diperkuat para pemain yang menjalani karier di kompetisi domestik. Dari 23 nama yang dibawa ke Qatar, hanya dua yang berstatus pemain abroad, yakni Jeong Sang-bin (Minnesota United) dan Kim Min-woo (Fortuna Düsseldorf).

Taegeuk Warriors pun memiliki sejumlah pemain berbahaya yang kudu diwaspadai Timnas Indonesia U-23. Satu nama yang harus mendapat perhatian lebih dari pemain Tim Garuda Muda adalah Lee Young-jun.

Penyerang berusia 20 tahun tersebut saat ini berseragam Gimcheon Sangmu. Dia mulai dipercaya membela Timnas Korea Selatan U-23 pada November 2022.

Menurut data Transfermarkt, Lee sudah tampil dalam enam pertandingan dan mencetak empat gol bersama Korsel U-23. Dari empat gol tersebut, tiga di antaranya diukir Lee Young-jun pada laga Grup B Piala Asia U-23 2024.

Dengan torehan tiga gol tersebut, Lee kini berada di puncak daftar top skorer Piala Asia U-23 tahun ini. Dia sejajar dengan Abdullah Radif dan Aiman Yahya dari Timnas Arab Saudi U-23.

Selain Lee Young-jun, Timnas Korea Selatan memiliki pemain berbahaya lainnya, mulai dari Jeong Sang-bin (gelandang), Kim Min-woo (gelandang), dan Kang Sang-yoon (gelandang).

 

Jadwal Indonesia Vs Yordania di Piala Asia U-23 2024: Main Nanti Malam


Jakarta

Timnas Indonesia U-23 vs Yordania di Piala Asia U-23 2024 bakal dimainkan pada hari Minggu (21/4/2024). Ini menjadi laga penentu Garuda Muda di fase grup.

Laga Indonesia vs Yordania berlangsung di stadion Abdullah bin Khalifa, Minggu (21/4/2024). Matchday terakhir Grup A Piala Asia U-23 2024 itu kickoff pada pukul 22.30 WIB, dimainkan bersamaan dengan laga Qatar vs Australia.

Dengan raihan tiga poin, Indonesia saat ini berada di posisi kedua klasemen Piala Asia U-23 2024 Grup A. Tiga poin itu diraih lewat kemenangan melawan Australia di laga kedua. Sedangkan di partai pertama, Timnas Indonesia U-23 kalah dari Qatar.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Qatar sendiri sudah memastikan lolos dari Grup A dengan enam poin dari dua laga berkat kemenangan melawan Indonesia dan Yordania, secara berurutan. Sementara Yordania dan Australia ada di dua posisi terbawah dengan raihan satu poin.

Dengan hasil-hasil tersebut, Indonesia kini membutuhkan minimal hasil imbang ketika menghadapi Yordania demi bisa lolos ke babak perempatfinal Piala Asia U-23 2023 untuk menemani Qatar yang sudah lebih dulu melakukannya.

Jika bisa melaju ke 8 besar Piala Asia U-23 2024, Timnas Indonesia U-23 akan memenuhi target yang diberikan oleh PSSI di ajang tersebut. Masih dalam skenario pengandaian tersebut, Jepang atau Korea Selatan, akan dihadapi Indonesia.

Jadwal Indonesia vs Yordania di Piala Asia U-23 2024

  • Stadion Abdullah bin Khalifa
  • Minggu 21 April 2024
  • Pukul 22.30 WIB

(krs/pur)

Jadwal Lengkap Piala Asia U-23 2024

Bola.com, Jakarta – Piala Asia U-23 2024 digelar pada 15 April hingga 3 Mei 2024. Timnas Indonesia U-23 menjadi salah satu dari 16 tim yang akan berlaga dalam turnamen yang digelar di Qatar itu.

Dari 16 tim yang berlaga di Piala Asia U-23 2024, Timnas Indonesia U-23 menjadi satu-satunya tim debutan pada edisi kali ini. Bersaing dengan 15 tim terbaik Asia lainnya tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Tim Garuda Muda.

Selain Timnas Indonesia U-23 dan Qatar yang berstatus tim tuan rumah, ada 14 tim kuat Asia, seperti Jepang, Korea Selatan, Uzbekistan, dan Arab Saudi.

Selain itu, ada pula Vietnam, Thailand, dan Malaysia yang juga berasal dari Asia Tenggara seperti Indonesia.

Pengundian babak grup digelar pada 16 November 2023, di mana penentuan unggulan berdasarkan performa tim di Piala Asia U-23 2022. Artinya, Timnas Indonesia pastinya berada di pot keempat atau pot terakhir.

