Tag: ApriFadia

Lanny/Ribka Menang, Jumpa Apri/Fadia di Semifinal


Basel

Lanny Tria Mayasari/Ribka Sugiarto mengandaskan unggulan tujuh di perempatfinal Swiss Open 2024. Kelolosan Lanny/Ribka menciptakan “perang saudara”.

Lanny/Ribka menghadapi ganda putri Prancis Margot Lambert/Anne Tran di Lapangan 3 St Jakobshalle, Jumat (22/3). Lanny/Ribka bermain hampir sejam sebelum memenangi permainan dengan skor 21-18, 21-17.

Dengan kemenangan ini Lanny/Ribka berhak melenggang ke semifinal. Lanny/Ribka akan menantang unggulan teratas sekaligus rekannya sendiri, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti untuk satu tempat di final.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menghadapi Lambert/Tran, Lanny/Ribka memegang kendali pertandingan gim pertama. Lima poin beruntun dirai Lanny/Ribka untuk memimpin 5-2, lalu mendulang empat poin beruntun sebelum unggul 11-6 pada interval pertama.

Momentum terus dijaga Lanny/Ribka sampai fase akhir. Lambert/Tran sempat menipiskan ketinggalan dalam skor 18-19. Lanny/Ribka kemudian memenangi dua poin selanjutnya untuk mengamankan gim pertama.

Gim kedua berlangsung lebih rumit bagi Lanny/Ribka. Usai memimpin 10-6, Lanny/Ribka membuka jarak lebar dengan Lambert/Tran dalam kedudukan 14-7.

Lambert/Tran pelan-pelan mendekat. Kedua pasangan akhirnya sama kuat dalam skor 15-15, meskipun Lanny/Ribka mampu keluar dari tekanan lawan untuk kembali di depan pada poin-poin berikutnya.

Lambert/Tran membayangi dalam kedudukan 17-18. Lanny/Ribka memastikan kemenangan usai meraih tiga poin berturut-turut.

Simak Video “Olimpiade Paris 2024 Bakal Cabut Larangan Hubungan Intim untuk Atlet
[Gambas:Video 20detik]
(rin/mrp)

Apri/Fadia Jelaskan Alasan Mundur dari China Masters 2023


Shenzhen

Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti mundur dari babak kedua China Masters 2023. Keputusan ini diambil agar cedera Apri tak makin parah.

Apri/Fadia sedianya sudah bertanding melawan Margot Lambert/Anne Tran di Shenzhen Bay Gymnasium, China, pada Kamis (23/11/2023). Namun, saat tertinggal 9-16, Apri memutuskan mundur dari laga tersebut.

“Saya memilih mundur mengingat saya belum pulih dari cedera dan mengingat saya harus mempersiapkan pertandingan yang masih banyak di tahun depan. Saya memilih mundur ini juga untuk memikirkan nasib masa depan saya,” kata Apriyani dalam rilis PBSI.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Saya tidak berani memaksakan diri karena mulai tahun depan masih begitu banyak kejuaraan. Saya tidak mau hanya berpikir untuk mengejar gelar di China Masters saja. Saya tetap harus berpikir tentang nasib masa depan saya,” ujarnya.

Apri mengungkapkan selama bertanding sejatinya ia masih merasakan sakit dan sempat meminta medical break dan disemprot. Namun, rasa sakit tak kunjung hilang.

“Jadi cedera saya itu masih membutuhkan perawatan untuk menghadapi turnamen-turnamen selanjutnya,” tuturnya.

Sementara itu, Fadia mengungkapkan, bahwa ia dan Apri ke China Masters dalam kondisi Apriyani yang masih sakit. Mereka tetap ingin mencoba bertanding, meskipun kenyataannya berakhir sulit.

“Kan kami ini petarung. Jadi kami coba turun bertanding dulu. Cuma kondisi cedera Kak Apri mulai terasa kembali saat bertanding tadi. Daripada cederanya nanti bertambah parah, saya pun mendukung keputusan Kak Apri untuk mundur,” kata Fadia.

“Semua ini untuk persiapan tahun depan. Mulai Januari tahun depan sudah banyak turnamen dan jadwalnya begitu padat. Maka lebih baik kami fokus ke pemulihan cedera Kak Apri dulu,” Fadia menandaskan.

(mcy/adp)