Jakarta

Presiden Barcelona Joan Laporta ikut mengomentari kemenangan kontroversial Real Madrid melawan Almeria. Ia menyebutnya sebagai sebuah aib.

El Real menang 3-2 usai ketinggalan dulu dari Almeria. Tapi sejumlah keputusan dalam pertandingan tersebut menuai perdebatan.

Di babak pertama, Real Madrid ketinggalan 0-2 dari Almeria. Setelah itu Los Blancos dapat penalti usai kontroversi handball Kaiky Fernandes. Eksekusi penalti Jude Bellingham membuahkan gol pertama Madrid.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Almeria sempat menduga kembali bisa menjebol gawang Real Madrid di menit ke-61. Tapi VAR menganulir gol itu karena menilai ada pelanggaran terhadap Bellingham dalam prosesnya.

Tidak lama berselang, Real Madrid menyamakan kedudukan menjadi 2-2 lewat gol Vinicius Jr. Wasit Hernandez Maeso sempat memutuskan tendangan bebas buat Almeria atas dugaan handball oleh Vinicius, tapi keputusan itu dianulir VAR sehingga gol untuk Real Madrid pun disahkan. Pada prosesnya gol Dani Carvajal di menit ke-99 menyegel kemenangan Real Madrid.

Kata Presiden Barca Joan Laporta soal kemenangan kontroversial Real Madrid

Bicara di dalam Grand Gala Mundo Deportivo, Laporta tampak geram dengan keputusan-keputusan VAR yang dianggap menguntungkan Real Madrid dalam laga melawan Almeria di Santiago Bernabeu.

“Apa yang terjadi di Bernabeu adalah sebuah aib,” katanya kepada Forbes yang dilansir SportBible.

“Menurut saya, badan wasit harus memberikan tanggapan terhadap sejumlah tekanan yang sudah terjadi sepanjang musim ini kepada para wasit.”

“Jika tidak, mereka akan membuat kami merasa gamang. Karena kami jadi akan berpikir bahwa ada tindakan yang mengabaikan fungsi-fungsi mereka,” tutur Laporta.

Barcelona sendiri meraih kemenangan 4-2 di markas Real Betis pada akhir pekan, untuk membuat raihannya menjadi 44 poin dari 20 laga sejauh ini. Barca, di posisi ketiga, terpaut tujuh angka dari Real Madrid di posisi kedua.

“Apapun juga, saya senang karena kemarin kami menang. Kami merasa lebih kuat dan kompak, tapi kami juga merasa layak mendapatkan keuntungan yang lebih, pada hari kami seharusnya sudah bisa memangkas jarak (dari Madrid). (Tapi) karena keputusan wasit, dari wasit VAR, hal itu tidak terwujud,” kata Laporta.

(krs/nds)