Berikut daftar tim peserta dan jadwal lengkap Piala Asia U-23 2024:

==

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

5 Pemain Termahal di Grup A Piala Asia U-23 2024, Rizky Ridho Masuk

Jakarta

Piala Asia U-23 2024 akan bergulir pekan depan. Dari Grup A, berikut daftar lima pemain yang paling mahal.

Di Qatar mulai 15 April sampai 3 Mei 2024, Piala Asia U-23 2024 berlangsung. Sebanyak 16 negara sudah lolos ke putaran final, termasuk Indonesia.

Sebagai debutan, Indonesia akan bersaing di Grup A Piala Asia U-23 2024. Garuda Muda akan bersaing dengan Qatar, Australia, dan Yordania.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Skuad untuk ajang Piala Asia U-23 2024 sudah dirilis oleh AFC. Dari Grup A, ini adalah deretan dengan harga pasar yang paling mahal seperti dikabarkan oleh Transfermarkt.

5 Pemain Termahal di Grup A Piala Asia U-23 2024

1. Garang Kuol

Pemain Australia, Garang Kuol, menjadi pemain dengan valuasi paling tinggi di Grup A. Pemain dengan posisi sebagai pemain depan itu ditaksir mempunyai harga Rp 12,17 miliar.

Saat ini, Kuol bermain untuk klub Belanda, FC Volendam. Dia dipinjam dari Newcastle United. Di Liga Belanda, Kuol bermain seanyak 15 kali dengan seumbangan satu gol san satu assist.

2. Jacob Farrell

Pemain termahal kedua ada Jacob Farrell. Pemain Australia itu membela Central Coast Marine.

Farrell ditaksir mempunyai harga Rp 7,82 miliar. Pemain berusia 21 tahun itu sudah bermain untuk klubnya sebanyak 28 kali di semua ajang musim ini dengan sumbangan tiga gol dan tujuh assist.

3. Rizky Ridho

Bek Indonesia, Rizky Ridho, menempati posisi ketiga. Pemain Persija Jakarta itu ditaksir mempunyai nilai transfer Rp 6,95 miliar.

Rizky Ridho tak tergantikan di pos bek tengah Indonesia era Shin Tae-yong. Dia juga mendapatkan kesempatan bermain di level senior.

4. Mohamed Toure

Australia menempatkan pemain ketiga di dalam daftar lima pemain termahal di Grup A Piala Asia U-23 2024. Dia adalah Momamed Traore.

Pemain Paris SC itu mempunyai taksiran sama seperti Ridho, Rp 6,95 miliar. Bersama klub asal ibukota Prancis itu, Traore sudah bermain sebanyak qo kali di Ligue 2 dengan sumbangan satu gol dan satu assist.

5. Adrian Segecic

Satu lagi pemain Australia yang ada di dalam daftar ini ada Adrian Segecic. Dia mempunyai valuasi transfer sebesar Rp 6,95 miliar.

Segecic bermain di FC Dordrecht. Bersama tim kasta kedua Liga Belanda itu, dia sudah bermain sebanyak 28 kali di semua ajang dengan sumbangan tiga gol dan satu assist.

Simak Video “Timnas Indonesia Panggil 27 Pemain Jelang Piala Asia U-23
[Gambas:Video 20detik]
(cas/nds)

Uji Coba Terakhir Jelang Piala Asia


Jakarta

Tim nasional Indonesia U-23 akan menjalani laga uji coba terakhir sebelum ke Piala Asia U-23 2024. Garuda Muda akan melawan Uni Emirat Arab hari ini.

Laga timnas U-23 vs UEA dijadwalkan akan digelar pada Senin (8/4/2024) pukul 21.00 waktu setempat. Itu berarti laga akan kick-off pada Selasa (9/4/2024) pukul 01.00 WIB.

Sama seperti saat melawan Arab Saudi, pertandingan timnas U-23 melawan UEA juga akan digelar tertutup. Laga ini tidak akan disiarkan secara langsung.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ini akan jadi uji coba terakhir timnas U-23, yang tengah menjalani pemusatan latihan di Dubai, sebelum tampil di Piala Asia U-23 2024. Sebelumnya, pasukan Shin Tae-yong itu kalah 1-3 dari Arab Saudi di pertandingan uji coba.

“Pastinya tidak puas (hasilnya). Tapi dengan pergantian pemain, hampir semua dimainkan pada babak pertama dan kedua untuk cek kondisi para pemain. Dan secara isi pertandingan tidak terlalu jelek,” kata Shin Tae-yong kepada tim Media PSSI usai laga melawan Arab Saudi.

“Memang ada masalah di lini belakang karena ada beberapa pemain yang tidak bisa bergabung juga, jadi itu yang sedang dipikirkan bagaimana antisipasi lini belakang,” imbuhnya.

Menghadapi UEA, Timnas U-23 mendapat tambahan suntikan kekuatan. Marselino Ferdinan sudah bergabung dengan pemusatan latihan timnas.

