Bola.net – Tim pelatih Arema FC angkat bicara soal sanksi yang diterima Ariel Lucero dari Komite Disiplin PSSI akibat kartu merah yang diterimanya pada laga kontra Bali United lalu. Mereka menyebut, kehilangan Ariel tak terlalu berdampak terhadap permainan tim berlogo singa mengepal tersebut.

“Kehilangan Ariel tentu berdampak. Terlebih lagi, ia kan selama ini pemain inti kita,” ucap Asisten Pelatih Arema FC, Kuncoro, kepada Bola.net.

“Namun, dampaknya tak terlalu signifikan juga terhadap kami,” sambungnya.

Menurut Kuncoro, dampak kehilangan Ariel bisa diantisipasi dengan kedalaman tim mereka saat ini. Arema FC, sambungnya, punya sejumlah pemain yang bisa mengisi posisi dan menjalankan peran Ariel.

“Kami punya pemain yang bisa mengisi posisinya, dan bisa menjalankan perannya dengan sama bagusnya. Ada Jayus Hariono, ada Julian Guevara, ada M. Rafli, ada Samuel Balinsa, dan ada juga Arkhan Fikri,” papar Kuncoro.

“Arkhan kemarin kan main bagus sekali di posisi tersebut,” ia menambahkan.

Sebelumnya, Ariel Lucero mendapat kartu merah pada laga antara Arema FC dan Bali United, pada pekan ke-21 BRI Liga 1 2023/2024. Ia mendapat kartu merah pada laga tersebut usai melakukan sikutan kepada pemain Serdadu Tridatu.

Dalam sidang Komite Disiplin PSSI, 6 Desember 2023 lalu, pemain asal Argentina ini diputuskan bersalah dan mendapat sanksi larangan bermain dalam empat pertandingan. Selain itu, ia juga harus membayar denda sebesar Rp5 juta.

Dengan sanksi ini, paling tidak Ariel harus absen sampai pekan ke-25 BRI Liga 1 2023/2024. Ia sendiri sudah absen pada laga pekan ke-22 BRI Liga 1 2023/2024, kontra Persis Solo.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.