Amsterdam

Ajax Amsterdam rupanya tidak main-main dalam upayanya merekrut Jordan Henderson. Pembicaraan bahkan sudah dilakukan dengan Kapten Al Ettifaq itu.

Henderson baru setengah musin bermain di Al Ettifaq, tapi tidak lagi merasa kerasan. Perbedaan kultur dan budaya di Arab Saudi serta suhu panas membuat Henderson beserta keluarganya tidak betah.

Apalagi Al Ettifaq yang dilatih Steven Gerrard lagi dalam tren buruk karena puasa kemenangan sejak bulan Oktober sehingga terdampar di papan tengah Liga Aarab Saudi. Maka itu, Henderson mulai mencari klub yang bisa menampungnya.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kabar awal menyebut ada klub Jerman, Italia, dan Inggris yang tertarik merekrutnya. Tapi, belakangan Ajax jadi yang paling serius untuk meminang mantan kapten Liverpool tersebut.

Sebab Ajax butuh pengalaman dan kemampuan Henderson untuk membawa tim bangkit di paruh kedua musim Liga Belanda, setelah terpuruk di awal musim. Manajemen klub tengah melakukan negosiasi dengan pihak Henderson terkait gaji dan transfer.

“Kami tengah mengadakan negosiasi yang serius dengan Henderson. Dia masih punya beberapa urusan dulu yang harus diselesaikan di Arab Saudi,” ujar pelatih Ajax John van’t Schip seperti dikutip ESPN.

“Kami akan cocok pastinya. Bukan rahasia lagi jika kami bisa menggunakan tipe pemain seperti itu. Para pemain lain juga bisa merasakan manfaatnya.”

Yang jadi penghalang bisa jadi gaji Henderson yang mencapai 350 ribu paun per pekan dan harga transfer yang dipatok Al Ettifaq. Pasalnya Al Ettifaq belum mau kehilangan Henderson dan Gerrard selaku pelatih akan berupaya keras mempertahankannya.

(mrp/yna)