Jadwal Timnas indonesia u-23 vs Uni Emirat Arab

Selasa (9/4/2024)

Kick-off pukul 01.00 WIB

Simak Video “Timnas Indonesia Panggil 27 Pemain Jelang Piala Asia U-23
[Gambas:Video 20detik]
(nds/adp)

Erick Thohir Perintahkan Ferry Paulus Bikin Jadwal Liga 1 hingga 2027: Sesuaikan Agenda Piala Asia, SEA Games, Piala AFF, Kualifikasi Piala Dunia

Bola.net – Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir, memberikan perintah kepada Direktur Utama (Dirut) PT Liga Indonesia Baru (LIB), Ferry Paulus. Ia ingin jadwal kompetisi dibuat hingga tiga tahun ke depan.

Erick Thohir meminta Ferry Paulus untuk menyelaraskan jadwal kompetisi, termasuk Liga 1, dengan agenda Timnas Indonesia yang akan menjalani banyak turnamen sampai 2027.

Itu meliputi Kualifikasi Piala Dunia, dan jika lolos ke Piala Asia, SEA Games, Piala AFF, sampai FIFA Matchday. Jadwal kompetisi diharapkan tidak bertabrakan dengan Timnas Indonesia.

Pesan itu dititipkan Erick Thohir kepada Ferry Paulus ketika memimpin rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI di Jakarta pada Rabu (3/4/2024), yang membahas banyak perencanaan.

1 dari 2 halaman

Permintaan ke LIB

Permintaan ke LIB

Logo PT Liga Indonesia Baru. (c) Bola.com/Dody Iryawan

PSSI dan LIB baru membuat keputusan mendadak dan terkesan inkonsisten. Kebijakan itu menghasilkan penghentian BRI Liga 1 2023/2024 selama Piala Asia U-23 2024 yang diikuti Timnas Indonesia U-23.

“Saya memimpin rapat para Exco dengan Direktur Utama, PT LIB, Ferry Paulus. Kami berdiskusi dan meminta PT LIB untuk menyiapkan jadwal kompetisi hingga 2027,” ujar Erick Thohir.

“Kami meminta PT LIB menyesuaikan agenda-agenda Timnas Indonesia yang akan mengikuti Piala Asia, SEA Games, Kualifikasi Piala Dunia, Piala AFF, dan laga persahabatan.”

“Semoga ini bisa membuat Timnas Indonesia dan kompetisi bisa berjalan selaras,” imbuh pria yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN ini.

(Bola.net/Fitri Apriani)


Beredar Kabar BRI Liga 1 Kembali Dimulai 15 April 2024 padahal Piala Asia U-23 Belum Selesai, Ferry Paulus: Tidak ah, dari Mana Itu?

Bola.net – Beredar kabar bahwa BRI Liga 1 2023/2024 akan kembali dimulai pada 15 April 2024. Kompetisi kasta tertinggi sepak bola di Tanah Air itu telah diberhentikan sejak 1 April 2024 demi Timnas Indonesia U-23 di Piala Asia U-23 2024.

PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) tiba-tiba menyetop BRI Liga 1 musim ini untuk sementara waktu. Padahal, klub-klub telah bersiap untuk menjalani pekan ke-31.

Dalam suratnya, PSSI meminta LIB untuk menunda BRI Liga 1 hingga Piala Asia U-23 berakhir. Turnamen itu bakal digelar pada 15 April – 3 Mei 2024 di Qatar.

Namun, Timnas Indonesia U-23 telah melakukan persiapan sejak jauh-jauh hari untuk Piala Asia U-23. Skuad Garuda Muda menjalani pemusatan latihan (TC) di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), pada 1-10 April 2024.

1 dari 2 halaman

Dugaan Jadwal BRI Liga 1 Tersiar

Dugaan Jadwal BRI Liga 1 Tersiar

Logo BRI Liga 1 2023/2024 (c) PT LIB

Di media sosial, tersiar narasi BRI Liga 1 musim ini akan kembali dilanjutkan pada pertengahan bulan ini beserta foto jadwal pekan ke-31 pada 15-17 April 2024 dan pekan ke-32 pada 20-22 April 2024.

Direktur Utama (Dirut) LIB, Ferry Paulus, angkat bicara mengenai rumor tersebut. Mantan Direktur Persija Jakarta ini tidak membenarkan dan mempertanyakan isu tersebut.

“Tidak ah, dari mana itu?” ujar Ferry saat dihubungi Bola.net, Rabu (3/4).

Namun, jika BRI Liga 1 digulirkan kembali pada 15 April 2024, sejumlah klub dalam keadaan pincang. Misalnya, Persija Jakarta yang melepas lima pemainnya ke Timnas Indonesia U-23 untuk Piala Asia U-23 2024.

(Bola.net/Fitri Apriani)